Tampilkan postingan dengan label Saham ULTJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham ULTJ. Tampilkan semua postingan

Pefindo Tetapkan Peringkat idAA Untuk Ultrajaya Milk Industry (ULTJ)


PEFINDO menetapkan peringkat idAA untuk PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) dan Medium-Term Notes (MTN) ULTJ tahun 2020 Seri C.

Prospek untuk peringkat Perusahaan adalah stabil. Perusahaan berencana untuk melunasi MTN tahun 2022 Seri C senilai Rp600 miliar yang akan jatuh tempo pada 17 November 2023 menggunakan dana internal. Per 30 Juni 2023 ULTJ mencatat kas dan setara kas senilai Rp2,49 triliun dan penempatan di surat berharga sebesar Rp100,5 miliar.

Peringkat mencerminkan posisi pasar ULTJ yang sangat kuat, profil keuangan yang sangat kuat, dan produk yang terdiversifikasi dengan baik. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh eksposur Perusahaan terhadap fluktuasi biaya bahan baku dan persaingan yang ketat pada industri. Peringkat tersebut dapat dinaikkan jika ULTJ secara signifikan memperkuat posisi bisnisnya melalui dominasi pasar dan diversifikasi produk yang semakin baik. Hal ini harus disertai dengan peningkatan profitabilitas yang berkelanjutan dengan tetap mempertahankan struktur permodalan yang konservatif.

Kami dapat menurunkan peringkat jika terjadi pelemahan kinerja bisnis Perusahaan, atau proteksi arus kas yang melemah sebagai akibat dari perubahan signifikan dalam biaya operasional atau tingkat utang untuk pembiayaan belanja modal yang lebih tinggi dari yang diproyeksikan.

ULTJ didirikan pada tahun 1971 sebagai produsen minuman cair ultra high temperature (UHT) khususnya susu dan teh. ULTJ saat ini didukung oleh tiga fasilitas produksi yang berlokasi di Padalarang, Bandung, Jawa Barat. Produk Perusahaan dikategorikan ke dalam produk UHT, Susu Kental Manis (SCM), dan susu bubuk bernutrisi (SPD).

Pada tanggal 30 Juni 2023 pemegang saham ULTJ terdiri dari Sabana Prawirawidjaja (44,90%), PT Prawirawidjaja Prakarsa (21,40%), Samudera Prawirawidjaja (3,25%), Suhendra Prawirawidjaja (1,00%), masyarakat (19,45%), dan saham treasuri (10,00%). (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ULTJ dan BTPN oleh Phillip Capital | 9 Agustus 2023


Phillip Capital

9 Agustus 2023

Technical Recommendations

ULTJ

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 1,895
Target Price 1 : 2,010
Target Price 2 : 2,060
Stop Loss : 1,775

BTPN

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 2,740
Target Price 1 : 2,850
Target Price 2 : 2,900
Stop Loss : 2,650
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ULTJ, NISP dan ELSA oleh Indo Premier Sekuritas | 8 Agustus 2023


Indo Premier Sekuritas

8 Agustus 2023

IHSG diprediksi akan menguat dengan support di level 6,860 dan resistance di level 6,920.

Saham ULTJ (Buy - Swing)

PT Ultra Milk Industry Tbk

Current Price : 1.915 
Entry : 1.915 
Target : 2110 (+10,17%) 
Stop Loss : < 1825 (-4,69%) 
Risk to Reward Ratio = 1 : 2,17 

Saham NISP (Buy - Swing)

PT Bank OCBC NISP Tbk

Current Price : 1.260 
Entry : 1.260 
Target Price : 1.490 (+18,25%) 
Stop Loss : < 1185 (-5,95%) 
Risk to Reward Ratio = 1 : 3,07

Saham ELSA (Buy - Swing)

PT Elnusa Tbk

Current Price : 406 
Entry : 406 
Target : 470 (+15,76%) 
Stop Loss : < 388 (-4,43%) 
Risk to Reward Ratio = 1 : 3,56
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ULTJ dan PWON oleh HP Sekuritas | 8 Agustus 2023


HP Sekuritas

8 Agustus 2023

Saham ULTJ

Trend: Uptrend
Indicator(s): BB25(biru), OBV, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini membentuk bullish maurbozu candle dan mendekati Dynamic resistance MA25 (oranye) @ 1935.
Volume baru-baru ini di atas rata-rata yang mengkonfirmasikan volatilitas meningkat.
Entry level di Dynamic resistance area MA25(oranye) @ 1935-1940. Target Price di Dynamic resistance area upper BB25 (biru) @ 2060-2080 dan resistance area @ 2120-2140. Stoploss di support area @ 1840-1830.
Rekomendasi
Buy On Break, Entry Level: 1935-1940; Target: 2060-2080 / 2120-2140; Stoploss: 1840-1830;

Saham PWON

Trend: Uptrend
Indicator(s): BB25(biru), OBV, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini menguat dan mencapai Dynamic resistance MA25(oranye) @ 488.
OBV stagnan mengindikasikan bahwa net volume netral.
Entry level di Dynamic resistance area MA25(oranye) @ 488-490. Target Price di resistance area @ 525-530 dan @ 555-560. Stoploss di support area @ 466-464.
Rekomendasi
Buy, Entry Level: 488-490; Target: 525-530 / 555-560; Stoploss: 466-464;
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham AALI, ULTJ, SMRA dan PGAS oleh Indo Premier Sekuritas | 11 Juli 2023


Indo Premier Sekuritas

11 Juli 2023

IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.760 kemudian 6.790 dengan support di level 6.700 dan 6.670.
AALI (Buy): Target kenaikan harga pada level 7.950 kemudian 8.050 dengan support di level 7.750 cut loss jika break 7.650.
ULTJ (Buy): Target kenaikan harga pada level 1.930 kemudian 1.960 dengan support di level 1.870 cut loss jika brek 1.840.
SMRA (Buy):  Target kenaikan harga pada level 710 kemudian 720 dengan support di level 690 cut loss jika brek 680.
PGAS ( Buy on Weakness): Target harga beli pada level 1.335 dengan resist di level 1.365 kemudian 1.380, cut loss jika break 1.320.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cg55y-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham HMSP dan ULTJ oleh HP Financials | 27 Juni 2023


HP Financials

27 Juni 2023

Saham HMSP

Trend: Sideways (major);
Indicator(s): MA25 (biru) & MA100 (merah), MACD
Potential:
Saat ini menguat dan rebound dari support @ 930.
MACD line crossing ke bawah signal line di bawah zero line.
Entry level di support area @ 925-930. Target Price di Dynamic resistance area MA25(biru) @ 980-990 dan Dynamic resistance MA100(merah) @ 1040-1050. Stoploss di support area @ 890-880.
Rekomendasi
Buy on Weakness; Entry Level : 925-930; Target : 980-990 / 1040-1050; Stoploss : 890-880

Saham ULTJ

Trend: Uptrend;
Pattern(s): Continuation Flag Pattern;
Indicator(s): MA25 (biru) & MA100 (merah), MACD
Potential:
Saat ini menguat setelah breakout dari continuation flag pattern
MACD line sudah crossing ke atas signal line di atas zero line
Entry level di support area @ 1810-1815. Target Price di resistance area @ 2010-2030.
Stoploss di continuation flag pattern support area @ 1740-1730.
Rekomendasi
Buy on Weakness; Entry Level : 1810-1815; Target : 2010-2030; Stoploss : 1740-1730
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Ultra Jaya (ULTJ) Bakal Bagikan Dividen Tunai Rp30 Per Saham


PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ)
telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUSPT) pada tanggal 19 Juni 2023.

Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 8.701.628.377 saham atau 83,68% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.

Corporate Secretary ULTJ, Pahala Sihotang menuturkan, Rapat menerima dan menyetujui Perseroan untuk menggunakan Laba Bersih tahun buku 2022. Sebagian keuntungan, akan diberikan kepada pemegang saham perseroan dalam bentuk dividen tunai yakni sebesar Rp 30 per saham.

"Karena pada saat ini jumlah saham yang sudah ditempatkan yang berhak untuk mendapatkan dividen adalah 10.398.175.200 saham, maka total dividen adalah kurang lebih sebesar Rp311,95 miliar atau kira-kira 32% dari laba 2022," katanya.

Kemudian, Perseroan menanamkan kembali sisanya kurang lebih sebesar Rp653 miliar sebagai Saldo Laba Yang Belum Ditentukan Penggunaannya.

Sebagai informasi, dividen akan dibayarkan kepada Pemegang Saham Perseroan yang pada tanggal 30 Juni 2023, jam 16.00 WIB, namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan. Adapun Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada tanggal 27 Juni 2023, Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 28 Juni 2023. Kemudian, Cum Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai pada tanggal 30 Juni 2023, Ex Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai pada tanggal 03 Juli 2023 Recording Date yang berhak atas Dividen tanggal 30 Juni 2023. Pembayaran Dividen rencananya akan direalisasikan pada tanggal 21 Juli 2023. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ULTJ dan ANTM oleh Phillip Capital | 13 Februari 2023


Phillip Capital

13 Februari 2023

Technical Recommendations

ULTJ

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bearish
Trade Buy : 1490
Target Price 1 : 1535
Target Price 2 : 1560
Stop Loss : 1445

ANTM

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trade Buy : 2220
Target Price 1 : 2340
Target Price 2 : 2420
Stop Loss : 2100
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Ini Lima Strategi Bisnis Ultrajaya (ULTJ) Ke Depan

PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ) mempersiapkan lima strategi pengembangan bisnis kedepan untuk terus memperbaiki kinerjanya. Sebagai gambaran, performa ULTJ memang mengalami penurunan hingga  triwulan III 2022 dimana laba periode itu terkoreksi jadi sebesar Rp834,68 miliar turun 8,31 persen dibanding laba ULTJ pada periode sama tahun sebelumnya, yang sebesar Rp910,38 miliar.


Corporate Secretary ULTJ, Pahala Sihotang, mengatakan strategi pertama adalah mengoptimalkan platform distribusi perseroan, memastikan secara optimal ketersediaan nasional. "Kedua adalah meningkatkan kapasitas produksi dan gudang," kata Pahala dalam pengumuman di situs BEI, Rabu (14/12).

Strategi ketiga adalah fokus yang berkelanjutan dalam pengembangan produk baru. Strategi keempat adalah ekspansi operasional peternakan produk susu untuk menjamin sumber pasokan. "Strategi kelima adalah investasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi operasi," ujar Pahala.

Mengacu data public expose ULTJ, laba bersih perseroan mencapai Rp835,82 miliar per kuartal III-2022. Menurun dibandingkan per kuartal III-2021 yang mencapai Rp914,15 miliar.

Sementara laba kotor perseroan mencapai Rp1,85 triliun per kuartal III-2022. Meningkat dibandingkan per kuartal III-2021 yang mencapai Rp1,69 triliun.

Pendapatan ULTJ juga meningkat dari Rp4,79 triliun per kuartal III-2021 menjadi Rp5,67 triliun per kuartal III-2022.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham ULTJ | 15 Desember 2022

Analisa Saham ULTJ


Saham ULTJ, secara teknikal membentuk pola menyerupai double bottom, posisi harga penutupan pada perdagangan tanggal 14 Desember 2022 berada pada neckline pola di harga 1450, dengan harga penutupan pada 1455 maka sebenarnya sudah bisa dikatakan bahwa pola ini telah terkonfirmasi.

Namun karena baru berbeda 1 tick harga saja, maka kami memproyeksikan akan terjadinya fase retest, untuk mengetahui mampukah resistance yang sudah ditembus ini, menjadi support baru. Oleh karena itu, bukan hal yang aneh jika setelah ini terjadi pergerakan mixed di area 1435 – 1455, dan ini masih pergerakan yang wajar tanpa perlu mengasumsikan bahwa pola telah gagal. Pola ini sendiri baru akan gagal jika ULTJ menurun di bawah 1345.

Mempertimbangkan hal tersebut, kami merekomendasikan buy ULTJ dengan area beli pada kisaran pergerakan mixed 1435 – 1455, TP 1510 – 1600, dan stop loss jika menurun di bawah 1345.

Perlu diingat bahwa saham ULTJ pada dasarnya bukanlah saham yang bervolatilitas tinggi sehingga untuk bisa trading di saham ini harus benar-benar memperhatikan momentum. Bukan tidak mungkin saham ini bergerak lamban kembali setelah rilis artikel ini.
Sumber: wh-project-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham EMTK, MAPI, ULTJ dan WEHA oleh PANIN SEKURITAS | 18 April 2022



INVESTASI KONTAN
18 APRIL 2022




Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (14/4) pekan lalu, setelah mengalami koreksi 27,24 poin atau 0,38%. Meski begitu, IHSG masih mampu bertahan di atas level 7.200, yakni berada di posisi 7.235,53.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengingatkan bahwa pergerakan konsolidasi di area rekor tertinggi (all time high) merupakan hal yang wajar dan sudah sering terjadi sebelumnya. William melihat IHSG masih ditopang oleh aksi beli bersih (net buy) investor asing.

Untuk perdagangan Senin (18/4) ini, William memandang IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam rentang 7.150 sampai dengan 7.300. "Level 7.300 masih menjadi target pergerakan sepekan ke depan," ujar William kepada Kontan.co.id, Minggu (17/4).


Adapun saham rekomendasi William pada hari adalah sebagai berikut:


1. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)

Chart Pattern: Membentuk pola long legged hammer indikasi daya beli yang besar dan membuka peluang rebound.

Rekomendasi: Buy Rp 2.700 sampai dengan Rp 2.740, TP Rp 2.900 sampai dengan Rp 3.000, stop loss < Rp 2.400.

Support: Rp 2.540; Rp 2.400.

Resistance: Rp 2.840; Rp 2.900.


2. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

Demand Zone: Menguat meninggalkan demand zone pada area Rp 795 sampai dengan Rp 880.

Rekomendasi: Buy and hold selama harga mampu bertahan di atas demand zone, TP Rp 920 sampai dengan Rp 1.010.

Support: Rp 880; Rp 795.

Resistance: Rp 920; Rp 1.010; Rp 1.055.


3. PT Ultra Jaya Milk Tbk (ULTJ)

Demand Zone: Membentuk demand zone pada area Rp 1.470 sampai dengan Rp 1.510.

Rekomendasi: Buy and hold selama harga bertahan di atas Rp 1.470, TP Rp 1.510 sampai dengan Rp 1.600.

Support: Rp 1.470.

Resistance: Rp 1.510; Rp 1.565; Rp 1.600.


4. PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA)

Trend Following: Menguat secara solid di atas garis trend line dengan support pada Rp 194.

Rekomendasi: Buy Rp 197 sampi dengan Rp 199, TP Rp 212 sampai dengan Rp 228, stop loss < Rp 194.

Support: Rp 194; Rp 194.

Resistance: Rp 200; Rp 212; Rp 228.


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

ULTRA JAYA RAIH LABA Rp403,54 MILIAR HINGGA MARET 2021


PT Ultrajaya Milk Industries Tbk (ULTJ) mencatat laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp403,54 miliar hingga periode 31 Maret 2021 turun tipis dari laba Rp435,76 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, penjualan diraih sebesar Rp1,52 triliun turun dari penjualan Rp1,61 triliun tahun sebelumnya.

Laba bruto diraih sebesar Rp545,70 miliar turun dari laba bruto Rp630,19 miliar.

Sedangkan laba dari usaha tercatat sebesar Rp533,80 miliar turun dari laba usaha Rp565,76 miliar.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp509,66 miliar turun dari laba sebelum pajak Rp593,88 miliar.

Total aset perseroan hingga periode 31 Maret 2021 mencapai Rp9,13 triliun naik dari total aset Rp8,75 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end)

Sumber: IQPLUS

LABA ULTRA JAYA CAPAI Rp1,10 TRILIUN HINGGA DESEMBER 2020


PT Ultra Jaya Tbk (ULTJ) mencatat laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp1,10 triliun naik tipis dari laba Rp1,03 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, penjualan turun menjadi Rp5,97 triliun dari Rp6,22 triliun.

Sementara laba bruto turun menjadi Rp2,23 triliun dari laba bruto Rp2,34 triliun tahun sebelumnya.

Penurunan beban usaha menjadi Rp864,26 miliar dari Rp1,08 triliun membuat laba usaha naik menjadi Rp1,36 triliun dari laba usaha Rp1,26 triliun.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp1,42 triliun naik dari laba sebelum pajak Rp1,38 triliun.

Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 mencapai Rp8,75 triliun naik dari total aset Rp6,60 triliun hingga periode 31 Desember 2019.(end)

Sumber: IQPLUS

Analisa Saham ULTJ, ERAA dan BMRI

PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ)

Muncul pola dragonlfy doji candle dengan RSI menguat. Namun, volume perdagangan menurun dan indikator MA5 berpotensi membentuk pola death cross.
Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 1.475
Resistance: Rp 1.560
Achmad Yaki, BCA Sekuritas

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

Indikator stochastic berada di level 80. MACD bergerak sideways di area bawah. Candle mendekati garis atas bolinger band.
Rekomendasi: Hold
Support: Rp 1.900
Resistance: Rp 2.300
Kiswoyo Adi Joe, Narada Asset Management

PT Bank Mandiri  Tbk (BMRI)

Harga pergerakan minor cenderung dalam tren sideways. Harga ditutup candle bullish dan bertahan di atas support 7.300. Indikator stochastic di area netral dengan volume turun.
Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 7.275
Resistance: Rp 7.550
Sukarno Alatas, Oso Sekuritas


Saham ULTJ | Permintaan Susu UHT Topang Kinerja Ultra Jaya


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 9,2% year on year (yoy) menjadi Rp 1,42 triliun di kuartal-I 2019. Pencapaian ini dipicu oleh derasnya permintaan konsumen atas produk ULTJ.

"Memang pasar susu ultra high temperature (UHT) mulai kelihatan naik sejak awal tahun," sebut Muhammad Muthassawar, General Manager Public Relations ULTJ kepada KONTAN, Minggu (5/5). Menurut pria yang biasa disapa Azwar ini, tingkat konsumsi susu di Indonesia masih kalah jauh ketimbang negara ASEAN lainnya. Sehingga kenaikan dengan persentase kecil saja akan berdampak besar terhadap penambahan produksi susu di Tanah Air. Prospek pasar susu UHT di pasar dalam negeri juga masih potensial mengingat bonus demografi yang dinikmati oleh Indonesia.

Mengulik laporan keuangan kuartal-I 2019, Ultra Jaya membukukan penjualan lokal yang mendominasi hampir 99% pendapatan. Dari sini, penjualan kotor segmen minuman tercatat senilai Rp 1,53 triliun (belum dikurangi pajak pertambahan nilai). Jumlah itu tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,38 triliun.

Azwar menyebutkan, dorongan pertumbuhan permintaan di tingkat lokal juga disebabkan penambahan portofolio produk Ultra Jaya pada akhir tahun lalu. "Varian baru Ultra Milk dan Teh Kotak mulai ditingkatkan distribusinya sejak diluncurkan pada tahun lalu," ungkap dia.

ULTJ mengklaim, produk di segmen susu UHT mampu menjadi market leader dengan perolehan pangsa pasar sebesar 42%. Sedangkan kategori teh ready to drink kemasan karton, Ultra Jaya juga menjadi pemimpin pasar dengan perolehan market share 71% di pasar domestik.

Oleh sebab itu, hingga akhir tahun ini, ULTJ masih optimistis dengan target pertumbuhan 10%-15% masing-masing untuk pendapatan dan laba. Azwar bilang, target tersebut belum berubah. Artinya dengan pendapatan sepanjang 2018 senilai Rp 5,4 triliun, maka tahun ini pendapatan bersih ULTJ diproyeksikan berkisar Rp 5,94 triliun hingga Rp 6,21 triliun.

Sebelumnya dikabarkan Ultra Jaya tengah mengembangkan proyek peternakan sapi perah milik PT Ultra Sumatera Dairy Farm (USDF) di Berastagi, Sumatra Utara, anak usaha yang 69% sahamnya dimiliki ULTJ. Mengenai perkembangannya, Azwar menyebutkan, mereka tengah menunggu kedatangan sapi perah untuk melengkapi rencana tersebut. Jika tak ada aral melintang, diperkirakan akhir tahun ini atau paling lambat awal tahun depan peternakan siap beroperasi.

Untuk tahap pertama, peternakan akan memiliki 2.000 ekor sapi perah, dengan rencana jangka panjang mencapai 6.000 ekor sapi perah. Pengembangan peternakan ditujukan sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan bahan baku ULTJ. Kini fokus ULTJ sepanjang awal tahun ini adalah mengamankan pasokan barang seiring peningkatan permintaan. "Kami hanya terus mengamankan stok untuk kebutuhan puasa dan Lebaran," terang Azwar.

Saham ULTJ | LABA ULTRAJAYA TURUN TIPIS JADI Rp697,78 MILIAR


IQPlus, (01/04) - PT Ultrajaya Milk Industries Tbk (ULTJ) alami penurunan laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 1,46% hingga periode 31 Desember 2018 menjadi Rp697,78 miliar dari laba Rp708,19 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, penjualan meningkat menjadi Rp5,47 triliun dari penjualan Rp4,88 triliun dan laba bruto naik menjadi Rp1,96 triliun dari laba bruto Rp1,84 triliun.

Sementara beban usaha naik menjadi Rp1,06 triliun dari Rp867,33 miliar dan laba usaha turun menjadi Rp892,56 miliar dari laba usaha Rp968,29 miliar.Laba sebelum pajak turun menjadi Rp949,02 miliar dari laba sebelum pajak Rp1,03 triliun tahun sebelumnya.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp5,55 triliun hingga periode yang berakhir 31 Desember 2018 naik dari jumlah aset Rp5,17 triliun yang tercatat hingga 31 Desember 2017. (end)

Analisa Saham CPIN, ULTJ, SMRA dan MYOR | 3 Januari 2018

CPIN menguji resistance Darvas Box sebelum melanjutkan penguatannya. Resistance ini ada dalam area 77250 s/d 7300.
Rekomendasi: buy on breakout 7250, TP 7500 s/d 7700, stop loss <6300 .="" p="">
ULTJ membentuk pola bullish three white soldiers. Pola ini mengindikasikan penguatan lanjutan.
Rekomendasi: buy 1270 s/d 1300, TP 1400, stop loss <1200 .="" p="">
SMRA membentuk pola hammer yang mengindikasikan reboound. Pada perdagangan kemarin juga mengalami akumulasi cukup besar sehingga rebound ini didukung.
Rekomendasi: buy 800, TP 850 s/d 900 (swing), stop loss <700 .="" p="">
MYOR menguji support area pada 2600. Peluang untuk beli melihat tren yang sudah terbentuk adalah uptrend.
Rekomendasi: buy 2600, TP 2660 s/d 3000 (swing), stop loss <2500 .="" p="">

Analisa Fundamental Saham ULTJ | 28 September 2018


PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ) terus berupaya untuk mengembangkan bisnis konsumer.

Muhammad Muthassawar, General Manager Public Relations ULTJ menyatakan bahwa ULTJ pada semester I tahun ini sudah meluncurkan tiga produk baru yaitu Susu Ultra Rasa Karamel, Susu Ultra Rasa Taro serta Teh Kotak Rasa Lemon.

Azwar juga bilang pihaknya belum merasa khawatir sebab secara keuangan, ULTJ tergolong stabil. "Kami tidak punya utang dalam mata uang asing kecuali utang dagang yang jangka waktunya pendek dan jumlahnya relatif kecil," paparnya, Selasa (25/9).

Mengenai belanja modal di 2018, Azwar mengungkapakan bahwa setiap tahun capital expenditure (capex) Ultra Jaya berkisar antara US$ 10 juta-US$ 15 juta. "Sebagian digunakan untuk berbagai keperluan sesuai yang direncanakan, bisa penambahan kapasitas mesin, perluasan pabrik, bangunan kantor, perluasan usaha dan lainnya," ungkapnya.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, bahwa rencana ULTJ merilis produk baru dalam hal ini tidak menjanjikan pasti akan jadi memperbaiki kinerja keuangan di akhir tahun nanti. "Justru saya kira akan menambah beban dari sisi periklanan dan kebutuhan promosi untuk memperkenalkan produk baru. Tapi karena rasio utangnya bagus, jadi jika beban bertambah nanti, kemungkinan hanya berlaku sementara saja," kata William hari ini.

Mengenai dampak pelemahan rupiah, ia juga bilang ULTJ tidak terlalu berdampak. "Kalau terpengaruh, minimal akan ada perubahan seperti harga produknya dinaikkan," tambahnyan

William melanjutkan bahwa untuk ke depan, tantangan bagi ULTJ adalah harus membuat produk yang bisa diterima dan direspons baik oleh masyarakat supaya daya saingnya lebih kuat dibanding emiten sejenis.

Dari sisi saham, William merekomendasikan untuk membeli saham ULTJ. "Secara teknikal, ULTJ berpotensi menguat, saya rekomendasikan beli dengan target harga di jangka panjang Rp 1.500 per saham," tandasnya. Pukul 15.24 WIB hari ini, harga saham ULTJ naik 3,69% ke level Rp 1.265 per saham.
https://investasi.kontan.co.id/news/prospek-jangka-panjang-ultra-jaya-masih-oke

ULTJ | PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk Tebar Dividen

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) segera membagikan dividen tunai dari laba tahun buku 2017 kepada para pemegang sahamnya. Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Jumat (29/6) lalu, menentukan Ultrajaya bakal mengucurkan laba bersihnya senilai Rp 115,5 miliar sebagai dividen tunai.

Dalam pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Senin (2/7), tanggal terakhir perdagangan saham dengan hak dividen alias cum dividen saham ULTJ di pasar reguler dan negosiasi pada 6 Juli 2018. Sementara, cum dividen di pasar tunai pada 11 Juli 2018.

Pencatatan daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai atau recording date juga akan dilakukan pada 11 Juli 2018. Selanjutnya, pemegang saham akan menerima pembayaran dividen tunai pada 1 Agustus 2018.

Tahun ini, ULTJ menetapkan jumlah dividen sebesar Rp 10 per saham. Sepanjang tahun 2017, ULTJ membukukan laba bersih sebesar Rp 703,15 miliar atau tumbuh tipis 0,11% dari laba tahun sebelumnya sebesar Rp 702,36 miliar.

http://investasi.kontan.co.id/news/ultra-jaya-tebar-dividen-rp-10-per-saham-berikut-jadwalnya

Berita Saham ULTJ | 2 April 2018

Berita Saham ULTJ

PT Ultrajaya Milk Industries Tbk (ULTJ) meraih laba tahun berjalan yang didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp703,15 miliar hingga 31 Desember 2017 naik dari laba Rp702,35 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, penjualan naik menjadi Rp4,87 triliun dari penjualan Rp4,68 triliun tahun sebelumnya dan laba kotor naik menjadi Rp1,82 triliun dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp1,63 triliun.

Sementara beban usaha naik menjadi Rp863,54 miliar dari beban usaha tahun sebelumnya Rp744,11 miliar dan laba usaha naik menjadi Rp959,33 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp888,98 miliar.

Laba sebelum pajak tercatat Rp1,02 triliun meningkat dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp932,48 miliar. Total aset perseroan mencapai Rp5,18 triliun hingga 31 Desember 2017 naik dari total aset Rp4,23 triliun yang tercatat hingga 31 Desember 2016. (end)

IQPLUS