Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBRI, PTPP, AGII dan BWPT oleh MNC Sekuritas | 25 Juni 2021


MNC Daily Scope Wave

25 Juni 2021

Pada perdagangan kemarin (24/6), IHSG kembali ditutup terkoreksi sebesar 0,4% ke level 6,012, pergerakan IHSG pun tertahan oleh MA60-nya. Kami memperkirakan, selama IHSG masih mampu bertahan di atas level 5,884, maka selanjutnya IHSG masih berpeluang menguat kembali untuk menguji resistance 6,134 terlebih dahulu. Namun demikian, pada skenario merah, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.

Support: 5,884, 5,742

Resistance: 6,134, 6,230

BBRI - Spec Buy (3,990)

Pada perdagangan kemarin (24/6), BBRI ditutup menguat 1,3% ke level 3,990 dan mulai muncul adanya sedikit tekanan beli. Selama BBRI masih mampu bergerak di atas 3,860 sebagai level supportnya, maka posisi BBRI saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave (5). Hal ini berarti, koreksi BBRI akan relatif terbatas dan berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 3,910-3,990

Target Price: 4,200, 4,390

Stoploss: below 3,860

PTPP - Buy on Weakness (935)

PTPP kembali ditutup terkoreksi sebesar 2,1% ke level 935 pada perdagangan kemarin (24/6), tekanan jual pun juga semakin membesar. Kami perkirakan, saat ini posisi PTPP sedang berada di akhir dari wave 5 dari wave (C) dari wave [B]. Hal ini berarti, koreksi PTPP pun sudah relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 870-925

Target Price: 1,060, 1,300

Stoploss: below 785

AGII - Buy on Weakness (1,370)

AGII ditutup menguat 2,2% ke level 1,370 pada perdagangan kemarin (24/6). Kami memperkirakan posisi AGII saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C) pada skenario hitam, sehingga AGII masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Namun demikian, pada skenario merah, AGII saat ini sudah berada di akhir wave [c] dari wave B sehingga AGII rawan terkoreksi kembali.

Buy on Weakness: 1,240-1,360

Target Price: 1,520, 1,700

Stoploss: below 1,125

BWPT - Sell on Strength (89)

BWPT kembali ditutup terkoreksi sebesar 2,2% ke level 89 pada perdagangan kemarin (24/6). Kami memperkirakan, posisi BWPT saat ini sedang berada di wave [iv] dari wave C dari wave (B), hal ini berarti meskipun menguat namun akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali. Koreksi BWPT ini untuk membentuk wave [v] dari wave C dari wave (B) ke area 80 dan akan terkonfirmasi bila BWPT menembus support di 88.

Sell on Strength: 89-98

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.