google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo [KRAS] Anak Usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Lakukan Jual Beli Saham Langsung ke konten utama

[KRAS] Anak Usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Lakukan Jual Beli Saham


PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menyampaikan penjualan Saham Perusahaan Afiliasi yaitu PT Krakatau Medika (KM) antara PT Krakatau Wajatama (KWT), PT Krakatau Engineering (KE), dan PT KHI Pipe Industries (KHI) dengan PT Krakatau Daya Listrik (KDL) pada 15 Februari 2021.

Menurut keterangan tertulis Pria Utama Corporate Secretary KRAS Menyampaikan bahwa Pihak-Pihak Yang Melakukan Transaksi adalah KWT, KE dan KHI sebagai penjual dengan kepemilikan saham KM masing-masing sebesar 1,92%, 1,02% dan 0,77% dengan KDL selaku Pembeli Saham KM dengan sifat hubungan adalah KWT, KE, KHI, KDL adalah Anak usaha KRAS dengan kepemilikan saham sebesar 99,99%.

Selanjutnya Nilai transaksi penjualan saham tersebut adalah KDL dengan KWT sebesar Rp4,17 miliar, KDL dengan KE sebesar Rp2,22 miliar dan KDL dengan KHI sebesar Rp1,67 miliar sehingga total sebesar Rp8,07 miliar.

Tujuan transaksi tersebut adalah Mendukung rencana pengembangan KWT, KE, dan KHI dengan fokus terhadap peningkatan bisnis yang terkait dengan jasa konstruksi dan solusi baja, sehingga dapat meningkatkan kinerja KRAS secara konsolidasi.

Kemudian KDL yang beroperasi di bidang industri listrik dan jasa ketenagalistrikan merupakan penyedia jasa listrik bagi KM, sehingga bertambahnya porsi kepemilikan saham KDL di KM akan memberikan jaminan pasokan listrik bagi KM.

Perubahan kepemilikan saham KDL di KM dari sebelumnya 5,63 persen menjadi 9,35 persen. Sehingga komposisi pemegang saham di KM adalah PT Pertamina Bina Medika IHC sebesar 67,86% persen, PT Krakatau Tirta Industri 19,72%, PT Krakatau Daya Listrik 9,35% dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk sebesar 3,07%.

Pria utama menambahkan "Transaksi ini dapat memperkuat sinergi antara KRAS dan grup," pungkasnya. (end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...