google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BMRI, ERAA, MEDC dan TBIG oleh MNC Sekuritas | 24 Oktober 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BMRI, ERAA, MEDC dan TBIG oleh MNC Sekuritas | 24 Oktober 2023


MNCS Daily Scope Wave

24 Oktober 2023

IHSG

IHSG terkoreksi 1,6% ke 6,742 dan masih disertai oleh munculnya volume penjualan, koreksi IHSG sudah mengenai seluruh target yang kami berikan. Dapat dicermati area support di 6,711, apabila IHSG masih mampu bertahan di atas area tersebut, maka terdapat peluang IHSG akan menguat terlebih dahulu ke rentang 6,786-6,821 sebagai skenario terbaiknya. Sebaliknya, apabila break 6,711, maka IHSG akan mengarah ke 6,666-6,676 untuk menyelesaikan wave c dari wave (ii).
Support: 6,711, 6,622
Resistance: 6,783, 6,869

BMRI - Buy on Weakness 

BMRI terkoreksi 1,3% ke 5,675 disertai dengan munculnya volume penjualan, posisinya pun masih berada pada fase downtrendnya. Kami perkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada di akhir wave [iv] dari wave C, sehingga koreksi BMRI akan cenderung terbatas.
Buy on Weakness: 5,500-5,625
Target Price: 5,775, 5,975
Stoploss: below 5,400

ERAA - Spec Buy 

ERAA terkoreksi 1% ke 406 dan masih didominasi oleh munculnya volume penjualan, pergerakannya pun masih berada di fase downtrendnya. Saat ini posisi ERAA diperkirakan sedang berada di akhir wave (v) dari wave [c] dari wave Y.
Spec Buy: 392-402
Target Price: 436, 464
Stoploss: below 378

MEDC - Buy on Weakness 

MEDC terkoreksi 6,3% ke 1,500 disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami memperkirakan, posisi MEDC saat ini sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [v], sehingga koreksi MEDC akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 1,420-1,485
Target Price: 1,600, 1,715
Stoploss: below 1,305

TBIG - Buy on Weakness 

TBIG menguat 4,5% ke 1,970 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan TBIG masih tertahan oleh MA20. Selama TBIG tidak kembali terkoreksi ke bawah 1,860, maka posisi TBIG saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 1,900-1,950
Target Price: 2,010, 2,110
Stoploss: below 1,860

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Mengenal Indikator Exponential Moving Average - EMA

Apa itu Exponential Moving Average - EMA? Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis moving average (MA) yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Exponential Moving Average juga disebut sebagai Moving Average tertimbang secara eksponensial. Moving Average tertimbang secara eksponensial bereaksi lebih signifikan terhadap perubahan harga saat ini daripada rata-rata bergerak sederhana (SMA), yang menerapkan bobot yang sama untuk semua pengamatan pada periode tersebut. Memahami Indikator EMA EMA adalah Moving Average yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Seperti semua moving average, indikator teknis ini digunakan untuk menghasilkan sinyal beli dan jual berdasarkan crossover dan divergensi dari rata-rata historis. Pedagang sering menggunakan beberapa hari EMA yang berbeda - misalnya rata-rata bergerak 20 hari, 30 hari, 90 hari, dan 200 hari. Formula EMA Tiga langkah dasar untuk menghit