PENJUALAN TURUN, NIKL CATAT RUGI HINGGA MARET 2020 | SAHAM NIKL


IQPlus, (27/04) - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) meraih penjualan sebesar US$38,02 juta hingga periode 31 Maret 2020 turun dari penjualan US$50,67 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, laba bruto turun menjadi US$1,51 juta dari laba bruto US$5,89 juta tahun sebelumnya dan rugi sebelum pajak diderita sebesar US$10,32 juta usai meriah laba sebelum pajak US$3,28 juta salah satunya karena rugi kurs yang naik jadi US$9,59 juta dari US$47,64 ribu.

Rugi bersih tahun berjalan tercatat US$10,14 juta usai meraih laba bersih tahun sebelumnya US$2,24 juta. Total aset perseroan hingga 31 Maret 2020 mencapai US$142,62 juta turun dari total aset US$151,69 juta hingga periode 31 Desember 2019. (end)

PENDAPATAN DAN LABA SUPERKRANE MITRA UTAMA DI 2019 MENINGKAT | SAHAM SKRN


IQPlus, (27/04) - PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) meraih pendapatan Rp682.38 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari Rp560,77 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, laba kotor meningkat menjadi Rp263,97 miliar dari laba kotor R197,15 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha diraih Rp239,53 miliar naik dari laba usaha tahun sebelumnya Rp188,25 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan diraih Rp179,43 miliar naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp121,43 miliar dan laba tahun berjalan naik menjadi Rp137,43 miliar dari laba tahun sebelumnya Rp63,28 miliar.

Total aset perseroan mencapai Rp1,67 triliiun hingga 31 Desember 2019 naik dari total aset yang tercatat hingga 31 Desember 2018 sebesar Rp1,58 triliun. (end)

DUKUNG RENCANA PERTUMBUHAN BANK BTPN TIDAK BAGIKAN DIVIDEN | SAHAM BTPN


IQPlus, (27/04) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank BTPN Tbk memberikan persetujuan atas laporan keuangan tahun buku 2019. Pada 2019 Bank BTPN berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit yang baik dan berkualitas. Pertumbuhan kredit tercatat Rp 141,8 triliun, atau tumbuh 108% dari periode yang sama 2018 (year on year/yoy). Bank BTPN senantiasa menjaga penyaluran kredit tetap sehat dan meng depankan prinsip kehatihatian. Hal ini tercermin pada rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) sebesar 0,8% (gross).

Untuk menyeimbangkan laju pertumbuhan kredit, Bank BTPN menghimpun pendanaan senilai Rp 145,8 triliun di 2019, meningkat 81% dari 2018. Jumlah tersebut terdiri dari dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp86,9 triliun, pinjaman pihak lain Rp52,9 triliun, serta pinjaman subordinasi Rp 6 triliun. Dari total DPK, Bank BTPN berhasil meningkatkan porsi current account savings account (CASA) menjadi 28% pada 2019, lebih tinggi dibandingkan porsi pada 2018 yang sebesar 13%. Terkait dengan kecukupan likuiditas, Bank BTPN memiliki liquidity coverage ratio (LCR) sebesar 219% dan net stable funding ratio (NSFR) sebesar 113%, jauh di atas ketentuan minimum regulator 100%.

Sebagai informasi LCR merupakan instrumen untuk menghitung rasio likuiditas jangka pendek, sedangkan NSFR untuk menghitung rasio likuiditas jangka panjang. Dari sisi permodalan, setelah penggabungan usaha, Bank BTPN memiliki permodalan yang lebih besar dan kuat untuk dapat mendukung kebutuhan pinjaman nasabah dan pertumbuhan ekonomi nasional. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) pada akhir 2019 mencapai 24,2%. Aset Bank BTPN tercatat sebesar Rp 181,6 triliun di 2019 atau tumbuh 79% secara tahunan. Adapun laba bersih setelah pajak (net profit after tax/NPAT) mencapai Rp 2,6 triliun, meningkat 40%. Perlu digarisbawahi, pencapaian ini menggunakan perbandingan antara kondisi bank setelah merger dan bank sebelum merger.

RUPST juga menyepakati untuk tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham. "Kami mengapresiasi para pemegang saham yang telah memutuskan untuk menggunakan laba bersih sebagai cadangan wajib dan laba ditahan. Ini merupakan komitmen kuat dari pemegang saham dalam mendukung rencana pertumbuhan dan pengembangan bisnis Bank BTPN di masa depan," ungkap Direktur Utama Bank BTPN Ongki Wanadjati Dana. (end)

REPOWER INDONESIA SIAP LUNCURKAN PROGRAM INOVATIF DI TENGAH COVID-19 | SAHAM REAL


IQPlus, (27/04) - . Ditengah kondisi perekonomian nasional dan global yang sedang menghadapi tantangan dampak pandemi Covid-19, hingga mengakibatkan terjadinya fluktuasi yang tinggi di pasar modal, PT Repower Asia Indonesia Tbk, (REAL) selaku Emiten di Bursa Efek Indonesia, meluncurkan sebuah program Inovatif dalam rangka mendukung program Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menggairakan kembali Pasar Modal Indonesia, Perseroan akan memberikan Doorprize dengan nilai total hadiah miliaran rupiah kepada para pemegang saham publik Perseroan.

"Program ini kami beri nama Program PASTI REAL, yang ditujukan khusus kepada pemegang saham publik dari Perusahaan kami sebagai stimulus dalam mendukung pemerintah untuk terus menggairahkan pasar modal Indonesia ditengah pandemi covid-19, program ini juga sejalan dengan program Yuk Nabung Saham yang dikampanyekan oleh Bursa, sehingga kami berharap masyarakat bisa menjadikan saham REAL sebagai salah satu instrument investasi mereka,"ungkap Direktur Repower Rully Muliarto, Senin.

Lebih lanjut Rully Muliarto mengungkapkan bahwa program yang akan mereka luncurkan merupakanprogram pertama kali di industri pasar modal Indonesia. Program ini telah dipersiapkan oleh tim management   mulai dari pemberitahuan mengenai program tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), serta proses perizinan kepada institusi terkait telah dilakukan. Terkait dengan penjelasan detail program tersebut rencananya akan dilaksanakan Grand Launching pada hari Kamis, 30 April 2020 melalui Media Conference dengan memanfaatkan aplikasi Online Meeting dan Social Media.

PT Repower Asia Indonesia Tbk sejak awal telah menunjukkan komitmen dan dukungan kepada pemerintah dalam penanganan covid-19 yang dimana Perseroan telah memberlakukan partial Work From Home (.WFH.) bagi para karyawannya sejak 16 Maret 2020 hingga sekarang dan bukan hanya itu saja, pada akhir bulan Maret kemarin Perseroan juga telah melakukan penyemprotan Disinfektan dan pembagian hand sanitizer serta sosialiasi pentingnya Pyshical Distancing di lokasi proyek Perseroan yakni di Botanical Puri Asri dan Green Botanical Garden.

Di sisi lain, PT Repower Asia Indonesia Tbk, hingga saat ini masih tetap optimis memenuhi target penjualan mereka di tahun 2020 sebesar 72,92 miliar. "terlalu dini jika kami menyerah dengan kondisi yang ada sekarang, Insya Allah kami masih sangat optimis dapat mencapai target penjualan sebesar 72,92 miliar dengan proyeksi kenaikan lebih dari 300% dari tahun lalu, dengan dukungan tim solid yang kami miliki, kami akan terus berinovasi dengan program dan produk terbaik kedepan untuk meningkatkan value Perusahaan kami," tutup Rully Muliarto. (end)

HARGANYA TURUN TERUS, SAHAM JAST MASUK UMA | SAHAM JAST


IQPlus, (27/04) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pola transaksi saham PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) karena telah terjadi penurunan harga saham yang diluar kebiasaan (UMA).

Menurut keterangan yang dikutip Senin disebutkan, BEI telah meminta konfirmasi perusahaan pada 22 April dan sampai saaat ini masih menunggu jawaban dari perusahaan tercatat.

Investor diminta untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapatkan persetujuan RUPS.

Harga saham JAST pada 27 Februari 2020 masih berada di level Rp1.435 per lembar dan ditutup turun ke level Rp177 per lembar pada 24 April 2020. (end)

ASET BANK JATIM 2019 TUMBUH 22,37 PERSEN | SAHAM BJTM


IQPlus, (27/04) -  Aset PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur mengalami pertumbuhan 22,37 persen, atau mencapai Rp76,72 triliun, hal ini membuat kinerja keuangan tahun buku 2019 menunjukkan performa bagus dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha di Surabaya, Sabtu mengatakan, bagusnya performa keuangan membuat bank milik Pemprov Jatim itu mencatatkan pertumbuhan 9,22 persen (YoY) atau Rp1,38 triliun.

Selain itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tercatat positif dengan tumbuhan 18,91 persen (YoY) yaitu sebesar Rp60,55 triliun, hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat.

"Pertumbuhan DPK didominasi pertumbuhan giro 23,54 persen atau tercatat Rp23,83 triliun, diikuti tabungan sebesar 16,28 persen atau tercatat Rp22,22 triliun dan pertumbuhan deposito sebesar 15,81 persen atau tercatat Rp14,50 triliun," katanya.

Dari komposisi itu, Ferdian mengaku, bahwa terlihat kemampuan Bank Jatim dalam menghimpun dana murah cukup baik.

"Selain pencapaian DPK tersebut, diperkuat dengan CASA rasio sebesar 76,06 persen (selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio Bank Jatim berada diatas 65 persen)," katanya.

Sementara itu, dari sisi pembiayaan, Bank Jatim mampu mencatatkan pertumbuhan kredit tertinggi dalam beberapa tahun terakhir yaitu 13,16 persen (YoY) atau sebesar Rp38,35 triliun, hal itu diikuti dengan penurunan rasio Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet secara signifikan yaitu sebesar 2,77 persen.

"Artinya kualitas kredit Bank Jatim dari tahun ke tahun semakin meningkat. Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp23,10 triliun atau tumbuh 7,12 persen (YoY)," katanya.

Sedangkan pertumbuhan paling tinggi didapat dari sektor komersial sebesar 27,11 persen atau tercatat Rp9,23 triliun, dan didongkrak dari pertumbuhan kredit sindikasi yang signifikan sebesar 118,98 persen.

Sedangkan komposisi rasio keuangan periode Desember 2019 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 18,00 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,11 persen, dan Return On Asset (ROA) 2,73 persen.(end)

Rekomendasi Saham Mirae Asset | ANTM, EXCL, PWON

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
April 27, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 4,496.06 (-2.12%), consolidation,trading range 4,464-4,632. Indikator MFI optimized relative flat dan indikator W%R optimized  serta indikator stochastic%D akan menguji support trendline. Pada periode weekly  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized coba naik lebih lanjut. Daily support di 4,464 dan daily resistance di 4,632. Cut loss level di 4,440.

ANTM Daily  , 494 (-0.80%), buy on weakness, trading range 480 – 520. Indikator MFI optimized, indikator indikator W%R optimizeddan indikator Stochastic%D optimized masih bergerak turun menguji support trendline.Daily support  di 480 sementara itu daily resistance di  520. Cut loss level  di  464

EXCL Daily, 2,380 (-1.24%), buy on weakness, trading range 2,350– 2,560. indikator MFI optimized indikator W%R optimized dan Stochastic%D optimized sudah  berada sekitar support line. Daily support  di 2,350 sementara itu daily resistance  di 2,560. Cut loss level  di 2,230.

PWON Daily , 350 (-6.91%), buy on weakness, trading range 346 – 380. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan Indikator Stochastic%D optimized  masih cenderung turun. Perkiraan daily support di 346 dan daily resistance di 380. Cut loss level di 340

Ulasan Pasar Global | 27 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Apr 27, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Saham teknologi Apple dan Microsoft mendorong reli Wall Street

Wall Street menguat pada hari Jumat, dipimpin lebih tinggi oleh Apple dan Microsoft karena investor menyelesaikan minggu perdagangan yang bergejolak dan beberapa negara siap untuk bersantai dari penguncian terkait virus corona.

Dow Jones melonjak 1,11% menjadi berakhir pada 23.775,27 poin. S&P 500 naik 1,39% menjadi 2.836,74. Nasdaq Composite menambahkan 1,65% menjadi 8,634,52.

Apple (AAPL.O) dan Microsoft (MSFT.O) masing-masing naik lebih dari 1%, mengangkat S&P 500 lebih banyak dari perusahaan lain. Kedua raksasa teknologi itu siap untuk melaporkan hasil kuartal-Maret mereka minggu depan, memberi investor sekilas bagaimana pandemi itu memengaruhi bisnis global mereka. Boeing Co (BA.N) jatuh lebih dari 6% setelah sebuah laporan pembuat rencana berencana untuk memotong 787 Dreamliner dengan sekitar setengahnya. Semua dari 11 indeks sektor S&P 500 bergerak naik, dengan teknologi informasi .SPLRCT melonjak 2,1% dan material .SPLRCM menguat 1,5%.

Eropa

Bursa Eropa merosot karena stimulus Uni Eropa gagal mengesankan investor

Bursa saham Eropa jatuh pada hari Jumat dengan investor kecewa dengan kurangnya rincian dalam dana darurat triliun euro yang disepakati oleh para pemimpin blok karena bukti tumbuh dari kerusakan global yang ditimbulkan oleh krisis coronavirus.

Indeks STOXX 600 Eropa ditutup 1,1% lebih rendah.

Pada Kamis malam, para pemimpin Uni Eropa menyetujui paket penyelamatan langsung sekitar 500 miliar euro tetapi meninggalkan rincian memecah-belah dana yang lebih besar hingga musim panas. Mereka bersatu di sekitar anggaran bersama yang lebih besar untuk tahun 2021-27 dengan program pemulihan dan menugaskan Komisi Eropa untuk menyajikan proposal terperinci pada 6 Mei. tidak akan membuat proses menemukan kesepakatan lebih mudah, ”kata analis. "Pertemuan formal berikutnya para pemimpin Uni Eropa di Dewan akan pada 18/19 Juni dan ini mungkin tanggal di mana setidaknya perjanjian utama dapat diumumkan, tetapi lebih banyak pekerjaan dan negosiasi akan diperlukan sampai saat itu."

Analisa Saham UNTR : Strong March Coal Sales | 27 April 2020

UNTR IJ - Strong March Coal Sales; Reiterate BUY
Andrey WIJAYA, Fauzan DJAMAL, Ryan SANTOSO - RHB Sekuritas

Link to report: https://bit.ly/2Y8RGDQ

♦️ Reiterate BUY, IDR21,700 TP, 34% upside and c.7% yield. 

♦️ United Tractors still booked weak heavy equipment (HE) sales in March, from uncertainties related to COVID-19. 

♦️ However, coal sales continued growing, buffered by stable prices – albeit offset by the soft performance from HE and mining contracting. 

♦️ Although its gold sales growth has been capped during the pandemic, the commodity’s price (+14% YTD) should keep this segment afloat in the long run. 

♦️ Key downside risks: further weak HE sales, and an unprecedented downturn in coal prices.

Rekomendasi Saham IPOT | BRPT, TLKM, CPIN

IHSG (4.390-4.600) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 4.390 kemudian 4.300 dengan resist di level 4.600 dan 4.710.

BRPT (SELL) : Target pelemahan harga pada level 1.195 kemudian 1.150 dengan resist di level 1.280 dan 1.340.

TLKM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.000 dengan resist di level 3.160 kemudian 3.240.

CPIN (SELL) : Target pelemahan harga pada level 3.875 kemudian 3.670 dengan resist di level 4.300 dan 4.520.

R-LQ45X (SELL) : Target pelemahan harga pada level 676 kemudian 654 dengan resist di level 720 dan 743.

XISR (SELL) : Target pelemahan harga pada level 264 kemudian 255 dengan resist di level 282 dan 292.

XPLQ (SELL) : Target pelemahan harga pada level 323 kemudian 314 dengan resist di level 344 dan 353.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9nhq

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | MEDC, AALI, ISAT, GGRM

MNC Daily Scope Wave
27 April 2020

Menutup pekan lalu (24/4), IHSG ditutup terkoreksi 2,1% disertai dengan munculnya tekanan jual yang cukup besar. Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian wave 2 pada skenario biru atau bagian wave B pada skenario merah. IHSG memiliki potensi _upside_ untuk membentuk wave 2 ke arah 4,747 sekaligus menguji level resistancenya. Namun, perlu diperhatikan level support IHSG pada 4,441, apabila ternyata IHSG menembus level tersebut maka IHSG sudah mengkonfirmasi terbentuknya wave 2 dan akan melanjutkan koreksinya ke arah minimal 4,150-4,300 (target wave B skenario merah).
Support: 4,441, 4,390
Resistance: 4,670, 4,747

MEDC - Buy on Weakness (410)
Penutupan pekan lalu (24/4), MEDC terkoreksi tipis 0,5% ke level 410 meskipun tekanan jual cukup besar. Kami memperkirakan saat ini MEDC berada di awal wave [c] dari wave B, dimana MEDC masih berpotensi menguat.
Buy on Weakness: 404-410
Target Price: 500, 550, 600
Stoploss: below 364

AALI - Buy on Weakness (5,475)
Kami memperkirakan koreksi 3,5% yang terjadi pada AALI pekan lalu (24/4) merupakan akhir dari wave [b] dari wave 4. Hal ini berarti AALI berpeluang untuk berbalik menguat untuk membentuk wave [c] dari wave 4, skenario ini berlaku selama AALI tidak terkoreksi ke bawah 4,140.
Buy on Weakness: 5,200-5,400
Target Price: 6,100, 7,200, 8,000
Stoploss: below 4,140

ISAT - Buy on Weakness (2,000)
Kami memperkirakan saat ini posisi ISAT sedang berada di awal wave C dari wave (B), dimana pergerakan ISAT masih berpeluang menguat untuk membentuk wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 1,920-2,000
Target Price: 2,240, 2,600, 2,900
Stoploss: below 1,860

GGRM - Sell on Strength (42,800)
Pergerakan GGRM kemarin (24/4) terkoreksi 3,7% diikuti dengan munculnya tekanan jual yang cukup besar. Kami memperkirakan posisi GGRM saat ini sedang berada pada wave (c) dari wave [b], dimana GGRM masih berpotensi untuk kembali terkoreksi. Koreksi terdekat GGRM kami perkirakan berada pada area 41,600 dan idealnya berada pada area 35,000-36,000
Sell on Strength: 42,800-43,900

Disclaimer On

Harga Komoditas dan Indeks | 27 April 2020

Dow jumps more than 200 points as oil extends rebound, but posts first weekly loss in three

Stocks rose on Friday as oil prices clawed back even more of their historic losses from earlier in the week while investors weighed the prospects of a potential coronavirus treatment from Gilead Sciences.

Dow.......23775     +260.01   +1.11%
Nasdaq..8635      +139.8      +1.65%
S&P 500..2837     +38.9        +1.49%

FTSE.......5752     -74.4         -1.28%
Dax.........10336   -177.7       -1.69%
CAC.........4393     -57.7         -1.30%

Nikkei....19262    -167.4       -0.88%
HSI.........23831   -145.99     -0.61%
Shanghai.2802   -29.97        -1.06%
ST Times.2518   -24.2          -0.95%

IDX........4496.06  -97.49      -2.12%
LQ45......663.70   -21.02      -3.07%

Indo10Yr..7.9998      +0.0093    +0.12%
ICBI..........272.4749  +0.0726   +0.03%
US10Yr.......0.5960    -0.0170     -2.77%
VIX............35.93      -5.45         -13.17%👍

USDIndx ...100.3800   -0.1060    -0.11%
Como Indx...112.75     -0.74        -0.65%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL.........4.90     -0.61        -11.07%
 (Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS......224.72     -2.209     -0.97%
 (5-yr INOCD5)

IDR.......15400.00   -15.00        -0.10%
Jisdor...15553         -77              -0.49%

Euro.........1.0823  +0.0042   +0.39%

TLKM.......19.69     -0.02        -0.10%
(3062)
EIDO........15.12      -0.27       -1.75%
EEM.........35.58      -0.05       -0.14%

Oil...........16.84        +0.44         +2.67%
Gold ....1735.60       -15.90       -0.91%
Timah...14980.50    -37.50       -0.25%
Nickel...12260.00    +80.00      +0.66%

Coal price....52.55  +0.50      +0.96%
(May/Newcastle)
Coal price....52.70  +0.40      +0.76%
(Jun/Newcastle)
Coal price.....41.10  -1.15       -2.72%
(May/Rotterdam)
Coal price....42.25   -0.85       -1.97%
(Jun/ Rotterdam)

CPO(Jun)....2089     -39         -1.83%
(Source: bursamalaysia.com)           
Corn............323.00   -3.00     -0.92%
SoybeanOil...25.50   -0.54      -2.07%
Wheat.........530.50   -14.25    -2.62%

Rubber......151.50     -0.40      -0.26%

( DE/ Phintraco(AT)  27 -04-20)