DIGITAL MEDIATAMA BERHASIL CATAT PERTUMBUHAN LABA BERSIH 235% PER SEPTEBER 2020


PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) terus menunjukkan pertumbuhannya dengan pendapatan dan laba bersih pada 9M20 tumbuh 270,4% YoY dan 235,7% YoY, masing-masing menjadi Rp347,6 miliar dan Rp24,8 miliar. Kinerja keuangan yang kuat sebagian besar didorong oleh ekspansi yang kokoh dari segmen cloud advertising dan trade marketing.

Segmen digital cloud advertising (Managed Services and Infrastructure-as-a-Services) DMMX menghasilkan pertumbuhan top-line sebesar 57,8% YoY menjadi Rp71,5 miliar di 9M20, sebagian besar berasal dari aktivitas penyebaran layar yang berkelanjutan. Pada akhir September, DMMX telah memasang 12.823 layar (+103,8% YoY), mencakup 9.373 titik (+90,6% YoY). Pendapatan segmen trade marketing tumbuh sebesar 467,8% YoY menjadi Rp275,5 miliar di 9M20, didukung oleh peningkatan jumlah anggota gerai Pojok Bayar sebesar 57,1% YoY menjadi 74.078 pada akhir September.

Laba kotor dan laba operasi 9M20 tumbuh 97,8% dan 87,7% YoY masing-masing menjadi Rp36,2 miliar dan Rp18,1 miliar, didukung oleh ekspansi top-line yang kuat. Selama situasi COVID-19, DMMX terus menunjukkan ketahanan profitabilitas dengan margin laba kotor tetap kuat di 10,4% (vs. 10,7% di 1H20), meskipun terdapat peningkatan kontribusi top line dari segmen trade marketing yang digerakkan oleh GMV (79,2% dari pendapatan 9M20 vs. 77,8% dari pendapatan 1H20). Sejalan dengan itu, margin laba operasi mencapai 5,2% di 9M20 (vs. 5,7% di 1H20), sedikit tertekan oleh peningkatan rasio biaya operasional terhadap pendapatan dari 5,0% di 1H20 menjadi 5,2% di 9M20, terkait dengan peningkatan dalam penyebaran layar (+2.093 layar di 3Q20 vs. 982 layar di 2Q20).

Laba bersih yang dapat diatribusikan pada 9M20 tumbuh sebesar 235,7% YoY menjadi Rp24,8 miliar, sebagian besar disebabkan oleh ekspansi organik dan evolusi operasi DMMX. DMMX mempertahankan posisi keuangan yang kuat dengan posisi kas bersih sebesar Rp174,1 miliar pada 9M20, memberikan banyak ruang ekspansi untuk membiayai upaya ekspansi jaringan titik iklan yang terus berlanjut.

Bisnis Konten Digital DMMX-Bumilangit mulai terbentuk; Didukung oleh Tailwind Bumilangit

Pada Juli 2020, DMMX mengumumkan kemitraan dengan PT Bumilangit Entertainment Corpora (“Bumilangit”), sebuah perusahaan hiburan yang mengelola +1.100 kekayaan intelektual/intellectual property (IP) superhero komik di Asia. DMMX akan meminjamkan kemampuan platform dan keahlian digitalnya kepada Bumilangit, sembari mendapatkan akses ke basis data IP Bumilangit, yang memiliki potensi pengembangan luar biasa dalam hal memperkaya konten DMMX. Sebagai gantinya, Bumilangit akan mendapatkan peningkatan eksposur terhadap produk dan layanannya melalui platform digital DMMX yang sedang berkembang serta mengakses peluang ikatan/bundling dengan klien DMMX.

Pada 3Q20, kemitraan DMMX-Bumilangit telah mulai berkembang dengan konten berbasis IP Bumilangit, berinovasi untuk melibatkan berbagai fandom buku komik dan menjangkau khalayak yang lebih luas. Misalnya, DMMX memperkenalkan chatbot Bumilangit (dibangun di atas WhatsApp Business Account (WABA) Grup MCAS), yang mana penggemar dapat memperoleh akses ke konten-konten eksklusif (stiker karakter) dan rewards (paket produk digital). DMMX dan Bumilangit dapat memperoleh insight berharga tentang berbagai fandom karakter yang akan menyempurnakan strategi promosi, terutama untuk 5 film mendatang dalam rangkaian Bumilangit Cinematic Universe.(end)

Sumber: iqplus

KEMENTERIAN BUMN SAMBUT BAIK LANGKAH STRATEGIS KONSOLIDASI MENARA TELKOMGROUP


Kementerian BUMN menyambut baik dan mengapresiasi langkah strategis PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dalam rangka penataan portfolio infrastruktur bisnis menara dengan ditandatanganinya Perjanjian Jual Beli (Sale and Purchase Agreement/SPA) antar anak usaha Telkom yaitu dari PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) ke PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) untuk pengalihan kepemilikan sebanyak 1.911 menara telekomunikasi yang dilakukan pada Selasa, (20/10) di Telkomsel Smart Office, Jakarta.

Penandatanganan SPA ini dilakukan oleh Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko dan Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro yang disaksikan secara langsung oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Komisaris Utama Telkom Rhenald Kasali, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, serta jajaran direksi Telkom, Telkomsel dan Mitratel. SPA ini menandai selesainya tahap pertama dari rencana pengalihan 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel kepada Mitratel.

"Ini merupakan salah satu langkah besar restrukturisasi portfolio TelkomGroup untuk unlocking value yang sejalan dengan fokus Kementerian BUMN dalam melakukan restrukturisasi untuk mengembalikan BUMN ke core business masing-masing dengan tujuan untuk value creation yang baik dan membangun competitiveness," ungkap Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo.

Lebih lanjut Kartika Wirjoatmodjo menambahkan, Telkom sebagai strategic asset bagi Kementerian BUMN dan Indonesia perlu memiliki sustainable value creation. Setidaknya ada lima aspek yang perlu diterapkan di TelkomGroup, antara lain adanya teknologi leadership di setiap komponen, business model yang menghasilkan sustainable profitability, customer experience baik B2C (Business to Consumer) maupun B2B (Business to Business), corporate structure yang efektif, serta value creation. Ini dapat mendukung rencana jangka panjang Telkom untuk menjadi digital telco terdepan dan market cap yang semakin baik. Dari sisi Mitratel diharapkan dapat mengelola aset dengan standar terbaik sehingga dapat meningkat tenancy ratio dan menjadi perusahaan tower terdepan.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, pengalihan kepemilikan menara ini merupakan salah satu langkah TelkomGroup dalam menata infrastruktur demi mengakselerasi transformasi perusahaan menjadi digital telco. TelkomGroup terus membangun kapasitas untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dan kawasan dengan memperkuat ekosistem digital melalui konsolidasi internal, sinergi BUMN, inovasi dan terbuka terhadap setiap peluang kerjasama strategis yang saling menguntungkan dengan berbagai global partner.

"Telkom berkomitmen mentranformasikan bisnis dengan cepat dari leading player layanan digital connectivity menuju Digital Telco dengan mengakselerasi potensi layanan digital services dan digital platform. Hal ini akan menjadikan Telkom tetap bertahan dan tumbuh di tengah gempuran perusahaan digital dan tetap sejalan dengan perubahan lifestyle masyarakat penggunanya," ungkap Ririek.

Terkait pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi Telkomsel ke Mitratel dilakukan secara bertahap hingga ditargetkan selesai pada akhir triwulan pertama tahun 2021. Dengan adanya transaksi ini, terhitung sejak terpenuhi segala kewajiban berdasarkan perjanjian dan ditandatanganinya akta pengalihan antara para pihak, Mitratel yang merupakan anak usaha Telkom yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi akan memiliki lebih dari 22.000 menara telekomunikasi yang tersebar di berbagai wilayah dan melayani semua operator seluler di Indonesia.(end)

Sumber: IQPLUS

TRANSFORMASI, XL KLAIM JADI PEMIMPIN DI LAYANAN DIGITAL DAN DATA


XL Axiata menjadi perusahaan telekomunikasi pertama di Asia Tenggara yang menggunakan SAP S/4 HANA Cloud sebagai bagian dari strategi perusahaan menjadi pelopor di industri telko dan memimpin transformasi digital untuk operasional yang end-to-end.

Sebagai pemimpin di industri telko yang sangat dinamis dan penuh dengan tuntutan, dengan lebih dari 56,7 juta pelanggan di seluruh Indonesia, XL Axiata telah menjadikan transformasi digital perusahaan sebagai bagian utama dari strategi bisnis mereka yang pada akhirnya akan memberikan efisiensi dan efektivitas yang lebih baik untuk tata kelola yang baik, pengambilan keputusan dan aktivitas operasional yang lebih baik.

"XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,"kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

"Dengan SAP S/4HANA Cloud, kami memiliki teknologi yang handal dari penyedia layanan ERP terbaik di dunia untuk membantu kami mentransfromasi proses bisnis kami di seluruh operasional. Keputusan untuk beralih ke cloud juga membuat kami bisa mempunyai keunggulan yang sangat besar di segmen pasar pra bayar yang sangat dinamis dan tumbuh pesat di Indonesia," kata dia.

Dengan transformasi digital, XL Axiata kembali memilih SAP untuk solusi ERP berbasis cloud dan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan secara end to end dimana saat perusahaan telah menggunakan layanan SAP untuk seluruh proses bisnis mulai dari order to cash, procure to pay, record to report dan hire to retire. Selain itu, SAP S/4HANA Cloud juga terintegrasi dengan sistem manajemen inti disekitarnya, seperti manajemen tower, sourcing, manajemen aset jaringan, dan billing.

Keunggulan lainnya dari SAP S/4HANA Cloud adalah memberikan infrastruktur TI yang lebih sederhana dan efisien, yang mampu menyediakan source of truth tunggal bagi keuangan ataupun data perusahaan lainnya, membantu managemen untuk membuat keputusan yang lebih strategis lewat input dari dashboard keuangan yang memberikan wawasan secara realtime, yang pada akhirnya membuat XL Axiata lebih lincah dalam merespon pasar. Selain itu, layanan cloud ini membantu XL Axiata untuk memenuhi peraturan International Financial Reporting Standards (IFRS) 16.

XL Axiata juga telah menggunakan solusi Line of Business (LoB) SAP Cloud lainnya seperti Success Factors untuk solusi operasional HR yang mencakup seluruh proses mulai dari hire hingga retire, dan SAP Concur untuk manajemen berbagai pengeluaran mulai dari perjalanan dinas hingga reimbursements – semuanya terintegrasi dengan SAP S/4HANA Cloud.

XL Axiata berkolaborasi dengan SAP Services agar implementasi SAP S/4HANA Cloud berjalan dengan baik. Tim SAP Services memandu proses transformasi end-to-end, mulai dari scoping awal, perencanaan business case, migrasi, hingga project management and support. Seluruh proyek diseselsaikan sesuai jadwal dan secara off-site karena adanya PSBB COVID-19. Komitmen penuh XL Axiata terhadap strategi transformasi digital mereka terlihat dari keterlibatan seluruh jajaran perusahaan, mulai dari jajaran direksi C-level hingga karyawan mereka yang bekerja bersama tim SAP Services selama proses implementasi dan go-live.

"Kami memperoleh dukungan penuh dari jajaran direksi sejak awal proyek ini, namun kolaborasi yang kuat antara tim SAP Services dan kerja keras yang luar biasa dari karyawan kami membuat ini semua terlaksana," kata Yosetya.

"Kami bangga bisa berkolabirasi dengan XL Axiata terkait journey transformasi digital mereka yang merupakan pelopor di industri ini," kata Andreas Diantoro, Managing Director SAP Indonesia.

"Sebagai perusahaan telko pertama yang mengimplementasikan SAP S/4HANA Cloud tidak hanya di Indonesia, namun juga di Asia Tenggara, menunjukan bahwa manajemen XL Axiata memiliki visi jauh ke depan untuk memimpin kemajuan operasional mereka di kawasan. SAP S/4HANA Cloud akan membantu mereka beroperasi dengan lebih baik bersama pemimpin layanan ERP di dunia dan memiliki keunggulan kompetitif lewat teknologi - teknologi cerdas. Kami juga berterimakasih atas kepercayaan penuh dari XL Axiata kepada tim SAP Services terkait impelementasi ini."(end)

Sumber: iqplus

MERGER BANK BUMN SYARIAH, BANK MANDIRI BAKAL JADI MAYORITAS



Pada hari ini, PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) telah mempublikasikan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha (merger) yang mencakup penjelasan mengenai visi, misi, dan strategi bisnis Bank Hasil Penggabungan. Publikasi tersebut merupakan bagian dari tahapan rencana penggabungan ketiga bank syariah milik BUMN.

Sesuai dengan Ringkasan Rencana Merger yang disampaikan, Bank Hasil Penggabungan akan memiliki modal dan aset yang kuat dari segi finansial, sumber daya manusia, sistem teknologi informasi, maupun produk dan layanan keuangan untuk dapat memenuhi kebutuhan nasabah sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan penetrasi aset syariah serta meningkatkan daya saing untuk mencapai visi "Menjadi Salah Satu dari 10 Bank Syariah Terbesar Berdasarkan Kapitalisasi Pasar Secara Global dalam Waktu 5 Tahun ke Depan".

Total aset dari Bank Hasil Penggabungan akan mencapai Rp214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp20,4 triliun. Dengan demikian Bank Hasil Penggabungan akan masuk ke dalam TOP 10 bank terbesar di Indonesia dari sisi aset dan TOP 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar. Bank Hasil Penggabungan akan tetap menjadi perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan ticker code BRIS.

Komposisi pemegang saham pada Bank Hasil Penggabungan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) 51,2%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) 25,0%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 17,4%, DPLK BRI - Saham Syariah 2% dan publik 4,4%. Struktur pemegang saham tersebut adalah berdasarkan perhitungan valuasi dari masing-masing bank peserta penggabungan.

Dokumen Ringkasan Rencana Merger telah disampaikan kepada seluruh regulator terkait baik regulator pasar modal dan perbankan. Tahapan dan proses proses selanjutnya akan sepenuhnya dilaksanakan sesuai dengan regulasi dan perundang-undangan yang berlaku.

Hery Gunardi, Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN sekaligus Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengatakan seluruh proses dan tahapan-tahapan setelah Ringkasan Rencana Merger tersebut akan terus dikawal hingga tuntasnya integrasi ketiga bank peserta penggabungan.

"Integrasi ini lebih dari sekadar corporate action. Mengawal dan membesarkan bank syariah terbesar di negeri ini sesungguhnya adalah amanah yang besar. Saya, mewakili PMO, diamanahkan oleh Pemerintah melalui Kementerian BUMN untuk terus mengawal tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia," ungkap Hery.

Direktur Utama BRIsyariah, Ngatari menambahkan bahwa masih ada sejumlah tahapan sampai tuntasnya penggabungan ini. "Alhamdulillah, hari ini kita telah merampungkan dan menyampaikan Rencana Merger yang menjadi milestone penting dari serangkaian proses dalam merger ini. Masih ada serangkaian proses dan milestone yang harus dilalui dan kami pastikan semuanya dilakukan dengan saksama, sesuai dengan regulasi, dan mengedepankan karyawan, nasabah, mitra usaha, dan manfaat sebesarbesarnya untuk masyarakat. Kami juga memastikan kepada para nasabah bahwa layanan tetap berjalan normal dan optimal,"ujar Ngatari.

Direktur Utama Bank BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, menambahkan strategi dan rencana bisnis dari Bank Hasil Penggabungan sebagaimana tercantum dalam Rencana Merger sejalan dengan upaya Pemerintah dalam mewujudkan ekosistem halal dan mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia.

“Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi ekonomi Syariah yang luar biasa besar dan belum kita optimalisasi sepenuhnya. Oleh karena itu, diharapkan Bank Hasil Penggabungan akan memiliki modal, aset, sumber daya manusia, sistem teknologi, dan produk-produk yang mumpuni untuk memenuhi kebutuhan nasabah sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini diharapkan akan dapat meningkatkan penetrasi aset syariah sehingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat keuangan syariah global," ucap Firman.

Direktur Utama Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah), Toni E.B. Subari, menjelaskan merger ini menggabungkan kekuatan dari tiga bank Syariah milik BUMN sehingga Bank Hasil Penggabungan akan menghadirkan layanan dan solusi keuangan Syariah yang lengkap, modern dan inovatif dalam satu atap untuk berbagai segmen nasabah dengan berbagai kebutuhan. Ditunjang oleh lebih dari 1.200 cabang dan 1.700 jaringan ATM, serta didukung oleh 20.000 orang karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia, Bank Hasil Penggabungan akan mampu memberikan layanan finansial berbasis syariah, layanan sosial bahkan spiritual bagi lebih banyak nasabah.

"Dengan core competence masing-masing, akan saling melengkapi, saling menguatkan. Jadi Bank Hasil Penggabungan nantinya akan memiliki layanan berbasis syariah yang komprehensif dalam satu atap bagi semua segmen nasabah, mulai dari UMKM, ritel, komesial, wholesale Syariah, sampai korporasi, baik untuk nasabah nasional maupun investor global," jelas Toni.

Di segmen ritel, Bank Hasil Penggabungan akan memiliki ragam solusi keuangan dalam ekosistem Islami seperti terkait keperluan ibadah haji dan umrah, ZISWAF, pendidikan, kesehatan, remitansi internasional, dan layanan dan solusi keuangan lainnya yang berlandaskan prinsip Syariah yang didukung oleh kualitas digital banking dan layanan kelas dunia.

Di segmen korporasi dan wholesale, Bank Hasil Penggabungan akan memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam sektor-sektor industri yang belum terpenetrasi maksimal oleh perbankan Syariah.

Selain itu, Bank Hasil Penggabungan juga diyakini akan dapat turut membiayai proyek-proyek infrastruktur yang berskala besar dan sejalan dengan rencana Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Di samping itu, Bank Hasil Penggabungan akan menyasar investor global lewat produk-produk Syariah yang kompetitif dan inovatif. Di segmen UKM dan Mikro, Bank Hasil Penggabungan akan terus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM melalui produk dan layanan keuangan Syariah yang sesuai dengan kebutuhan UMKM baik secara langsung maupun melalui sinergi dengan bank-bank Himbara dan Pemerintah Indonesia.

Tanggal efektif penggabungan sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Rencana Merger adalah 1 Februari 2021. Untuk itu, tidak ada perubahan operasional dan layanan selama proses ini berlangsung. Bagi para nasabah, ketiga bank menjamin sepenuhnya operasional tetap berjalan normal dengan kualitas layanan yang tetap optimal dan prima. Menjadi komitmen ketiga bank Syariah untuk melaksanakan merger ini dengan sebaik-baiknya demi kepentingan seluruh pemangku kepentingan.(end)

Sumber: IQPLUS

TAMBAH KAPAL, BBRM BERENCANA MENGGELAR AKSI KORPORASI DI PASAR MODAL


PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) berencana melakukan aksi korporasi di pasar modal melalui Penambahan Modal dengan Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Demikian disampaikan Manajemen BBRM dalam keterbukaan informasinya, Rabu.

Dalam keterangan tertulisnya tersebut, Manajemen BBRM mengaku, dana dari hasil aksi korporasi tersebut akan dipergunakan untuk melunasi pembelian dua kapal yakni MP Perkasa dan MP Pride dari Marco Polo Offshore Pte Ltd dengan total senilai US$14 juta.

Pasalnya, harga pembelian masing-masing kapal adalah sebesar USD7 juta, dan Perseroan diharuskan membayar deposit USD350 ribu untuk masing-masing kapal sebelum dikirim ke perseroan. Perseroan harus membayar deposit untuk kedua kapal itu sebesar USD700 ribu paling lambat 90 hari kerja, sejak 16 Oktober 2020.

"Oleh karena itu, Perseroan mempertimbangkan rights issue atau pembiayaan lain dalam rangka melunansinya,"tulis Manajemen BBRM.

Diharapkan, pembelian dua kapal tersebut akan meningkatkan aset perseroan sebesar USD14 juta dan dapat menunjang bisnis kapal penunjang lepas pantai perseroan. Dan kedua kapal baru itu nantinya akan mendatangkan pendapatan sewa untuk menggantikan sumber pendapatan perseroan yang hilang akibat penyitaan dari pihak bank.(end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham BEST, INCO dan MIKA oleh Mirae Asset Sekuritas | 21 Oktober 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Oktober 21, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,099.84(-0.52%), test resistance at 5,143, trading range 5,076 – 5,143. Indikator MFI optimized akan menguji support trendline dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Pada periode  weekly mulai terlihat pola uptrend namun belum begitu kuat. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 5,076 dan daily resistance di 5,143. Cut loss level di 5,030. 

BEST Daily, 177 (-2.75%), trading buy, trading range 174 – 188. Indikator MFI optimized cenderung naik. dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline. Daily support di 174 dan daily resistance di 188. Cut loss level di 166.

INCO Daily, 4,130 (+0.24%), trading buy, trading range 4,040, – 4,320. indikator MFI optimized akan menguji support trend line dan indikator RSI optimized akan cenderung naik. Daily support  di 4,040 dan daily resistance di 4,320. Cut loss level di 3,940.

MIKA Daily, 2,630 (-0.75%), trading buy, trading range 2,600 – 2,720. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized akan menguji support trend line. Perkiraan daily support di 2,600 dan daily resistance terdekat di 2,720. Cut loss level di 2,580.

Ulasan Pasar Global | 21 Oktober 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Oct 21, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Wall Street ditutup lebih tinggi karena optimisme stimulus

Wall Street ditutup lebih tinggi pada Selasa di tengah meningkatnya optimisme bahwa anggota parlemen AS mendekati kesepakatan tentang paket stimulus yang bertujuan untuk meredam guncangan ekonomi dari pandemi virus corona.

Dow Jones ditutup naik 113,37 poin atau 0,4% menjadi 28.308,79. S&P 500 berakhir 16,2 poin lebih tinggi atau 0,47% menjadi 3.443,12. Nasdaq Composite ditutup 37,51 poin lebih tinggi atau 0,33% menjadi 11.516,49.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nancy Pelosi mengatakan pada Selasa malam bahwa dia berharap perjanjian bantuan virus korona dapat diselesaikan pada akhir minggu ini. Pelosi berbicara dengan Menteri Keuangan Steven Mnuchin tentang kesepakatan stimulus. Ketidakpastian atas paket bantuan virus korona membebani indeks utama Wall Street pada hari Senin dan analis memperkirakan turbulensi pasar meningkat dengan hanya tersisa dua minggu hingga Hari Pemilu.

Eropa

Bursa Eropa tergelincir karena BREXIT, kekhawatiran penguncian lebih membayangi dibanding rilis pendapatan yang optimis

Bursa Eropa turun pada Selasa karena kekhawatiran tentang pembatasan virus korona dan BREXIT melawan optimisme yang dihasilkan oleh pendapatan yang kuat, termasuk dari bank Swiss UBS dan raksasa konsumen Reckitt Benckiser.

STOXX 600 Eropa ditutup turun 0,35% menjadi 365,51.

Italia, Spanyol, dan Inggris memberlakukan pembatasan untuk membatasi penyebaran kasus virus korona baru yang mengancam menggagalkan pemulihan ekonomi yang sedang berkembang. Pengekangan terbaru di Irlandia akan membuat PDB turun 3,5% tahun ini, kata Menteri Keuangan Paschal Donohoe. Sementara itu, Uni Eropa dan Inggris berjuang untuk membuat kemajuan dalam kesepakatan perdagangan untuk menghindari akhir yang segera mengganggu drama lima tahun tentang kepergian Inggris dari UE.

Analisa Saham SMGR | 21 Oktober 2020


Analisa Saham SMGR

Saham SMGR pada tanggal 20 Oktober 2020 ditutup menguat pada harga 9475 dengan candlestick marubozu, naik 3,26%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 316% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke arah bullish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Rekomendasi Saham:

Beli

Jika naik di atas 9650 maka berpeluang ke 10000-11000

Jika turun di bawah 9250 maka berpeluang ke 9000

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Analisa Saham EXCL | 21 Oktober 2020


Analisa Saham EXCL

Saham EXCL pada tanggal 20 Oktober 2020 ditutup melemah pada harga 2090, turun -1,87%. Hal ini disertai dengan peningkatan volume, yaitu 122% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah ke arah bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Rekomendasi Saham:

Jual jika di bawah 2070

Beli jika di atas 2180

Jika naik di atas 2240 maka berpeluang ke 2590 

Jika turun di bawah 2070 maka berpeluang ke 1975

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Analisa Saham PNLF | 21 Oktober 2020


Analisa Saham PNLF

Saham pada tanggal 20 Oktober 2020 ditutup melemah pada harga 191, turun -0,52%. Hal ini disertai dengan pelemahan volume, yaitu 53% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke arah bullish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Rekomendasi Saham:

Beli jika di atas 195

Jika naik di atas 197 maka berpeluang ke 202-224

Jika turun di bawah 188 maka berpeluang ke 186

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Bandarmologi Saham ASII, SMGR, TBIG, UNVR dan ERAA | 21 Oktober 2020


New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives 

(Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNC Sekuritas) 

Wednesday (21/10/2020) 

IDX Composite 5,057 - 5,141

SUMMARY: BUY

11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): BUY

STOCH (9,6): OVERBOUGHT

MACD(12,26): BUY

ATR (14): BUY

ADX (14): WEAK TREND BUY

CCI (14): BUY

HIGHS/LOW (14): BUY

VO: BUY

ROC: BUY

WILLIAMS R: BUY

BULLBEAR (13): BUY

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION



STOCKS PICK:


ASII 4,970 - 5,300

TECHNICAL INDICATORS: BUY 5,075

TARGET PRICE: 5,300

STOP-LOSS: 4,970

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


SMGR 9,150 - 9,650

TECHNICAL INDICATORS: BUY 9,350

TARGET PRICE:9,650

STOP-LOSS: 9,150

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


TBIG 1,445 - 1,535

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,470

TARGET PRICE: 1,535

STOP-LOSS: 1,445

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


UNVR 7,925 - 8,075

TECHNICAL INDICATORS: BUY 7,950

TARGET PRICE: 8,075

STOP-LOSS: 7,925

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


ERAA 1,655 - 1,785

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,695

TARGET PRICE: 1,785

STOP-LOSS: 1,655

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): 

DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


(Dr Cand. ES, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNCSek/Disc On)

Rekomendasi Saham ASII, BRPT, ISAT dan MDKA oleh MNC Sekuritas | 21 Oktober 2020


MNC Daily Scope Wave

21 Oktober 2020

IHSG ditutup terkoreksi 0,5% di level 5,099 pada perdagangan kemarin (20/10) disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama IHSG tidak terkoreksi kembali ke bawah 5,067 dan mampu menguat menembus 5,182-5,187, maka kami memperkirakan saat ini IHSG sedang berada awal wave (v) dari wave [c] dari wave B. Hal tersebut berarti IHSG akan menguji ke area 5,200-5,250. Namun, apabila IHSG terkoreksi di bawah 5,067, maka IHSG sedang membentuk wave (iv) dalam skenario merah dan level koreksi IHSG kami perkirakan berada pada 5,000-5,050.

Support: 5,000, 4,840

Resistance: 5,187, 5,250

ASII - Buy on Weakness (5,175)

ASII ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 3,5% ke level 5,175 disertai tekanan beli yang cukup besar. Kami memperkirakan penguatan ASII merupakan bagian dari wave [c] dari wave B, sehingga ASII masih berpotensi menguat dalam jangka pendek untuk mengkonfirmasi terbentuknya wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 5,050-5,175

Target Price: 5,225, 5,350

Stoploss: below 4,880

BRPT - Buy on Weakness (900)

Kemarin (20/10), BRPT ditutup di level 900. Saat ini, kami memperkirakan posisi BRPT sedang berada di wave [ii] dari wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti koreksi BRPT akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali, skenario ini gagal bila BRPT turun di bawah 815.

Buy on Weakness: 860-900

Target Price: 1,050, 1,150

Stoploss: below 815

ISAT - Buy on Weakness (2,040)

Terkoreksi 1,4% pada perdagangan kemarin (20/10) dan ditutup di level 2,040. Saat ini, posisi ISAT sedang membentuk wave [b] dari wave B dari wave (B). Hal tersebut berarti, ISAT masih berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek terlebih dahulu untuk membentuk wave [b], apabila sudah terkonfirmasi, maka ISAT akan menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,965-2,030

Target Price: 2,200, 2,350

Stoploss: below 1,870

MDKA - Sell on Strength (1,800)

Pada perdagangann kemarin (20/10), MDKA ditutup menguat tipis 0,6% di level 1,800. Kami memperkirakan posisi MDKA saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (B), hal tersebut berarti MDKA masih rentan dan berpeluang terkoreksi terlebih dahulu. Adapun level koreksi MDKA berada pada area 1,750 dan 1,650, level koreksi ini dapat dijadikan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 1,810-1,830

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 21 Oktober 2020


Dow closes more than 100 points higher as Pelosi says she is ‘optimistic’ about possible aid deal

Stocks rose on Tuesday after House Speaker Nancy Pelosi signaled Democrats and the White House were making progress in negotiations for a new fiscal stimulus deal.


Dow........28309   +113.4    +0.40%

Nasdaq..11517   +37.5      +0.33%

S&P 500..3443    +16.2      +0.47%

 

FTSE.......5889    +4.6          +0.08%

Dax.........12737  -117.7       -0.92%

CAC.........4929   -13.3          -0.27%


Nikkei....23567    -104.1       -0.44%

HSI.........24570   +27.3        +0.11%

Shanghai .3328   +15.4        +0.47%

ST Times..2528   -14.9         -0.59%


IDX..5099.84  -26.49       -0.52%

LQ45.786.44  -4.01          -0.51%


JAKMIND......919.40    +21.51   +2.40%

JAKCONS.....1826.19   -23.82    -1.29%

JAKTRADE....635.78     -0.68      -0.11%

JAKBIND........754.99   +2.06     +0.27%

JAKAGRI......1162.42   -3.96       -0.34%

JAKFIN.........1131.78   -5.72       -0.50%

JAKPROP......315.17     -6.13       -1.91%

JAKINFR.......819.00     -8.20       -0.99%

JAKMANU....1209.99   -3.43       -0.28%    

JAKMINE.....1433.87    -8.46       -0.59%

 

Indo10Yr...6.8949    -0.0368      -0.53%

ICBI.........300.1458  +0.3954     +0.13%

US10Yr........0.7970   +0.0360      +4.73%

VIX...............29.35     +0.17           +0.58%

  

USDIndx .....93.0880   -0.3390   -0.36%

Como Indx....152.33  +0.71       +0.47%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN........122.2   +1.48        +1.23%

DJUSCL........     -             -                -%

 (Dow Jones US Coal. Index) 


IndoCDS.......94.919  +0.914    +0.972%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14657.50     -50.00       -0.34%

Jisdor....14729       -12.00       -0.08%



Euro.........1.1717  +0.0107   +0.91%


TLKM..18.48    -0.02     -0.11%

(2722)

EIDO....18.45   +0.03    +0.16%

EEM.....45.93   +0.50    +1.10%

 

Oil.......41.46           +0.75        +1.84%

Gold ......1915.40     +8.50        +0.45%

Timah....18677.50   +80.00      +0.43%

Nickel..16055.00   +397.50    +2.54%

 

Coal price...57.80   +0.50    +0.87%

(Okt/Newcastle) 

Coal price....57.70   -0.45     -0.77%

(Nov/Newcastle)

Coal price....57.10    unch     +0%

(Okt/Rotterdam) 

Coal price....57.35    -0.30     -0.52%

(Nov/ Rotterdam)

 

CPO(Des)....2912   +85       +3.01%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............408.75  +3.50    +0.86%

SoybeanOil...33.31  +0.78    +2.40%

Wheat.........632.00  +5.00     +0.80%


Wood pulp. 3612.5  unch      +0%


( DE/ (AT)  21-10-20)