google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo XL Axiata (EXCL) Bidik Perusahaan Tambang Lewat Business Solutions Langsung ke konten utama

XL Axiata (EXCL) Bidik Perusahaan Tambang Lewat Business Solutions


Penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) di dunia bisnis juga mulai diterapkan di Industri Pertambangan Indonesia. PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) atau (EXCL) melalui XL Axiata Business Solutions (XLABS) menawarkan solusi inovatif yang bisa mendukung upaya perusahaan pertambangan menerapkan “green mining” dalam operasional mereka dengan Private Network”. Penerapan solusi ini akan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik dan gas sehingga berpotensi mengurangi emisi karbon hingga 20%.

Chief Enterprise and SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto mengatakan, digitalisasi pada sektor industri pertambangan terus dikembangkan melalui berbagai inisiatif menuju standar pertambangan ramah lingkungan. Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui digitalisasi, yaitu dengan modifikasi proses untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik dan gas, dialihkan ke sumber energi dengan emisi karbon yang jauh lebih rendah. 

“Langkah ini berpotensi mengurangi emisi karbon sebanyak 5% hingga 20%. Selain itu, bisa juga dengan mengganti truk tambang berbahan bakar solar dengan truk listrik atau truk berbahan bakar hidrogen.” kata dia dalam rilisnya Kamis (21/9).

Menurut Feby, Private Network merupakan solusi yang sangat mendukung operasional “green mining”, karena itu akan sangat cocok digunakan para pelaku industri pertambangan. Solusi ini mampu mendukung peningkatan produktivitas melalui otomasi, menurunkan biaya dengan menerapkan fleet management dengan teknologi IoT (Internet of Things), serta secara tidak langsung mampu meningkatkan tingkat keamanan karyawan atas potensi kecelakaan kerja karena karyawan tidak perlu pergi ke area yang berbahaya.

Feby menambahkan, konektivitas Private Network memiliki karakteristik yang tidak dimiliki banyak infrastruktur jaringan pada umumnya. Private Network memiliki tingkat reliabilitas, kecepatan, dan keamanan yang tinggi sehingga sangat sesuai untuk aplikasi yang membutuhkan latensi yang rendah. Teknologi ini mencakup area yang sangat luas dan dapat mendukung perpindahan data antar-area jaringan.

“Seperti yang kita tahu, mining industry adalah industri dengan penggunaan energi yang sangat besar, sehingga akan menghasilkan emisi karbon yang lebih lebih tinggi dibandingkan industri lainnya. Dengan penerapan green mining dengan private Network, kami mengajak industri tambang di Indonesia agar turut berkontribusi dan mendukung target Indonesia menurunkan emisi karbon sebesar 43.2% di tahun 2030”, lanjut Feby.

Private Network XL Axiata telah digunakan oleh beberapa industri pertambangan di Indonesia, dua di antaranya merupakan industri tambang terbesar di Indonesia, yaitu PT Vale Indonesia dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA).  

Bahasan mengenai “Green Mining dengan Private Network” ini sempat XLABS paparkan dalam event Nickel & Battery Summit 2023, Agustus lalu. Dalam acara tersebut, XLABS mendapatkan kesempatan mengenalkan produk dan layanan sebagai Mitra ICT dengan layanan terintegrasi yang terpercaya kepada ratusan peserta pelaku industri pertambangan di Indonesia. Selain solusi green mining melalui Private Network, beberapa solusi Integrated ICT dari XLABS pun ditawarkan di acara tersebut.
Author: K M
Sumber: emitennews-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

Laba PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) 30 Juni 2018

WIJAYA KARYA RAIH LABA Rp517,25 MILIAR HINGGA JUNI 2018 IQPlus, (31/07) - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) meraih laba yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 18,65 persen hingga periode yang berakhir 30 Juni 2018 menjadi Rp517,25 miliar atau Rp57,67 per sahahm dibandingkan laba Rp435,92 miliar atau Rp48,60 per saham di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan bersih naik menjadi Rp12,97 triliun dari Rp9,48 triliun dan beban pokok pendapatan juga naik jadi Rp11,49 triliun dari Rp8,47 triliun. Laba kotor menjadi Rp1,48 triliun meningkat dari laba kotor Rp1,00 triliun tahun sebelumnya dan beban usaha naik jadi Rp401,38 miliar dari Rp305,17 miliar membuat laba usaha menjadi Rp1,08 triliun naik dari laba usaha Rp703,47 miliar tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak diraih Rp687,91 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp539,70 miliar hingga Juni tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp54,04 triliun hingga 30 Juni...

Rekomendasi Saham ADRO, JSMR dan BRPT oleh Mirae Asset Sekuritas Indonesia | 25 Oktober 2023

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Oktober 25, 2023 (tasrul@miraeasset.co.id)         IHSG Daily, 6,806.76 (+0.96%), consolidation, daily trading range 6,790 – 6,845. Critical level di 6,700.  indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Wiiliam%R optimized mulai bergerak naik dan indeks ini masih berada di bawah normal lower band pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized,indikator RSI optimized dan Stochastic%D masih cenderung konsolidasi dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan supply berada atas level saat ini. ADRO Daily, 2,660 (0.00%), buy on weakness, TP 2,890 (+8.65%), daily trading range 2,620 – 2,690. Cut loss level di 2,580. Koreksi indikator MFI optimized,indikator RSI optimized dan indikator William%R optimized masih terlihat namun mulai terbatas. Harga saat ini berada sekitar normal lower band pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi dema...