google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ASII, BBCA, BBRI, TKIM dan PGAS oleh Binaartha Sekuritas | 25 November 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ASII, BBCA, BBRI, TKIM dan PGAS oleh Binaartha Sekuritas | 25 November 2022


Binaartha Technical Research

25 November 2022

IHSG menguat 0.37% di level 7080.515 pada akhir perdagangan 24 November 2022. IHSG masih mempertahankan peluang untuk menguji lagi zona resisten 7128-7137 karena harga penutupan harian masih berada di atas garis SMA-20. Namun demikian karena IHSG membentuk candle shooting star maka ada kemungkinan turun ke bawah 7030 dan tetap dalam pola konsolidasi. Level support IHSG berada di 6937, 6892 dan 6803, sementara level resistennya di 7100, 7128-7137 dan 7200. Berdasarkan indikator MACD dalam momentum bullish.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

ASII, Daily (6200) (ROE: 9.81%; PER: 10.76x; EPS: 576.05; PBV: 1.06; Beta: 0.73): ASII ditutup tidak berubah di level 6200 pada 24 November 2022. ASII diperkirakan akan menguji kembali support 6050 yang dibentuk oleh Fibonacci retracement 85.4% dari wave A selama chart harian masih bergerak di bawah garis SMA-10. Adanya pelemahan ke bawah 6050 dapat memperpanjang koreksi menuju 5800 sebagai support berikutnya. Berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bearish. HOLD atau BUY ON WEAKNESS pada rentang harga 5850-6000 dengan target harga terdekat di 6400.

BBCA, Daily (9000) (ROE: 13.65%; PER: 37.92x; EPS: 237.33; PBV: 5.18; Beta: 0.50): BBCA ditutup menguat di level 9000 pada 24 November 2022. BBCA masih berpeluang untuk melanjutkan pembentukan wave [v] dari A menuju 9250 selama chart harian berada di atas level 8600. Berdasarkan indikator MACD dalam kondisi netral. HOLD atau BUY ON WEAKNESS pada rentang harga 8650-8750 dengan target harga terdekat di 9050.

BBRI, Daily (4720) (ROE: 13.04%; PER: 18.08x; EPS: 261.04; PBV: 2.36; Beta: 0.78): BBRI ditutup menguat di level 4720 pada 24 November 2022. BBRI diperkirakan akan menguat ke level 4830 sebagai target wave (y) dari [x] berdasarkan skenario utama karena chart harian telah menembus resisten kuat 4700, membuka jalan untuk meneruskan fase bullish. Berdasarkan indikator MACD menunjukkan sinyal golden cross. HOLD atau TAKE PROFIT sebagian di 4750 sebagai target harga terdekat.

TKIM, Daily (9575) (ROE: 12.01%; PER: 5.34x; EPS: 1794.12; PBV: 0.64; Beta: 1.65): INKP ditutup melemah di level 9575 pada 24 November 2022. INKP dapat menguji support 9325 yang dibentuk oleh Fibonacci retracement 61.8% dari wave iii. INKP akan mengonfirmasi akhir wave iv apabila harga penutupan hariannya masih berada di 9325 atau di atasnya. Berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bearish. HOLD atau BUY ON WEAKNESS pada rentang harga 9200-9400 dengan target harga terdekat di 10000.

PGAS, Daily (1875) (ROE: 9.09%; PER: 9.58x; EPS: 195.64; PBV: 0.87; Beta: 1.61): PGAS ditutup melemah di level 1875 pada 24 November 2022. PGAS kini berada di bawah resisten kuat 1905 yang dibentuk oleh Fibonacci retracement 61.8% dari wave (a) pada skenario alternatif dan dapat membentuk koreksi jangka pendek dengan support penting di level 1830. Berdasarkan indikator MACD menunjukkan sinyal golden cross. HOLD atau TRADING BUY pada rentang harga 1840-1860 dengan target harga terdekat di 1920.


Ivan Rosanova, CEWA
(Disclaimer on)-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...