google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Pilihan Hari Ini, 28 Desember 2016 by YP Community Langsung ke konten utama

Saham Pilihan Hari Ini, 28 Desember 2016 by YP Community


VIEW MARKET 
Prediksi IHSG;
Kepercayaan investor asing terhadap pasar modal Indonesia jelang penutupan akhir tahun 2016 berpotensi meningkat. Pasalnya keputusan dari lembaga pemeringkat Fitch Rating yang meningkatkan outlook Indonesia dari stabil menjadi positif dengan penegasan peringkat di BBB- menjadi salah pertimbangannya. Penegasan peringkat Indonesia oleh Fitch rating memberikan dampak positif di pasar uang. Terjaganya rupiah tidak lepas sentimen dari keputusan Fitch Rating yang menaikan peringkat utang Indonesia tersebut. Selain itu, dampak dari kenaikan peringkat Indonesia ini bisa berimbas bagi Investor untuk menanamkan investasinya di pasar keuangan dalam negeri.
Katalis lain bagi pasar, berkenaan dengan program amnesti pajak fase kedua akan berakhir 31 Desember 2016, semntara ini hasil yang di capai, dana amnesti pajak telah mencapai Rp4.111 triliun. Dana deklarasi dalam negeri Rp2.971 triliun. Dana deklarasi dari luar negeri sebesar Rp999 triliun. Dan dana repatriasi mencapai Rp141 triliun. Uang tebusan dari program amnesti pajak mencapai Rp98,3 triliun. Sementara itu, program amnesti pajak yang di lakukan pemerintah telah berimbas terhadap masukan aliran dana ke pasar modal. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek (KSEI). Dana dari hasil amnesti pajak terdaftar mencapai Rp1,3 triliun hingga Rp1,4 triliiun.
Senitmen dari fundamental makro ekonomi Indonesia yang positif diharapkan masih dapat memberikan kepercayaan yang tinggi bagi investor, tentunya hal ini masih dapat menjadi sinyalemen positif bagi pergerakan IHSG di penghujung penutupan transaksi tahun 2016.

Perspektif tenikal
Support Level : 5050/4997/4965
Resistance Level : 5134/5166/5219
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

WSKT: Trading Buy
• Close 2390, TP 2420
• Boleh buy di level 2370-2390
• Resistance di 2420 & support di 2330
• Waspadai jika tembus di 2330
• Batasi resiko di 2310

INDF: Trading Buy
• Close 7650, TP 7775
• Boleh buy di level  7550-7650
• Resistance di 7775 & support di 7425
• Waspadai jika tembus di 7425
• Batasi resiko di 7375

ICBP : Trading Buy
• Close 7950, TP 8150
• Boleh buy di level  7850-7950
• Resistance di 8150 & support di 7675
• Waspadai jika tembus di 7675
• Batasi resiko di 7600

AALI:  Trading Buy
• Close 17000, TP 17225
• Boleh buy di level  16900-17000
• Resistance di 17225 & support di 16575
• Waspadai jika tembus di 16575
• Batasi resiko di 16500

GGRM:  Trading Buy
• Close 62900, TP 63775
• Boleh buy di level  62800-62900
• Resistance di 63775 & support di 61375
• Waspadai jika tembus di 61375
• Batasi resiko di 613700

PPRO:  Trading Buy
• Close 1295, TP 1355
• Boleh buy di level  1280-1295
• Resistance di 1355 & support di 1200
• Waspadai jika tembus di 1200
• Batasi resiko di 1185

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
PTBA, SMGR, WIKA, ADHI, BMRI, BBRI, BBTN

(Disclaimer ON)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...