Tampilkan postingan dengan label Saham PANI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham PANI. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Saham PANI, AMMN dan ADMR oleh Indo Premier Sekuritas | 11 Oktober 2023




Indo Premier Sekuritas

11 Oktober 2023

IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan support di level 6.865 dengan resist di level 6.960

Saham PANI - (Buy on Pullback)

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk.

Current Price : 4760
Entry : 4.650 - 4.680
Target Price : 5.000 (+7,5%)
Stop Loss : < 4.500 (-3,2%)
Risk to Reward Ratio = 1 : 2,3

Saham AMMN - (Buy)

PT Amman Mineral Internasional Tbk.

Current Price : 6.500
Entry : 6.500
Target Price : 7.000 (+7,7%)
Stop Loss : < 6.250 (-3,8%)
Risk to Reward Ratio = 1 : 2,0

Saham ADMR - (Buy on Pullback)

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk

Current Price : 1.335
Entry : 1.300 - 1.320
Target Price : 1.410 (+8,5%)
Stop Loss : < 1.260 (-3,1%)
Risk to Reward Ratio = 1 : 2,8

-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham PANI | 1 Agustus 2023

Analisis Saham PANI


PANI saat ini berkonsolidasi menguji level resisten penting di 1735. Jika kamu cermati lebih detail, konsolidasi yang terjadi cenderung membentuk pola bullish pennant. Jikasaham ini mampu menembus level resisten 1735, PANI berpeluang bergerak naik menuju 2160 dengan target minor di swing high sebelumnya pada level 1900. Pergerakan yang berada di atas rangkaian MA menunjukkan PANI berada dalam fase uptrend.

Trading plan: Trend following. Buy jika break 1735. Stoploss level 1660.

Disclaimer ON
Sumber: galerisaham-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Pencapaian Pra Penjualan PANI Capai Rp1,1 Triliun Di Semesteri I 2023


PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk
salah satu pengembang di Jakarta Utara, tepat berlokasi di Pantai Indah Kapuk 2 yang mengusung filosofi gaya hidup yang dinamis dan modern dengan inovasi yang dikembangkan mengikuti perkembangan pasar.

PANI adalah emiten properti yang layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan investasi terbaik para investor lokal maupun asing, baik institusional dan retail.

Marketing Sales Capai Rp 1.1 triliun

Pra-penjualan enam bulan pertama 2023 tercapai sebesar 53% dari target tahunan yang ditetapkan Rp 2,1 triliun. Pre-sales sebagian besar disumbangkan oleh kavling tanah komersial, produk produk komersial termasuk ruko/rukan kantor/SOHO/gudang dan diikuti oleh penjualan residensial atau disebut rumah tapak.

Marketing sales kuarta dua tercapai Rp 602 miliar menggambarkan pertumbuhan 13% QoQ atau dengan kata lain kuartal lalu yakni tiga bulan pertama membukukan Rp 543 miliar. Lebih rinci tentang target tahunan, target marketing sales setahun penuh adalah sebesar Rp 2,1 triliun, mematok pertumbuhan 12% yang secara gamblang menjelaskan keyakinan tinggi untuk permintaan properti di sekitar Jabodetabek.

Sesuai dengan target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp 2,1 triliun dan berhasil mencapai 53% dalam paruh pertama tahun ini, PANI akan terus mengejar target tahunan sampai menjelang akhir tahun nanti.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusumad dalam siaran pers (24/7) memberikan komentarnya mengenai perihal tersebut "PANI akan memegang komitmen kepada seluruh pemangku kepentingan dan menjalankan strategi usaha yang telah dirancang sedemikian rupa untuk sampai ke tujuan jangka menengah dan jangka panjang, paling tidak 5 tahun dari sekarang. Sebagai tonggak tahap awal, PANI telah berhasil mengakuisisi lahan sebesar 762 ha yang terletak strategis di PIK 2 di tahun 2022 dan terus mengusahakan target pra penjualan tahun 2023 bisa tercapai 100% di akhir tahun nanti.

Saya mendorong terus inovasi cemerlang untuk menciptakan pasar yang optimal di PIK2 dan profitabilitas yang sustain tanpa mengorbankan kepercayaan konsumen. Dengan upaya dan sumber daya kita bersama, saya berharap para pemegang saham dapat melihat pertumbuhan nilai kapitalisasi pasar yang berkelanjutan di setiap periode dan saya sangat optimis dengan prospek bisnis PANI ke depan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara umum. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham PANI | 10 Juli 2023

Analisis Saham PANI


Saham PANI berkonsolidasi sehat setelah mengalami technical correction dan saat ini kembali membentuk level support yang lebih tinggi (panah hitam). Koreksi yang terjadi cenderung membentuk pola bullish flag. Cermati level resisten fractal saham ini di 1630. Jika PANI mampu menembus level tersebut, PANI berpeluang bergerak naik menuju swing high sebelumnya level 1945 dengan target minor di level 1740. Pergerakan yang berada di atas rangkaian MA menunjukkan PANI berada dalam fase uptrend.

Trading plan: Trend following. Buy jika break 1630. Stoploss level 1530.

Disclaimer ON
Sumber: Galerisaham-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rencana Pratama Abadi Nusa (PANI) Masuk ke Bisnis Properti Tinggal Selangkah Lagi



Rencana PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) untuk berkecimpung di industri properti tinggal selangkah lagi. PANI akan melakukan aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue serta transaksi afiliasi untuk mewujudkan rencana tersebut.

Presiden Direktur PANI Prilli Budi Pasravita Soetantyo mengonfirmasi, pihaknya akan menggelar rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 13,12 miliar saham yang nominalnya sebesar Rp 100 per saham. Pihak PANI menargetkan pelaksanaan rights issue dan penyelesaiannya paling lambat pada kuartal III-2022.

Dana rights issue tersebut akan digunakan PANI untuk melakukan investasi dan pengembangan bisnis melalui pengambilalihan saham baru 51% perusahaan real estate, PT Bangun Kosambi Sukses (BKS). Nilai perkiraan akuisisi BKS oleh PANI adalah sebesar Rp 6,49 triliun.

“Dana akuisisi ini seluruhnya berasal dari hasil rights issue. Kami sudah punya standing buyer yaitu PT Multi Artha Pratama (MAP),” ujar dia dalam paparan publik insidentil, Senin (7/3).

Sekadar catatan, MAP merupakan pengembang properti yang berdiri pada 2002 dan menjadi bagian dari PT Agung Sedayu. Perusahaan ini menyediakan solusi bisnis dan one stop living dengan menyajikan kenyamanan dan kemudahan gaya hidup modern di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Saat ini, MAP  menjadi pengendali saham PANI dengan kepemilikan mencapai 80%.

Lebih lanjut, usai diakuisisi oleh PANI, BKS akan melakukan investasi melalui pengambilalihan saham baru pada perusahaan terafiliasi yakni PT Mega Andalan Sukses (MAS) dan PT Cahaya Gemilang Indah Cemerlang (CGIC) masing-masing dengan porsi 51%.

Dalam catatan Kontan, nilai akuisisi MAS oleh BKS diperkirakan sebanyak Rp 4,69 triliun, sedangkan akuisisi CGIC sebesar Rp 1,79 triliun.

Prilli menjelaskan, BKS, MAS, dan CGIC memiliki proyek properti yang meliputi perumahan, kavling, ruko, mal, gudang, club house, office park, hingga apartemen yang berada di PIK 2 dan PIK 2 extension, Tangerang, yang terintegrasi dengan kawasan PIK, Jakarta Utara.

Masuknya PANI ke sektor properti tak lepas dari prospek positif di sektor ini seiring masifnya proyek-proyek properti serta jumlah penduduk Indonesia yang besar dan banyak yang membutuhkan rumah. Pemerintah juga gencar menggelontorkan insentif di sektor properti pada masa pandemi seperti relaksasi PPN, DP nol persen, dan suku bunga kredit kepemilikan rumah yang rendah.

Investasi PANI di sektor properti juga sejalan dengan upaya perusahaan menciptakan sinergi bisnis yang optimal dengan MAP selaku pemegang saham utama emiten tersebut. PANI juga berpeluang memperoleh pendapatan tambahan dan meningkatkan profitabilitas dengan berkecimpung di industri properti.

Adapun pada tahun 2022, PANI menargetkan bisa meraup penjualan sebesar Rp 260 miliar. “Pendapatan dari sektor properti juga bisa mencapai angka yang serupa dengan target tersebut ketika proses akuisisi selesai,” tambah Prilli.

Asal tahu saja, sebelumnya PANI lebih dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri kemasan kaleng serta memiliki anak usaha yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan dan jasa pembukaan atau penyimpanan rantai pendingin (cold storage).

PANI melakukan kegiatan ekspor produk olahan perikanan ke berbagai negara, seperti Amerika Serikat (AS), Meksiko, Kolombia, Italia, Denmark, Spanyol, Turki, Prancis, Yunani, Swedia, Jerman, Portugal, Belgia, Siprus, Malaysia, Singapura, Australia, dan Selandia Baru.

Per kuartal III-2021, PANI mencetak kenaikan penjualan sebesar 41,39% (yoy) menjadi Rp 189,83 miliar. Di saat yang sama, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PANI melesat 812,70% (yoy) menjadi Rp 1,58 miliar.


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

BUTUH Rp6,49 TRILIUN UNTUK EKSPANSI, PANI SIAP GALANG PENDANAAN DI PASAR MODAL.



PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) berencana menggelar aksi korporasi di pasar modal melalui rights issue.

Dalam hajatannya nanti, emiten yang juga masuk dalam Agung Sedayu Group ini bakal menawarakn maksimal sebanyak 13,12 miliar saham baru atau setara 96,97%. Nilai nominal dari saham rights issue ini Rp100 setiap saham yang berasal dari portepel.

Adapun pelaksanaan aksi korporasi ini akan berjalan setelah mendapat restu pemodal dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 28 Maret 2022.

Di prospektus ringkas dijelaskan, dana hasil rights issue tersebut nantinya akan digunakan untuk mengakuisisi bisnis grup di bidang properti. Rights issue ini diantaranya bertujuan sebagai modal investasi dan pengembangan bisnis pada perusahaan real estat, sehingga perseroan akan memperoleh sumber pendapatan lainnya mendukung pertumbuhan pendapatan, profitabilitas dan prospek usaha ke depannya.

"Dana hasil penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) tersebut akan digunakan untuk berinvestasi dan ekspansi bisnis melalui pengambilalihan saham baru sebanyak 51% di perusahaan terafiliasi yang bergerak bidang usaha real estate yaitu PT Bangun Kosambi Sukses (BKS),"tulis Manajemen PANI dalam prospektus tersebut.

Mekanismenya, Perseroan akan menyerap sebanyak 104.082 lembar saham yang diterbitkan BKS senilai Rp6,499 triliun. Setelah itu usai menjadi anak usaha, BKS akan menyerap sebanyak 104.082 lembar saham atau 51% saham baru yang diterbitkan PT Mega Andalan Sukses senilai Rp4,699 triliun. Kemudian, BKS juga akan menyerap sebanyak 104.082 lembar saham atau setara 51% saham yang diterbitkan PT Cahaya Gemilang Indah Cemerlang senilai Rp1,799 triliun.

Patut diketahui, perusahaan - perusahaan tersebut bergerak dibidang properti maupun dimiliki oleh satu pemegang saham penerima manfaat terakhir, yakni Agung Sedayu. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Saham PANI | PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk. Perbesar Bisnis Tuna


Emiten produsen kemasan PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk. berencana memperbesar bisnis pemrosesan ikan tuna perseroan dengan menggunakan dana dari aksi penawaran saham perdana (initial public offering/IPO). Perseroan berencana mengoperasikan bisnis baru tersebut pada kuartal IV/2018.

Direktur Utama Pratama Nusa Industri Prilli BP Soetantyo menyampaikan dana hasil IPO yang sebesar Rp16,2 miliar tersebut akan digunakan perseroan untuk modal kerja dan menambah jenis dan volume produksi kaleng untuk dapat diserap oleh divisi bisnis seafood.

"Kami akan perbesar perusahaan kaleng kami yang in line dengan anak usaha kami pada bisnis seafood. Kami sedang kembangkan processing tuna untuk nantinya diambil [kebutuhan kaleng tuna yang sudah diproses] dari sana," jelas Prilli di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/9/2018).

Prilli menjelaskan selama ini perusahaan memproduksi kemasan kaleng yang berukuran besar, yaitu 17 kilogram yang digunakan untuk industri cat dan perekat, dengan kapasitas produksi sebesar 500.000 kaleng per tahun. Dengan adanya divisi baru tuna, perseroan akan memproduksi kaleng yang berukuran lebih kecil sehingga lebih mudah dipasarkan.

Adapun, divisi produksi kaleng tuna tersebut merupakan investasi baru perseroan. Selain menyasar pasar dalam negeri, perseroan juga mengapalkan produknya ke beberapa negara di Uni Eropa dan Amerika, dengan target porsi ekspor mencapai lebih dari 80% dari total penjualan.

Anak usaha perseroan yang bergerak di sektor pengolahan hasil perikanan dan jasa penyimpanan kamar pendingin yaitu PT Windu Blambangan Sejati yang berbasis di Banyuwangi.

Perusahaan memproduksi berbagai macam produk perikanan seperti frozen shrimp dan frozen octopus yang diekspor ke AS, Panama, Meksiko, Jerman, Italia, Prancis, Belgia, Yunani, Selandia Baru, Filipina, Turki, dan beberapa negara lain.

Perseroan menganggarkan Rp1 miliar untuk penambahan mesin-mesin pemrosesan tuna, dan merogoh sekitar Rp2 miliar untuk memproduksi kaleng berukuran kecil. Sebelum IPO, perseroan mengalokasikan dana belanja modal yang berasal dari perbankan.

Adapun, emiten dengan sandi PANI tersebut baru saja melepaskan 150 juta saham dengan harga penawaran Rp108 sehingga perseroan mengantongi dana sebesar Rp16,2 miliar. Pada masa penawaran umum, 715 investor melakukan pemesanan saham.

Dari total pemesanan tersebut, sekitar 2 miliar saham merupakan permintaan yang berasal dari pooling allotment sehingga kelebihan permintaan saham perseroan tercatat mencapai 1.300 kali, atau secara keseluruhan terjadi oversubscribed sebanyak 14 kali dari total pelepasan IPO.

Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan perseroan, Pratama Abadi Nusa Industri sebelumnya dimiliki oleh Hendra Hasan Kustardjo sebesar 42,31%, Fredyanto Oetomo sebesar 38,46%, dan Direktur Utamanya yaitu Prilli BP Soetantyo sebesar 19,23%.

Setelah IPO, komposisi masing-masing pemegang saham tersebut menjadi 26,82%, 24,39%, 12,2%, dan sisanya sebesar 36,59% dipegang oleh publik.
http://market.bisnis.com/read/20180918/192/839457/pratama-abadi-nusa-industri-pani-gunakan-dana-ipo-untuk-perbesar-bisnis-tuna

IPO PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI)


Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Investment Information Team

IPO  PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI)

Pada hari ini (18/09/2018), PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) mencatatkan sahamnya di lantai bursa untuk pertama kalinya dengan PT Investindo Nusantara Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Pratama Abadi bergerak di bisnis seafood packaging dan processing dengan dua lokasi pabrik di Tangerang, Banten dan Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga akhir 2017, aset perusahaan sudah mencapai Rp 50 miliar.

Hingga tahun 2018, perusahaan sudah mengekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa. Kapasitas ekspor perusahaan baru mencapai 10 kontainer per bulan, dan akan ditingkatkan menjadi 13-15 kontainer perbulan setelah IPO ini.

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 150 Juta lembar saham baru atau sekitar 36% dari modal ditempatkan dan disetor, sedangkan harga penawaran Rp 108 per saham.

Pada IPO ini PANI dapat mengantongi dana sebesar Rp 16,2 miliar.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari IPO saham ini 100% digunakan untuk ekspansi.