LABA TEMPO INTI MEDIA Rp1,11 MILIAR HINGGA DESEMBER 2019. | SAHAM TMPO


IQPlus, (03/06) - PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) mencatat penurunan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk menjadi Rp1,11 miliar hingga periode 31 Desember 2019 dibandingkan laba Rp2,85 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan seperti dikutip Rabu menyebutkan, pendapatan usaha meningkat menjadi Rp305,17 miliar dibandingkan pendapatan usaha Rp291,55 miliar tahun sebelumnya dan laba bruto menjadi Rp109,55 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp109,21 miliar.

Laba usaha meningkat menjadi Rp11,73 miliar dari laba usaha Rp7,88 miliar tahun sebelumnya dan beban keuangan naik tajam menjadi Rp9,69 miliar dari Rp5,21 miliar dan pendapatan keuangan turun menjadi Rp84,77 miliar dari Rp264,08 miliar membuat laba sebelum pajak turun jadi Rp2,12 miliar dari laba sebelum pajak Rp2,93 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp413,57 miliar hingga periode 31 Desember 2019 turun dari jumlah aset Rp421,44 miliar hingga periode 31 Desember 2018.(end)

PELITA SAMUDERA RAIH PENDAPATAN US$19,29 JUTA HINGGA MARET 2020 | SAHAM PSSI


IQPlus, (03/06) - PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) meraih pendapatan usaha sebesar US$19,29 juta hingga periode 31 Maret 2020 naik dari pendapatan usaha US$17,66 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan laba bruto naik menjadi US$4,39 juta dari laba bruto US$3,92 juta tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi US$1,19 juta dari laba sebelum pajak penghasilan US$2,36 juta tahun sebelumnya.

Penurunan itu antara lain karena kenaikan beban keuangan menjadi US$1,00 juta dari US$350,69 ribu dan dideritanya beban lain-lain bersih sebesar US$572,71 ribu dari pendapatan lain-lain bersih US$494,36 ribu tahun sebelumnya.

Laba periode berjalan turun menjadi US$1,09 juta dari laba periode berjalan tahun sebelumnya yang US$2,19 juta . Sementara total aset perseroan mencapai US$140,67 juta hingga periode 31 Maret 2020 turun dari total aset US$143,19 juta hingga periode 31 Desember 2019. (end)

DEWATA FREIGHTINTERNATIONAL CATAT RUGI Rp166 JUTA HINGGA DESEMBER 2019 | SAHAM DEAL


IQPlus, (03/06) - PT Dewata Freightinternasional Tbk (DEAL) mencatat rugi neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp166,29 juta hingga periode 31 Desember 2019 usai meraih laba neto Rp3,00 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, pendapatan turun menjadi Rp144,40 miliar dibandingkan pendapatan Rp236,18 miliar di periode sama tahun sebelumnya dan laba kotor turun menjadi Rp30,16 miliar dari laba kotor Rp38,67 miliar.

Laba usaha turun menjadi Rp6,79 miliar dari laba usaha Rp12,96 miliar dan beban lain-lain neto turun menjadi Rp6,07 miliar dari Rp8,14 miliar membuat laba sebelum pajak turun menjadi Rp721,97 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp4,82 miliar.

Sedangkan total aset perseroan mencapai Rp275,49 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp250,17 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

BTN OPTIMISTIS KPR MAKIN DIMINATI MILENIAL SAAT NORMAL BARU | SAHAM BBTN


IQPlus, (03/06) - Bank Tabungan Negara (BTN) optimistis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi milenial makin diminati saat era new normal dari pandemi COVID-19 karena tatanan baru ini mendorong kesadaran memiliki rumah merupakan aset terpenting.

"Sebelum COVID, orang lebih mendahulukan sharing economy. Sekarang terbalik, satu sisi ada pengaruh kepada milenial, sebelumnya merasa punya aset, itu tidak penting," kata Direktur Utama BTN Pahala N Mansury dalam webinar di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, sebelum adanya pandemi golongan muda banyak memilih menyewa rumah atau indekos dari pada langsung memiliki aset berupa rumah.

Namun setelah adanya wabah Virus Corona, menuntut sebagian besar pekerja untuk bekerja dari rumah.

Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia itu optimistis harga rumah khususnya pasaran Rp150 juta hingga Rp500 juta tidak akan turun dan memiliki prospek yang bagus untuk investasi.

Terkait kinerja kredit, meski mengakui ada perlambatan, namun ia menyebut masih ada pertumbuhan khususnya untuk segmentasi harga rumah Rp150 juga hingga Rp500 juta.

Untuk KPR bersubsidi misalnya, lanjut dia, periode Maret-April 2020 tumbuh 10 persen. Namun realisasi kredit baru yang disalurkan turun 40 persen dibandingkan posisi Desember 2019 atau year to date.

Sementara itu terkait pola kerja normal, Pahala mengatakan interaksi antara nasabah dan petugas bank akan banyak terpengaruh yakni meminimalkan interaksi di kantor cabang.

Adapun layanan itu di antaranya pembukaan rekening yang ke depan akan banyak diarahkan dalam jaringan, hingga proses bisnis dilakukan melalui kanal elektronik.

"Banyak data mining, data analisis, cross selling, ini menunjukkan bahwa pemenang di bank adalah yang kuat di IT dan menggunakan data sebaiknya," kata Pahala.(end)

GARUDA LUNCURKAN LAYANAN EKSPEDISI "KIRIMAJA" | SAHAM GIAA


IQPlus, (03/06) - Garuda Indonesia Group melalui lini usaha transportasi dan logistik, PT Aerojasa Cargo secara resmi meluncurkan "KirimAja" yang merupakan layanan pengiriman barang berbasis aplikasi digital dengan jangkauan pengiriman barang ke sejumlah destinasi penerbangan yang dilayani oleh seluruh armada Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia.

Lini usaha itu juga melayani pengiriman untuk wilayah Jabodetabek dan wilayah antarkota lain yang didukung oleh layanan dari Aerojasa Cargo.

"Pandemi COVID-19 menuntut kami untuk semakin adaptif dan kreatif berakselerasi mengembangkan kesempatan bisnis di era normal baru, yang salah satunya kami kembangkan melalui bisnis layanan logistik dengan memperkenalkan .KirimAja. yang merupakan layanan pengiriman barang berbasis aplikasi digital,. kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, perkembangan pesat industri e-dagang di Indonesia serta munculnya tren baru pada era normal baru, menjadikan sektor layanan logistik memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat akan layanan pengiriman barang secara cepat, tepat, dan efisien.

..KirimAja. kami harapkan dapat menjadi pilihan tersendiri bagi masyarakat maupun sektor UMKM yang membutuhkan layanan pengiriman barang secara daring yang didukung oleh layanan kargo udara yang terpercaya, baik dari sisi akurasi waktu pengiriman, keamanan paket, hingga tarif yang kompetitif", kata Irfan.

KirimAja juga turut didukung oleh model bisnis berbasis komunitas (community based) yang tidak hanya semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat yang bergabung sebagai agen pengiriman melalui program Sohib KirimAja".(end)

Analisa Saham PTBA | 3 Juni 2020

Saham PTBA pada tanggal 2 Juni 2020 ditutup menguat pada harga 2080, naik 6,94%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 34% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke atas ke arah atas . Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Rekomendasi :
Beli jika di atas 2140
Jika naik di atas 2160 maka berpeluang ke 2250-2540
Jika turun di bawah 1945 maka berpeluang ke 1800

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap
Pola Candlestick Saham Lengkap
Indikator Saham Lengkap
Dasar-dasar Investasi Saham :

Ulasan Pasar Global | 3 Juni 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Juni 3, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Wall Street ditutup dengan adanya tanda-tanda rebound ekonomi

Reli pada sesi akhir mendorong Wall Street dengan kenaikan kuat pada hari Selasa karena pelaku pasar mengesampingkan keresahan sosial dan kekhawatiran pandemi untuk fokus pada pengurangan pembatasan sosial dan tanda-tanda pemulihan ekonomi.

Dow Jones Industrial Average naik 267,63 poin atau 1,05% menjadi 25.742,65. S&P 500 naik 25,09 poin atau 0,82% menjadi 3.080,82. Nasdaq Composite menambahkan 56,33 poin atau 0,59% menjadi 9608,38.

Saham teknologi, bersama dengan saham siklus seperti industri dan keuangan, memberikan dorongan terbesar untuk ketiga indeks saham utama AS. Secara nasional, protes keras atas kematian seorang pria kulit hitam di tangan petugas penegak hukum terus berlanjut, bahkan ketika Presiden Donald Trump berjanji untuk melepaskan militer pada para demonstran. "Jika kekerasan berlanjut, ini dapat memperburuk dampak coronavirus pada bisnis," kata analis. “Banyak toko akan tutup; akan ada jam malam; orang-orang tidak akan bisa berbelanja dan itu akan lebih merusak perekonomian. " Di sisi lain, rebound ekonomi didorong sebagian kecil oleh paket-paket stimulus besar-besaran dari Capitol Hill dan Federal Reserve A.S. yang membantu memicu optimisme investor.

Eropa

Bursa Jerman bersinar di Eropa seiring melonjaknya saham produsen mobil

Bursa Eropa mencapai level tertinggi sejak awal Maret pada hari Selasa, dengan bursa Jerman berkinerja lebih baik karena saham pembuat mobil rally pada harapan stimulus dan Lufthansa naik setelah dewan menyetujui bailout negara.

STOXX 600 Eropa naik 1,4%.

Volkswagen (VOWG_p.DE), Daimler (DAIGn.DE) dan BMW (BMWG.DE) naik antara 5,9% dan 9% pada laporan Reuters pada hari Minggu bahwa Kementerian Ekonomi negara itu telah mengusulkan skema bonus pembeli 5 miliar euro untuk meningkatkan penjualan mobil. Indeks mobil & bagian Eropa .SXAP melonjak 4,9%, memimpin kenaikan, sementara perusahaan asuransi .SXIP, real estat .SX86P dan perbankan .SX7P naik antara 2,5% dan 3%. Lufthansa (LHAG.DE) melonjak 6,3% karena dewan pengawasnya menyetujui bailout pemerintah 9 miliar euro ($10 miliar) bahkan ketika memaksa maskapai Jerman untuk memberikan beberapa slot pendaratan berharga kepada saingan.

Rekomendasi Saham Mirae Asset | GIAA, MEDC, BTPN

IHSG Daily, 4,847.51 (+1.98%), limited upside,trading range 4,812-4,885. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas. Pada periode weekly indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih bergerak naik namun juga mulai terbatas. Daily support di 4,812 dan daily resistance di 4,885. Cut loss level di 4,440. 

GIAA Daily, 250 (_5.04%), trading buy, trading range 244 - 256. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized cenderung koreksi terbatas. Daily support di 244 sementara itu daily resistance di 256. Cut loss level di 238. 

MEDC Daily, 450 (+2.27%), trading buy, trading range 438- 458. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized cenderung naik. Daily support di 438 sementara itu daily resistance di 458 Cut loss level di 432. 

BTPN Daily 1,875 (+1.90%), sell on strength, trading range 1,845 - 1,910. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik namun sudah terbatas .Perkiraan daily support di 1,845 dan daily resistance di 1,910 Cut loss level 1,810

Mirae Asset Sekuritas
Technical Insight 3 Juni 2020

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | JPFA, RALS, BSDE, BBRI

MNC Daily Scope Wave

3 Juni 2020

IHSG kembali menguat sebesar 2% ke level 4,847, namun dapat diperhatikan volume yang muncul lebih kecil dibandingkan hari sebelumnya dan posisi IHSG ditutup pada fibo retracement 78.6. Selama IHSG belum mampu menembus resistance di 4,975, maka kami memperkirakan pergerakan IHSG saat ini sudah berada di akhir wave [c] dari wave 2 atau wave [b] pada skenario merah. Hal ini berarti penguatan IHSG sudah cenderung terbatas dan rawan untuk terkoreksi. Kami perkirakan koreksi IHSG akan berada pada area 4,700-4,780.
Support: 4,597, 4,474
Resistance: 4,975, 5,133

JPFA - Buy (980)

Kemarin (2/6), JPFA menguat 8,9% dengan tekanan beli yang sangat agresif dan tertahan oleh resistance pada fibo cluster projection 50 dan 61.8. Kami perkirakan saat ini posisi JPFA sedang berada di awal wave [iii] dari wave C, dimana JPFA masih berpotensi melanjutkan penguatannya.
Buy: 940-980
Target Price: 1,170, 1,310
Stoploss: below 880

RALS - Buy on Weakness (610)

Penguatan RALS tertahan oleh resistance MA60, hal tersebut disertai dengan besarnya volume pembelian pada perdagangan kemarin (2/6). Selama tidak terkoreksi ke bawah 560, maka saat ini posisi RALS kami perkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C, dimana RALS masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 580-600
Target Price: 700, 800
Stoploss: below 560

BSDE - Buy on Weakness (670)

Meskipun sempat menguat mencapai 695, namun kemarin (2/6), BSDE ditutup pada level 670 dan tertahan oleh MA5 dan MA20. Selama pergerakan BSDE tidak terkoreksi melebihi 585, maka pergerakan BSDE kami perkirakan sedang berada di awal wave (iii), diperkirakan BSDE masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. 
Buy on Weakness: 635-670
Target Price: 750, 820
Stoploss: below 585

BBRI - Sell on Strength (3,180)

Kemarin (2/6) BBRI kembali ditutup menguat di level 3,180 dan MA60. Kami memperkirakan selama BBRI tidak mampu menguat dan menembus resistance di 3,350 dan 3,520, maka BBRI saat ini berada di akhir wave [a], sehingga penguatan BBRI sudah relatif terbatas dan rentan terkoreksi. Kami perkirakan level koreksi BBRI terdekat berada pada area 3,000-3,100 dan idealnya berada pada 2,700-2,850. Level koreksi tersebut dapat dijadikan level buyback.
Sell on Strength: 3,180-3,350

Disclaimer On

Rekomendasi Saham BCAS | JSMR, TLKM, ICBP, INCO, MAIN

BCAS Technical View 03 Jun 2020

IHSG (4847) -  HOLD (4716-4975)

Hari ini IHSG masih akan berfluktuasi namun rawan profit taking dan bergerak dalam range 4716-4975 dengan pertimbangan: Muncul White body candle dengan RSI nya masih menguat dan MA5 nya GC namun SO nya Overbought dan volume perdagangan menurun. Hari ini menguji resistance level awal 4853-4884 namun rawan profit taking dan menguji support level terdekat 4780-4812. Sell On Strength jika belum mampu break dan bertahan di atas 4884-4907.

Stock Pick

JSMR (3.820) – HOLD (3.740-4.030)

Muncul Bullish harami pattern candle dengan RSI menguat dan kembali ditutup di atas MA5 meski volume perdagangan menurun. Hari ini menguji resistance level awal 3.850-3.900 dan menguji support level terdekat 3.740-3.800. Sell On Strength jika belum mampu break dan bertahan di atas 3.880-3.900. Stop loss jika break support level 3.740.
 

TLKM (3.250) – HOLD (3.180-3.400)

Menguji Three white soldiers pattern candle dengan MACD nya GC dan RSI menguat serta MA5 berpotensi GC meski volume perdagangan menurun. Jika untuk Entry/Add sebaiknya Buy On Break 3.250. Hari ini menguji resistance level awal 3.270-3.330 dan menguji support level 3.190-3.230. Sell On Strength jika belum mampu break dan bertahan di atas 3.270-3.330. Stop loss jika break support level 3.180.
 

ICBP (8.475) – Spec. BUY (8.150-8.950)

Muncul Whiite body candle dengan RSI menguat meski volume perdagangan menurun. Hari ini berpotensi tutup gap atas 8.700-8.950 dan menguji support level terdekat 8.150-8.400. Sell On Strength jika belum mampu tutup gap dan bertahan di atas 8.700-8.950. Stop loss jika break support level 8.150.
 

INCO (2.930) – Spec. BUY (2.830-3.080)

Muncul White body candle dengan MACD nya berpotensi DC dan RSI menguat serta volume perdagangan meningkat. Hari ini menguji support level 2.830-2.900 dengan potensi rebound dan menguji resistance level awal 2.950-3.000. Sell On Strength jika belum mampu break dan bertahan di atas 3.050-3.080. Stop loss jika break 2.830.
 

MAIN (530) – Spec. BUY (500-600)

Muncul Bullish engulfing pattern candle dengan MACD nya GC dan RSI menguat serta volume perdagangan meningkat. Hari ini menguji resistance level awal 540-570 dan menguji support level terdekat 505-525. Sell On Strength jika belum mampu break dan bertahan di atas 550-570. Stop loss jika break support level 500.
 
Link Full Report :  https://bit.ly/BCAS20200603 

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 3 Juni 2020

Stocks jump as Wall Street focuses on the economy reopening, S&P 500 now up 40% from March low

Stocks rose on Tuesday as traders focused on the reopening of the economy from the coronavirus pandemic even amid civil unrest around the U.S.

Dow.......25743     +267.6     +1.05%
Nasdaq..9608       +56.3       +0.59%
S&P 500..3081      +25.1       +0.82%
 
FTSE.......6220       +53.7       +0.87%
Dax.........12021     +434.4     +3.75%
CAC.........4859      +96.2        +2.02%

Nikkei....22326     +263.2       +1.19%
HSI........23996     +263.4       +1.11%
Shanghai.2921     +5.97         +0.20%
ST Times.2612     +60.8         +2.38%

IDX........4847.51  +93.89      +1.98%
LQ45......749.52    +23.69      +3.26%
 
Indo10Yr....7.4903   -0.089      -1.17%
ICBI..........278.8900 closed     +0%
US10Yr........0.6800  +0.0180  +2.72%
VIX...............26.84    -1.39        -4.92%
 
USDIndx .....97.6690  -0.1680   -0.17%
Como Indx...134.12   +1.77      +1.34%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL........5.60       unch        +0%
 (Dow Jones US Coal Index) 


IndoCDS..152.865   -4.258   -2.71%👍
 (5-yr INOCD5)  
 
IDR.......14415          -195.0    -1.33%!!
Jisdor...14502          -231        -1.57%!!

Euro.........1.1171     +0.0036   +0.32%

TLKM..22.51    +0.91     +4.21%
(3264)
EIDO....18.80    +0.92     +5.15%👍
EEM......39.50    +0.92     +2.38%
 
Oil.......... 35.60       +1.27        +3.57%
Gold ......1734.00     -16.00         -0.91%
Timah..16010.00    +305.00   +1.94%
Nickel...12870.00   +287.50   +2.28%
 
Coal price....55.55     -0.10     -0.18%
(Jun/Newcastle)
Coal price....56.5 0    +0.20    +0.36%
(Jul/Newcastle)
Coal price....46.75    +1.90    +4.23%!!
(Jun/Rotterdam) 
Coal price....47.85    +2.05    +4.48%!!
(Jul/ Rotterdam)
 
CPO(Augt)......2377   +57      +2.50%
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn............324.00   +0.75     +0.23%
SoybeanOil...27.98    +0.38    +1.38%
Wheat.........509.00    -6.25      -1.21%
 
Rubber........154.10   +1.20     +0.78%

( DE/ (AT)*  03-06-20)