PENJUALAN TURUN, WEHA CATAT KERUGIAN HINGGA DESEMBER 2020


Penjualan PT Weha Transportasi Tbk (WEHA) alami penurunan menjadi Rp70,51 miliar hingga periode 31 Desember 2020 dibandingkan dengan penjualan Rp146,17 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban pokok penjualan mencapai Rp71,98 miliar dari beban pokok penjualan Rp88,63 miliar membuat rugi kotor diderita sebesar Rp1,46 miliar dari laba kotor Rp57,54 miliar tahun sebelumnya.

Beban usaha tercatat sebesar Rp34,35 miliar dari beban usaha Rp44,17 miliar Dan rugi usaha diderita sebesar Rp39,81 miliar usai mencatat laba usaha Rp13,37 miliar tahun sebelumnya.

Rugi sebelum pajak tercatat sebesar Rp43,98 miliar dari laba sebelum pajak yang diraih Rp6,51 miliar.

Rugi yang diatribusikan ke pemilik entitas induk diderita sebesar Rp33,55 miliar usai meraih laba Rp3,90 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 sebesar Rp220,88 miliar turun dari total aset Rp269,60 miliar hingga periode 31 Desember 2019.(end)

Sumber: IQPLUS

KUALITAS LAYANAN SUARA DAN DATA TELKOM GROUP DI JAYAPURA MENINGKAT


Layanan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) baik suara maupun data termasuk IndiHome dan Telkomsel di Jayapura kian meningkat secara kualitas pasca putusnya sistem komunikasi kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak . Jayapura di dasar laut, 280 km dari Biak dan 360 km dari Jayapura yang terjadi pada 30 April 2021. Hingga saat ini kapasitas bandwidth TelkomGroup di Jayapura yang tersedia telah mencapai 4,7 Gbps, melalui dukungan link satelit 2.662 Mbps, radio long haul Palapa Ring Timur 500 Mbps dan radio long haul Sarmi . Biak 1.600 Mbps.

Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono mengatakan, "Kualitas layanan TelkomGroup di Jayapura menjadi prioritas untuk terus kami tingkatkan. Alhamdulillah sebanyak 4,762 Gbps kapasitas bandwidth TelkomGroup telah up di Jayapura. Layanan Telkomsel dan IndiHome sudah dapat dinikmati pelanggan, baik suara maupun data, dengan menyesuaikan bandwidth yang tersedia. Kami berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan pelanggan yang setia menggunakan layanan TelkomGroup, terutama di Jayapura dan sekitarnya yang terdampak gangguan".

Selanjutnya, untuk perbaikan pada ruas SMPCS yang putus yang ditargetkan selesai pada minggu pertama Juni 2021, mengingat perlu proses penyambungan kabel dengan menggunakan kapal khusus.

"Untuk melakukan penyambungan kabel laut, kami tengah mempersiapkan beberapa hal terkait pekerjaan yang melibatkan penggunaan kapal khusus, seperti perizinan, ketersediaan expert yang melakukan penyambungan kabel, dan ketersediaan perlengkapan. Kami menargetkan proses pengangkatan dan penyambungan kabel akan selesai pada minggu pertama Juni 2021. Meski demikian, hal tersebut masih mungkin dipercepat apabila proses pencarian dan penyambungan dapat dilakukan lebih cepat dari perkiraan waktu. Kami akan mengupayakan perbaikan secepatnya," tambah Pujo.

Sementara diduga penyebab putusnya kabel laut fiber optic tersebut dikarenakan faktor alam, namun mengingat lokasi kabel yang terputus berada di kedalaman 4.050 m, Telkom baru dapat melakukan identifikasi lebih lanjut penyebab setelah pengangkatan kabel dari laut.

"Kami akan terus berupaya untuk mempercepat pemulihan layanan Jayapura agar pelanggan dapat kembali beraktivitas. Kenyamanan pelanggan tentunya menjadi fokus kami untuk perbaikan ini," tutup Pujo.(end)

Sumber: IQPLUS

PTPP RAIH PROYEK RUMAH SAKIT DAN UNIVERSITAS AWAL TAHUN INI


PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia (.Perseroan.) di awal tahun ini telah meraih 2 (dua) kontrak baru yang bergerak di sektor kesehatan, yaitu pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (.RSUD.) Banten dan RSDU Krian. Selain itu, Perseroan juga meraih 1 (satu) kontrak baru di sektor Pendidikan, yaitu pembangunan UNS Tower. Masa pandemi Covid-19 ini sangat berdampak terhadap semua sektor kehidupan terutama kesehatan. Guna menekan laju penyebaran Covid-19, Pemerintah Indonesia memprioritaskan anggaran belanja pemerintah kepada sektor kesehatan. Perseroan sebagai perusahaan kontraktor yang berpengalaman dalam pembangunan Gedung, Infrastruktur, dan EPC dipercaya oleh Pemerintah untuk membangun RSUD yang berada di Provinsi Banten dan Jawa Tengah, serta UNS Tower di Provinsi Jawa Tengah.

Proyek pembangunan RSUD Banten terletak di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 265 miliar. Proyek pembangunan gedung rumah sakit tersebut terdiri dari 8 (delapan) lantai yang terdiri dari 10 (sepuluh) lapis, yaitu: 3 (tiga) Podium, 5 (lima) Typical, 1 (satu) Lantai Atap, dan 1 (satu) Lantai Lift. Proyek RSUD Banten akan dikerjakan dengan masa pelaksanaan selama 240 (dua ratus empat puluh) hari kalender dan masa pemeliharaan selama 12 (dua belas) bulan. Proyek yang didanai oleh APBD ini memiliki lingkup pekerjaan, antara lain: pembangunan pondasi, struktur atas, arsitektur, mekanikal elektrikal, plumbing, dsb.

Proyek pembangunan RSUD Banten yang berdiri di atas lahan seluas 5.559 m2 ini kedepannya akan memiilki luas bangunan dengan total seluas 16.599 m2. ini dimiliki langsung oleh Pemerintah Daerah Provinsi Banten. Salah satu fasilitas yang akan terdapat dalam RSUD Banten ini yaitu adanya fasilitas roof garden.

Sementara itu, RSUD Krian yang berlokasi di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Tengah ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 130 miliar. Adapun ruang lingkup pekerjaan pembangunan rumah sakit ini terdiri dari tahap perencanaan, tahap pembangunan konstruksi (pekerjaan pondasi, struktur, mekanikal elektrikal, plumbing, arsitektur, landscape, dan IT). Proyek pembangunan RSUD Krian ini didanai oleh APBD dengan masa pelaksanaan 180 (seratus delapan puluh) hari kalender dan masa pemeliharaan selama 12 (dua belas) bulan.

Pembangunan RSUD Krian ini akan terdiri dari 4 (empat) Gedung, yaitu: Gedung A (UGD, Unit Maternal Parinatal, Operating Theater, Critical Care Unit, & CCSD), Gedung B (Main Lobby, Unit Rawat Jalan, Unit Radiologi, Unit Farmasi, Perkantoran, Unit Laboratorium, Bank Darah, Instalasi Rawat Inap), Gedung C (Unit Mortuary, IPSRS, Unit Gizi), dan Gedung D (Power House & Rumah Pompa).. Pembangunan RSUD Krian ini akan terdiri dari 4 (empat) Gedung, yaitu: Gedung A (UGD, Unit Maternal Parinatal, Operating Theater, Critical Care Unit, & CCSD), Gedung B (Main Lobby, Unit Rawat Jalan, Unit Radiologi, Unit Farmasi, Perkantoran, Unit Laboratorium, Bank Darah, Instalasi Rawat Inap), Gedung C (Unit Mortuary, IPSRS, Unit Gizi), dan Gedung D (Power House & Rumah Pompa).

Selain dipercaya untuk mengerjakan 2 (dua) proyek di atas, Perseroan saat ini juga mengerjakan pembangunan beberapa proyek rumah sakit yang tengah berjalan, yaitu: RSUPT Vertikal Kupang yang berlokasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita yang berlokasi di Provinsi DKI Jakarta. RSUPT Vertikal Kupang memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 350 miliar yang akan dikerjakan dengan masa pelaksanaan 20 (dua puluh) bulan dan masa pemeliharaan selama 6 (enam) bulan. Sampai dengan awal Mei 2021, pembangunan proyek RSUPT Vertikal Kupang telah mencapai progress pekerjaan sebesar 8,04%.

Sementara itu, Perseroan juga tengah mengerjakan proyek pembangunan Gedung Pelayanan (Private and Pediatric Cardiology Wing) RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dengan masa pelaksanaan 32 (tiga puluh dua) bulan dan masa pemeliharaan selama 12 (dua belas) bulan. Sampai dengan awal Mei 2021, progress pembangunan Gedung Pelayanan tersebut telah mencapai progress sebesar 51,69%. Kedua proyek yang tengah dikerjakan oleh Perseroan tersebut dimiliki langsung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Selain RSUPT Vertikal Kupang dan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Perseroan pada tahun 2020 lalu juga telah ditunjuk untuk membangun RS Covid-19 Manado di Provinsi Sulawesi Utara.

Di sektor pendidikan, Perseroan ditunjuk oleh Pemerintah untuk membangun Tower Univesitas Sebelas Maret (.UNS.) dengan masa pelaksanaan 230 (dua ratus tiga puluh) hari. Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh Perseroan, antara lain: pekerjaan persiapan, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, pekerjaan interior, mekanikal elektrikal, landscape, dan pemeliharaan.

Selain itu, di tahun ini Perseroan juga masih mengerjakan pembangunan universitas lainnya dengan progress awal Mei, sebagai berikut: proyek pembangunan UGM Paket 4 dengan progress sebesar 98,78%, Gedung Telkom University Landmark Tower sebesar 98,58%, peningkatan Sarana & Prasarana PTKI melalui SBSN Pembangunan Gedung Pendidikan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang sebesar 69,09%, Pengembangan Sarana Prasarana 6 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri UIN Antasari Banjarmasin sebesar 72,03%, Pembangunan Gedung Perpustakaan dan Masjid Kampus UIII Depok sebesar 88,72%. Selain itu, Perseroan juga ditunjuk melakukan pekerjaan konstruksi pembangunan gedung kuliah, laboratorium dan bengkel jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang yang berlokasi di Provinsi Jawa Timur pada 2020 lalu.

"Wabah pandemi Covid-19 yang telah melanda seluruh dunia termasuk Indonesia telah berjalan lebih dari setahun. Dimana merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia sejak awal tahun 2020 berdampak dalam semua sektor kehidupan. Tidak hanya sektor kesehatan, sektor ekonomi dan ketenagakerjaan turut mengalami dampak signifikan akibat pandemi Covid-19 ini. Sejumlah tender proyek yang telah diikuti oleh Perseroan harus ditunda oleh Pemilik Proyek akibat adanya perubahan alokasi anggaran. Namun, pembangunan rumah sakit yang termasuk dalam sektor kesehatan tidak mengalami penundaan seperti proyek-proyek lainnya. Dengan kondisi pandemi ini saat ini, alokasi anggaran Pemerintah dipriortaskan kepada sektor Kesehatan termasuk pembangunan proyek rumah sakit. Hal tersebut tercermin dalam perolehan kontrak baru yang di raih oleh Perseroan di awal tahun ini dimana telah dipercaya oleh Pemerintah daerah untuk membangun rumah sakit, yaitu: RSUD Banten yang berlokasi di Provinsi Banten dan RSUD Krian yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah. Tidak hanya sektor kesehatan, sektor Pendidikan juga masih tumbuh di masa pandemi Covid-19 ini dimana Perseroan berhasil meraih beberapa kontrak baru untuk pengembangan universitas di Indonesia selama tahun 2020 sd awal 2021 ini," ujar Yuyus Juarsa selaku Sekretaris Perusahaan Perseroan kepada media.

"Tentunya Perseroan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan Para Pemiliki Proyek atas kepercayaan yang diberikan untuk membangun rumah sakit tersebut. Walaupun pembangunan proyek ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19, Perseroan akan menyelesaikan pembangunan proyek rumah sakit dan universitas tersebut tepat waktu sesuai yang ditargetkan dengan kualitas hasil pekerjaan terbaik. Sebaga kontraktor yang memiliki pengalaman lebih dari 6 (enam) dekade, Perseroan telah menorehkan sejumlah proyek monumental dan prestisius dalam pembangunan berbagai gedung bertingkat (hotel, mall, universitas, rumah sakit, perkantoran, airport, dsb), jalan jembatan, bendungan,Pelabuhan, railways, powerplants, dll," lanjut Yuyus.(end)

Sumber: IQPLUS

PEFINDO TEGASKAN PERINGKAT OBLIGASI DAN SUKUK ADIRA FINANCE DI "idAAA"


PEFINDO menegaskan peringkat "idAAA" untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I/2020 Seri A (Rp483,95 miliar), Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV/2016 Seri C (Rp431,0 miliar) dan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III/2018 Seri C (Rp715.5 billion) milik PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) yang masing-masing akan jatuh tempo pada 17 Juli 2021, 26 Juli 2021 dan 16 Agustus 2021.

PEFINDO juga menegaskan peringkat "idAAA(sy)" untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Tahap I/2020 (Rp200,0 miliar) dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap II/2016 Seri C (Rp14,0 miliar) yang masing-masing akan jatuh tempo pada 17 Juli 2021 dan 26 Juli 2021. Kesiapan Perusahaan untuk melunasi obligasi dan sukuk tersebut didukung oleh dana kas dan setara kas sebesar Rp1,8 triliun pada akhir Maret 2021 dan penerimaan angsuran atas piutang pembiayaan sekitar Rp3,1 triliun per bulan.

Efek utang dengan peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan emiten untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan emiten Indonesia lainnya adalah superior. Akhiran (sy) berarti peringkat mengindikasikan pemenuhan prinsip Syariah.

Didirikan pada tahun 1990, Adira Finance menyediakan layanan pembiayaan pembelian otomotif dan multiguna. Pada 31 Maret 2021, Adira Finance memiliki 16.278 karyawan untuk melayani nasabah melalui 440 jaringan usaha termasuk di dalamnya cabang syariah yang terletak di berbagai kota-kota di Indonesia. Sebanyak 92,07% saham Adira Finance dimiliki oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan 7,93% dimiliki oleh publik (termasuk 0,42% dimiliki oleh PT Asuransi Adira Dinamika). (end)

Sumber: IQPLUS

TRAFIK DATA INDOSAT NAIK 10% SELAMA LEBARAN 2021


Tahun ini tradisi mudik merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar tercinta di kampung halaman kembali harus ditunda seiring diterapkannya aturan pengetatan mobilitas masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mendukung upaya Pemerintah dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Sebagai gantinya, masyarakat Indonesia beralih melakukan silaturahmi secara virtual tanpa perlu harus keluar rumah dengan memanfaatkan teknologi telekomunikasi digital. Kebiasan baru tersebut mendorong trafik data PT Indosat Tbk (.Indosat Ooredoo.) naik 10% yang diimbangi dengan kinerja jaringan 4G berkualitas video yang tetap terjaga selama masa Lebaran tahun ini.

Semakin meningkatnya kebutuhan telekomunikasi masyarakat Indonesia khususnya di layanan data telah diantisipasi Indosat Ooredoo sejak awal tahun melalui penambahan kapasitas jaringan, pembangunan site baru, serta fiberisasi jaringan 4G berkualitas video miliknya. Dampaknya adalah lonjakan kenaikan trafik data selama masa Lebaran tahun ini berhasil diimbangi dengan kualitas layanan prima. Hal ini ditunjukkan dengan kecepatan unduh rata-rata menjadi 9% lebih cepat dibandingkan hari biasa.

Di sisi lain kualitas layanan telekomunikasi dasar lainnya seperti telepon dan SMS tetap dijaga di level tertinggi. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pengaduan pelanggan yang masuk ke call center dan kanal pelayanan digital Indosat Ooredoo turun 37% di masa Lebaran tahun ini. Lebih dari 90% tiket pengaduan berhasil diselesaikan kurang dari 24 jam. Jumlah pengguna aktif aplikasi myIM3 juga naik sebesar 8% dibandingkan hari biasa. Pelanggan Indosat Ooredoo pun tetap bisa menikmati pengalaman berkomunikasi yang lancar di jaringan 4G berkualitas video meskipun terjadi tren peningkatan trafik khususnya data, yang diprediksi akan tetap tinggi di masa cuti dan liburan sekolah dalam seminggu kedepan.

Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha, mengatakan, "Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, senang rasanya Indosat Ooredoo bisa memberikan pengalaman terbaik di masa yang penuh tantangan ini dengan berbagai produk dan layanan yang berkualitas, transparan, dan dipercaya pelanggan. Kami turut bangga telah berperan aktif mendukung program Pemerintah dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 khususnya di masa Lebaran ini dengan mengganti tradisi mudik menjadi silaturahmi virtual. Kami berkomitmen kualitas jaringan, produk, dan layanan Indosat Ooredoo akan tetap optimal untuk mendukung aktifitas #SilaturahmiTanpaHenti masyarakat Indonesia meskipun dilakukan secara virtual".

Ditunjang dengan data statistik di masa Ramadan dan Lebaran sebelumnya, Indosat Ooredoo berhasil mengantisipasi kenaikan trafik data di masa Lebaran tahun ini khususnya di wilayah Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tim Indosat Ooredoo Network Operation Center (INOC) dan Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC) yang tergabung dalam Command Center sejak H-4 Lebaran mencatat masyarakat yang tinggal di Aceh, Banjarnegara, Cianjur, Cirebon, Jember, Kisaran Tebing Tinggi, Madura, Pati, Serang, dan Tegal sangat aktif memanfaatkan layanan data Indosat Ooredoo yang kualitasnya dipantau terus-menerus selama 24 jam sehari.

Peningkatan trafik telekomunikasi dan pergerakan mobilitas pelanggan yang dinamis juga mampu diantisipasi oleh Indosat Ooredoo melalui penerapan model operasi digital berbasis Artificial Intelligence dan otomatisasi yang diimplementasikan sejak tahun lalu. Tercatat pemakaian layanan mobile gaming naik sebesar 90%, media sosial naik 26%, messaging dan video call naik 21%, serta streaming video dan music naik 1%. Penggunaan aplikasi TikTok, Instagram, dan WhatsApp pun meningkat tajam selama masa Lebaran tahun ini, termasuk pemakaian aplikasi permainan daring seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire.

"Keberhasilan menjaga kualitas layanan telekomunikasi di masa Lebaran tahun ini menjadi semakin spesial bagi kami. Video kampanye Ramadan IM3 Ooredoo, Bulan Yang Baik (feat. Sal Priadi), dinobatkan menjadi salah satu iklan Ramadan 2021 terbaik se-Asia Pasifik di platform YouTube. Ini merupakan penghargaan ketiga kami di kategori yang sama selama 3 semester berturut-turut. Pencapaian ini menunjukkan bagaimana Indosat Ooredoo mampu menjangkau hati pelanggannya lebih dalam dan menyentuh ratusan juta rakyat Indonesia melalui produk dan layanan inovatifnya," tutup Vikram.(end)

Sumber: IQPLUS

EKADHARMA RAIH LABA Rp30,34 MILIAR HINGGA MARET 2021


PT Ekadharma International Tbk (EKAD) mencatat laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp30,34 miliar hingga periode 31 Maret 2021 naik tipis dari laba Rp29,94 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, penjualan diraih sebesar Rp153,98 miliar turun dari penjualan Rp192,26 miliar tahun sebelumnya.

Laba bruto diraih sebesar Rp58,78 turun dari laba bruto Rp64,54 miliar tahun sebelumnya.

Sedangkan laba usaha tercatat sebesar Rp36,77 miliar turun dari laba usaha Rp37,11 miliar.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp38,26 miliar naik tipis dari laba sebelum pajak Rp38,20 miliar tahun sebelumnya.

Total liabilitias mencapai Rp137,84 miliar hingga periode 31 Maret 2021 naik dari total liabilitias Rp129,62 miliar hingga periode 31 Desember 2020.

Total aset perseroan hingga periode 31 Maret 2021 mencapai Rp1,12 triliun naik dari Rp1,08 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end)

Sumber: IQPLUS

KOTA SATU SIAP TERBITKAN 137 JUTA SAHAM MELALUI PRIVATE PLACEMENT


Pandemi Covid-19 yang melanda berbagai aspek di dunia sejak akhir tahun 2019, salah satunya menimbulkan dampak terkontraksinya ekonomi Indonesia. Hal tersebut juga turut berimbas pada kinerja PT Kota Satu Properti Tbk (SATU).

Pada tahun 2021 ini, Perusahaan masih terus berupaya untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat strukur permodalan Perseroan. Alternatif pendanaan dalam rangka peningkatan modal disetor adalah pengeluaran saham dari portepel dengan mekanisme penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu sesuai dengan POJK No. 14 Tahun 2019.

Oleh karena itu, SATU berencana menerbitkan sebanyak 137.500.000 saham biasa Seri B Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau biasa disebut Private Placement. "Tujuan dari dilaksanakannya Rencana Penambahan Modal ini adalah untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan yaitu menambah modal kerja Perseroan dan membayar utang Perseroan kepada Bank,"tulis Manajemen SATU, dalam prospektus ringkas yang dipublikasikan, Selasa (18/5).

Sehubungan dengan Rencana Penambahan Modal, Perseroan bermaksud untuk meminta persetujuan dari para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, 23 Juni 2021.

Adapun rencana penggunaan dana yang diperoleh dalam rangka pelaksanaan Rencana Penambahan Modal setelah dikurangi dengan biaya-biaya terkait Penambahan Modal ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan yaitu menambah modal kerja Perseroan dan membayar utang Perseroan kepada Bank.

"Dengan asumsi bahwa RUPS menyetujui rencana penambahan modal yang diajukan Perseroan yaitu sejumlah 137.500.000 saham dengan nilai nominal Rp50 per saham, sehingga diperkirakan akan memeproleh tambahan modal sebesar Rp 6.875.000.000."terang Manajemen SATU. (end)

Sumber: IQPLUS

ANTAM MENCATATKAN KENAIKAN CORPORATE CREDIT RATING 2021


PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; ASX: ATM) mengumumkan kenaikan Corporate Credit Rating S&P Global tahun 2021 dari rating .B/outlook stabil. menjadi rating .B+/outlook stabil. seiring dengan pertumbuhan kinerja produksi dan penjualan komoditas utama serta keberlanjutan dalam pengembangan hilirisasi Perusahaan, yang tercermin dari pertumbuhan kinerja keuangan Perusahaan yang solid. Pertumbuhan rating Perusahaan turut didukung oleh outlook pertumbuhan kinerja produksi dan penjualan bijih nikel di pasar domestik serta kemampuan ANTAM dalam mengelola likuiditas perusahaan.

ANTAM menargetkan pertumbuhan kinerja operasi dan keuangan yang semakin positif pada tahun 2021. Sepanjang Triwulan Pertama tahun 2021 (1Q21), ANTAM mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid, tercermin dari capaian Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) pada 1Q21 sebesar Rp1,24 triliun, meningkat signifikan dibandingkan capaian EBITDA pada Triwulan Pertama Tahun 2020 (1Q20) sebesar Rp34,13 miliar. Pertumbuhan profitabilitas ANTAM pada 1Q21 tercermin pada capaian laba kotor sebesar Rp1,63 triliun, tumbuh 189% dari capaian laba kotor pada 1Q20 sebesar Rp561,82 miliar. Sementara itu capaian laba usaha Perusahaan pada 1Q21 tercatat sebesar Rp793,89 miliar, melonjak 477% dibandingkan 1Q20 sebesar Rp137,54 miliar. Pertumbuhan positif laba kotor dan laba usaha mendukung capaian laba tahun berjalan 1Q21 ANTAM sebesar Rp630,38 miliar, naik dari rugi 1Q20 sebesar Rp281,84 miliar.

Capaian kinerja positif tersebut merupakan hasil dari penerapan protokol kesehatan yang tepat dan konsisten di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, peningkatan nilai tambah produk, optimalisasi tingkat produksi & penjualan, serta implementasi pengelolaan biaya yang tepat dan efisien memberikan kontribusi yang mendukung pertumbuhan kinerja positif Perusahaan.

Pada tahun 2021, ANTAM menargetkan pertumbuhan produksi dan penjualan komoditas utama Perusahaan yakni feronikel, emas, bijih nikel, bijih bauksit dan alumina sejalan dengan strategi ANTAM untuk meningkatkan utilisasi operasi tambang dan pabrik pengolahan serta ekspektasi peningkatan jangkauan pemasaran komoditas. ANTAM senantiasa mengevaluasi seluruh kesempatan yang ada saat ini maupun peluang yang ada di masa depan sejalan dengan upaya ANTAM untuk terus bertumbuh dan memberikan imbal hasil yang positif kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan.(end)

Sumber: IQPLUS 

Rekomendasi Saham BBCA, AKRA, LSIP dan SIDO oleh Indopremier | 18 Mei 2021


IHSG (5.775 – 5.895) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 5.775 dan 5.715 dengan resist di level 5.895 kemudian 5.955.

BBCA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 33.125 kemudian 33.750 dengan support di level 31.875, cut loss jika break 31.250.

AKRA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.080 dengan resist di level 3.210 kemudian 3.290.

LSIP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.355 dengan resist di level 1.400 kemudian 1.430.

SIDO (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 765 dengan resist di level 780 kemudian 790.


XBLQ (Sell) : Target pelemahan harga pada level 428 dan 421 dengan resist di level 442 kemudian 449.

XILV (Sell) : Target pelemahan harga pada level 104 dan 103 dengan resist di level 106 kemudian 107.

XPID (Sell) : Target pelemahan harga pada level 467 dan 461 dengan resist di level 479 kemudian 485.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbtcs

Rekomendasi Saham JPFA, MAIN dan TINS oleh Mirae Asset Sekuritas | 18 Mei 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Mei 18, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,833.86(-1.76%), consolidation. Trading range 5,790 – 5,885. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line dan periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support di 5,790 dan daily resistance di 5885. Cut loss level di 5,750.

JPFA Daily, 1,950 (-2.99%), buy on weakness, trading range 1,900  – 2,000. Indikator MFI optimized dan RSI optimized masih cenderung bergerak turun namun mulai terbatas. Daily support di 1,900 dan daily resistance di 2,000. Cut loss level di 1,880.

MAIN Daily, 850 (-5.56%), trading buy, trading range 840 – 880. Indikator MFI optimized dan indikator  RSI  optimized cenderung turun. Daily support di 840 dan daily resistance di 880. Cut loss level di 810.

TINS Daily, 1,695 (-6.87%), buy on weakness, trading range 1,660 – 1,780.  Indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih bergerak turun namun mulai terbatas. Perkiraan daily support di 1,660 dan daily resistance terdekat di 1,780. Cut loss level di 1,640.

Analisa Saham BMRI, DOID dan LSIP | 18 Mei 2021

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)


BMRI saat ini terbentuk inside bar yang mengindikasikan adanya potensi rebound jangka pendek. Indikator stochastic oversold, Indikator MACD negatif mengecil.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 5.850

Resistance: Rp 6.100

Dimas W.P. Pratama, NH Korindo Sekuritas

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)


DOID pada perdagangan kemarin bergerak melemah terbatas masih bergerak sideways nampak terlihat dari upper band dan lower band pada indikator bollinger band yang kian menyempit. Indikator stochastic berada di level 35 di areal pertengahan dengan kecenderungan masih melandai. DOID masih mampu bertahan di atas MA5 maupun MA20 ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. DOID pada hari ini diperkirakan masih akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat apabila berhasil breakout upper band 386. Namun ketat stoploss apabila DOID tidak mampu bertahan di atas lower band 350, ada kecenderungan DOID melanjutkan pelemahan.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 350

Resistance: Rp 386

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas

PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)


Menguji three black crows pattern candle dengan RSI melemah dan volume perdagangan meningkat. hati-hati jika break support 1.340

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 1.340

Resistance: Rp 1.420

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Analisa Saham TCPI | 18 Mei 2021


Analisa Saham TCPI

Saham TCPI pada tanggal 17 Mei 2021 ditutup menguat pada harga 7700, naik 7,69%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 174% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh beli dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Bullish

Rekomendasi dari kami adalah Beli Breakout

Jika naik di atas 8125 maka berpeluang ke 8725-9450

Jika turun di bawah 7400 maka berpeluang ke 6950

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Rekomendasi Saham ASRI, BJTM, INDF dan INKP oleh Binaartha Sekuritas | 18 Mei 2021


Binaartha Sekuritas Daily

18 Mei 2021

by M Nafan Aji Gusta Utama

Alam Sutera Realty (ASRI)

Saham ASRI ditutup di Rp 186. (RoE: -10.95%; PER: -3.60x; EPS: -52.43; PBV: 0.40x; Beta: 2.33). Pergerakan harga saham ASRI telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Rekomendasi untuk saham ASRI adalah akumulasi pada area Rp 183 – Rp 186, dengan target harga secara bertahap di level Rp 195, Rp 200, Rp 206 dan Rp 222. Support saham ASRI di Rp 180 dan Rp 175.

Astra Otoparts (AUTO)

Saham AUTO ditutup di Rp 1.150. (RoE: 5.66%; PER: 8.42x; EPS: 136.60; PBV: 0.48x; Beta: 1.14). Pergerakan harga saham AUTO telah menguji beberapa garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Rekomendasi untuk saham AUTO adalah akumulasi pada area level Rp 1.135 – Rp 1.150 dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.180, Rp 1.240, Rp 1.375 dan Rp 1.510. Support ada di Rp 1.135 dan Rp 1.105.

BPD Jawa Timur (BJTM)

Saham BJTM ditutup di Rp 760. (RoE: 16.57%; PER: 6.36x; EPS: 120.32; PBV: 1.05x; Beta: 1.51). Terlihat pola doji candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Rekomendasi saham BJTM adalah akumulasi pada area level Rp 750 – Rp 760, dengan target harga secara bertahap di level Rp 775, Rp 790, Rp 855, Rp 920 dan Rp 985. Support ada di Rp 725.

Charoen Pokphand Indonesia (CPIN)

Saham CPIN ditutup di harga Rp 6.400. (RoE: 13.46%; PER: 34.51; EPS: 185.45; PBV: 4.64x; Beta: 0.82). Pergerakan harga saham CPIN telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Rekomendasi untuk saham CPIN adalah akumulasi pada area level Rp 6.300 – Rp 6.400, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.600, Rp 7.275 dan Rp 7.975. Support ada di Rp 6.300 dan Rp 6.075.

Indofood Sukses Makmur (INDF)

Saham INDF ditutup di harga Rp 6.350. (RoE: 8.16%; PER: 8.72x; EPS: 733.59; PBV: 0.71x; Beta: 0.57). Pergerakan harga saham INDF telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Rekomendasi untuk saham INDF adalah akumulasi pada area level Rp 6.250 – Rp 6.350, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.450, Rp 6.550, Rp 7.000, Rp 7.325 dan Rp 8.275. Support ada di Rp 6.100.

Indika Energy (INDY)

Saham INDY ditutup di Rp 1.435. (RoE: -13.68%; PER: -13.68x; EPS: -104.92; PBV: 0.60x; Beta: 2.2). Pergerakan harga saham INDY telah menguji beberapa garis MA 20 maupun MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Rekomendasi untuk saham INDY adalah akumulasi pada area level Rp 1.425 - Rp 1.435, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.470, Rp 1.500, Rp 1.615, Rp 1.735 dan Rp 1.850. Support ada di Rp 1.400 dan Rp 1.380.

Indah Kiat Pulp and Paper (INKP)

Saham INKP ditutup di Rp 9.500. (RoE: 6.92%; PER: 12.60x; EPS: 754.11; PBV: 0.87x; Beta: 1.84). Pergerakan harga saham INKP telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Rekomendasi untuk saham INKP adalah akumulasi pada area level Rp 9.300 – Rp 9.500, dengan target harga secara bertahap di level Rp 10.125, Rp 13.725 dan Rp 17.325. Support ada di Rp 9.000 dan Rp 8.600.

Timah (TINS)

Saham TINS ditutup di harga Rp 1.695. (RoE: 0.82%; PER: 302.68x; EPS: 5.60; PBV: 2.50x; Beta: 2.53). Pergerakan harga saham TINS telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Rekomendasi untuk saham TINS adalah akumulasi pada area level Rp 1.680 – Rp 1.700, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.775, Rp 1.925 dan Rp 2.070. Support ada di Rp 1.660 dan Rp 1.630.

Rekomendasi Saham TLKM, ANTM, INDY dan JPFA oleh MNC Sekuritas | 18 Mei 2021


MNC Daily Scope Wave

18 Mei 2021

Mengawali pekan ini (17/5), IHSG ditutup terkoreksi 1,8% ke level 5,833. Dengan tertembusnya support di 5,883, maka saat ini kami memperkirakan sedang membentuk wave [v] dari wave C. Untuk pergerakan IHSG selanjutnya, kami perkirakan berpeluang menguat terbatas untuk menguji area 5,870. Sedangkan untuk level koreksi IHSG terdekat berada pada rentang 5,750-5,800, namun bila IHSG terkoreksi ke bawah support 5,735, maka arah koreksi IHSG ke area 5,600-5,700.

Support: 5,735, 5,563

Resistance: 6,033, 6,113

TLKM - Buy on Weakness (3,190)

Kemarin (17/5), TLKM ditutup menguat 0,3% ke level 3,190. Kami perkirakan, posisi TLKM saat ini sedang berada di akhir wave (c) dari wave [ii]. Hal ini berarti, selama TLKM tidak terkoreksi ke bawah 3,040, maka koreksi TLKM akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 3,100-3,190

Target Price: 3,240, 3,300

Stoploss: below 3,040

ANTM - Buy on Weakness (2,510)

ANTM ditutup terkoreksi cukup signifikan sebesar 6% ke level 2,510 pada perdagangan kemarin (17/5). Kami perkirakan, posisi ANTM sudah berada di akhir wave iv dari wave (c) dari wav [y]. Hal ini berarti, koreksi ANTM akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,450-2,510

Target Price: 2,700, 2,900

Stoploss: below 2,340

INDY - Buy on Weakness (1,435)

Pada perdagangan kemarin (17/5), INDY ditutup terkoreksi 2,7% ke level 1,435. Posisi INDY saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave (D) dari wave [B]. Sehingga, INDY masih berpeluang untuk menguat terlebih dahulu dan skenario ini berlaku bila INDY masih berada di atas 1,370.

Buy on Weakness: 1,400-1,435

Target Price: 1,500, 1,600

Stoploss: below 1,370

JPFA - Sell on Strength (1,950)

JPFA ditutup terkoreksi 3% ke level 1,950 pada perdagangan kemarin (17/5). Kami perkirakan, selama JPFA belum mampu bergerak menguat di atas 2,160 atau bahkan 2,270 sebagai level resistancenya, maka kami perkirakan posisi JPFA saat ini sedang membentuk awal dari wave Y dari wave (A). Adapun rentang koreksi JPFA berada pada area 1,700-1,840, koreksi JPFA ini akan terkonfirmasi bila menembus support 1,860.

Sell on Strength: 1,950-2,000

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 18 Mei 2021


Dow dips 50 points to start the week as tech weakness continues

Persistent weakness in technology stocks led the major indexes lower on Monday after last week’s hotter-than-expected inflation readings sparked a downturn in equity markets.


Dow.......34328   -54.3       -0.16%

Nasdaq.13379   -50.9       -0.38%

S&P 500..4163   -10.6       -0.25%

 

FTSE........7033   -10.8        -0.15%

Dax........15397   -20.02      -0.13%

CAC........6367    -17.8         -0.28%


Nikkei...27825    -259.6     -0.92%

HSI........28194   +166.5    +0.59%

Shanghai .3518  +27.2      +0.78%

ST Times..3080  +24.7      +0.81%


IDX.....5833.86    -104.49  -1.76%

LQ45.....869.49   -13.44    -1.52%


Indo10Yr..6.6246  +0.0176     +0.27%

ICBI.....315.4143   -0.2350       -0.07%

US10Yr..1.6400    +0.0050      +0.31%

VIX...........19.72    +0.91           +4.84%

  

USDIndx .....90.2200   -0.1010    -0.11%

Como Indx...205.94    +2.65       +1.30%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN..... .161.25   +2.65        +1.67%


IndoCDS...76.7349   -0.673  -0.87%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14282.50      +85.00    +0.60%

Jisdor....14284.00  +81.00     +0.57%



Euro.........1.2154  +0.0002     +0.02%



TLKM........22.41     -0.33        -1.45%

(3201)

EIDO..........21.33     -0.45        -2.07%

EEM...........52.99     -0.05        -0.09%


Oil..............66.27     +0.90       +1.38%

Gold ......1867.60     +29.50     +1.60%

Timah.....29972.50  +460.00  +1.56%

Nickel.....17932.50  +285.00   +1.61%


Coal price....99.00     -0.65     -1.98%

(May/Newcastle) 

Coal price....98.20   -3.05     -3.01%

(Jun/Newcastle)

Coal price.....84.50     -0.90     -1.05%

(May/Rotterdam) 

Coal price.....85.10     -1.20     -1.39%

(Jun/ Rotterdam)

 

CPO(Agt)...4240      -45         -1.05%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn.........652.50    +8.75     +1.36%

SoybeanOil..68.97  +1.39     +2.06%

Wheat...... .609.75   -7.50      -1.06%


Wood pulp...5200.00  -12.50   -0.24%


( DE/ Phintraco(AT)  18-05-21)