google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo ASII | Geliat Astra International di Bisnis Properti Langsung ke konten utama

ASII | Geliat Astra International di Bisnis Properti


(Baca juga: Mengenal CMF)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) terus mengembangkan unit bisnis properti. Pada kuartal satu lalu, ASII mengucurkan dana segar sebesar Rp 291 miliar untuk bisnis properti.

"Dana ini akan digunakan ASII untuk belanja modal terkait dengan rencana pengembangan bisnis properti," ujar Head of Corporate Communication Astra International Boy Kelana, Selasa (2/7). Tahun ini Astra menganggarkan belanja modal dengan nilai Rp 27 triliun–Rp 30 triliun.

Untuk unit properti, ada beberapa proyek yang akan dikembangkan dan dituntaskan oleh Astra. Di antaranya adalah produk residential Asya dan Arumaya serta rest area Resta Pendopo 456 di Semarang, Jawa Tengah.

Untuk produk properti Asya, Astra telah memulai pembangunan dua kluster rumah tapak di Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur. "Dua kluster tersebut adalah kluster Semayang dan Matana," kata Boy.

Proyek hunian Asya dibangun di atas lahan dengan luas 70 hektare (ha). Kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas, seperti rumahsakit Mayapada, pusat pendidikan, serta kawasan perbelanjaan seperti IKEA dan AEON Mall. Untuk mengembangkan kawasan prestisius ini, Astra merogoh kocek sebanyak Rp 23 triliun.

Sedangkan proyek Arumaya saat ini sedang dalam tahap penawaran. "Sudah dilakukan sejak Maret tahun lalu," kata Boy. Sayang, Boy tidak memerinci berapa nilai investasi serta target pendapatan yang akan diperoleh dari proyek yang dikerjakan bersama Hongkong Land tersebut.

Namun, bila menilik laporan keuangan Astra di kuartal pertama lalu, segmen properti ASII menyumbang Rp 142 miliar dari total pendapatan Astra di periode tersebut. Jumlah itu sekitar 2,38% dari total pendapatan Astra sebesar Rp 59,60 triliun.

Sedangkan untuk rest area Resta Pendopo 456 di Jawa Tengah, Astra memiliki tanah seluas 3,3 hektare. Nilai investasi Astra pada lokasi tersebut mencapai Rp 200 miliar. "Harapannya rest area bisa mulai beroperasi pada Desember 2019," jelas Boy.

Dia menuturkan, kontribusi dari sektor properti memang belum signifikan. "Fokus kami saat ini membangun fondasi yang kuat dan solid serta memperkuat merek dan reputasi sebagai pengembang properti," kata Boy.

Astra saat ini juga masih akan menggeber beberapa proyek lain. Di antaranya, Astra masih akan menyelesaikan pembangunan PLTU Jawa 4 berkapasitas 2x1.000 megawatt di Jepara yang akan rampung pada tahun 2021.

Selain itu, pada Maret 2019, Astra baru saja menyuntik duit sebesar US$ 100 juta ke perusahaan rintisan Gojek. Total investasi Astra di unicorn lokal mencapai US$ 250 juta. "Kami juga baru mengakuisisi ruas tol Surabaya-Mojokerto Rp 1,7 triliun dan akuisisi tambang emas Martabe senilai US$ 1 miliar," kata Boy.

Direktur Avere Investama Teguh Hidayat menilai, ekspansi ASII di luar otomotif memang belum berkontribusi signifikan. Apalagi di bisnis properti, Astra lebih banyak menjalin kerjasama dengan pihak kedua.

Akibatnya, pendapatan tidak seluruhnya diambil Astra. Misalnya, saat menggarap Arumaya, Astra bekerjasama dengan Hongkong Land.

Kemudian untuk proyek JGC di Jakarta Timur, Astra berkongsi dengan PT Modernland Reality Tbk (MDLN). Sehingga kontribusi proyek ini hanya sebesar Rp 3 triliun.

Karena itu, Teguh menilai bisnis properti ASII masih sulit menandingi bisnis otomotifnya. Dia juga berpendapat, ekspansi di bisnis properti hanya diversifikasi bisnis saja, seperti di bisnis lain tambang, agribisnis dan asuransi.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...