google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BEST, JPFA, MEDC dan UNTR oleh MNC Sekuritas | 12 Oktober 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BEST, JPFA, MEDC dan UNTR oleh MNC Sekuritas | 12 Oktober 2023


MNCS Daily Scope Wave

12 Oktober 2023

IHSG

IHSG menguat 0,1% ke 6,932 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatan IHSG pun mampu menguji area MA20. Namun, selama IHSG belum mampu menembus 7,055, maka pergerakan IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (ii), sehingga pergerakan IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6,747-6,820.
Support: 6,823, 6,744
Resistance: 6,974, 7,046

BEST - Buy on Weakness

BEST menguat 1,9% ke 157 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun penguatan BEST tertahan oleh MA20. Selama BEST masih mampu berada di atas 151 sebagai stoplossnya, maka posisi BEST saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 5.
Buy on Weakness: 153-156
Target Price: 166, 178
Stoploss: below 151

JPFA - Buy on Weakness

JPFA terkoreksi 1,5% ke 1,305 disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami memperkirakan, posisi JPFA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 3, sehingga JPFA masih rawan melanjutkan koreksinya dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,255-1,300
Target Price: 1,395, 1,475
Stoploss: below 1,220

MEDC - Buy on Weakness

MEDC bergerak flat ke 1,465 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Selama masih mampu bergerak di atas 1,305, maka posisi MEDC saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [v]. Hal tersebut berarti, koreksi MEDC dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,350-1,435
Target Price: 1,515, 1,600
Stoploss: below 1,305

UNTR - Buy on Weakness

UNTR terkoreksi 2,2% ke 26,275 disertai oleh munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, saat ini posisi UNTR sedang berada pada bagian dari wave (B), sehingga UNTR masih rawan melanjutkan koreksinya dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 24,700-26,000
Target Price: 28,000, 29,875
Stoploss: below 24,475

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Mengenal Indikator Exponential Moving Average - EMA

Apa itu Exponential Moving Average - EMA? Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis moving average (MA) yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Exponential Moving Average juga disebut sebagai Moving Average tertimbang secara eksponensial. Moving Average tertimbang secara eksponensial bereaksi lebih signifikan terhadap perubahan harga saat ini daripada rata-rata bergerak sederhana (SMA), yang menerapkan bobot yang sama untuk semua pengamatan pada periode tersebut. Memahami Indikator EMA EMA adalah Moving Average yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Seperti semua moving average, indikator teknis ini digunakan untuk menghasilkan sinyal beli dan jual berdasarkan crossover dan divergensi dari rata-rata historis. Pedagang sering menggunakan beberapa hari EMA yang berbeda - misalnya rata-rata bergerak 20 hari, 30 hari, 90 hari, dan 200 hari. Formula EMA Tiga langkah dasar untuk menghit