PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMAR) telah menyiapkan dana untuk pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2020 Seri B.
PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMAR) Siapkan Dana Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMAR) telah menyiapkan dana untuk pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2020 Seri B.
Rekomendasi Saham MYOR dan SMAR oleh Phillip Capital | 26 Januari 2023
Phillip Capital
MYOR
SMAR
PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) Siapkan Rp477 Miliar Melunasi Utang Pokok Obligasi
Pefindo Tetapkan Peringkat Obligasi SMAR Di "Idaa-"
PEFINDO menetapkan peringkat "idAA-" untuk Obligasi Berkelanjutan IV yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) dengan nilai sebesarbesarnya mencapai Rp6 triliun, termasuk penerbitan Tahap I sebesar Rp1,5 triliun.
Dana dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk membiayai kembali utang Perusahaan.
Pada saat yang sama, PEFINDO juga menegaskan peringkat "idAA-" untuk SMAR dan Obligasi Berkelanjutan II dan Obligasi Berkelanjutan III. Prospek untuk peringkat Perusahaan adalah "stabil".
Peringkat perusahaan mencerminkan model bisnis SMAR yang terintegrasi dengan profil perkebunan yang baik, segmen dan wilayah usaha yang terdiversifikasi, dan permintaan minyak sawit domestik dan global yang tinggi yang mengarah kepada proteksi arus kas yang kuat.
Peringkat dibatasi oleh kebutuhan modal kerja yang tinggi, ketergantungan yang tinggi pada pasokan bahan baku eksternal, dan paparan terhadap fluktuasi harga komoditas global dan perubahan iklim.
Peringkat dapat dinaikkan jika SMAR secara konsisten melampaui target pendapatan dan EBITDA dan menjaga struktur permodalannya yang konservatif. Perusahaan juga harus mengelola kebutuhan modal kerjanya secara efisien untuk mengurangi pinjaman modal kerjanya.
Peringkat dapat diturunkan jika Perusahaan memiliki utang yang jauh lebih tinggi, tanpa dikompensasi oleh profil bisnis yang semakin kuat.
EBITDA yang jauh lebih rendah dari yang diharapkan di tengah saldo utang yang tinggi dan/atau kebutuhan modal kerja yang tetap tinggi yang dibiayai oleh pinjaman juga dapat memicu penurunan peringkat.
SMAR adalah perusahaan perkebunan kelapa sawit terintegrasi yang beroperasi di segmen hulu dan hilir industri kelapa sawit.
Areal perkebunannya terletak di Sumatera dan Kalimantandengan total area perkebunan (termasuk plasma) sebesar 137,109 hektar (ha) ditahun 2021.
Kegiatan hilirnya meliputi penyulingan minyak sawit dengan total kapasitas tahunan sekitar 2,88 juta ton yang memproduksi produk olahan seperti olein dan stearin dan produk turunan lainnya serta pabrik biodiesel dan oleokimia. Perusahaan ini tercatat di Bursa Efek Indonesia, dimana pada tanggal 31 Desember 2021, 92,4% sahamnya dimiliki oleh PT Purimas Sasmita, sebuah perusahaan induk yang pada akhirnya dimiliki oleh Golden Agri Resources Ltd, sementara sisa sahamnya dimiliki oleh publik. (end)
Sumber: iqplus
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online.
Obligasi Sinar Mas Agro (SMAR) raih peringkat idA+
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idA+ untuk Obligasi Berkelanjutan II/2021 Tahap III Seri A PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) senilai Rp 255 miliar yang akan jatuh tempo pada 1 Maret 2022.
Pefindo menyebut, bahwa perusahaan akan melakukan pembayaran atas obligasi yang akan jatuh tempo dengan menggunakan dana internal seperti tercatat posisi kas dan setara kas sebesar Rp 2,3 triliun pada akhir September 2021.
"Efek utang dengan peringkat idA mengindikasikan bahwa kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan Obligor lainnya di Indonesia, adalah kuat," terang Pefindo, dalam keterangan resmi, Senin (29/11).
Walaupun demikian, Pefindo menilai kemampuan obligor mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi, dibandingkan dengan efek utang yang peringkat lebih tinggi.
"Adapun tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan," jelas Pefindo.
Sinar Mas Agro merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit terintegrasi, yang memiliki operasional di segmen hulu dan hilir dari industri kelapa sawit. Areal perkebunan perusahaan berlokasi di Sumatera dan Kalimantan dengan total luas tanam termasuk plasma sekitar 137.004 hektare (ha).
Kegiatan hilir termasuk pengolahan minyak kelapa sawit dengan total kapasitas tahunan sekitar 2,88 juta ton yang memproduksi produk olahan seperti olein dan stearine. Kedepannya, perusahaan akan mempunyai fasilitas produksi pengolahan biodiesel dan oleokimia.
Perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan PT Purimas Sasmita sebagai pemilik terbesar memegang 92,4% kepemilikan. PT Purimas Sasmita adalah holding company yang dimiliki oleh Golden Agri Resources Ltd. Sebagian lain dari saham SMAR dimiliki oleh publik.
sumber : kontan
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
PEFINDO BERIKAN PERINGKAT "idA+" UNTUK RENCANA OBLIGASI BERKELANJUTAN III SMAR
PEFINDO menetapkan peringkat "idA+" untuk rencana Obligasi Berkelanjutan III Tahun 2021 PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) dengan nilai maksimum IDR5 triliun, termasuk rencana penerbitan Tahap I Tahun 2021 sebesar IDR1,5 triliun.
Hasil obligasi akan sepenuhnya digunakan untuk membiayai kembali pinjaman yang ada. Pada saat yang sama, PEFINDO juga menegaskan peringkat "idA+" untuk SMAR dan Obligasi Berkelanjutan II. Prospek untuk peringkat Perusahaan adalah "stabil".
Obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan obligor dengan peringkat lebih tinggi. Tanda Tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.
Peringkat mencerminkan bisnis model Perusahaan yang terintegrasi dengan profil perkebunan yang baik, segmen bisnis dan area yang terdiversifikasi dengan baik, dan permintaan domestik yang kuat untuk minyak kelapa sawit. Peringkat tersebut dibatasi oleh struktur permodalan yang agresif dengan kebutuhan modal kerja yang tinggi, ketergantungan terhadap pasokan bahan baku dari pihak eksternal, dan eksposur terhadap fluktuasi harga komoditas global dan cuaca yang tidak menguntungkan.
Peringkat dapat dinaikkan jika SMAR secara konsisten melampaui EBITDA yang ditargetkan dan secara signifikan memperbaiki struktur permodalan Perusahaan. SMAR juga harus secara efisien mengelola kebutuhan modal kerjanya sehingga dapat menurunkan utang modal kerja Perusahaan. Namun, peringkat dapat diturunkan jika Perusahaan menarik utang yang lebih tinggi tanpa dikompensasi dengan peningkatan profil bisnis. Pencapaian EBITDA yang secara signifikan lebih rendah dari yang diproyeksikan di tengah tingkat utang yang tinggi dan/atau kebutuhan modal kerja yang tinggi secara terus menerus juga dapat memicu penurunan peringkat Perusahaan.
SMAR adalah sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit terintegrasi, yang memiliki operasional di segmen hulu dan hilir dari industri kelapa sawit. Areal perkebunan Perusahaan berlokasi di Sumatera dan Kalimantan dengan total luas tanam (termasuk plasma) sekitar 137.512 hektar (ha). Kegiatan hilir Perusahaan termasuk pengolahan minyak kelapa sawit dengan total kapasitas tahunan sekitar 2,88 juta ton yang memproduksi produk olahan seperti olein dan stearine.
Kedepannya, perusahaan akan mempunyai fasilitas produksi pengolahan biodiesel dan oleokimia. Perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan PT Purimas Sasmita sebagai pemilik terbesar memegang 92,4% kepemilikan. PT Purimas Sasmita adalah holding company yang dimiliki oleh Golden Agri Resources Ltd. Sebagian lain dari saham SMAR dimiliki oleh publik.(end)
Sumber: IQPLUS
Banyak Tantangan Untuk Emiten Perkebunan | SMAR, SGRO, DSNG, AALI
Analisa Saham ASSA, SMAR dan PADI | 29 Maret 2018
Analisa Saham ASSA, SMAR dan PADI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 68,51 poin atau 1,10% ke level 6.140,84 pada perdagangan hari ini, Rabu (28/3). Total, 252 saham berakhir melemah.Berikut rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis, yang bisa jadi pertimbangan untuk perdagangan besok, Kamis (29/3)
1. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
Achmad Yaki, analis BCA Sekuritas menjelaskan, muncul inverted hammer candle dengan Klinger Oscillator (KO) yang berpotensi Golden Cross (GC). Indikator Stochastic bergerak naik diikuti kenaikan volume perdagangan ASSA, namun RSI melemah. Jika mampu break resistance 284, potensi selanjutnya ke 304-324.Rekomendasi: Sell on Strength
Support: 258
Resistance 284
2. PT Smart Tbk (SMAR)
Analis Bina Artha Sekuritas M. Nafan Aji melihat pola long white marubozu candle yang menunjukkan adanya potensi bullish berlanjut pada pergerakan harga saham SMAR. Namun, indikator stochastic dan RSI sudah menunjukkan jenuh beli atau overbought.Rekomendasi: Hold
Support: 3890
Resistance: 4400
3. PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI)
Parningotan Julio, analis Yuanta Sekuritas menyebut harga PADI saat ini berada di atas MA-10 serta MA-20. Indikator MACD membentuk pola golden cross. Juga Stochastic membentuk golden cross di oversold area. White long candle yang diiringi oleh lonjakan volume hingga di atas rata-rata 1 bulan memberikan gambaran minat beli yang kuat.Rekomendasi: Speculative buy.
Support: 525
Resistance: 620
Source:
Kontan
%20Logo.png)




