Langsung ke konten utama

PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) Berencana Menerbitkan Saham Baru Melalui Mekanisme Private Placement


PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) berencana menerbitkan saham baru melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas dalam rangka Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau Private Placement. Hal itu disampaikan Manajemen IPTV dalam prospektus ringkasnya, Jumat, (14/10).

Disebutkan bahwa Perseroan berencana menerbitkan saham baru dari saham Seri B sejumlah 4.219.795.084 saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar. Saham baru yang akan diterbitkan oleh Perseroan adalah saham dalam simpanan (portepel) dengan jumlah sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah keseluruhan saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan.

"Dana yang diperoleh dari pelaksanaan PMTHMETD setelah dikurangi biaya-biaya dan pajak seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja Perseroan dan peningkatan modal anak Perseroan, guna mendukung pengembangan bisnis dan pertumbuhan jumlah pelanggan yang berkelanjutan." tulis Manajemen IPTV.

Patut diketahui, akibat dari penerbitan Saham Baru maka jumlah saham yang dikeluarkan oleh Perseroan menjadi lebih banyak, oleh karena itu setelah penambahan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dalam rangka pelaksanaan PMTHMETD ini, presentase kepemilikan saham masing-masing pemegang saham Perseroan akan mengalami penurunan (dilusi) sebesar 9,09%.

Demi kelancaran jalannya aksi korporasi ini, Perseroan terlebih dahulu akan meminta restu kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Adapun RUPSLB itu, sedianya akan dilaksanakan pada Senin, 21 November 2022, jam 10:00 WIB . selesai, bertempat di MNC Conference Hall, Lantai 3, Gedung iNews Tower Jalan Kebon Sirih Kav. 17-19, Jakarta Pusat, 10340. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham INKP, PGAS, SCMA dan PNLF oleh Indopremier Sekuritas | 1 Desember 2022

Indopremier Sekuritas 1 Desember 2022 IHSG (7.040 – 7.120): Indeks diprediksi akan bergerak  menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.120 kemudian 7.160 dengan support di level 7.040 kemudian 7.000. INKP (Buy): Target kenaikan harga pada level 10.150 kemudian 10.300 dengan support di level 9.850 cut loss jika break 9.700. PGAS (Buy): Target kenaikan harga pada level 1.900 kemudian 1.920 dengan support di level 1.860 cut loss jika break 1.840. SCMA (Buy): Target kenaikan harga pada level 254 kemudian 258 dengan support di level 246 cut loss jika break 242. PNLF (Buy): Target kenaikan harga pada level 480 kemudian 486 dengan support di level 464 cut loss jika break 456. XBIG (Buy);  Target kenaikan harga pada level 619 kemudian 626 dengan support di level 605 cut loss jika break 598. XBNI (Buy):  Target kenaikan harga pada level 1.219 kemudian 1.231 dengan support di level 1.195 cut loss jika break 1.183. XIPI (Buy): Target kenaikan harga pada level 222 kemudian 226 dengan support

Rekomendasi Saham BBNI, MDKA, UNVR dan BBCA oleh Indopremier Sekuritas | 6 Desember 2022

Indopremier Sekuritas 6 Desember 2022 IHSG (6.955 – 7.115) : Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.955 kemudian 6.925 dengan resist di level 7.115 kemudian 7.145. BBNI (Buy): Target kenaikan harga pada level 9.850 kemudian 9.950 dengan support di level 9.650 cut loss jika break 9.550. MDKA (Buy): Target kenaikan harga pada level 4.510 kemudian 4.560 dengan support di level 4.410 cut loss jika break 4.360. UNVR (Buy); Target kenaikan harga pada level 4.800 kemudian 4.860 dengan support di level 4.680 cut loss jika break 4.620. BBCA (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 8.700 dengan resist di level 8.875 kemudian 9.000. XBIG (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 592 dengan resist di level 604 kemudian 612. XIJI (Buy on Weakness):  Target harga beli pada level 659 dengan resist di level 667 kemudian 673. XPES (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 455 dengan resist di level 462 kemudian 466. Full re

Rekomendasi Saham BMRI, BYAN, INDF, ISAT, SMRA dan MEDC oleh BNI Sekuritas | 6 Desember 2022

BNI Sekuritas 6 Desember 2022 Andri Zakarias Siregar 1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Resistance: Rp 11.000, Rp 11.200, Rp 11.375, Rp 11.750. Support: Rp 10.800, Rp 10.600, Rp 10.450, Rp 10.325. Rekomendasi: Buy di area Rp 10.800- Rp 10.875 dengan target Rp 11.000, Rp 11.200. Stop loss di bawah Rp 10.525. 2. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Resistance: Rp 14.075, Rp 15.250, Rp 16.050, Rp 16.550. Support: Rp 13.150, Rp 12.500, Rp 11.850, Rp 10.675. Rekomendasi: Buy if break Rp 13.600 dengan target Rp 14.050, Rp 15.250. Stop loss di bawah Rp 12.500. 3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Resistance: Rp 6.800, Rp 6.925, Rp 7.025, Rp 7.150. Support: Rp 6.675, Rp 6.600, Rp 6.525, Rp 6.375. Rekomendasi: Buy if break Rp 6.800 dengan target Rp 6.925, Rp 7.025. Stop loss di bawah Rp 6.550. 4. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) Resistance: Rp 6.050, Rp 6.200, Rp 6.375, Rp 6.500. Support: Rp 5.875, Rp 5.750, Rp 5.600, Rp 5.425. Rekomendasi: Buy if break Rp 6.000 dengan target Rp 6.200,