google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Bengkak 862 Persen, Widodo Perkasa (WMPP) Kuartal I-2023 Boncos Rp79,24 Miliar Langsung ke konten utama

Bengkak 862 Persen, Widodo Perkasa (WMPP) Kuartal I-2023 Boncos Rp79,24 Miliar


Widodo Makmur Perkasa (WMPP)
per 31 Maret 2023 mentabulasi rugi bersih Rp79,24 miliar. Membengkak 862 persen dari periode sama tahun sebelumnya dengan torehan laba Rp10,39 miliar. So, rugi per saham dasar menjadi Rp2,69 dari episode sama tahun lalu surplus Rp0,35 per eksemplar.

Kinerja buruk itu seiring penjualan bersih anjlok 68 persen menjadi Rp350,38 miliar dari posisi sama tahun sebelumnya Rp1,10 triliun. Beban pokok penjualan Rp322,59 miliar, susut 65 persen dari posisi sama tahun lalu Rp944,47 miliar. Laba kotor Rp27,79 miliar, menukik 82 persen dari episode sama tahun lalu Rp157,63 miliar. 

Beban usaha Rp41,65 miliar, turun dari Rp63,95 miliar. Rugi usaha Rp13,87 miliar, longsor 114 persen dari edisi sama tahun lalu surplus Rp93,67 miliar. Beban lain-lain bersih Rp71,87 miliar, bengkak dari Rp55,07 miliar. Rugi sebelum pajak penghasilan Rp85,03 miliar, membengkak dari episode sama tahun sebelumnya surplus Rp38,59 miliar. 

Rugi bersih tahun berjalan Rp85,51 miliar, menukik 495 persen dari edisi sama tahun lalu dengan torehan laba Rp21,62 miliar. Jumlah ekuitas Rp2,01 triliun, turun dari akhir tahun lalu Rp2,09 triliun. Total liabilitas Rp3,89 triliun, susut dari periode akhir 2022 senilai Rp3,97 triliun. Jumlah aset Rp5,90 triliun, merosot dari akhir tahun lalu Rp6,07 triliun. (*)
Author: J S
Sumber: emitennews-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...