google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham CTRA, MEDC, SMGR dan WSBP Langsung ke konten utama

Analisa Saham CTRA, MEDC, SMGR dan WSBP

MNC Daily Scope Wave
22 Mei 2019

Pada perdagangan kemarin (21/5), IHSG ditutup menguat tipis 0,7% pada level 5,951 dan sempat mencapai titik tertinggi 5,996. Kami memperkirakan IHSG berada pada akhir wave a dari wave (iv), dimana penguatan IHSG akan terbatas dan tetap menguji resisten pada area 6,000-6,050. IHSG berpotensi terkoreksi untuk membentuk wave b dari wave (iv), dengan level koreksi berada pada area 5,880-5,850.
Support: 5,920, 5,880
Resistance: 6,000, 6,050


CTRA - Buy on Weakness (900)
Posisi CTRA kami perkirakan berada pada akhir wave [c] dari wave (B), dimana koreksi CTRA sudah relatif terbatas. CTRA berpotensi menguat untuk membentuk awal dari wave (C).
Buy on Weakness: 855-890
Target Price: 950, 1,000, 1,050
Stoploss: below 840

MEDC - Buy on Weakness (765)
Kami memperkirakan MEDC sedang berada pada awalan wave (i) dari wave C, dimana MEDC masih berpotensi untuk menguat dalam jangka pendek.
Buy on Weakness: 740-760
Target Price: 830, 880
Stoploss: below 715

SMGR - Sell on Strength (10,825)
Posisi SMGR saat ini kami perkirakan sudah berada pada akhir wave [iv] dari wave A, yang berarti penguatan SMGR sudah relatif terbatas. Selanjutnya SMGR berpotensi untuk terkoreksi untuk membentuk wave [v] dari wave A.
Sell on Strength: 10,825-11,750

WSBP - Sell on Strength (372)
Kami perkirakan WSBP sudah berada pada akhir wave iv dari wave (c) dari wave B, dimana penguatan WSBP relatif terbatas dan akan menguji level 390. Selanjutnya WSBP berpotensi terkoreksi untuk membentuk wave v dari wave (c) dari wave B.
Sell on Strength: 372-390

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...