google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham KBLI, BJBR dan MEDC Langsung ke konten utama

Analisa Saham KBLI, BJBR dan MEDC

Analisa Saham KBLI, BJBR dan MEDC



1. PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI)

Pergerakan harga saham KBLI berada dalam pertimbangan munculnya dark cloud cover candle. Kondisi ini diikuti dengan posisi RSI yang melemah dan indikator stochastic berada di area death cross. Disusul pula, adanya penurunan volume perdagangan.

Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 580
Resistance: Rp 645
Achamad Yaki, BCA Sekuritas


2. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR)

Saham BJBR diperkirakan masih rawan terkoreksi dan kembali menuju area Rp 1.620 hingga Rp 1.650 per saham, untuk membentuk wave [b] dari wave B. Hal ini juga terlihat dari indikator stochastic yang mulai menurun. Sedangkan kalau dilihat dari indikator RSI sudah mulai menunjukkan penurunan. Adapun untuk moving average (MA) dan MACD masih di area tanggung atau netral.

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 1.640
Resistance: Rp 1.730
Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas


3. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Pergerakan harga saham INKP dilihat dari indikator stochastic sudah berada di level 80, atau sudah berada di area bullish, sedangkan indikator MACD berada di area sideway. Sementara itu, candle stick di antara garis atas dan garis tengah bolinger band.

Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 790
Resistance: Rp 900.
Kiswoyo Adi Joe, Narada Aset Management

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...