Rekomendasi Saham HOKI and NISP oleh HP Sekuritas | 23 Oktober 2023
Rekomendasi Saham ACES dan NISP oleh Phillip Capital | 3 Oktober 2023
Phillip Capital
ACES
NISP
Rekomendasi Saham SMSM dan NISP oleh Phillip Capital | 12 September 2023
Philip Capital
SMSM
NISP
Rekomendasi Saham ULTJ, NISP dan ELSA oleh Indo Premier Sekuritas | 8 Agustus 2023
Indo Premier Sekuritas
Saham ULTJ (Buy - Swing)
Saham NISP (Buy - Swing)
Saham ELSA (Buy - Swing)
Rekomendasi Saham NISP, WEHA, PNBN dan SMGR oleh WH Project | 7 Juli 2023
WH Project
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP)
PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA)
PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
Rekomendasi Saham BTPS, BDMN, NISP dan MDKA oleh WH Project | 27 Juni 2023
WH Project
PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN)
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP)
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Selain Bakal Bagikan Dividen, PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) Bakal Buy Back Saham
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 11 April 2023. Rapat tersebut dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 21.927.658.113 saham atau 95,565% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.
Rekomendasi Saham SMGR dan NISP oleh Phillip Capital | 21 Maret 2023
Phillip Capital
SMGR
NISP
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) Catat Pendapatan Bunga Dan Syariah Bersih Rp8,74 Triliun Hingga Desember 2022
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) mencatat pendapatan bunga dan syariah bersih Rp8,74 triliun hingga periode 31 Desember 2022 naik dari Rp7,64 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.
Bank OCBC (NISP) Optimis Bisnis Cash Management Tumbuh Dua Digit Di 2023
Bank OCBC NISP optimistis bisnis cash management atau pengelolaan di bidang corporate banking akan tumbuh dua digit di tahun 2023, meski di tengah tren kenaikan suku bunga dan masa transisi pandemi.
Rekomendasi Saham BBRI dan NISP oleh Phillip Capital | 30 Desember 2022
Phillip Capital
BBRI
NISP
DIVIDEN BANK OCBC NISP AKAN DIALOKASIKAN PADA 6 MEI 2022.
[Saham NISP] PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menyampaikan bahwa perseroan akan membayarkan dividen tunai kepada pemegang sahamnya pada tanggal 6 Mei 2022. Adapun dividen tersebut akan di alokasikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat (recording date) pada tanggal 18 April 2022.
Diketahui, NISP akan melaksanakan pembagian dividen tunai Tahun Buku 2021 kepada para pemegang saham Perseroan sebesar Rp504.796.533.384 (gross). Angka ini sekitar 20% dari Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2021.
"Besaran dividen yang akan dibagikan itu sekitar Rp22 (gross) per saham,"tulis Manajemen NISP dalam pengumumannya.
Sebagai informasi, Cum serta Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi akan dilakukan pada tanggal 13 dan 14 April 2022. Sementara Cum dan Ex Dividen di Pasar Tunai akan dilakukan pada tanggal 18 dan 19 April 2022. (end)
Siap-siap, OCBC NISP Bagi Dividen Tunai Senilai Rp 504,8 Miliar
[Saham NISP] PT Bank OCBC NISP Tbk telah mendapat restu dari pemegang saham untuk membagikan dividen dari laba bersih Tahun Buku 2021. Hal tersebut disepakati setelah perusahaan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (5/4).
Dalam RUPST disetujui, dividen yang diberikan senilai 20% dari total laba bersih Tahun Buku 2021 atau sebesar Rp504,8 miliar. Jumlah tersebut setara dengan Rp 22 per saham.
"Sebesar Rp 100 juta digunakan untuk cadangan umum. Dan sisa laba bersih sebesar Rp 2 Triliun ditetapkan sebagai laba ditahan," ujar Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja secara virtual pada Selasa (5/4).
Asal tahu saja, Bank OCBC NISP mencatat peningkatan laba bersih sebesar 20% yoy atau mencapai Rp 2,5 triliun di tahun lalu. Kenaikan laba bersih didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 7% yoy serta diiringi dengan penurunan beban cadangan kerugian penurunan nilai sebesar 7% yoy.
Di sisi lain, pendapatan operasional lain dari Bank OCBC NISP turun 8% dan beban operasional meningkat 2% yoy di tahun 2021.
Para pemegang saham juga menyetujui pemberian wewenang dan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi untuk melakukan pembayaran Dividen Tunai tahun buku 2021 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Juga pembelian kembali saham Perseroan maksimum 436.000 saham dalam rangka pemberian remunerasi yang bersifat variabel sesuai dengan POJK serta perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus Bank OCBC NISP dengan pengangkatan kembali Rama P. Kusumaputra sebagai Komisaris Independen, Andrae Krishnawan W. dan Johannes Husin sebagai Direktur efektif sejak ditutupnya Rapat sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2025.
Lalu, pengangkatan Na Wu Beng sebagai Komisaris Perseroan efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan 2025. Juga menerima pengunduran diri Hardi Juganda selaku Komisaris Independen terhitung sejak pengangkatan Na Wu Beng efektif sebagai Komisaris.
Para pemegang saham juga memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2022.
sumber : kontan
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
PENDAPATAN BUNGA BERSIH OCBC NISP HINGGA MARET 2010 CAPAI Rp1,67 TRILIUN | SAHAM NISP
BUYBACK ! Saham apa saja?
NISP menyediakan anggaran sekitar Rp 500 juta, ARNA menyediakan Rp 30 miliar, PPRE menyediakan Rp 293 miliar dan SILO menyediakan Rp 100 miliar untuk aksi korporasi ini.
Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, buyback tersebut merupakan sinyal bahwa emiten tersebut merasa sahamnya terlalu murah. Dengan melakukan buyback, saham beredar semakin kecil dan permintaan akan meningkat. Dus harga saham akan naik dengan sendirinya.
"Investor bisa ikut melakukan pembelian saham ketika perusahaan akan buyback. Karena biasanya yang tahu valuasinya murah sehingga mereka buyback," ujar Hans kepada Kontan.co.id, Selasa (25/2).
Dia menyarankan saham-saham tersebut sejatinya bisa dipertimbangkan kecuali NISP. Menurut dia, anggaran buyback NISP masih cukup kecil.
Analis Oso Sekuritas Sukarno Alatas menambahkan, aksi korporasi buyback positif bagi harga saham tersebut. Di tengah situasi pasar yang tertekan, aksi buyback bisa menjadi katalis positif untuk mengangkat harga saham. "Setidaknya dengan adanya buyback ini menimbulkan optimisme akan prospek untuk saham yang bersangkutan," ujar Sukarno.
Sukarno melihat secara valuasi emiten-emiten tersebut sudah termasuk murah. Hal ini dilihat dari price to book value (PBV) band dalam lima tahun terakhir, sedangkan PPRE dalam dua tahun terakhir sudah di bawah rata-rata.
Adapun, PBV NISP tercatat 0,7 kali, ARNA 2,78 kali, PPRE 0,81 kali, dan SILO 1,75 kali. "Untuk prospeknya ke depan masih sangat berprospek untuk emiten-emiten terkait," imbuh dia.
Sukarno menambahkan investor bisa memanfaatkan periode buyback untuk melakukan trading dengan memperhatikan pergerakan teknikal.
Saham NISP | PERINGKAT BANK OCBC NISP DITEGASKAN PADA idAAA
Berita Saham NISP | 9 April 2018
PT Bank OCBC-NISP Tbk (NISP) akan melakukan Penawaran Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV dengan jumlah sebesar Rp1.060.000.000.000.
Menurut keterangan tertulis perseroan Senin. obligasi ini terdiri dari dua seri yakni seri A dengan jumlah pokok Rp525.000.000.000 berbunga 6,00% dan jangka waktu 370 hari dan seri B dengan jumlah pokok Rp525.000.000.000 dengan bunga 6,90% per tahun dan jangka waktu 3 tahun.
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali sertifikati Jumbo Obligasi yang diterbitkan oleh perseroan atas nama PT KSEI yang ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi. Pembayaran bunga pertama akan dilakukan 10 Juli 2018. (end)
Berita Saham NISP PT Bank OCBC NISP Tbk | 4 April 2018
Berita Saham NISP PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP)
Setelah mendapat persetujuan untuk membagikan saham bonus kepada pemegang sahamnya, PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) akan mulai membagikan saham bonus tersebut kepada pemegang sahamnya pada 4 Mei 2018 mendatang.
Saham bonus akan diberikan kepada pemegang saham yang telah terdaftar (recording date) pada tanggal 25 April 2018. Cum dan Ex saham bonus di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada tanggal 20 dan 23 April 2018, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Rabu.
Seperti diketahui, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank OCBC NISP yang diadakan Kemarin (3/4) telah menyepakati adanya pembagian saham bonus kepada pemegang sahamnya dengan rasio 1:1.
Dengan menggunakan rasio tersebut, maka perseroan akan mengeluarkan saham dari potepel sebanyak 11.472.648.486 saham dengan nilai nominal Rp125 per saham.
Adapun jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh Bank OCBC NISP setelah adanya pembagian saham bonus ini nantinya akan meningkat menjadi sebanyak 22.945.296.972 saham. (end)
IQPLUS
Berita Saham NISP | 6 Maret 2018
Berita Saham NISP
Bank OCBC-NISP Tbk (NISP) berencana untuk mengusulkan kepada para pemegang saham melalui RUPS Tahunan yang akan diselenggarakan pada 3 April 2018 mendatang untuk melaksanakan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham yang tercatat.
Menurut keterangan perseroan Selasa, adapun lata belakang rencana pembagian saham bonus ini guna meningkatkan jumlah saham yang dimiliki pemodal sehingga perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia menjadi lebih likuid.
Adapun rasio pembagian saham bonus yakni 1:1 dan dikeluarkan dari portepel saham dalam perseroan yaitu setiap pemegang 1 saham yang beredar berhak atas 1 saham bonus yang merupakan saham baru yang akan dikeluarkan dengan nilai nominal Rp125. (end)
source:
IQPLUS
Buyback Saham NISP | 15 Februari 2018
Buyback Saham NISP
PT OCBC-NISP Tbk (NISP) berniat melakukan pembelian kembali sahamnya sebanyak maksimal 400.000 saham, demikian keterangan Rama P. Kusumasaputra, Direktur Perseroan pada Kamis.
Disebutkan bahwa diperkirakan biaya yang diperlukan untuk melakukan pembelian kembali saham maksimal Rp800 juta termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya-biaya lainnya yang terkait.
Pembelian kembali saham dilakukan perseroan dalam rangka pemberian remunerasi yang bersifat variable atas kinerja tahun 2017 kepada manajemen dan karyawan perseroan guna memenuhi aturan OJK.
Perseroan akan mengadakan RUPS Tahunan pada 3 April 2018 yang salah satu agendanya berupa rencana perseroan untuk melakukan pembelian kembali saham-saham yang dikeluarkan perseroan. (end)






.png)

.png)




