Tampilkan postingan dengan label Saham HRTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham HRTA. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Saham BMRI, ADMR, ASSA, HRTA dan ASII oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia | 23 Oktober 2023


NH Korindo Sekuritas Indonesia

23 Oktober 2023

IHSG

KONSOLIDASI – SIDEWAYS / BEARISH
Uji Support minor dari level previous Low 2 bulanan terakhir.
Support : 6840-6825 / 6780-6745.
Resistance : 6900-6930 / 6950-6970 / 7000-7060.
ADVISE : WAIT & SEE ; jika ada technical rebound gunakan kesempatan tsb utk SELL ON STRENGTH (kurangi posisi Sebagian).

Saham BMRI

Sedikit lagi mencapai Support lower channel mid-term dan Target bottom Parallel Channel jk.pendek.
Advise
Buy on Weakness.
Entry Level: 5700-5525
Average Up > 5825
Target: 5950-6000 / 6150-6200 / 6400
Stoploss: 5475

Saham ADMR

Sedikit lagi mencapai Support lower channel mid-term.
Advise
Buy on Weakness.
Entry Level: 1220-1180
Average Up >1240
Target: 1290-1300 / 1350-1360.
Stoploss: 1150

Saham ASSA

Uji Support lower channel – downtrend.
RSI positive divergence.
Uji Resistance MA10 & MA20 sebagai Target terdekat.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 805-800
Average Up >825.
Target : 855 / 900-910 / 975-985
Stoploss: 770.

Saham HRTA

Break PARALLEL CHANNEL – downtrend dan bertahan di atas Support MA10 & MA20.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level : 438
Average UP >440
Target : 456 / 478-486
Stoploss: 420

Saham ASII

Telah mencapai Target bottom dari pola PARALLEL CHANNEL.
RSI OVERSOLD.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level : 5700
Average Up >5750
Target: 5900-6000 / 6200-6300.
Stoploss: 5600
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham HRTA dan SMMT oleh HP Sekuritas | 20 Oktober 2023


HP Sekuritas

20 Oktober 2023

Saham HRTA

Trend: Sideways
Indicator(s): BB25(biru), OBV, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini terkoreksi dan tidak berhasil breakout dan bertahan dari dynamic resistance MA25 (oranye) @ 434.
MACD line sudah crossing ke atas signal line di bawah zero line.
Entry level di dynamic resistance area MA25(oranye) @ 434-436. Target Price di dynamic resistance upper BB25(biru) @ 464-468 dan resistance area @ 478-482. Stoploss di support area @ 416-414.
Rekomendasi
Buy On Break; Entry Level: 434-436; Target: 464-468 / 478-482; Stoploss: 416-414;

Saham SMMT

Trend: Uptrend
Indicator(s): BB25(biru), OBV, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini terkoreksi dan menutupi bullish opening gap.
MACD line crossing ke bawah signal line di atas zero line.
Entry level di dynamic support area MA25(oranye) @ 1235-1225. Target Price di dynamic resistance area upper BB25(biru) @ 1305-1315 dan resistance area dari uptrend sebelumnya sebagai pola @ 1355-1365. Stoploss di support area @ 1190-1180.
Rekomendasi
Buy On Weakness; Entry Level: 1235-1225; Target: 1305-1315 / 1355-1365; Stoploss: 1190-1180; 

-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham MYOR, ASII, EXCL, TLKM dan HRTA oleh NH Korindo Sekuritas | 18 Oktober 2023


NH Korindo Sekuritas

18 Oktober 2023

IHSG

KONSOLIDASI – SIDEWAYS.
Sedikit lagi menyebrang ke atas Resistance krusial 6950 untuk mencegah terjadinya konsolidasi lanjutan alias bearish.
Support : 6930-6910 / 6890-6878 / 6835-6825 / 6780-6745.
Resistance : 6950-6970 / 7000-7060.
ADVISE : WAIT & SEE ; Average Up accordingly.

Saham MYOR

Break ke atas Resistance ketiga MA.
Uptrend Channel (short-term) continues.
Advise
Buy.
Entry Level: 2650-2630
Average Up > 2660
Target: 2730-2780 / 2850-2900
Stoploss: 2580

Saham ASII

Sedikit lagi mencapai Target bottoming di 5750-5725 , dari pola PARALLEL CHANNEL.
Advise
Buy on Weakness.
Entry Level: 5850-5750
Average Up >6000-6100
Target: 6225 / 6350 / 6600-6650
Stoploss: 5700

Saham EXCL

Doji di Support lower channel (uptrend).
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 2380
Average Up >2400.
Target : 2560 / 2730 / 2810
Stoploss: 2340.

Saham TLKM

Break Resistance ketiga Moving Average.
Bergerak Sideways dalam pattern PARALLEL CHANNEL.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level : 3790
Average UP >3810
Target : 3850 / 4000 / 4070
Stoploss: 3740

Saham HRTA

Break pattern PARALEL CHANNEL – downtrend (shortterm).
Pun sudah break ke atas MA10 & MA20.
Advise
Buy
Entry Level : 432
Average Up >442
Target: 480-486
Stoploss: 412-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBNI, HRTA, ACES, CUAN dan KEEN oleh Bahana Sekuritas | 11 Oktober 2023


Bahana Sekuritas

11 Oktober 2023
Dimas Wahyu

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Terbentuk throwback, berpotensi terjadi penguatan.
Rekomendasi: Accumulate buy
Target harga: Rp 5.850
Stop loss: Rp 5.000

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)

Dalam fase riding, berpotensi melanjutkan penguatan.
Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 540
Stop loss: Rp 400
Baca Juga: IHSG Masih Rentan Melemah, Berikut Rekomendasi Saham 11 Oktober 2023

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)

Dalam fase riding, berpotensi melanjutkan penguatan.
Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 820
Stop loss: Rp 765

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)

Terbentuk three white soldiers, berpotensi melanjutkan penguatan.
Rekomendasi: Buy
Target harga: Rp 3.450
Stop loss: Rp 2.700

PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN)

Terbentuk inverted hammer, berpotensi terjadi penguatan.
Rekomendasi: Accumulate buy
Target harga: Rp 1.095
Stop loss: Rp 840
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ADRO, ELSA, HRTA dan INCO oleh MNC Sekuritas | 10 Oktober 2023


MNCS Daily Scope Wave

10 Oktober 2023

IHSG menguat tipis ke 6,891 namun pergerakannya belum mampu menembus MA60. Pergerakan IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (ii), sehingga pergerakan IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji rentang area 6,747-6,820 sekaligus menguji MA200. Namun, apabila IHSG masih kuat bergerak di atas 6,840 sebagai support terdekatnya, maka IHSG berpeluang menguat untuk menguji 6,930-6,950.
Support: 6,823, 6,744
Resistance: 6,913, 7,046

ADRO - Buy on Weakness 

ADRO menguat 4,5% ke 2,770 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun penguatan ADRO masih tertahan cluster MA20 dan MA200. Saat ini posisi ADRO diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c].
Buy on Weakness: 2,680-2,750
Target Price: 2,850, 3,030
Stoploss: below 2,600

ELSA - Buy on Weakness 

ELSA menguat 4,1% ke 406 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun penguatan ELSA masih tertahan oleh MA20. Selama ELSA masih mampu bergerak di atas 382 sebagai stoploss, maka posisi ELSA saat ini diperkirakan sedang di awal wave 5.
Buy on Weakness: 394-404
Target Price: 418, 440
Stoploss: below 382

HRTA - Spec Buy 

HRTA ditutup flat ke 408 dan masih didominasi oleh munculnya volume pembelian. Selama HRTA masih mampu berada di atas 382 sebagai stoplossnya, maka posisi HRTA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iv) dari wave [c].
Spec Buy: 396-406
Target Price: 446, 466
Stoploss: below 382

INCO - Buy on Weakness 

INCO menguat 2,7% ke 5,675 disertai dengan peningkatan volume pembelian, namun penguatan INCO masih tertahan oleh MA20. Selama INCO tidak terkoreksi ke bawah 5,350, maka posisi INCO saat ini diperkirakan sedang berada pada awal wave [a] dari wave Y.
Buy on Weakness: 5,500-5,575
Target Price: 5,925, 6,500
Stoploss: below 5,350

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham PGAS, HRTA dan MEDC oleh Mirae Asset Sekuritas | 30 Agustus 2023


Mirae Asset Sekuritas Technical Insight

30 Agustus 2023
Tasrul

IHSG Daily, 6,958.83 (+0.52%), mixed to higher, daily trading range 6,939 - 6,979. Critical level di 6,860. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized masih cenderung bergerak naik. Indeks ini di atas centerline pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan Stochastic%D optimized tertahan sementara dan kecenderungan menguat dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan supply berada di bawah level saat ini. 

PGAS Daily, 1,460 (+0.34%), trading buy, TP 1,515, daily trading range 1,450 - 1,480. Cut loss level di 1,435. Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized masih terlihat namun mulai tertahan dengan kecenderungan menguat. dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada diatas level saat ini. 

HRTA Daily, 525 (+2.94%), trading buy, TP 965, daily trading range 500 - 565. cut loss level di 490. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized masih cenderung bergerak naik. Harga masih berada di atas center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada diatas level harga saat ini. 

MEDC Daily, 1,040 (-0.95%), trading buy, TP 1,110, daily trading range 1,020 - 1,060, cut loss level di 1,000. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan Stochastic%D optimized sudah berada di oversold area dengan kecenderungan menguat. Harga di bawah center line pada Bollinger Bands optimized.dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada di atas level saat ini. (bsn)
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham HRTA, CMNT, BSDE dan ARTO oleh WH Project | 30 Agustus 2023



WH Project

30 Agustus 2023
William Hartanto

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)

Analisa: trend following, penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.
Rekomendasi: buy, support Rp 515, resistance Rp 580.

PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)

Analisa: Trend following, penguatan berlanjut di atas support MA5 dan MA20.
Rekomendasi: buy, support Rp 965, resistance Rp 1.060.

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Analisa: Pola double bottom terkonfirmasi pada 1.145.
Rekomendasi: buy, support Rp 1.145, resistance Rp 1.200.

PT Bank Jago Tbk (ARTO)

Analisa: Trend following, pelemahan berlanjut di bawah resistance MA5 dan MA20.
Rekomendasi: hold, support Rp 2.250, resistance Rp 2.600.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham HRTA, MEDC, PGAS dan PNLF oleh MNC Sekuritas | 8 Agustus 2023


MNCS Daily Scope Wave

8 Agustus 2023

IHSG

IHSG ditutup menguat 0,5% ke 6,886 disertai dengan volume pembelian, pergerakan IHSG pun masih cenderung sideways. Cermati area support terdekat IHSG di 6,834, apabila IHSG masih mampu berada di atas area tersebut, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave v dari wave (a) dari wave [iii] pada label biru, sehingga IHSG masih cenderung uptrend untuk membentuk wave v ke rentang 6,966-7,013. Namun, bila break 6,834 maka IHSG rawan melanjutkan koreksinya kembali ke rentang 6,793-6,820 untuk membentuk wave iv dari wave (a) dari wave [iii].
Support: 6,834, 6,798
Resistance: 6,966, 7,054

HRTA - Buy on Weakness

HRTA menguat 3,5% ke 474 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama HRTA masih mampu berada di atas 406 sebagai stoplossnya, maka posisi HRTA saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iii], sehingga koreksi HRTA akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat.
Buy on Weakness: 436-460
Target Price: 500, 550
Stoploss: below 406

MEDC - Buy on Weakness

MEDC menguat 1,4% ke 1,070 disertai dengan munculnya volume pembelian. Apabila MEDC masih mampu berada di atas 1,025 sebagai stoplossnya, maka posisi MEDC saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] pada label hitam.
Buy on Weakness: 1,045-1,060
Target Price: 1,160, 1,255
Stoploss: below 1025

PGAS - Buy on Weakness 

PGAS menguat 0,4% ke 1,395 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Apabila PGAS masih mampu berada di atas 1,355 sebagai stoplossnya, maka posisi PGAS saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave A pada label hitam.
Buy on Weakness: 1,365-1,390
Target Price: 1,430, 1,455
Stoploss: below 1,355

PNLF - Buy on Weakness 

PNLF menguat 4% ke 314 disertai dengan munculnya volume pembelian, penutupan PNLF pun mampu berada di atas MA20. Selama masih mampu berada di atas 286 sebagai stoplossnya, maka posisi PNLF saat ini sedang berada di awal wave 3.
Buy on Weakness: 298-308
Target Price: 326, 348
Stoploss: below 286

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham HRTA dan MRAT oleh Phillip Capital | 28 Juli 2023

phillip capital

Phillip Capital

28 Juli 2023

Technical Recommendations

HRTA

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 470
Target Price 1 : 540
Target Price 2 : 565
Stop Loss : 406

MRAT

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 605
Target Price 1 : 635
Target Price 2 : 650
Stop Loss : 575
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Dua Direktur Hartadinata Abadi (HRTA) Sama-sama Tambah Kepemilikan Sahamnya

PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA)

Direktur PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) Ong Deny telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada 9 Juni 2023. Cuncun Muliawan, yang juga Direktur HRTA juga telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal yang sama. Dengan demikian dua direktur HRTA ini sama-sama telah menambah kepemilikan sahamnya di hari yang sama. 

Dalam keterangan tertulisnya Senin (12/6/2023) Ong Deny menyampaikan bahwa telah membeli sebanyak 340.000 lembar saham HRTA di harga Rp362 per saham senilai Rp123,08 juta. "Pembelian saham biasa untuk keperluan investasi dengan kepemilikan saham langsung," tuturnya.

Setelah pembelian itu, kepemilikan saham Ong Deny di HRTA bertambah menjadi 1,39 juta lembar, atau setara dengan 0,0301% dibandingkan sebelumnya sebanyak 1,05 juta lembar saham setara dengan 0,0228%. 

Sementara itu, dalam keterangannya, Senin (12/6/2023), Cuncun Muliawan, Direktur PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) menyampaikan juga telah membeli sebanyak 340.000 lembar saham HRTA di harga Rp362 per saham senilai Rp123,08 juta.

"Pembelian saham biasa untuk keperluan investasi dengan kepemilikan saham langsung," kata Cuncun Muliawan.

Dengan demikian, kepemilikan saham Cuncun Muliawan di HRTA bertambah menjadi 1,377 juta lembar saham, atau setara dengan 0,0299% dibandingkan sebelumnya sebanyak 1,037 juta lembar saham setara dengan 0,0225%. ***
Author: N A
Sumber: emitennews-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Catat Penjualan Rp2,12 Triliun Hingga Maret 2023


PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)
mencatat penjualan Rp2,12 triliun hingga periode 31 Maret 2023 naik dari Rp1,37 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan Rabu menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp1,91 triliun dari Rp1,22 triliun dan laba bruto diraih Rp205,15 miliar meningkat dari laba bruto Rp153,71 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan mencapai Rp90,79 miliar naik dari laba sebelum pajak penghasilan Rp62,72 miliar tahun sebelumnya.Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp69,84 miliar naik dari laba Rp50,68 miliar.

Jumlah liabilitas meningkat menjadi Rp2,44 triliun hingga periode 31 Maret 2023 dari jumlah liabilitas Rp2,13 triliun yang tercatat 31 Desember 2022. Jumlah aset juga naik menjadi Rp4,23 triliun hingga periode 31 Maret 2023 dari jumlah aset Rp3,85 triliun hingga periode 31 Desember 2022. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham HRTA | 21 Maret 2023

Analisa Saham HRTA

HRTA berpeluang untuk melakukan koreksi teknikal untuk menguji support MA5, sebelum kembali rebound dan membuat higher high level sekaligus melanjutkan fase bullish. Stochastic di 69. MACD histo +2.

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 350
Resistance: Rp 410

Muhammad Wafi, Analis RHB Sekuritas
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham AUTO dan HRTA oleh Phillip Capital | 17 Maret 2023


Phillip Capital

17 Maret 2023

AUTO

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trade Buy : 1680
Target Price 1 : 1755
Target Price 2 : 1790
Stop Loss : 1605

HRTA

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trade Buy : 306
Target Price 1 : 334
Target Price 2 : 348
Stop Loss : 278
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Tekan Perjanjian Jual Beli Emas Dengan Bsi Senilai Rp285,57 Miliar


PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menyampaikan bahwa pada tanggal 11 Agustus 2022, pihaknya telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pembelian Emas Batangan Tunai dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Corporate Secretary HRTA, Ong Deny menuturkan, nilai transaksi berdasarkan harga emas per hari ini diperkirakan sebesar Rp285,57 miliar untuk jangka waktu 1 tahun. Namun demikian, nilai transaksi tersebut kurang dari 20% nilai ekuitas Perusahaan Terbuka, sehingga nilai transaksi tidak dapat dikategorikan sebagai Transaksi Material.

"Transaksi ini, tentunya memiliki dampak positif terhadap kinerja produksi dan penjualan Perseroan," tuturnya.

Patut diketahui, hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi yakni antara Perseroan dengan BSI tidak terdapat hubungan afiliasi dan benturan kepentingan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal.

"Oleh karena itu, pelaksanaan transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi dan transaksi yang mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan" ucapnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

HARTADINATA (HRTA) ALOKASIKAN Rp46,05 MILIAR UNTUK DIVIDEN TUNAI.

[Saham HRTA] PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) berencana melakukan pembagian dividen tunai. Hal itu sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 22 Juni 2022.

Menurut risalah RUPS, total dividen yang akan dibagikan kali ini yaitu sebesar Rp46,05 miliar atau setara Rp10 per saham.

"Dividen tersebut akan dibayarkan pada tanggal 22 Juli 2022, kepada pemegang saham namanya tercatat dalam daftar (DPS) pada 4 Juli 2022 Waktu 16:00"terangnya.

Sedangkan cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi dilaksanakan pada tanggal 30 Juni dan 1 Juli 2022. Sementara cum dan ex dividen di pasar tunai akan dilakukan pada tanggal 4 dan 5 Juli 2022. (end)



sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Jaga Kinerja Saat Pandemi, Hartadinata (HRTA) Bisa Bagikan Dividen Rp10 Per Saham

[Saham HRTA] Emiten produsen emas, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) resmi akan membagikan dividen Rp10 per saham atas kinerja apik tahun lalu.

Dividen tersebut berasal dari laba bersih tahun buku 2021 yang disetujui pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (22/6).

Direktur Keuangan HRTA Denny Ong menjelaskan, rasio dividend payout HRTA umumnya berkisar antara 20% hingga 25%. Adapun, untuk 2022, besaran dividen payout HRTA setara dengan 23,74%.

"Perusahaan terus menjaga kinerja di tengah pandemi sehingga dapat membagikan dividen Rp10 per saham," tuturnya pada paparan publik yang berlangsung virtual, Rabu (22/6).

Pada tahun 2021, HRTA mencetak peningkatan penjualan neto sebesar 26,6% year on year (yoy) menjadi Rp 5,24 triliun sepanjang tahun 2021. Sejalan dengan itu, laba bersih tahun berjalan HRTA tumbuh 13,6% yoy menjadi Rp 194,43 miliar.

Direktur Utama HRTA Sandra Susanto mengatakan, kontribusi penjualan emas batangan adalah 37% dan mengindikasikan bahwa pasar sudah mulai aware dan tertarik untuk membeli emas dengan berbagai ukuran gramasi.

Untuk total volume penjualan perhiasan dan emas batangan (kadar 30%-99,99%) sepanjang tahun 2021 naik 9,71% yoy menjadi 9,94 juta ton. Sementara itu, harga jual emas rata-rata HRTA meningkat 14,71% menjadi Rp 520.340 per gram.

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai gambaran kinerja di kuartal II 2022, Sandra secara singkat mengatakan jika pihaknya masih mendulang peningkatan pendapatan dan laba sebesar double digit.

"Kami belum bisa membuka lebih jauh, namun diproyeksikan top line dan bottom line HRTA masih bertumbuh double digit di kuartal II 2022," ujarnya.

Sementara itu, pada periode kuartal I 2022, HRTA tercatat mencatatkan laba bersih adalah sebesar Rp50,68 milliar. Angka ini meningkat 19,28% dibandingkan kuartal I 2021 sebesar Rp42,49 milliar.

Selama kuartal I tahun 2022, HRTA juga mencatatkan pertumbuhan pendapatan di angka Rp1,38 trilliun atau meningkat 32,78% dibanding kuartal I 2021 yang mencatatkan Rp1,04 trilliun.

HRTA mencatat, hasil penjualan kepada pihak wholesaler memberikan kontribusi sebesar 89,81% dan dari toko milik sendiri serta imbalan kemitraan sebesar 8,92%.

"Kontribusi lainnya, adanya tambahan pendapatan dari hasil usaha gadai emas sebesar 1,26%,” tambahnya.


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham HRTA, IMJS, PNBS dan FREN oleh MNC SEKURITAS | 19 November 2021



MNC Daily Scope Wave
19 November 2021


IHSG ditutup terkoreksi 0,6% ke level 6,636 dan koreksi dari IHSG tertahan oleh MA20-nya. Selama tidak terkoreksi ke bawah 6,550 atau bahkan ke bawah 6,480, maka saat ini posisi IHSG sedang berada di awal wave (iii) dari wave [v] dari wave A. Hal ini berarti, koreksi IHSG akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali untuk menguji 6,690 dan 6,700.

Support: 6,550, 6,480

Resistance: 6,680, 6,700


HRTA - Buy on Weakness (240)

Pada perdagangan kemarin (18/11), HRTA ditutup menguat 0,8% ke level 240. Selama HRTA masih mampu bertahan di atas 220 sebagai supportnya, maka pergerakan HRTA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C dari wave (Y). Hal ini berarti, HRTA berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 232-240

Target Price: 258, 288

Stoploss: below 220


IMJS - Spec Buy (456)

IMJS ditutup menguat 0,4% ke level 456 pada perdagangan kemarin (18/11). Saat ini, kami memperkirakan posisi IMJS sedang berada di akhir wave [b] dari wave B, sehingga IMJS diperkirakan bergerak melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 448-456

Target Price: 500, 550

Stoploss: below 442


PNBS - Buy on Weakness (98)

Kemarin (18/11), PNBS ditutup menguat cukup signifikan sebesar 8,9% ke level 98, pergerakan PNBS pun telah break dari MA60-nya dan diikuti dengan volume beli yang besar. Kami perkirakan, posisi PNBS saat ini sedang berada diakhir wave (i) dari wave [iii] dari wave 1. Hal ini berarti, koreksi PNBS akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 91-98

Target Price: 112, 127

Stoploss: below 86


FREN - Buy on Weakness (101)

FREN ditutup terkoreksi 2,9% ke level 101 pada perdagangan kemarin (18/11), koreksi FREN masih tertahan oleh MA200-nya. Kami perkirakan, pergerakan FREN saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B. Hal ini berarti, FREN masih rawan koreksi terlebih dahulu.

Buy on Weakness: 94-100

Target Price: 110, 125

Stoploss: below 81


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

PT Hartadinata Abadi Tbk Tandatangani Kredit dengan PT Bank BJB


PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) pada tanggal 1 September 2021

Menurut keterangan tertulis Sandra Sunanto Direktur Utama Senin menyampaikan bahwa HRTA dan BJBR menandatangani fasilitas kredit modal kerja (KMK) RC terbatas revolving dan non revolving dengan limit kredit sebesar Rp285 miliar untuk tujuan take over dan sebesar Rp350 miliar untuk tambahan modal kerja selanjutnya sebesar Rp25 miliar untuk tujuan take over.

Lebih lanjut Sandra memaparkan jangka waktu ketiga kredit modal kerja tersebut adalah 1 tahun dengan suku bunga 11%. Adapun Agunan untuk ketiga jenis kredit adalah tanah dan Bangunan beserta sarana prasarana dan mesin dengan total pengikatan sebesar Rp251,8 miliar, Cash Collateral dalam bentuk giro/deposito/tabungan di Bank BJB atas nama PT Hartadinata Abadi, Tbk sebesar Rp17,3 miliar dan persediaan atas nama PT Hartadinata Abadi sebesar Rp800 miliar kemudian Personal Guarantee atas nama Ferriyady Hartadinata.

HRTA menggunakan dana tersebut untuk melakukan refinancing atau takeover pinjaman/fasilitas kredit Perseroan sebelumnya dari Bank BNI yang di-takeover kepada Bank BJB serta penambahan fasilitas kredit yang kemudian disertai dengan peletakan jaminan oleh Perseroan dengan rincian sebesar Rp310 miliar digunakan untuk melunasi hutang fasilitas kredit kepada BNI kemudian sisanya sebesar Rp350 miliar digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja.

Sebagai informasi HRTA dan BJBR tidak mempunyai hubungan afiliasi, Oleh karena itu, transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi dan mengandung benturan kepentingan sesuai POJK no. 42/POJK.04/2020 dan transaksi ini merupakan transaksi material karena nilai transaksi lebih dari 20% namun tidak lebih dari 50% dari ekuitas Perseroan.

"Transaksi ini berdampak dampak positif dan menjaga kesinambungan terhadap kegiatan operasional HRTA,"pungkas Sandra. (end)

Sumber: IQPLUS

[HRTA] Direktur PT Hartadinata Abadi Tbk Beli Saham HRTA


Sandra Sunanto dan Cuncun Muliawan Selaku Presiden Direktur dan Direktur PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) telah melakukan pembelian saham HRTA pada tanggal 8 Februari dan 9 Februari 2021.

Menurut keterangan tertulis Sandra Sunanto pada keterbukaan Informasi menyampaikan bahwa telah membeli saham HRTA sebanyak 409.400 lembar saham, dengan rincian sebanyak 100 ribu lembar saham di tanggal 8 februari 2021 dan sebanyak 309.400 lembar saham juga di tanggal 8 februari 2021 di harga kisaran Rp242-Rp244 per saham. Dengan demikian Sandra mengeluarkan dana sebesar Rp99,6 juta.

Sedangkan Cuncun telah membeli saham HRTA sebanyak 407.500 lembar saham, dengan rincian sebanyak 307.500 lembar saham di tanggal 8 februari 2021 dan sebanyak 100.000 lembar saham di tanggal 9 februari 2021 di harga kisaran Rp242-Rp244 per saham. Dengan demikian Cuncun mengeluarkan dana sebesar Rp99,2 juta.

"Tujuan pembelian saham adalah untuk Investasi dengan kepemilikan langsung,"tuturnya.

Paska penjualan saham, maka kepemilikan Sandra Sunanto atas saham HRTA bertambah menjadi sebanyak 1.346.900 lembar saham (0,0292%) dibandingkan sebelumya sebanyak 937.500 (0,0203%), sedangkan Cuncun Muliawan bertambah menjadi sebanyak 1.037.500 lembar saham (0,0225%) dibandingkan sebelumya sebanyak 630.000 (0,0136%). (end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | HRTA, LPPF, SMRA, WSKT


Daily Technical 29 Januari 2020

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Rabu 29 Januari 2020.

IHSG ditutup menurun sebesar -22,02 poin (-0.35%) menuju level 6.111,18 pada perdagangan hari Selasa 28 Januari 2020 kemarin. Setelah sentimen yang diulang kembali (virus Corona), pelaku pasar nampak memutuskan untuk menyudahi sentimen tersebut dan membalikkan arah pasar, sehingga IHSG rebound kembali. Hal ini membuat IHSG membentuk pola long tail hammer yang secara teknikal merupakan pola pembalikan arah, terdapat gap pada 6.131 yang diperkirakan akan menjadi target pergerakan IHSG hari ini.
Hari ini IHSG berpotensi technical rebound dalam range 6.080 s/d 6.131.

HRTA
Uptrend Channel: Membentuk pola uptrend channel dalam range 260 s/d 290.
Rekomendasi: Buy 264 s/d 274, TP 290 s/d 330, stop loss <260 .="" span="">
Support: 260.
Resistance: 290.

LPPF
Technical Rebound: Menguat dari support pada 3440, tren menjadi sideways dengan rentang pergerakan yang cukup jauh.
Rekomendasi: Buy 3500 s/d 3600, TP 3700 s/d 3750, stop loss <3440 .="" span="">
Support: 3440.
Resistance: 3700.

SMRA
Testing Resistance: Menguji resistance trend line pada 935, jika mampu breakout maka penguatan akan terulang kembali menuju 1000.
Rekomendasi: Buy on breakout 935, TP 1000 s/d 1050, stop loss <900 .="" span="">
Support: 900.
Resistance: 1000.

WSKT
Technical Rebound: Menguat dari support area pada 1225 , tren sideways dengan rentang pergerakan yang cukup jauh.
Rekomendasi: Buy and hold >1225, TP 1400 s/d 1440.
Support: 1225.
Resistance: 1400.

Semoga bermanfaat, happy trading!

 Best Regards,
Panin Sekuritas