google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | SMGR, UNTR, TBIG, ITMG Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | SMGR, UNTR, TBIG, ITMG


MNC Daily Scope Wave
27 Februari 2020

IHSG kembali ditutup terkoreksi 1,7% ke level 5,688 dengan agresif. Kami memperkirakan IHSG akan menguji area 5,623-5,650 sebagai area support terdekatnya. Namun perhatikan pula area 5,550-5,570, apabila IHSG menembus level 5,600. 
Support: 5,650, 5,570
Resistance: 5,750, 5,800

SMGR - Buy on Weakness (11,000)
Saat ini, kami memperkirakan posisi SMGR sedang berada di wave (v) dari wave [c] dari wave 2, dimana SMGR masih berpotensi terkoreksi terlebih dahulu dalam jangka pendek. Setelah terkonfirmasi selesai, maka SMGR berpotensi menguat kembali. Skenario ini berlaku selama SMGR tidak menembus 10,550.
Buy on Weakness: 10,725-10,900
Target Price: 11,550, 12,000
Stoploss: below 10,550

UNTR - Buy on Weakness (18,000)
Selama UNTR tidak terkoreksi dan menembus level 17,200, maka posisi UNTR saat ini kami perkirakan sedang berada di wave [ii], dimana koreksi UNTR cenderung terbatas. Selanjutnya, UNTR berpeluang menguat untuk membentuk wave [iii], terlebih bila mampu menembus 18,875.
Buy on Weakness: 17,700-17,900
Target Price: 19,500, 20,225
Stoploss: below 17,200

TBIG - Buy on Weakness (1,195)
Kami perkirakan pergerakan TBIG saat ini tertahan oleh MA20 dan sedang berada di awal wave (v) dari wave [c] dari wave B. Diperkirakan bahwa TBIG berpotensi untuk melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave (v) dari wave [c].
Buy on Weakness: 1,160-1,180
Target Price: 1,270, 1,305
Stoploss: below 1,130

ITMG - Sell on Strength (11,150)
Pergerakan ITMG saat ini tertahan oleh MA60 dan kami perkirakan ITMG sudah berada pada akhir wave [v] dari wave 1. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan ITMG sudah cenderung terbatas, dan selanjutnya ITMG berpotensi terkoreksi untuk membentuk wave 2 dengan level koreksi berada pada area 10,675 dan 10,300.
Sell on Strength: 11,150-11,350

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...