google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH) Prima Catat Penjualan Neto Rp26,26 Miliar Hingga Maret 2023 Langsung ke konten utama

PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH) Prima Catat Penjualan Neto Rp26,26 Miliar Hingga Maret 2023


PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH)
mencatat penjualan neto Rp26,26 miliar hingga periode 31 Maret 2023 turun dari penjualan neto Rp42,97 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok penjualan turun lebih tajam menjadi Rp21,33 miliar dari Rp42,95 miliar membuat laba kotor naik menjadi Rp4,94 miliar ari laba kotor Rp20,37 juta.

Beban usaha tercatat turun menjadi Rp2,09 miliar dari Rp2,42 miliar membuat laba usaha tercatat Rp2,84 miliar dari rugi usaha Rp2,39 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak diraih sebesar Rp2,66 miliar dari rugi sebelum pajak Rp2,15 miliar. Laba tahun berjalan diraih Rp2,65 miliar usai mencatat rugi tahun berjalan Rp2,17 miliar tahun sebelumnya.

Total liabilitas mencapai Rp15,96 miliar hingga periode 31 Maret 2023 turun dari total liabilitas Rp20,83 miliar hingga periode 31 Desember 2022. Sementara total aset mencapai Rp130,18 miliar hingga periode 31 Maret 2023 turun dari total aset Rp132,98 miliar hingga periode 31 Desember 2022. (end)
Sumber: iqplus-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham GS IDX | 21 Agustus 2017

Watchlist Ganesha Stock IDX (day trade) : Senin, 21 Agustus 2017 - PUDP (Scalping) - TGRA (Scalping) - WAPO (Scalping) - BBTN - MPPA - BOGA - PTRO - INDY - INCO - DOID Batasi resiko masing2 ya..  Sharing is caring. Salam cerdas investasi! Warning : Watchlist scalping, rata-rata watchlist copet pada saham-saham dengan likuiditas rendah. Jika belum terbiasa copet, hati-hati. — Disclaimer : Bukan perintah jual/ beli, disiplin dengan trading plan masing-masing, resiko dan cuan ditanggung ma

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr