google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham HMSP, WSKT, BBRI dan ERAA oleh MNC Sekuritas | 20 Oktober 2020 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham HMSP, WSKT, BBRI dan ERAA oleh MNC Sekuritas | 20 Oktober 2020


MNC Daily Scope Wave

20 Oktober 2020

Pada awal pekan ini (19/10), IHSG ditutup menguat tipis 0,5% di level 5,126. Selama IHSG tidak terkoreksi kembali ke bawah 5,067 dan mampu menguat menembus 5,182-5,187, maka kami memperkirakan saat ini IHSG sedang berada awal wave (v) dari wave [c] dari wave B. Hal tersebut berarti IHSG akan menguji ke area 5,200-5,250. Namun, apabila IHSG terkoreksi di bawah 5,067, maka IHSG sedang membentuk wave (iv) dalam skenario merah dan level koreksi IHSG kami perkirakan berada pada 5,000-5,050.

Support: 5,000, 4,840

Resistance: 5,187, 5,250

HMSP - Buy on Weakness (1,500)

Kemarin (19/10), HMSP ditutup terkoreksi 1,6% di level 1,500. Saat ini pada skenario biru, kami perkirakan posisi HMSP sudah berada di akhir wave [iv] dari wave 1 dari wave (C). Hal tersebut berarti, koreksi HMSP sudah cenderung terbatas dan berpotensi berbalik menguat. Namun waspadai apabila HMSP terkoreksi di bawah 1,465, maka HMSP akan membentuk skenario merah.

Buy on Weakness: 1,480-1,500

Target Price: 1,580, 1,650

Stoploss: below 1,465

WSKT - Buy on Weakness (730)

WSKT ditutup menguat 2,1% ke level 730 pada perdagangan kemarin (19/10). Kami memperkirakan, apabila WSKT mampu menembus resistance yang berada pada 745 maka saat ini posisi WSKT berada di wave (v) dari wave [iii]. Hal tersebut berarti, WSKT berpeluang untuk melanjutkan penguatannya kembali.

Buy on Weakness: 700-730

Target Price: 750, 800

Stoploss: below 640

BBRI - Buy on Weakness (3,280)

Pada perdagangan kemarin (19/10), BBRI ditutup menguat 0,9% ke level 3,280 disertai dengan munculnya tekanan beli. Kami perkirakan saat ini posisi BBRI sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B, sehingga BBRI berpotensi melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 3,220-3,280

Target Price: 3,400, 3,500

Stoploss: below 3,080

ERAA - Sell on Strength (1,600)

ERAA ditutup menguat 1,8% ke level 1,680. Kami perkirakan posisi ERAA saat ini sudah berada di akhir wave (i) dari wave [iii] dari wave 5. Hal tersebut berarti, ERAA rentan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave (ii). Kami perkirakan level koreksi ERAA berada pada 1,600 dan 1,550, area tersebut dapat digunakan sebagai area buyback.

Sell on Strength: 1,680-1,710


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...