google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo BBRI | BRI AKAN TAMBAH ARMADA LAYANAN TERAS KAPAL Langsung ke konten utama

BBRI | BRI AKAN TAMBAH ARMADA LAYANAN TERAS KAPAL


IQPlus, (26/07) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan menambah kapal untuk layanan Teras Kapal BRI Bahtera Seva pada tahun ini yang salah satunya akan ditempatkan di Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Direktur Utama BRI Suprajarto dalam kunjungan dua harinya ke wilayah operasi Bahtera Seva 2 di Labuan Bajo, Jumat, mengatakan saat ini ada tiga kapal Bahtera Seva yang masing-masing beroperasi di Kepulauan Seribu, Halmahera, dan Labuan Bajo.

Dia mengatakan dari tiga kapal yang beroperasi saat ini, hanya dua yang milik perseroan. Sedangkan satu lainnya yang beroperasi di Halmahera merupakan kapal sewa.

Ia menjelaskan BRI telah memesan dua kapal dari sebuah BUMN pembuat kapal. Satu kapal bank terapung itu nanti akan menggantikan kapal sewa itu, sementara yang satu lagi akan beroperasi di Kepulauan Anambas, Riau.

"Nanti pas hari ulang tahun BRI pada Desember akan kita luncurkan penggunaan kapal baru itu," katanya.

Dikatakannya, investasi untuk satu kapal tersebut sekitar Rp21 miliar.

Menurut dia, sejak layanan tersebut diluncurkan pertama kali pada 2015, BRI belum balik modal karena biaya operasional kapal tersebut cukup tinggi.

Namun, katanya, BRI tetap melanjutkan layanan tersebut karena membantu pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat kepulauan. Apalagi potensinya juga cukup besar.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...