Tampilkan postingan dengan label Saham CMNP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham CMNP. Tampilkan semua postingan

CMNP Berencana Terbitkan 2,23 Miliar Saham Dalam Rights Issue

Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) berencana untuk melakukan penawaran Umum Terbatas III (PUT III) dalam rangka penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Dalam Prospektus ringkasnya Manajemen CMNP Selasa (9/5) menuturkan bahwa Perseroan akan mengeluarkan saham baru sebanyak 2.232.846.365 saham biasa selanjutnya ketentuan PUT III, termasuk harga yang akan ditetapkan dan jumlah final atas saham baru yang akan diterbitkan akan diumumkan kemudian di dalam Prospektus.

Saham baru yang akan diterbitkan adalah saham baru yang dikeluarkan dari Portepel Perseroan yang mempunyai hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham biasa atas nama lainnya yang telah ditempatkan dan disetor penuh, dan akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

Sesuai dengan POJK No. 14/2019, pelaksanaan aksi korporasi ini dapat dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham pada RUPSLB dan pernyataan Pendaftaran yang akan disampaikan oleh Perseroan kepada OJK.

"CMNP akan memperoleh tambahan modal baru yang akan memperkuat struktur permodalan Perseroan untuk mendukung rencana pengembangan usaha dan anak usahanya berupa investasi jalan tol dan fasilitas pendukungnya sehingga dalam jangka panjang akan mendukung keberlangsungan usaha Perseroan,"tutur Manajemen CMNP.

Pemegang saham CMNP yang tidak menggunakan haknya untuk memesan saham baru yang ditawarkan dalam rights issue ini dan setelah seluruh waran dilaksanakan, akan terdilusi sebesar maksimum 25%.

Manajemen CMNP menambahkan pelaksanaan rights issue ini dapat meningkatkan jumlah saham yang beredar sehingga dengan adanya penambahan modal ini diharapkan menambah jumlah saham di pasar dan akan meningkatkan likuiditas saham Perseroan.


Untuk melancarkan aksi korporasi ini maka CMNP akan meminta restu pemegang saham dalam Rapat Umum pemegang saham luar biasa yang digelar pada tanggal 15 Juni 2023. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Anak Usaha CMNP Raih Sindikasi Rp5,5 T


PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) anak usaha PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) menandatangani Perjanjian Line Facility Pembiayaan Sindikasi Berdasarkan Prinsip Musyarakah Mutanaqishah (MMq) untuk proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) di kantor Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jakarta.

Penandatanganan disaksikan langsung oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR Danang Parikesit, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian dan Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR Reni Ahiantini.

 “Penandatanganan perjanjian hari ini dengan bank sindikasi menggambarkan kepercayaan Perbankan  kepada CKJT selaku operator Tol Cisumdawu. Dana yang diberikan dapat menggenjot penyelesaian konstruksi Seksi 4 hingga 6 serta Dawuan Junction,” ucap Jusuf Hamka Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) dalam rilisnya Rabu (28/12).

Tujuan pemberian fasilitas pembiayaan MMq untuk Pembiayaan Investasi (Refinancing) atas Hak Konsesi Pengusahaan Jalan Tol  Ruas Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan seksi 3,4,5, dan 6 termasuk Junction Dawuan sesuai dengan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol dengan total nilai Rp5,5 Triliun , dan dengan jangka waktu 15 tahun.
 
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol juga menyampaikan bahwa perolehan financial close melalui kredit investasi perbankan dan lembaga keuangan non bank sangat penting untuk memastikan proyek memperoleh dana cukup dalam menyelesaikan konstruksi. Selanjutnya Danang mengharapkan bahwa  penyelesaian konstruksi Jalan Tol Cisumdawu bisa sesuai jadwal di kuartal pertama 2023.

Pekerjaan Tol Cisumdawu Seksi 4,5 dan 6 serta Dawuan Junction saat ini tengah dalam proses pekerjaan. Pembangunan Tol Cisumdawu terdiri dari enam seksi yang dibangun dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi 5,5 triliun Rupiah. Seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh Pemerintah sedangkan Seksi 3 hingga 6 dikerjakan oleh PT CKJT selaku pengelola jalan Tol

Tol Cisumdawu terdiri 6 bagian, Seksi I Cileunyi-Rancakalong dirancang sepanjang 11,45 Kilometer, Seksi II Rancakalong-Sumedang sepanjang 17,05 kilometer, dan Seksi 3 dari Sumedang ke Cimalaka sepanjang 4,05 kilometer. Kemudian Seksi 4 Cimalaka-Legok membentang 8,20 kilometer, Seksi 5 Legok-Ujungjaya sepanjang 14,9 kilometer, dan Seksi 6 Ujungjaya-Dawuan sepanjang 6,06 kilometer.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), pengerjaan Tol Cisumdawu terus digenjot agar segera terselesaikan karena memiliki manfaat yang signifikan bagi masyarakat di kawasan Jawa Barat. Tol Cisumdawu Seksi 1 telah diresmikan dan beroperasi pada awal tahun 2022, sedangkan Seksi 2 dan 3 telah beroperasi secara fungsional pada 15 Desember 2022 lalu untuk mendukung kelancaran lalu lintas dalam rangka libur natal dan tahun baru.
Author: K M
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Citra Marga (CMNP) Siapkan Rp4 Triliun Untuk Bangun Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda

PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menganggarkan belanja modal sepanjang tahun 2023 sebesar Rp11 triliun, yang akan digunakan untuk menyelesaikan proyek tol Cisumdawu dan tol Antasari- Salabenda.


Direktur CMNP, Hasyim melaporkan, proyek tol Cisumdawu telah sampai pada seksi 3 Sumedang- Cimalaka yang selesai lebih cepat dari target.

Sedangkan untuk seksi 4 Cimalaka - Legok dan seksi 5 Legok- Ujungjaya, emiten milik pengusaha Muslim Tionghoa Jusuf Hamka itu ditargetkan bakal rampung pada bulan Februari 2023.

“Jadi sebelum Lebaran 2023 tol Cisumdawu sudah rampung semua, sebab seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan juga telah rampung pada September 2022,” kata dia dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (15/12/2022).

Ia melanjutkan, perseroan pada tahun 2023 juga akan fokus menyelesaikan proyek tol Antasari - Depok - Salabenda yang diharapkan rampung pada tahun 2025. 

Perseroan telah mengoperasikan seksi 1 Antasari- Brigif dan seksi 2 Brigif - Sawangan.

Sedangkan seksi 3 Sawangan - Bojonggede dan Seksi 4 Bojonggede - Salabenda masih menunggu pembebasan lahan.

“Untuk seksi 3 dan 4 ini kami berharap pemerintah segera menyelesaikan pembebasan lahannya,” jelas dia.

Untuk kedua proyek tersebut, lanjut dia, perseroan mengalokasikan belanja modal tahun 2023 sebesar Rp11 triliun.

Dengan rinciannya, Rp7 triliun untuk penyelesaian Cisumdawu dan sisanya sekitar Rp4 triliun untuk mengerjakan seksi 3 dan 4 tol Antasari - Depok - Salabenda.

“Sumber pendanaan belanja modal berasal dari perbankan dengan porsi 70 persen dan 30 persen berasal dari ekuitas,” tukas dia.

Dengan demikian, dia bilang, perseroan akan kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) guna meminta persetujuan kembali Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue.

“Awal tahun ini kami sudah mendapat izin right issue tapi belum terlaksana. Nah, bulan Februari 2023 kembali menggelar RUSPLB untuk right issue yang dananya untuk menyelesaikan proyek Cisumdawu,” ungkap dia.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Raih Pendapatan Rp3,19 Triliun Hingga September 2022


PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) meraih pendapatan Rp3,19 triliun hingga periode 30 September 2022 naik dari pendapatan Rp1,92 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp2,19 triliun dari Rp1,15 triliun dan laba bruto menjadi Rp993,17 miliar naik dari laba bruto Rp779,46 miliar tahun sebelumnya.

Laba usaha diraih sebesar Rp913,02 miliar naik dari laba usaha Rp694,05 miliar sedangkan laba sebelum pajak mencapai Rp867,23 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp600,23 miliar.

Laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp729,64 miliar naik dari laba neto Rp487,77 miliar tahun sebelumnya.

Total liabilitas mencapai Rp5,17 triliun hingga periode 30 September 2022 naik dari total liabilitas Rp4,86 triliun hingga periode 31 Desember 2021 dan total aset mencapai Rp16,50 triliun hingga periode 30 September 2022 naik dari total aset Rp15,44 triliun hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBNI, BBTN, UNTR, AALI, JSMR dan CMNP oleh VALBURY SEKURITAS | 10 Januari 2022



VALBURY SEKURITAS INDONESIA
MONDAY, 10 JANUARY 2022


Prediksi IHSG : 

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Senin (10/01), ditengah variatifnya sentimen baik internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Realisasi penerimaan pajak melewati target akhir tahun (+), 2) Realisasi sementara defisit APBN 2021 mencapai 4,65% terhadap PDB, atau lebih rendah dari target APBN yang 5,7%  (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada Jumat (07/01) ditutup koreksi (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merha (+/-), Sentimen global ; 1) Pasien rawat inap Covid-19 di Amerika Serikat (AS) yang nyaris menembus level tertinggi (-), 2) China, Aggregate Financing CNY, Dec, diperkirakan turun menjadi 2400.0b dari 2610.0b (-) dan, 3) US, Wholesale Inventories MoM , Nov F, diperkirakan turun menjadi 1.20% dari 1.20% (-).

Perspektif tenikal 
Support Level :    6662/6623/6598
Resistance Level :   6726/6751/6791
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down to up

TRADING IDEAS : 
These recommendations based on technical and only intended for one day trading


BBNI: Trading Buy
• Close 7075, TP 7325
• Boleh buy di level 6975-7075
• Resistance di 7325 & support di 6975
• Waspadai jika tembus di 6975
• Batasi resiko di 6850

BBTN: Trading Buy
• Close 1720, TP 1750
• Boleh buy di level  1705-1720
• Resistance di 1750 & support di 1705
• Waspadai jika tembus di 1705
• Batasi resiko di 1680

UNTR : Trading Buy
• Close 22175, TP 22450
• Boleh buy di level  21825-22175
• Resistance di 22450 & support di 21825
• Waspadai jika tembus di 21825
• Batasi resiko di 21675

AALI:  Trading Buy
• Close 9950, TP 10075
• Boleh buy di level  9750-9950
• Resistance di 10075 & support di 9750
• Waspadai jika tembus di 9750
• Batasi resiko di 9625

JSMR:  Trading Buy
• Close 3950, TP 4020
• Boleh buy di level  3890-3950
• Resistance di 4020 & support di 3890
• Waspadai jika tembus di 3890
• Batasi resiko di 3840

CMNP:  Trading Buy
• Close 1680, TP 1740
• Boleh buy di level  1580-1680
• Resistance di 1740 & support di 1580
• Waspadai jika tembus di 1580
• Batasi resiko di 1430

Ket.  TP : Target Price     ,  

(Disclaimer ON) 


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

[CMNP] PT. Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. Beri Pinjaman ke PT. Citra Marga Lintas Jabar


PT. Citra Marga Lintas Jabar (CMLI) anak usaha PT. Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) memperoleh pinjaman dana pelunasan hutang Bank Sindikasi dari CMNP pada tanggal 22 Maret 2021

Menurut keterangan tertulis Hasyim Direktur Independen CMNP menyampaikan bahwa Rapat Umum pemegang saham CMLI pada tanggal 26 Februari 2021 menyetujui untuk melakukan pelunasan hutang kepada Bank Sindikasi. Dana pelunasan hutang tersebut diperoleh dari setoran modal dan pinjaman dana kepada pemegang saham.

CMNP sebagai pemegang saham CMLI memberikan pinjaman dana sebesar Rp560 miliar dengan syarat pinjaman dana digunakan untuk hal-hal sebagaimana dijelaskan dalam permohonan pinjaman dengan bunga sebesar 9% per tahun.

Hasyim menambahkan "Jangka waktu pengembalian adalah 78 bulan dan tidak ada dampak material terhadap kondisi operasional, hukum dan keuangan CMNP,"pungkasnya, (end)

Sumber: IQPLUS

Berita Saham CMNP | Pacu 4 Jalan Tol, Citra Marga Nusaphala (CMNP) Siapkan Rp10 triliun

Bisnis.com, JAKARTA —PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. menyiapkan dana Rp8,5 triliun hingga Rp10 triliun untuk berinvestasi secara bertahap di empat ruas tol yang dibangun perseroan.

Direktur Utama Citra Marga Nusaphala Persada Tito Sulistio menuturkan bahwa perseroan membangun empat ruas tol. Menurutnya, kebutuhan investasi di tiap jalan berbeda dengan rencana pengucuran investasi secara bertahap.

Lebih lanjut, Tito mengatakan perseroan akan memperpanjang ruas tol Depok-Antasari (Desari) hingga Sawangan-Salabenda dengan total kebutuhan dana Rp2,5 triliun. Saat ini, perseroan masih melakukan pembebasan lahan untuk rencana perpanjangan tersebut.

Selanjutnya, perseroan juga telah memulai proses pembangunan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan total kebutuhan dana Rp8,4 triliun. Perseroan akan menggarap seksi 3,4,5,dan 6 dari ruas tersebut.

Selain dua ruas tersebut, emiten bersandi saham CMNP itu akan membangun tol Harbour Road 2. Proses pembangunan akan dimulai tahun ini dengan total kebutuhan investasi di ruas mencapai Rp13 triliun.

Adapun, CMNP juga akan membangun ruas tol dalam kota Bandung North South Link (NSL) dengan kebutuhan dana Rp9 triliun. Saat ini, perseroan masih menunggu ground breaking proyek tersebut.

Tito mengungkapkan kebutuhan dana itu akan dikeluarkan secara bertahap. Menurutnya, tahun ini perseroan akan mengucurkan sepertiga dari total kebutuhan dana. “Investasi untuk empat ruas tol itu tahun ini sekitar Rp8,5 triliun hingga Rp10 triliun,” ujarnya kepada Bisnis.com, Selasa (22/1/2019).

Untuk memenuhi kebutuhan dana, dia menyebut CMNP telah menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya dengan melakukan rights issue dengan target dana Rp5 triliun.

Sementara itu, Tito mengungkapkan perseroan juga telah meneken kesepakatan dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. untuk pembangunan Harbour Road 2. Kedua pihak telah sepakat menggunakan skema contractor pre financing (CPF) dengan nilai Rp2 triliun untuk tahap pertama.

Selain aksi korporasi itu, CMNP juga menyiapkan alternatif skema pembiayaan lain. Perseroan juga mempertimbangkan emisi obligasi global. "Ruas tol yang sudah ada pendapatan juga bisa aja dilakukan sekuritisasi pendapatan,” imbuhnya.

Dia menambahkan perseroan optimistis membukukan pertumbuhan kinerja pada 2019. Pihaknya memproyeksikan dapat mengamankan pertumbuhan laba bersih hingga 25% tahun ini.


Berita Saham CMNP | 2 April 2018

Berita Saham CMNP


PT Citramarga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) meraih laba bersih sebesar Rp682,63 miliar hingga periode 31 Desember 2017 naik dari laba bersih Rp490,18 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan naik menjadi Rp2,90 triliun dari Rp2,31 triliun dan laba bruto naik menjadi Rp977,96 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp965,79 miliar.

Laba usaha diraih Rp705,92 miliar naik dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp695,36 miliar dan laba sebelum pajak diraih Rp848,44 miliar naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp653,54 miliar.

Total aset perseroan mencapai Rp10,73 triliun hingga 31 Desember 2017 naik dari total aset Rp7,93 triliun hingga 31 Desember 2016. (end)