google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Mulai Kembangkan Ekosistem Pendukung Kendaraan Listrik Langsung ke konten utama

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Mulai Kembangkan Ekosistem Pendukung Kendaraan Listrik


PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), emiten manufaktur komponen otomotif telah memulai langkah mengembangkan ekosistem pendukung kendaraan listrik. Melalui anak perusahaan PT Dharma Controlcable Indonesia (DCI), DRMA menjalin Kerjasama dengan perusahaan penyedia sepeda motor listrik Rakata Motorcycle untuk mengembangkan system tukar atau swap baterai kendaraan listrik. Dalam Kerjasama ini, DCI akan membuatkan System Swap Battery Station termasuk Battery Pack-nya, dimana kedepannya kendaraan listrik Rakata akan menyesuaikan dengan Design Swap Battery pack DCI. 

Melalui kerjasama ini, kedua perusahaan sepakat untuk membangun stasiun penukaran baterai yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya, kemudian secara bertahap akan membangun di semua kota besar di Indonesia. Perseroan menargetkan, stasiun pengoperasian di Jabotabek akan sudah bisa dioperasikan pada semester kedua tahun ini. 

Kehadiran jaringan statsiun penukaran baterai DCI akan sangat menunjang kemajuan pembangunan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia, sehingga akan meningkatkan minat masyarakat untuk membeli kendaraan listrik karena proses pengisian baterai menjadi semakin mudah.

“Kerjasama dalam pengembangan jaringan stasiun penukaran beterai ini merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk terlibat dalam membangun ekosistem yang mendukung perkembangan industri kendaraan listrik. Sejak jauh hari kami telah melihat bahwa pasar kendaraan listrik memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar, sehingga DRMA gencar melakukan berbagai investasi di industri kendaraan listrik,” said President Director of Dharma Polimetal, Irianto Santoso. 

Selain mengembangkan stasiun penukaran baterai, melalui anak perusahaan DCI, DRMA juga telah memproduksi Lithium Battery Pack terutama type Lithium NMC 811 yang merupakan teknologi baterai terkini. Dengan Rakata, DCI sudah menjadi Supplier Battery sejak tahun 2022, dimulai dgn Model Rakata S9, disusul dengan Model NX3 dan NX8.

DRMA sendiri juga sudah berinvestasi dengan merancang prototype kendaraan listrik roda tiga dengan merek PowerAce yang akan diluncurkan tahun tahun ini. Di samping itu, Perseroan juga berinvestasi pada mesin-mesin baru untuk existing products, yang nantinya dapat digunakan untuk menunjang pembuatan body dan chassis part untuk kendaraan listrik.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...