google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 28 Desember 2016 Global by YP Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, 28 Desember 2016 Global by YP

US

Saham-saham AS ditutup menguat tipis pada perdagangan Selasa, mencetak catatan positif di minggu terakhir perdagangan tahun ini dengan indeks komposit Nasdaq mencatat rekor penutupan.

Saham Apple naik 0,6 persen, sedangkan iShares Nasdaq Biotechnology ETF (IBB) menghapus kenaikan dan ditutup turun sekitar 0,4 persen. Material dan teknologi informasi memimpin penguatan S&P 500 di penutupan.

Berita ekonomi juga mendorong saham. Kepercayaan konsumen untuk bulan Desember sebesar 113,7, tertinggi sejak Agustus 2001 dan naik dari revisi naik 109,4 pada bulan November.

Indeks manufaktur kondisi saat ini Richmond Fed naik menjadi 8 poin bulan ini dari 4 poin pada bulan November. Dallas Fed mengatakan bahwa indeks produksinya naik menjadi 13,8 poin pada Desember dari 8,8 pada bulan November.
Menjelang pembukaan, Indeks harga rumah S&P/Case-Shiller naik 5,6 persen pada Oktober dari tahun sebelumnya, melanjutkan level tertinggi baru dari bulan sebelumnya.


Europe

Saham-saham Eropa ditutup sedikit menguat, karena volume yang masih rendah dengan sedikit berita untuk memberikan pasar petunjuk yang jelas pada hari pertama perdagangan setelah libur panjang akhir pekan.

Indeks DAX Jerman dan CAC Perancis naik masing-masing 0,19 persen dan 0,18 persen. Sementara FTSE 100 London ditutup untuk libur publik.

Investor fokus pada Banca Monte dei Paschi di Siena setelah Bank Sentral Eropa mengatakan kepada pemberi pinjaman Italia tersebut bahwa ia perlu menutupi defisit modal sebesar 8,8 miliar euro ($ 9,2 miliar). Saham perusahaan masih belum dibuka untuk perdagangan. Tapi ada kehati-hatian di sektor perbankan Italia.
Banco Popolare dan Banca Popolare di Milano berada di zona negatif.

Analis mengatakan bahwa sektor perbankan Eropa berada dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu, namun investor harus tetap berhati-hati.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...