google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BUKA, MTEL, STAA, UNVR dan BBRI oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia | 11 Juli 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BUKA, MTEL, STAA, UNVR dan BBRI oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia | 11 Juli 2023


NH Korindo Sekuritas Indonesia

11 Juli 2023

IHSG

BULLISH / KONSOLIDASI - Kembali naik ke atas Support MA50, potensi Uji Resistance kritikal 6745-6765
Support : 6728 / 6695 / 6620-6600 / 6560-6550.
Resistance : 6745-6765 / 6800-6820 / 6950-6960 / 7000-7040.
ADVISE : Wait & See ; or Average Up accordingly.

Saham BUKA

Mengandung potensi TARGET (for longer time-frame) di 285 dari break out pattern FALLING WEDGE (pink). Bergerak Uptrend dalam pola CHANNEL jk.pendek (blue). Need to rise above all MA to continue up-swing.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 214
Average Up >217-220
Target: 232 / 238 / 246 / 268 / 274-284
Stoploss: 208.

Saham MTEL

Uji Support lower channel plus MA10.
Candle : Doji di area Support.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 680
Average Up >690-700
Target : 710 / 735 / 760
Stoploss : 660.

Saham STAA

Uji Support minor trend. In overall , masih downtrend jk.menengah dalam pola PARALLEL CHANNEL (blue). Uji Resistance MA20.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 890
Average Up >895-900
Target: 925 / 940 / 965.
Stoploss: 865.

Saham UNVR

Uji Support di lower channel (Uptrend). Candle : Inverted Hammer di area Support. Uji Resistance MA10.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level : 4250.
Average Up >4270
Target: 4370-4400 / 4500 / 4625 / 4750-4770
Stoploss: 4200.

Saham BBRI

Uji Support lower channel (Uptrend).
Uji Resistance MA10 & MA20.
Advise
Speculative Buy .
Entry Level: 5400
Average Up >5500.
Target : 5600-5625 / 6000.
Stoploss: 5300.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham BBNI | 4 Januari 2022

BBNI saat ini berkonsolidasi di area support historisnya yang dulu menjadi area resisten tertinggi sebelumnya (garis hijau). Bagaimana skenario BBNI selanjutnya? Jika BBNI mampu menembus area resisten 6800, maka secara teknikal terbuka peluang kenaikan kembali menuju 7575 dengan minor target 7275. Namun, tren kenaikan bisa saja gagal jika BBNI tidak mampu bertahan diatas support 6575 dengan target penurunan selanjutnya di 6225 dengan minor target 6550. Ikuti pergerakan teknikal saham ini di GSPRO Anda. Trading plan : Speculative buy jika mampu break resisten 6800. Stoploss level 6575. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba