google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo BANK MANDIRI BIDIK TRANSAKSI DI URBAN SNEAKER SOCIETY Rp15 MILIAR. Langsung ke konten utama

BANK MANDIRI BIDIK TRANSAKSI DI URBAN SNEAKER SOCIETY Rp15 MILIAR.


PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membidik nilai transaksi dengan alat pembayaran nontunai pada ajang Urban Sneaker Society 2021 mampu menembus lebih Rp15 miliar dengan jumlah pengunjung luring edikitnya 20.000 orang.

"Kami berharap Urban Sneaker Society 2021 ini dapat menjadi sinyal pemulihan ekonomi nasional dan kembali menggairahkan minat transaksi di masyarakat," kata SVP Retail Deposit Product And Solution Group Bank Mandiri Evi Dempowati dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Bank Mandiri kembali memeriahkan acara tahunan Urban Sneaker Society tahun ini yang diselenggarakan pada 2-5 Desember 2021 dengan menghadirkan berbagai merek lokal pilihan mulai dari Streetwear Brand, Sneaker Market, Thrift Shop, hingga kegiatan menarik lainnya.

Evi menyampaikan pihaknya memberikan program promo untuk transaksi pembayaran nontunai Bank Mandiri dalam gelaran tersebut. "Kami berharap, para penggemar sneaker yang datang dapat menikmati transaksi tanpa ribet ala Bank Mandiri," ujarnya.

Urban Sneaker Society 2021 juga dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat secara daring melalui http://www.urbansneakersociety.com/ mulai 29 November sampai 31 Desember 2021.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Bank Mandiri untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dan pertumbuhan bisnis pelaku industri kreatif, khususnya merek dan produk karya anak bangsa. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan gelaran virtual pertama yang mendatangkan lebih dari 120.000 pengunjung.

Di samping itu Evi meyakini lewat optimalisasi digital, transaksi finansial Bank Mandiri akan terus meningkat.

Adapun nilai transaksi finansial lewat Livin' by Mandiri sampai dengan akhir November 2021 telah menembus lebih dari Rp1.500 triliun dengan jumlah pengunduh sebanyak lebih dari 9 juta pengguna.(end/ant)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...