google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBNI, SMGR, ITMG dan KLBF | 4 Juli 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBNI, SMGR, ITMG dan KLBF | 4 Juli 2022



MNC Daily Scope Wave

4 Juli 2022


Menutup awal bulan Juli 2022 (1/7), IHSG kembali ditutup terekoreksi 1,7% ke level 6,940. Dengan tertembusnya 6,860 sebagai supportnya, maka kami perkirakan IHSG saat ini masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang 6,600-6,735 dahulu, baik untuk membentuk wave (iii) berwarna hitam atau wave [y] dari wave [y] pada label merah. Meskipun terkoreksi, namum tidak menutup kemungkinan IHSG akan menguat ke rentang 6,824-6,880.

Support: 6,700, 6,500

Resistance: 7,070, 7,138


BBNI - Buy on Weakness (7,850)

BBNI ditutup flat pada perdagangan Jumat (1/7). Saat ini, posisi BBNI kami perkirakan sedang berada di akhir wave [iii] dari wave C, sehingga koreksi BBNI akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 7,500-7,725

Target Price: 8,100, 8,300

Stoploss: below 7,225


SMGR - Spec Buy (6,875)

SMGR ditutup terkoreksi 3,5% ke level 6,875 pada perdagangan Jumat (1/7). Selama SMGR masih mampu berada di atas 6,475 sebagai supportnya, maka kami perkirakan, posisi SMGR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 3. Hal ini berarti, koreksi SMGR cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali. 

Spec Buy: 6,575-6,725

Target Price: 7,000, 7,275

Stoploss: below 6,475


ITMG - Sell on Strength (30,025)

Menutup perdagangan Jumat (1/7), ITMG ditutup terkoreksi 2,1% ke level 30,025, pergerakan ITMG pun telah menembus MA60-nya. Kami perkirakan, saat ini posisi ITMG sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave 4, sehingga ITMG rawan untuk melanjutkan koreksinya dan menguji rentang 26,000-28,000. Manfaatkan level koreksi tersebut untuk melakukan buyback.

Sell on Strength: 30,250-30,800


KLBF - Sell on Strength (1,685)

KLBF ditutup menguat 1,5% ke level 1,685 pada perdagangan Jumat (1/7). Selama KLBF belum mampu break dari 1,720 sebagai resistancenya, maka saat ini posisi KLBF sedang berada di awal wave Y dari wave (B). Hal tersebut berarti, koreksi KLBF akan relatif cukup dalam dan menguji rentang koreksi di 1,480-1,590.

Sell on Strength: 1,690-1,705


_Disclaimer On_

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...