Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 28 Desember 2016 IHSG Penutupan by YP

IHSG menguat untuk hari kedua dan menutup perdagangan hari ini di zona hijau dengan naik 106 poin (+2.08%) ke level 5,209.44, merupakan kenaikan intraday tertajam sejak 16 November lalu. IHSG menguat tertinggi di kawasan Asia hari ini. Tercatat 253 saham menguat, 84 saham melemah, 111 saham tidak mengalami pergerakan dan 178 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Sama seperti perdagangan kemarin (27/12), seluruh sektor bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan. Sektor consumer menguat tertinggi diantara sektor lain dengan ditutup naik 2.75%, diikuti oleh sektor property dan miscellaneous industry yang ditutup menguat masing-masing 2.61% dan 2.29%. Investor asing melakukan aksi beli berturut-turut sejak 20 Desember lalu, dan pada hari ini kembali mencatatkan net buy sejumlah Rp682 miliar di seluruh Pasar. US Dollar menguat 0.1% terhadap Rupiah, sehingga di akhir perdagangan Rupiah melemah ke level Rp13,460 terhadap US Dollar.

Advance Stocks:

- CTRA, CTRP, CTRS: Pemegang saham akhirnya menyetujui tiga emiten properti Grup Ciputra melebur jadi satu. Artinya, proses penggabungan (merger) CTRS dan CTRP ke dalam entitas CTRA segera selesai pada 19 januari 2017. Dengan merger ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, struktur organisasi perseroan, serta peningkatan likuiditas saham di pasar modal dan memperkuat rasio keuangan perseroan kedepannya. Ketiga emiten grup ciputra ditutup menguat pada perdagangan hari ini. CTRA menguat Rp55 (+4.31%) ke level Rp1.330, CTRP menguat Rp20 (+2.94%) ke level Rp700 dan CTRS menguat Rp40 (+1.5%) ke level Rp2.700.

- LPPF: Harga saham LPPF ditutup menguat Rp700 (+4.99%) ke level Rp14.725 hari ini, menguat pertama kalinya dalam tiga hari terakhir, ke level penutupan tertingginya sejak 19 Desember lalu. Net income perseroan diestimasi akan meningkat 14% tahun depan. Per September 2016 net profit perseroan meningkat hanya 16% (vs. ekspektasi kenaikan annual profit sebesar 20% oleh konsensus).

- INAF: Harga saham menguat untuk hari ketiga dengan ditutup naik Rp20 (+0.45%) ke level Rp4.450. INAF membidik angka penjualan Rp2,11 triliun untuk tahun depan. Seiring target penjualan ini, maka laba bersih perseroan diperkirakan bakal mencapai Rp30,482 miliar.  Peningkatan penjualan akan dihasilkan dari penjualan obat dan bahan baku obat herbal. Dimana, dari kedua jenis produk itu, diprediksikan akan menyumbang sebesar 20% dari total pendapatan.

- DOID: DOID menargetkan perolehan kontrak naik 10% menjadi 319 juta ton batubara pada tahun depan. Perseroan optimis target kontrak tahun ini akan tercapai, bahkan melampaui target  270 juta ton. Harga saham DOID ditutup menguat Rp14 (+2.82%) ke level Rp510 hari ini.

- ROTI: Entitas anak ROTI, Sarimonde Foods Corporation mengambilalih seluruh saham perusahaan asal Filipina yakni All Fit & Popular Foods, Inc. Dalam pengambilalihan 100% saham All Fit & Popular Foods, Inc. Sarimonde merogoh kocek senilai 173,55 juta peso atau sekitar Rp 46,9 miliar. Kedua belah pihak sudah menandatangani deed of absolute sale of shares of stock pada 23 Desember 2016 lalu. Menutup perdagangan hari ini, harga saham ROTI menguat Rp20 (+1.33%) ke level Rp1.520.

- BMRI: Menguat tiga hari berturut-turut, harga saham BMRI ditutup naik Rp350 (+3.24%) ke level Rp11.150 hari ini. BMRI memproyeksi pertumbuhan penyaluran kredit korporasi tahun ini bisa mencapai Rp220 triliun atau naik 14% dibanding realisasi tahun lalu yang hanya mencapai Rp189,2 triliun. Hingga kuartal III 2016 perseroan telah membukukan realisasi penyaluran kredit korporasi sebesar Rp212,4 triliun atau 96,54% dari total target.

IHSG DITUTUP NAIK 2,08 PERSEN KE LEVEL 5209,44 DI AKHIR SESI II


IHSG DITUTUP NAIK 2,08 PERSEN KE LEVEL 5209,44 DI AKHIR SESI II

IQPlus, (28/12) -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tajam 2,08 persen atau 106,49 poin ke level 5209,44 di akhir sesi kedua perdagangan pada Rabu ini.

Sebabnyak 261 saham alami kenaikan harga dan 85 saham saja alami penurunan harga serta 109 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp6,57 triliun.

Saham UNVR naik Rp1.100 menjadi Rp39.300 sedangkan saham BLTZ naik Rp1.100 menjadi Rp7.900 dan saham GGRM naik Rp950 menjadi Rp63.850.

Saham TCID turun Rp250 menjadi Rp12.250 dan saham EMTK melemah Rp200 ke Rp8.500 serta saham KBLV melemah Rp165 menjadi Rp1.500 per saham.

Saham BIPI menjadi yang teraktif dengan 9.048 kali senilai Rp49,70 miliar diikuti saham SRIL sebanyak 8.024 kali senilai Rp21,51 miliar dan saham BJBR sebanyak 5.579 kali senilai Rp142,56 miliar. (end)

Info Saham : BYAN, 28 Desember 2016


KEPCO HAMPIR LEPAS SELURUH SAHAMNYA DI BAYAN

IQPlus, (28/12) -   Salah satu pemegang saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yakni KEPCO asal Korea Selatan melepas kepemilikan sahamnya pada periode 23-27 Desember 2016 lalu.

Menurut keterangan Khonkoo Lee, Direktur KEPCO pada Rabu ini disebutkan bahwa KEPCO melepas sebanyak 266.666.680 lembar saham pada harga Rp6.911 per saham atau nilai seluruhnya mencapai Rp1.842.933.425.480.

Tujuan transaksi tersebut adalah alokasi portofolio anak perusahaan. Dengan demikian maka sisa kepemilikan saham KEPCO di Bayan Resources berkurang menjadi 300 lembar saham atau 0,00004% dari total saham BYAN. (end)

IHSG DITUTUP NAIK 96,38 POIN KE LEVEL 5199,33 DI AKHIR SESI I

IHSG DITUTUP NAIK 96,38 POIN KE LEVEL 5199,33 DI AKHIR SESI I

IQPlus, (28/12) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan Rabu ini ditutup naik hampir 2 persen atau 96,38 poin ke level 5199,33.

Sebanyak 231 saham alami kenaikan harga dan 79 saham alami penurunan harga serta 99 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp2,77 triliun.

Saham UNVR naik Rp1.150 menjadi Rp39.350 dan saham GGRM naik Rp1.025 menjadi Rp63.925 serta saham LPPF naik Rp900 menjadi Rp14.925.

Saham EMTK turun Rp200 menjadi Rp8.500 serta saham SMMA turun Rp100 menjadi Rp8.600 sedangkan saham IIKP turun Rp90 menjad Rp2.710.

Saham teraktif yakni 7.468 kali dengan nilai transaksi Rp39,76 miliar dan saham SRIL sebanyak 5.245 kali dengan nilai transaksi Rp14,57 miliar serta saham TELE sebanyak 3.622 kali dengan nilai transaksi Rp17,71 miliar. (end)

Info Saham : BNLI, 28 Desember 2016


BANK PERMATA LUNASI POKOK DAN BUNGA OBLIGASI Rp689 MILIAR

IQPlus, (28/12) - PT Bank Permata Tbk (BNLI) melakukan pembayaran pokok dan kupon Obligasi Berkelanjutan I Bank Permata Tahap I Tahun 2013 seri B pada 24 Desember 2016 karena jatuh tempo.

Katherine Grace, Sekretaris Perusahaan Bank Permata dalam keterangannya Rabu menyebutkan, total nilai pembayaran sebesar Rp689,64 miliar yang terdiri dari pembayaran pokok obligasi Rp672 miliar dan bunga ke-12 sebesar Rp17,64 miliar.

Keseluruhan jumlah tersebut kata Grace sudah didistribusikan kepada pemegang obligasi pada 27 Desember 2016 oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku agen pembayaran.

"Sumber dana pelunasan berasal dari kas internal," ujar Grace. Dengan pelunasan ii maka obligasi Berkelanjutan I Bank Permata Tahap I Tahun 2013 seri B sudah tidak dicatatkan lagi di BEI. (end)

Info Saham : ISAT, 28 Desember 2016

TRAFIK DATA INDOSAT SELAMA NATAL MENINGKAT 19,14 PERSEN

IQPlus, (28/12) - Trafik data Indosat Ooredoo mengalami lonjakan sepanjang libur Natal 2016 dengan mencatat angka kenaikannya cukup tinggi hingga 19,14 persen atau meningkat menjadi sekitar 2,232.04 terabyte per hari dari biasanya.

"Tren penggunaan media sosial dan pengiriman pesan melalui berbagai aplikasi memberi pengaruh pada traffic secara umum," ujar Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Deva Rachman dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Selain itu, menurutnya lagi, traffic voice nasional pada hari H turut terdongkrak menjadi sekitar 384,78 juta menit atau naik sekitar 0,28 persen dibandingkan dengan traffic voice reguler hari biasa.

Peningkatan tertinggi traffic voice terjadi di area wilayah Sumatera Utara (7,70 persen), Sumatera Selatan (5,81 persen), dan Jawa Timur (2,60 persen).

Sedangkan untuk traffic SMS di hari H menurun menjadi sekitar 544,86 juta SMS atau turun 1,44 juta dibandingkan traffic SMS reguler hari biasa.

Keberhasilan kirim antarpelanggan Indosat Ooredoo lebih dari 92,91 persen, dan tingkat keberhasilan pengiriman SMS ke antaroperator mencapai sekitar 90,73 persen.

Menyambut Natal dan Tahun Baru, Indosat Ooredoo memang telah menyiapkan jaringan untuk mengantisipasi kenaikan traffic telekomunikasi yang diprediksi terjadi saat libur akhir tahun ini, dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringannya.

Kapasitas suara ditingkatkan menjadi 2,244 juta menit/hari (37,4 juta Erlang/hari).

Begitupula dengan kapasitas layanan SMS ditingkatkan menjadi 1,892 miliar SMS/hari, dan kapasitas layanan data ditingkatkan menjadi 6,890 terabyte/hari. (end)

Headline Berita Saham Hari Ini, 28 Desember 2016

Merger telah disetujui dan Ciputra mempersiapkan dana sebesar Rp2 triliun (Investor Daily)
PT Ciputra Development Tbk (CTRA) mempersiapkan belanja modal 2017F sebesar Rp2 triliun, atau lebih tinggi realisasi belanja modal 2016 yang sebesar Rp1,2 triliun - Rp1,4 triliun. Perusahaan ini juga lebih optimis dalam prospek properti untuk tahun depan.

Indofarma akan melakukan divestasi anak perusahaan di tahun depan (Investor Daily)
PT Indofarma Tbk (INAF) menargetkan dana segar sebesar Rp200 miliar - Rp300 miliar untuk divestasi anak perusahaannya yang bernama PT Indofarma Global Media (IGM).

DOID menetapkan target konservatif (Bisnis Indonesia)
PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) menetapkan target overburden removal konservatif yang mencapai 319 juta bcm (+10,0% YoY) di 2017F.

INDF meninjau pelunasan obligasinya (Bisnis Indonesia)
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) saat ini sedang meninjau pembayaran obligasinya sebesar Rp2 triliun yang jatuh tempo pada 1H17.

Ciputra siapkan capex IDR4tr (Kontan)
Pada tahun depan, CTRA mengalokasikan capital expenditure senilai IDR4tr. Belanja modal 2017 tak jauh berbeda daripada target capex tahun ini.

SGRO menyiapkan belanja modal hingga IDR1tr (Kontan)
SGRO menyiapkan capital expenditure sekitar IDR600bn-IDR1tr tahun depan. Alokasi ini relative sama seperti tahun ini. SGRO akan menggunakan sekitar 70% belanja modal untuk biaya kebutuhan perkebunan.

Presiden Jokowi resmikan 3 proyek PLTP  (Media Indonesia)
Presiden meninjau pembangkit listrik tenaga panas bumi unit 5 & 6 Pertamina Geothermal Energy di sela-sela peresmian di Tompaso, Kabupaten Minahasa

Inflasi Desember rendah, inflasi tahunan 3% (Media Indonesia)
Menko perekonomian Darmin Nasution memperkirakan tingkat inflasi pada Desember 2016 akan berada pada kisaran 0.3% atau lebih rendah daripada realisasi inflasi bulan sebelumnya. Dengan perkiraan inflasi itu, Darmin memastikan laju inflasi nasional sepanjang 2016 bisa tidak melebihi 3% atau jauh dibawah angka estimasi APBNP 2016 sebesar 4%.

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 28 Desember 2016 IHSG Pembukaan by YP

Market Comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
TERIMA KASIH BANYAK telah mendukung Daewoo Securities. 2016 merupakan tahun yang dinamis sebagaimana menggebrak dengan ketakutan (China hard landing, free fall harga komoditas, serangan teror, dll), namun, pada pertengahan tahun, pemerintah dan badan pengawas menanggapi dengan tindakan kebijakan yang bijaksana (paket ekonomi, amnesti pajak, penurunan suku bunga, dll). Sebagaimana  kita mendekati akhir tahun, tak terduga hasil pemilu AS telah mengguncang pasar global. Menuju ke 2017, kami berharap volatilitas tetap tinggi. Namun, dari perspektif sekuler, kami sangat percaya bahwa tantangan eksternal tidak mungkin untuk menggelincirkan lintasan pertumbuhan jangka panjang Indonesia dan merekomendasikan investor untuk membeli Indonesia saat menurun. Kami berharap semua klien kami sukses besar dan happy New Year in 2017.

Market Indicator
JCI: 5,102.95 (+1.49%)
EIDO: 23.27 (+2.06%)
DJIA: 19,945.04 (+0.06%)
FTSE100: 7,068.17 (+0.06%)
USD/IDR: 13,446 (+0.08%)
10yr GB yield: 7.91% (+2bps)
Oil Price: 53.90 (+1.66%)
Foreign net purchase: IDR253.6bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BMRI, TELE, BJTM, SMGR, TPIA
TOP SELL: TLKM, UNVR, BBRI, BBCA, GGRM

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
MYRX, TLKM, BWPT, BBCA, BJBR

Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com)

*Diperkirakan IHSG hari ini diperkirakan masing cenderung menguat dengan catatan harus mampu bertahan diatas level 5,121. Perkiraan trading range hari ini 5,068-5,188. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized saat ini cenderung naik lebih lanjut dengan volume sekitar rata-rata. Dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat.
*DOID: trading buy, trading range hari ini 473-533. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized cenderung naik lebih lanjut dengan volume sekitar rata-rata.  Dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat.
*TINS: trading buy, trading range hari 1,060-1,185. Indikator MFI Optimized dan  indikator W%R Optimized sudah berada sekitar support trendline  dengan kecenderung naik namun volume masih di bawah rata-rata.  Dengan demikian potensi koreksi relatif terbatas dengan kecenderungan menguat.
*INCO: trading buy, trading range hari ini 2,605-2,800. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R  Optimized juga sudah berada sekitar support trendline  dengan kecenderung naik namun volume masih di bawah rata-rata.  Dengan demikian potensi koreksi relatif terbatas dengan kecenderungan menguat.

Saham Pilihan Hari Ini, 28 Desember 2016 by YP Community


VIEW MARKET 
Prediksi IHSG;
Kepercayaan investor asing terhadap pasar modal Indonesia jelang penutupan akhir tahun 2016 berpotensi meningkat. Pasalnya keputusan dari lembaga pemeringkat Fitch Rating yang meningkatkan outlook Indonesia dari stabil menjadi positif dengan penegasan peringkat di BBB- menjadi salah pertimbangannya. Penegasan peringkat Indonesia oleh Fitch rating memberikan dampak positif di pasar uang. Terjaganya rupiah tidak lepas sentimen dari keputusan Fitch Rating yang menaikan peringkat utang Indonesia tersebut. Selain itu, dampak dari kenaikan peringkat Indonesia ini bisa berimbas bagi Investor untuk menanamkan investasinya di pasar keuangan dalam negeri.
Katalis lain bagi pasar, berkenaan dengan program amnesti pajak fase kedua akan berakhir 31 Desember 2016, semntara ini hasil yang di capai, dana amnesti pajak telah mencapai Rp4.111 triliun. Dana deklarasi dalam negeri Rp2.971 triliun. Dana deklarasi dari luar negeri sebesar Rp999 triliun. Dan dana repatriasi mencapai Rp141 triliun. Uang tebusan dari program amnesti pajak mencapai Rp98,3 triliun. Sementara itu, program amnesti pajak yang di lakukan pemerintah telah berimbas terhadap masukan aliran dana ke pasar modal. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek (KSEI). Dana dari hasil amnesti pajak terdaftar mencapai Rp1,3 triliun hingga Rp1,4 triliiun.
Senitmen dari fundamental makro ekonomi Indonesia yang positif diharapkan masih dapat memberikan kepercayaan yang tinggi bagi investor, tentunya hal ini masih dapat menjadi sinyalemen positif bagi pergerakan IHSG di penghujung penutupan transaksi tahun 2016.

Perspektif tenikal
Support Level : 5050/4997/4965
Resistance Level : 5134/5166/5219
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

WSKT: Trading Buy
• Close 2390, TP 2420
• Boleh buy di level 2370-2390
• Resistance di 2420 & support di 2330
• Waspadai jika tembus di 2330
• Batasi resiko di 2310

INDF: Trading Buy
• Close 7650, TP 7775
• Boleh buy di level  7550-7650
• Resistance di 7775 & support di 7425
• Waspadai jika tembus di 7425
• Batasi resiko di 7375

ICBP : Trading Buy
• Close 7950, TP 8150
• Boleh buy di level  7850-7950
• Resistance di 8150 & support di 7675
• Waspadai jika tembus di 7675
• Batasi resiko di 7600

AALI:  Trading Buy
• Close 17000, TP 17225
• Boleh buy di level  16900-17000
• Resistance di 17225 & support di 16575
• Waspadai jika tembus di 16575
• Batasi resiko di 16500

GGRM:  Trading Buy
• Close 62900, TP 63775
• Boleh buy di level  62800-62900
• Resistance di 63775 & support di 61375
• Waspadai jika tembus di 61375
• Batasi resiko di 613700

PPRO:  Trading Buy
• Close 1295, TP 1355
• Boleh buy di level  1280-1295
• Resistance di 1355 & support di 1200
• Waspadai jika tembus di 1200
• Batasi resiko di 1185

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
PTBA, SMGR, WIKA, ADHI, BMRI, BBRI, BBTN

(Disclaimer ON)

Update Harga Penting, 28 Desember 2016

U.S. stock ended slightly higher Tuesday, kicking off the last trading week of the year on a positive note with the Nasdaq composite setting a closing record.

Dow........19945 +11.2 +0.06%
Nasdaq...5487 +24.8 +0.45%
S&P 500..2269 +5.1 +0.22%

FTSE........7068 +4.5 +0.06% 
DAX.......11472 +22.3 +0.19%
CAC.........4848 +8.6 +0.18%

Nikkei...19403 +6.4 +0.03%
HSI........21575 closed +0%
Shanghai.3115 -7.9 -0.25% 
ST Times.2886 +14.7 +0.51%
 
Indo10Yr.8.0535 +0.0271+0.34%
INDOBex208.5136 -0.2999 -0.14%
US10Yr.....2.56 +0.02 +0.79%

VIX...........11.99 +0.55 +4.81%

USDIndx103.050 +0.14 +0.14%
Como Indx192.7531+2.2242 +1.17%
(Core Commodity CRB
DJUSCL....47.71 +0.15 +0.32%
(Dow Jones US Coal Index) 
IndoCDS...158 unch +0% (5-yr INOCD5) 

IDR............13446 +11 +0.08%
Jisdor........13436 -34. -0.25%
IDR Fut......13437 -11 -0.08%*

Euro.........1.0458 +0.0001 +0.01%

TLKM........27.92 +0.11 +0.40%
(Rp 3751)
EIDO.........23.27 +0.47 +2.06%
EEM.........34.43 +0.15 +0.44%

Oil.............53.86 +0.84 +1.64%
Gold ........1140.10 +6.50 +0.57%
Timah......21052.50 closed+0%*
Nickel......10440.00 closed +0%*

Coal price...86.60 unch +0%
(Des/Newcastle)
Coal price....89.55 unch +0%
(Jan/Newcastle)
Coal price....90.05 unch +0%
(Des/Rotterdam)
Coal price....83.85 unch +0%
(Jan/ Rotterdam)

CPO............3130 +79 +2.59%!!
(Source: bursamalaysia)
Corn...........355.00 +9.25 +2.68%!!
SoybeanOil 35.40 +0.52 +1.42%
Wheat........409.50 +16.99 +4.07%!!

* source : Investing

(DE/ls 28-12-16)
 
******

Info Saham : DSSA, 28 Desember 2016

DSSA TINGKATKAN MODAL DI EMPAT PERUSAHAAAN

IQPlus, (28/12) - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melakukan peningkatan modal di empat perusahaannya melalui anak usahanya PT Andalan Satria Lestari pada 23 Desember 2016 lalu dimana kepemilikan saham perseroan sebanyak 99,99%.

Menurut keterangan Hermawan Tarjono, Direktur Perseroan pada Rabu disebutkan bahwa kelimanya adalah PT Andalan Satria Abadi dari Rp1,268 miliar menjadi Rp9,824 miliar.

PT Buana Bara Ekapratama dari Rp1,92 miliar menjadi Rp9,069 miliar, PT Rimba Subur Lestari dari Rp138 juta menjadi Rp5,31 miliar, dan PT Citra Alam Cahaya dari Rp532 juta menjadi Rp3,828 miliar.

Peningkatan modal ini berdasarkan Akta yang dilakukan dihadapan Notaris Hannywati Gunawan S.H. masing-masing Akta no. 108,109,110 dan 111.

Di tanggal yang sama, perseroan juga menambah fasilitas pinjaman kepada PT Surya Kalimantan Sejati dari Rp10 miliar menjadi Rp43 miliar guna memenuhi kebutuhan belanja modalnya. (end)

Info Saham : INAF, 28 Desember 2016

INDOFARMA BIDIK ANGKA PENJUALAN CAPAI Rp2,11 TRILIUN DI 2017

IQPlus, (27/12) - PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF), bidik angka penjualan untuk tahun depan dapat mencapai Rp2,11 triliun. Seiring target penjualan ini, maka laba bersih perseroan diperkirakan bakal mencapai Rp30,482 miliar.

Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Direktur Utama PT Indofarma Tbk, Arief Budiman, Selasa.

"Peningkatan laba tersebut akan didorong dari penurunan biaya produksi dan biaya bunga pinjaman," sebut dia.

Arief mengatakan, peningkatan penjualan akan dihasilkan dari penjualan obat dan bahan baku obat herbal. Dimana, dari kedua jenis produk itu, diprediksikan akan menyumbang sebesar 20 persen dari total pendapatan.

"Misalnya dari ekstrak jahe kami bisa dapat marjin 25 kali lipat," terang dia.

Peningkatan penjualan obat dan bahan baku obat herbal ditopang mulai beroperasi fasilitas herbal dan tengah menunggu sertifikasi CPOTB. Sehingga akan dapat menampung produksi dari produsen lain.

Selain itu, perseroan juga bakal melakukan pengembangan ERP (enterprise Resouce Planing) generasi baru. Arief berharap, dengan sistem baru tersebut akan mengetahui secara pasti harga produksi obat lebnih akurat.

"Sehingga saat ikut tender e-katalog mudah mudahan harganya lebih bersaing sebab harga pokok kami lebih tepat, sebab beda Rp1-2 dalam tender sangat signifikan," pungkas Arief. (end/fu)

Info Saham : CTRA-CTRS, 28 Desember 2016

PEMEGANG SAHAM SETUJU CIPUTRA LAKUKAN MERGER


IQPlus, (27/12) - Pemegang saham akhirnya menyetujui tiga emiten properti Grup Ciputra melebur jadi satu. Artinya, proses penggabungan (merger) PT Ciputra Surya Tbk dan PT Ciputra Properti Tbk ke dalam entitas PT Ciputra Development Tbk segera selesai pada 19 januari 2017.

"Kami baru saja menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), dan hasilnya dari seluruh pemegang saham yang hadir itu sekitar 99,9% telah menyetujui rencana marger," kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan Ciputra Development, Tulus Santoso, saat ditemui wartawan seusai RUPSLB, di Jakarta, Selasa.

Tulus mengungkapkan bahwa dengan merger ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan struktur organisasi perseroan. "Merger juga diharapkan bisa peningkatan likuiditas saham di pasar modal, dan memperkuat rasio keuangan perseroan kedepannya," tutur Tulus.

Dalam kesempatan yang sama, Harun Hajadi Presiden Direktur Ciputra Surya menegaskan, pemegang saham juga telah sepakat rencana merger tersebut. Hal itu disampaikan Harun setelah pihaknya menggelar RUPSLB pada hari ini juga.

"Hasilnya, lebih dari 99% pemegang saham yang hadir dalam rapat telah menyetujui rencana penggabungan," tegasnya. (end/as)

Saham Pilihan Hari Ini, 28 Desember 2016 by William Hartanto

As expected, bandar benar-benar membuat kejutan. IHSG ditutup menguat +72,25 poin (+1.50%).

Window dressing dimulai, perhatikan saham-saham berikut ini.

MLPL by 340, target terdekat 350.

CPIN range buy 2820 - 2900, resistance 3000.

Sektor property yang baru mulai naik kemarin: ASRI testing resistance 350. APLN menguat untuk jangka pendek, TP 230. KIJA TP 300. TARA BOW 650.

KLBF TP 1500.

JSMR memasuki oversold, bisa pertimbangkan untuk buy di 4100.

BBRI buy 11000.

BBNI BOW 5200.

TLKM BOW 3700.

GGRM TP 65000.

Semoga bermanfaat, happy trading.

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 28 Desember 2016 Global by YP

US

Saham-saham AS ditutup menguat tipis pada perdagangan Selasa, mencetak catatan positif di minggu terakhir perdagangan tahun ini dengan indeks komposit Nasdaq mencatat rekor penutupan.

Saham Apple naik 0,6 persen, sedangkan iShares Nasdaq Biotechnology ETF (IBB) menghapus kenaikan dan ditutup turun sekitar 0,4 persen. Material dan teknologi informasi memimpin penguatan S&P 500 di penutupan.

Berita ekonomi juga mendorong saham. Kepercayaan konsumen untuk bulan Desember sebesar 113,7, tertinggi sejak Agustus 2001 dan naik dari revisi naik 109,4 pada bulan November.

Indeks manufaktur kondisi saat ini Richmond Fed naik menjadi 8 poin bulan ini dari 4 poin pada bulan November. Dallas Fed mengatakan bahwa indeks produksinya naik menjadi 13,8 poin pada Desember dari 8,8 pada bulan November.
Menjelang pembukaan, Indeks harga rumah S&P/Case-Shiller naik 5,6 persen pada Oktober dari tahun sebelumnya, melanjutkan level tertinggi baru dari bulan sebelumnya.


Europe

Saham-saham Eropa ditutup sedikit menguat, karena volume yang masih rendah dengan sedikit berita untuk memberikan pasar petunjuk yang jelas pada hari pertama perdagangan setelah libur panjang akhir pekan.

Indeks DAX Jerman dan CAC Perancis naik masing-masing 0,19 persen dan 0,18 persen. Sementara FTSE 100 London ditutup untuk libur publik.

Investor fokus pada Banca Monte dei Paschi di Siena setelah Bank Sentral Eropa mengatakan kepada pemberi pinjaman Italia tersebut bahwa ia perlu menutupi defisit modal sebesar 8,8 miliar euro ($ 9,2 miliar). Saham perusahaan masih belum dibuka untuk perdagangan. Tapi ada kehati-hatian di sektor perbankan Italia.
Banco Popolare dan Banca Popolare di Milano berada di zona negatif.

Analis mengatakan bahwa sektor perbankan Eropa berada dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu, namun investor harus tetap berhati-hati.