google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham CPRO, INCO, ANTM dan BRMS oleh MNC SEKURITAS | 10 Mei 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham CPRO, INCO, ANTM dan BRMS oleh MNC SEKURITAS | 10 Mei 2022



MNCS Daily Scope Wave 
10 Mei 2022


IHSG ditutup terkoreksi agresif sebesar 4,4% ke level 6,909 pada perdagangan kemarin (9/5), pergerakan IHSG pun menembus MA20 dan MA60-nya. Dengan tertembusnya level-level support yang kami berikan, maka kami update skenario dari IHSG. Untuk posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada di akhir wave A untuk menguji rentang area 6,840-6,850, sehingga koreksi IHSG akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali. Hal tersebut dapat terjadi dengan catatan, pergerakan IHSG masih berada di atas level support terdekat 6,814.

Support: 6,814, 6,698

Resistance: 6,978, 7,040


CPRO - Buy on Weakness

Pada perdagangan kemarin (9/5), CPRO ditutup menguat sebesar 8,2% ke level 79, penguatan CPRO pun diiringi oleh meningkatnya tekanan beli namun masih tertahan oleh MA20. Kami memperkirakan, selama CPRO masih mampu berada di atas 66 sebagai level supportnya, maka saat ini posisi CPRO sedang berada di awal wave (Y).

Buy on Weakness: 74-79

Target Price: 92, 102

Stoploss: below 66


INCO - Spec Buy

INCO ditutup terkoreksi 1,7% ke level 7,175 pada perdagangan kemarin (9/5). Selama INCO tidak terkoreksi ke bawah 6,800 sebagai supportnya, maka saat ini kami pekirakan posisi INCO sedang membentuk awal dari wave B sehingga INCO berpeluang berbalik menguat.

Spec Buy: 6,950-7,150

Target Price: 7,575, 8,025

Stoploss: below 6,800


ANTM - Spec Buy

Kemarin (9/5), ANTM ditutup terkoreksi 2,7% ke level 2,530. Selama tidak terkoreksi ke bawah 2,450 sebagai supportnya, maka kami memperkirakan posisi ANTM sedang berada di awal wave c dari wave (v) pada label hitam sehingga ANTM berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 2,480-2,520

Target Price: 2,700, 2,980

Stoploss: below 2,450


BRMS - Buy on Weakness

BRMS ditutup terkoreksi 1,8% ke level 220 pada perdagangan kemarin (9/5), pergerakan BRMS pun masih tertahan oleh MA20-nya. Selama BRMS masih sanggup bergerak di atas 198 sebagai supportnya, maka kami perkirakan posisi BRMS saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 210-218

Target Price: 238, 248

Stoploss: below 198


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...