google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Kota Satu Properti (KOTA) Putar Otak Bayar Utang Rp67,43 Miliar Langsung ke konten utama

Kota Satu Properti (KOTA) Putar Otak Bayar Utang Rp67,43 Miliar


Emiten properti PT Kota Satu Properti Tbk. akan menempuh berbagai upaya untuk membayar kewajiban dalam kesepakatan damai dengan kreditur setelah dicabutnya PKPU (penundaan kewajiban pembayaran utang) atas perseroan di Pengadilan Negeri Semarang.

Berdasarkan keterbukaan informasi, emiten berkode saham SATU tersebut melaporkan terdapat kewajiban senilai total Rp67,43 miliar yang harus dibayarkan dalam kesepakatan damai kepada tiga kreditur.

Pertama, pokok utang senilai Rp39,03 miliar dengan bunga 6 persen harus dibayarkan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. sebelum jatuh tempo pada Oktober 2026. Untuk utang ini, SATU memberikan jaminan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) 156- Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang.

Kedua, pokok utang senilai Rp28,19 miliar dengan bunga tahun pertama sebesar 5 persen dan tahun kedua hingga ke-10 sebesar 7,5 persen dengan PT Bank Bukopin Tbk. Untuk ini, SATU memberikan jaminan SHBG 2036-Condongcatur, Depok, Sleman.

Ketiga, pokok utang senilai Rp200 juta kepada Burhan Yose Witarsa dengan bunga 0 persen dan jatuh tempo pada Oktober 2022.

Direktur Kota Satu Properti Hanna Priskilla menyampaikan sumber pendanaan untuk pembayaran kewajiban tersebut berasal dari pendapatan hotel. Namun, apabila pendapatan hotel tidak mampu menutupi utang tersebut, maka perseroan akan mencari pendanaan lewat perbankan dan pasar modal.

“Alternatif sumber pendanaan baru dapat diupayakan dari pinjaman afiliasi, pinjaman pihak ketiga. [Selain itu] private placement, rights issue, atau penjualan aset,” tulis Hanna seperti dikutip pada Rabu (21/10/2020).

Sumber: BISNIS


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham KBLI | 3 September 2017

Analisa Saham KBLI . Salam Zhuan! Berikut ini kami sampaikan Analisa Saham KBLI singkat. Semoga analisa berikut ini berguna bagi anda dalam menentukan keputusan trading saham anda. Analisa Saham KBLI Saham KBLI adalah saham yang sempat ditunggu-tunggu untuk segera spike beberapa pekan lalu. Mengingat akumulasinya yang bagus dalam sideways yang cukup lama. Akan tetapi, dalam tiga hari terakhir, Saham KBLI mengalami penurunan yang cukup mengerikan. Menariknya, pada sesi II hari trading terakhir, ada rebound keras dengan volume yang cukup keras. Ini super duper sangat menarik sekali. Dalam sekejap kondisi Stochastic Slow langsung mengindikasikan Golden Cross di area oversold di bawah 20%. Dengan kondisi seperti ini, sebenarnya masih sangat spekulatif. Tapi tanda rebound itu sangat nyata. Jika hendak BUY, bagi anda yang cukup nekad, ini termasuk saham anda. Tapi jika anda adalah pencari ketenangan batin di saham, sebaiknya nunggu break 450 dulu. Di bawah ini adalah...

PENGERTIAN SAHAM SYARIAH

Pengertian Saham Syariah Saham Syariah adalah saham yang memenuhi ketentuan syariah. Bagaimana penjelasannya? Sejauh ini, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pasar modal syariah. Padahal, pasar modal syariah merupakan alternatif yang tepat bagi umat Islam yang masih ragu untuk berinvestasi. Secara umum, instrumen tersebut sama dengan instrumen konvensional di pasar modal, yakni saham, obligasi, dan reksa dana. Akan tetapi yang membedakannya, perdagangan instrumen tersebut harus berdasarkan prinsip syariah. Salah satu produk pasar modal syariah yang sering didengar adalah saham syariah. Bagi para muslim, saham syariah dianggap mampu mengakomodasi keinginan untuk memiliki saham yang sesuai dengan nilai-nilai agama islam. Meskipun begitu, tak sedikit orang pula yang tidak mengetahui perbedaan saham syariah dengan saham konvensional. Ada beberapa perbedaan antara saham syariah dengan saham konvensional. Untuk itu, masyarakat yang ingin memilih instrumen investasi ...

Analisa Saham MEDC | 3 Oktober 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Investment Information Team MEDC (Medco Energi International) MEDC mencetak laba USD 80.6 juta (setara Rp 1.0 triliun kurs Rp 13319) atau meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun lalu sebesar USD 11.3 juta (setara Rp 148 miliar). Laba MEDC di topang oleh meningkatnya pendapatan, dimana pendapatan usaha mencapai USD 403 juta (setara Rp 5.3 triliun) atau naik 43% dibandingkan tahun lalu USD 281 juta (setara Rp 3.7 triliun). Walaupun beban umum meningkat 45% menjadi USD 61.6 juta (setara Rp 820 miliar), namun MEDC memperoleh pendapatan lain lain sebesar USD 67.9 juta (setara Rp 904 miliar). Ke depan MEDC masih memiliki agenda Right issue yang akan diputuskan dalam RUPS 02 November 2017. Saat ini MEDC (Rp 800) di perdagangkan pada PE 5.3x (EPS annualized 150) dan PBV 0.8x (BV 961).