google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Bank BJB (BJBR) Jajakan Right Issue 1,83 Miliar Lembar Langsung ke konten utama

Bank BJB (BJBR) Jajakan Right Issue 1,83 Miliar Lembar


Bank BJB (BJBR) bakal menggelar right issue maksimal 1.836.414.082 helai alias 1,83 miliar lembar. Penerbitan saham baru itu dibalut nominal Rp250. Pengeluaran saham baru seri B itu setara 17,45 persen dari total saham ditempatkan, dan disetor penuh perseroan.

Right issue akan dilaksanakan setelah pernyataan pendaftaran dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan. Seluruh dana hasil right issue, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan dalam ekspansi kredit. 

Rencana penerbitan saham baru itu, akan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan maksimum sekitar 17,45 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh saat ini. Selanjutnya, bagi pemegang saham tidak melaksanakan hak dalam aksi tersebut akan terkena dilusi kepemilikan maksimum 14,86 persen.

Nah, untuk memuluskan rencana tersebut, bank kebanggaan warga Jabar, dan Banten itu, akan meminta restu pemegang saham. Persetujuan akan diminta dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada Selasa, 4 April 2023 di Bandung, Jawa Barat. 

Pemodal berhak hadir dalam rapat akbar itu, dengan nama harus terdaftar sebagai pemegang saham dengan penutupan perdagangan pada Jumat, 10 Maret 2023. Agenda rapat persetujuan penerbitan saham baru seri B maksimal 1,83 miliar eksemplar dengan nilai nominal Rp250 per lembar. (*)
Author: J S
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...