PT PP (Persero) Tbk Ikut Sukseskan PON XX Papua


PT PP (Persero) Tbk, BUMN konstruksi dan investasi, ikut menyukseskan penyelenggaraan PON XX Papua dengan membangun sejumlah arena olahraga sehingga bisa digunakan tepat waktu sesuai dengan yang diharapkan.

"Dalam PON XX ini, perusahaan telah banyak berkontribusi dalam pembangunan venue atau arena yang digunakan untuk kegiatan penyelenggaraan acara olah raga tersebut, seperti salah satunya membangun Stadion Lukas Enembe," kata Direktur Utama PT PP Novel Arsyad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Selain Stadion Lukas Enembe, katanya, perseroan juga mengerjakan pembangunan Istora Papua Bangkit, arena rugbi, dan voli.

Dikatakannya, berkat inovasi yang diterapkan pada pembangunan arena olah raga tersebut, Istora Papua Bangkit berhasil meraih 3 Rekor MURI dalam karya pembangunannya. Tidak hanya proyek Istora Papua Bangkit saja yang memperoleh rekor dari MURI, Pembangunan arena rugbi juga berhasil menyabet 3 Rekor MURI.

Perseroan berhasil membangun arena olah raga rugbi hanya dalam kurun waktu 93 hari dengan kualitas berstandar internasional. Selain itu, proyek pembangunannya telah mendapatkan banyak apresiasi dari para pejabat.

"Tidak hanya membangun, namun perseroan akan terus memberikan kualitas atas hasil pembangunan proyek-proyek yang dikerjakannya,. kata Novel.

Adapun 3 rekor MURI yang berhasil disabet oleh Istora Papua Bangkit pada tahun 2020, yaitu instalasi textile duct ring terpanjang, atap dome terluas tanpa baut, dan atap baja lengkung terpanjang.(end/ant)

Sumber: IQPLUS

AXA Mandiri dan Bank Mandiri Perluas Produk Asuransi


Direktur AXA Mandiri Uke Giri Utama mengatakan akan memperkuat kerja sama dengan Bank Mandiri untuk memperluas penawaran produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah di tengah COVID-19.

"Kita semua paham bahwa Bank Mandiri ada di semua kota besar dan kecil di seluruh Indonesia sehingga membuat kami sebagai Joint Venture (JV) bisa memanfaatkannya untuk membaca segmentasi nasabah," kata Uke dalam press briefing daring yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Setelah membaca segmentasi nasabah, lanjut dia, AXA Mandiri dapat melakukan penawaran produk yang sekiranya sesuai dengan kebutuhan nasabah Bank Mandiri di tengah COVID-19.

Saat ini, produk-produk asuransi AXA Mandiri yang berkaitan dengan COVID-19 dapat diakses di seluruh cabang Bank Mandiri. Produk asuransi syariah AXA Mandiri juga dapat diakses melalui seluruh cabang Bank Syariah Indonesia (BSI).

Di samping itu, dengan pandemi COVID-19 yang mempercepat digitalisasi berbagai kegiatan industri asuransi, AXA Mandiri juga mendorong penawaran secara digital. Meski demikian, penawaran melalui telemarketer juga masih dilakukan.

"Ini bisa mendekatkan kami dengan segala nasabah. Kami juga menawarkan produk yang kami lihat angat berguna untuk nasabah," ucapnya.

Di samping itu, AXA Mandiri juga membuat fasilitas telekonsultasi dimana nasabah dapat berkonsultasi dengan dokter secara daring. Dengan ini nasabah tidak harus pergi ke klinik atau rumah sakit

"Jadi perawatan untuk tingkat pertama bisa dilakukan melalui telekonsultasi. Terutama saat awal PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), permintaan untuk telekonsultasi meningkat pesat," katanya.(end/ant)

Sumber: IQPLUS

BNI Mobile Banking dan Pedulilindungi Segera Terintegrasi


PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengintegrasikan dua aplikasi sekaligus untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses PeduliLindungi melalui BNI Mobile Banking.

Penyatuan tersebut dicanangkan Kementerian Kesehatan melalui acara Peluncuran Integrasi PeduliLindungi dengan platform-platform digital populer yang dipakai masyarakat Indonesia di Jakarta, Kamis (7/10) secara virtual.

"Dengan adanya integrasi PeduliLindungi di aplikasi BNI Mobile Banking diharapkan semakin mempermudah masyarakat dan membantu instansi pemerintah dalam melakukan pelacakan digital guna menghentikan penyebaran virus COVID-19 di Indonesia," kata Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Royke mengatakan integrasi aplikasi PeduliLindungi ke dalam aplikasi BNI Mobile Banking sedang memasuki fase finalisasi, sehingga dalam waktu dekat, nasabah dapat mengakses fitur PeduliLindungi langsung melalui aplikasi BNI Mobile Banking. Nasabah BNI dapat melakukan scan kode QR untuk check in dan check out di tempat-tempat umum melalui aplikasi BNI Mobile Banking.

Aplikasi PeduliLindungi merupakan sarana yang menjadi tulang punggung pemerintah dalam melakukan pelacakan dan menghentikan penyebaran COVID-19 yang dikembangkan melalui Kementerian Kesehatan.

Aplikasi Peduli Lindungi memudahkan penelusuran riwayat kontak dengan penderita COVID-19 dengan scan QR di area publik.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan aplikasi PeduliLindungi dirancang untuk 3 hal dalam penanganan pandemi COVID-19. Pertama, untuk screening status vaksinasi dan PCR tes terutama untuk 6 aktivitas utama yang banyak dilakukan masyarakat Indonesia.

"Kedua, untuk fungsi tracing (pelacakan) yang diharapkan kalau ada kasus positif, kita bisa sangat cepat mengetahui siapa yang ada di lokasi tersebut. Ketiga, untuk mendukung implementasi protokol kesehatan," ujar Menkes Budi.(end/ant)

Sumber: IQPLUS

PT Darma Henwa Tbk Bentuk Anak Usaha Baru di Bidang Reparasi Mesin


PT Darma Henwa Tbk.(DEWA) bersama dengan anak usahanya yaitu PT Dire Pratama (Dire) mendirikan anak perusahaan baru dengan nama PT Darma Reka Teknik (DRT) pada tanggal 7 Oktober 2021.

"Pendirian DRT telah dituangkan ke dalam Akta Pendirian nomor 32 tanggal 6 Oktober 2021 yang dibuat oleh Yunita Aristina, SH, MKn, Notaris di Jakarta Utara dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 7 Oktober 2021 dengan nomor AHU0063011.AH.01.01 tahun 2021," tutur Mukson arif Rosyidi Chief Investor Relations dan Corporate Secretary DEWA, Kamis (7/10).

Lebih Lanjut Mukson memaparkan bahwa DRT bergerak di bidang Reparasi Mesin untuk Keperluan Khusus dan Reparasi Mesin untuk Keperluan Umum. Dengan kepemilikan saham DEWA sebesar 99,90% saham, dan PT Dire Pratama memiliki 0,10% saham.

"Pendirian DRT ini merupakan langkah diversifikasi usaha DEWA untuk dapat memperkuat struktur bisnis dan meningkatkan nilai tambah masa yang akan datang, karena sebagai anak usaha akan mendapatkan peluang yang cukup besar untuk pengembangan usaha reparasi mesin untuk keperluan khusus dan umum di wilayah Indonesia,"tegas Mukson.

Dari sisi keuangan akan berdampak pada kinerja keuangan DEWA, jika sudah beroperasi akan dapat meningkatkan kinerja keuangan DEWA dengan adanya tambahan pendapatan dari kegiatan reparasi mesin.

Mukson menambahkan "Tujuan pendirian anak perusahaan baru ini untuk pengembangan bidang usaha DEWA di luar bidang jasa kontraktor pertambangan batubara". (end/ar)

Sumber: IQPLUS

PEFINDO Tegaskan Peringkat "idBBB" untuk PT Kapuas Prima Coal


PEFINDO menegaskan peringkat "idBBB" kepada PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) dan Obligasi I Tahun 2018. Outlook untuk peringkat perusahaan direvisi menjadi "positif" dari sebelumnya "stabil" yang mencerminkan ekspektasi kami bahwa posisi bisnis dan proteksi arus kas ZINC akan membaik sebagai dampak dari ekspansi bisnis yang semakin terintegrasi.

ZINC akan meningkatkan kapasitas seluruh tambangnya untuk memproduksi lebih dari 600 ribu ton ore per tahun dimulai dari tahun 2022 dari produksi saat ini sebesar 450 ribu ton ore per tahun, setelah beroperasinya smelter timbal di semester pertama tahun 2022 (1H2022).

Kapasitas smelter timbal yang mencapai 20 ribu ton bullion per tahun diperkirakan akan menghasilkan pendapatan sekitar Rp800 miliar di tahun 2022. Dengan tambahan pendapatan sekitar Rp800 miliar dari smelter timbal yang baru, proteksi arus kas perusahaan akan membaik, yang tercermin dari rasio funds from operation terhadap utang sebesar 44% secara rata-rata di tahun 2022-2024, dari posisi pada akhir Juni 2021 sebesar 17%. Untuk membiayai investasi dan modal kerja tersebut, ZINC telah menerima fasilitas pinjaman bank sebesar USD96 juta. ZINC berencana untuk melunasi Obligasi I Tahun 2018 Seri D sebesar Rp18,4 miliar yang akan jatuh tempo pada 21 Desember 2021 menggunakan dana internal. Posisi kas dan setara kas perusahaan per 30 Juni 2021 adalah sebesar Rp924,5 miliar.

Obligor dengan peringkat idBBB memiliki kemampuan yang memadai dibanding obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangannya. Walau demikian, kemampuan obligor lebih mungkin akan terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi.

Peringkat tersebut mencerminkan cadangan dan sumber daya mineral ZINC yang memadai, serta kegiatan usaha Perusahaan yang terintegrasi secara vertikal sesudah beroperasinya smelter timbal dan seng. Peringkat Perusahaan dibatasi oleh struktur permodalan yang agresif, kapasitas yang cukup kecil dibandingkan dengan pesaing global, dan eksposur terhadap fluktuasi harga komoditas.

Peringkat dapat dinaikkan apabila ZINC berhasil melakukan ekspansi usaha dalam waktu dekat, yang akan menghasilkan arus kas yang signifikan, dan berdampak pada leverage finansial Perusahaan membaik. Outlook dapat direvisi menjadi stabil apabila Perusahaan gagal untuk mengoperasikan smelter timbal sesuai jangka waktu yang ditentukan yang akan berdampak pada pendapatan Perusahaan yang stagnan. Peringkat dapat diturunkan apabila EBITDA yang dihasilkan menurun signifikan dan/atau struktur permodalan menjadi lebih agresif secara substansial. Peringkat juga dapat berada dalam tekanan apabila fluktuasi harga seng, timbal, dan perak di pasar global akan memperlemah pendapatan dan profitabilitas secara signifikan. Proyeksi kami tidak memperhitungkan kemungkinan bahwa smelter seng akan dikonsolidasikan di masa mendatang.

Didirikan pada tahun 2005, ZINC bergerak pada bidang usaha eksplorasi dan produksi atas metal industri: seng (Zn), timbal (Pb), perak (Ag), dan juga bijih besi (Fe). Saat ini ZINC mengoperasikan tiga blok tambang bawah tanah dengan nama Gossan, Karim, dan Ruwai di Lamandau, Kalimantan Tengah, dengan estimasi kapasitas produksi raw ore sebesar 550.000 ton per tahun di 2021. Terdaftar sebagai perusahaan terbuka pada tahun 2017, pemegang saham ZINC adalah Sim Anthony (14,42%), PT Sarana Inti Selaras (12,69%), Kioe Nata (12,33%), Budimulio Utomo (10,15%), Haroen Soedjatmiko (9,57%), William (9,16%), dan publik 31,68% per 30 Juni 2021.(end)

Sumber: IQPLUS

PT HK Metals Utama Tbk Akan Melakukan Righs Issue


Perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri besi, baja dan alumunium, PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) berencana menggelar aksi korporasi melalui penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5.150.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Namun harga pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas (PUT) ini belum ditentukan.

"Rencana ini telah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini. Merujuk pada ketentuan Pasal 8 ayat 3 POJK 14, jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan. Rights issue diharapkan akan digelar dan selesai di kuartal I tahun 2022," kata Direktur Utama HKMU Muhamad Kuncoro dalam konferensi pers usai RUPSLB di District 8, Treasury Tower, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (7/10/2021).

Muhamad Kuncoro mengatakan, jangka waktu pelaksanaan PUT atau rights issue tersebut akan dilakukan setelah perseroan mengantongi Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dana rights issue, setelah dikurangi dengan seluruh komisi, biaya, ongkos dan pengeluaran lainnya, akan digunakan untuk modal kerja, pembayaran sebagian utang, dan sisanya untuk anak usaha.

"Kami memperkirakan bahwa dalam hal dana yang diperoleh dari hasil HMETD ini digunakan sesuai dengan rencana penggunaan dana, maka kami akan memiliki sejumlah dana yang bisa digunakan sebagai modal kerja untuk pelaksanaan strategi bisnis ritel dan pembayaran sebagian utang," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jodi Pujiyono, Direktur dan Sekretaris Perusahaan HKMU, menambahkan bahwa aksi rights issue ini juga menjadi salah satu strategi dalam menggandeng mitra baru di tengah membaiknya kinerja bisnis.

Berdasarkan Keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan, saat ini pemegang saham HKMU yakni PT Hyamn Sukses Abadi dengan porsi 46,87% atau 1.509.963.750 saham, sementara investor pulik (di bawah 5%) sebesar 53,13% atau sebanyak 1.711.786.250 saham.

Dengan asumsi semua pemegang saham menyerap haknya, maka setelah rights issue, skenario awal sebelum adanya mitra baru yakni Hyamn Sukses tetap akan memiliki 46,87% dengan porsi saham bertambah menjadi 3.923.656.095 dan publik tetap sebesar 53,13% dengan jumlah saham naik menjadi 4.448.093.905 saham.

Dalam upaya peningkatan tata kelola perusahaan, pemegang saham juga sudah menetapkan komisaris baru yakni aktor Ricky Harun. Putra dari aktris Donna Harun ini ditetapkan menjadi Komisaris Independen HKMU melalui RUPST dan RUPSLB 16 Agustus lalu. Pengangkatan Ricky sebagai salah satu komisaris lantaran dirinya merupakan seorang public figure yang diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang produk HKMU. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham BBRI, BBNI, BDMN, SMGR, GGRM dan MYOR oleh Valbury Sekuritas | 8 Oktober 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA

Daily News 08 October 2021

Prediksi IHSG : 

IHSG diperkirakan bergerak menguat perdagangan hari ini, Jumat (08/10), ditengah dominasi katalis positif baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) RUU tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) akan segera disahkan DPR  (+/-), 2) Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2021 tercatat sebesar US$ 146,9 miliar (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak menguat (+), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Kamis (06/10) ditutup di zona hijau (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di teritorial positif (+), Sentimen global ; 1) Japan, Trade Balance BoP Basis, Aug, turun menjadi -¥372.4b dar i¥622.3b (-), 2) China, Caixin China PMI Services, Sep, diperkirakan naik menjadi 49.2 dari 46.7 (+), 3) US, Change in Nonfarm Payrolls, diperkirakan naik menjadi 500 ribu dari 235 ribu (+) dan, 4) US, Unemployment Rate, diperkirakan turun menjadi 5.1% dari 5.2% (+)..


Perspektif tenikal 

Support Level :    6387/6357/6321

Resistance Level :   6452/6488/6518

Major Trend : Up

Minor Trend : Up

Pattern : Up


TRADING IDEAS : 

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


BBRI: Trading Buy

Close 4120, TP 4200

Boleh buy di level 4090-4120

Resistance di 4200 & support di 4090

Waspadai jika tembus di 4090

Batasi resiko di 4030


BBNI: Trading Buy

Close 5975, TP 6075

Boleh buy di level  5900-5975

Resistance di 6075 & support di 5900

Waspadai jika tembus di 5900

Batasi resiko di 5825


BDMN : Trading Buy

Close 2820, TP 2890

Boleh buy di level  2770-2820

Resistance di 2890 & support di 2770

Waspadai jika tembus di 2770

Batasi resiko di 2730


SMGR:  Trading Buy

Close 8075, TP 8250

Boleh buy di level  7950-8075

Resistance di 8250 & support di 7950

Waspadai jika tembus di 7950

Batasi resiko di 7850


GGRM:  Trading Buy

Close 34750, TP 36100

Boleh buy di level  33350-34750

Resistance di 36100 & support di 33350

Waspadai jika tembus di 33350

Batasi resiko di 33125


MYOR:  Trading Buy

Close 2420, TP 2550

Boleh buy di level  2310-2420

Resistance di 2550 & support di 2310

Waspadai jika tembus di 2310

Batasi resiko di 2270


Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;

BBCA, BTPS, SCMA, JPFA, CPIN, ICBP.  


(Disclaimer ON) 

Rekomendasi Saham ANTM, GGRM, ASRI dan CTRA oleh Indopremier | 8 Oktober 2021


IHSG (6.375 – 6.455) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.375 dan 6.335 dengan resist di level 6.455 dan 6.495.

ANTM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.350 kemudian 2.370 dengan support di level 2.310, cut loss jika break 2.290.

GGRM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 35.475 kemudian 36.200 dengan support di level 34.025, cut loss jika break 33.300.

ASRI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 184 dengan resist di level 190 kemudian 194.

CTRA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.015 dengan resist di level 1.055 kemudian 1.070.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbx4w

Rekomendasi Saham AMRT, SRTG dan TOWR oleh Mirae Asset Sekuritas | 8 Oktober 2021


Mirae Asset Sekuritas IndonesiaTechnical Insight

Oktober 8, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,416.4 (-0.01%), test resistance at 6,478, trading range 6,400 – 6,478. indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized masih cenderung bergerak naik namun mulai terbatas. Pada periode weekly indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized juga masih cenderung naik namun mulai terbatas. Daily support di 6,400 dan daily resistance di 6,478. Cut loss level di 6,300.

AMRT Daily, 1,295 (-0.77%), trading buy,  trading range 1,260 – 1,330.  Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support 1,260 dan daily resistance 1,330. Cut loss level di 1,230.

SRTG Daily, 1,850 (+0.82%), trading buy, trading range 1,820 – 1,890. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 1,820 dan daily resistance di 1,890. Cut loss level di 1,800.

TOWR Daily, 1,235 (+0.00%), trading buy, trading range 1,215 – 1,260. indikator MFI Optimized dan RSI Optimized sudah berada di oversold area. Perkiraan daily support di 1,215 dan daily resistance terdekat di 1,260. Cut loss level di 1,210.

PT M Cash Integrasi Tbk Digandeng Menkes RI Terapkan Sistemn Pelacak Covid-19


Kementerian Kesehatan RI bermitra dengan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) dan anak perusahaannya PT Dam Korporindo Digital (DKD) menerapkan sistem pelacakan kontak Covid-19 digital nasional, melalui Chatbot WhatsApp dengan fitur PeduliLindungi. Chatbot WhatsApp tersebut dapat diakses secara nasional bagi masyarakat Indonesia untuk check in dan out dari area publik dalam upaya untuk meningkatkan pelacakan dan penahanan wabah Covid-19 dimana data penggunaan sistem PeduliLindungi akan tetap terjaga privasi dan kerahasiaannya.

Dalam kemitraan ini, MCAS ditunjuk sebagai mitra Lisensi API QR Code PeduliLindungi untuk mengintegrasikan PeduliLindungi dalam platform digital milik MCAS untuk lebih meningkatkan aksesibilitas ke sistem PeduliLindungi salah satunya melalui WhatsApp yang dikembangkan oleh DKD. Kemitraan dengan MCAS akan memungkinkan masyarakat Indonesia untuk mengakses sistem PeduliLindungi melalui platform WhatsApp. Pengguna dapat berinteraksi dengan chatbot WhatsApp yang dapat mengarahkan mereka ke situs pemindaian QR. Disamping itu pengguna juga dapat melakukan transaksi produk digital MCAS seperti top up pulsa, paket data, e-money, e-wallet dan juga pembayaran tagihan lainnya.

Sari Winda Permata, Direktur DKD, mengatakan, "Dengan membangun aksesibilitas sistem PeduliLindungi melalui WhatsApp, kami berharap dapat meningkatkan aksesibilitas dan tingkat partisipasi upaya penelusuran kontak Covid-19 secara nasional. Penggunaan chatbot WhatsApp dengan fitur PeduliLindungi akan memudahkan masyarakat Indonesia yang memiliki kesulitan akan kapasitas telepon genggam yang rendah, hanya dengan mengakses sistem PeduliLindungi melalui platform WhatsApp, yang merupakan platform perpesanan terpopuler di Indonesia dengan lebih dari 39 juta pengguna aktif."

Jahja Suryandy, Managing Director MCAS, menambahkan, "Kami berbesar hati atas kesempatan untuk ikut serta bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam melawan Covid-19. Dengan memanfaatkan kemampuan teknologi grup, kami dapat mengoptimalkan penerapan API QR Code PeduliLindungi melalui platform WhatsApp yang kami harapkan dapat menjalankan peran sebagai warga korporat yang bertanggung jawab. Selain itu, dengan mengintegrasikan sistem PeduliLindungi dalam jaringan dan ekosistem yang luas, kami dapat membantu meningkatkan kesadaran dan menyederhanakan kurva pembelajaran PeduliLindungi di masyarakat umum."

Setiaji, St, M.Si, Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menyimpulkan, "Dengan PeduliLindungi, kami berharap dapat membantu masyarakat Indonesia kembali ke kehidupan normal dengan aman. Karena itu, kami senang dapat bekerja sama dengan perusahaan teknologi seperti MCAS dan DKD untuk meningkatkan kegunaan dan aksesibilitas sistem PeduliLindungi sehingga setiap masyarakat Indonesia dapat memperoleh manfaat dari strategi penanggulangan Covid-19 yang terkoordinasi. Kami mendorong setiap masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi aktif dengan mengunduh aplikasi atau menggunakan chatbot WhatsApp dengan fitur PeduliLindungi untuk check in dan check out". (end/as)

Sumber: IQPLUS

Analisa Saham WOOD | 8 Oktober 2021


Analisa Saham WOOD

Saham WOOD pada tanggal 7 Oktober 2021 ditutup stabil pada harga 705. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 100,98% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Downtrend

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 725

Jika naik di atas 785 maka berpeluang ke 830-900

Jika turun di bawah 695 maka berpeluang ke 675

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/

Facebook Page : https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/

Aplikasi Android : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : http://www.sahamonline.id/


Rekomendasi Saham MEDC, IRRA, ACES dan BBRI oleh MNC Sekuritas | 8 Oktober 2021


MNCS Daily Scope Wave 8 Oktober 2021

Menutup perdagangan kemarin (7/10), IHSG ditutup cenderung flat ke level 6,416. Kami perkirakan, saat ini posisi IHSG sedang berada di akhir wave [v] dari wave A pada label hitam atau akhir wave (iii) pada label merah. Hal tersebut berarti, posisi IHSG akan cenderung menguat terbatas dan rawan terkoreksi dalam jangka pendek. Adapun area koreksi IHSG berada pada rentang area 6,350-6,400 terlebih dahulu.

Support: 6,263, 6,148

Resistance: 6,504, 6,689


MEDC - Buy on Weakness (570)

Pada perdagangan kemarin (7/10), MEDC ditutup terkoreksi agresif sebesar 6,6% ke level 570 dan diikuti dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, saat ini posisi MEDC sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii] dari wave 3. Manfaatkan koreksi yang terjadi pada MEDC untuk melakukan BoW dan skenario ini berlaku bila MEDC masih bergerak di atas 520.

Buy on Weakness: 540-570

Target Price: 600, 650

Stoploss: below 520


IRRA - Buy on Weakness (1,865)

Kemarin (7/10), IRRA ditutup menguat 3,3% ke level 1,865, pergerakan IRRA pun sudah menembus dari MA60-nya. Posisi IRRA diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C dari wave (B) dan akan lebih terkonfirmasi bila IRRA mampu break resistance di 1,910.

Buy on Weakness: 1,825-1,865

Target Price: 2,100, 2,400

Stoploss: below 1,740


ACES - Buy on Weakness (1,450)

ACES ditutup kembali menguat sebesar 2,8% ke level 1,450 pada perdagangan kemarin (7/10), penguatan ACES pun tertahan oleh resistance trendline yang terbentuk. Kami perkirakan, saat ini posisi ACES sudah berada di akhir wave 1 dari wave (3) sehingga penguatannya akan relatif terbatas dan rawan koreksi membentuk wave 2. Manfaatkan koreksi ACES ini untuk melakukan BoW selama masih bergerak di atas 1,290.

Buy on Weakness: 1,350-1,420

Target Price: 1,520, 1,620

Stoploss: below 1,290


BBRI - Buy on Weakness (4,120)

BBRI ditutup di level 4,120 pada perdagangan kemarin (7/10) dan penguatan BBRI masih tertahan oleh MA200-nya. Saat ini, posisi BBRI diperkirakan sudah berada di akhir wave [iii] dari wave A dari wave (B). Hal tersebut berarti, penguatan BBRI diperkirakan relatif terbatas dan rawan koreksi membentuk wave [iv]. Manfaatkan koreksi ini untuk BoW.

Buy on Weakness: 3,920-4,060

Target Price: 4,300, 4,400

Stoploss: below 3,860


Disclaimer On

Analisa Saham BBYB, TLKM dan ASSA | 8 Oktober 2021

PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)


Pergerakan BYBB secara teknikal nampak bergerak konsolidasi disertai dengan volume yang relatif sepi dibanding hari sebelumnya. Dari indikator MACD ada potensi terjadinya golden cross yang mengindikasikan adanya potensi terjadi penguatan. Sedangkan indikator RSI nampak masih berada pada areal pertengahan.

Rekomendasi: Trading buy 

Support: Rp 1.360

Resistance: Rp 1.540

Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas


PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)


Pergerakan TLKM memperlihatkan stochastic berada di level 92 di mana sudah tinggi dan berpotensi turun. Sementara pergerakan candle juga mendekati garis atas bollinger band yang mendikasikan juga akan turun. Hanya indikator MACD yang masih bergerak naik. 

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 3.650

Resistance: Rp 3.800

Kiswoyo Adi Joe, Reswara Gian Investa


PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)


Meskipun kemarin ASSA ditutup menguat, dapat diperhatikan apabila ASSA belum mampu menembus level resistance. Maka diperkirakan pergerakan ASSA masih cenderung terkoreksi. Hal ini nampak dari pergerakan MACD dan stochastic yang juga cenderung bergerak terkoreksi, terlebih pada MACD yang sudah dead cross dan menuju ke zona negatif.

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 3.250

Resistance: Rp 3.750

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas

Bandarmologi Saham UNVR, BMRI, ACES, INTP dan PGAS | 8 Oktober 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Friday (08/10/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IDX Composite 6,360 - 6,454

SUMMARY: STRONG BUY & OVERBOUGHT


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): BUY!!

STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): HIGH VOLATILITY

ADX (14): WEAK TREND BUY

CCI (14): *OVERBOUGHT

HIGHS/LOW (14): BUY!!

UO: BUY!!

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): BUY!!


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


UNVR 4,590 - 5,300

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 4,830

TARGET PRICE: 5,300

STOP-LOSS: 4,590


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



BMRI 5,550 - 7,000

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 6,700

TARGET PRICE: 7,000

STOP-LOSS: 5,550


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



ACES 1,410 - 1,520

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 1,450

TARGET PRICE: 1,520

STOP-LOSS: 1,410


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



INTP 9,925 - 10,675

TECHNICAL INDICATORS: *NEUTRAL, BUY 10,175

TARGET PRICE: 10,675

STOP-LOSS: 9,925


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



PGAS 1,445 - 1,560

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY BUY 1,485

TARGET PRICE: 1,560

STOP-LOSS: 1,445


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Update Harga Komoditas dan Indeks | 8 Oktober 2021


Dow rises 300 points as investors cheer short-term debt ceiling solution

Stocks hit their highs of the session as Schumer announced on the Senate floor news of the debt ceiling compromise, which will avoid an unprecedented default for now.


Dow.......34755   +337.95  +0.98%

Nasdaq.14654   +152.1     +1.05%

S&P 500..4400   +36.2       +0.83%


FTSE.......7078   +82.2       +1.17%

Dax........15251  +277.5     +1.85%

CAC........6600   +107.1      +1.65%

 

Nikkei...27678    +149.3     +0.54%

HSI........24702   +735.2     +3.07%

Shanghai..3568  closed      +0%

ST Times..3101  +17.3        +0.56%


IDX.....  6416.40   -0.93      -0.01%

LQ45.....924.25    -3.81      -0.41%

 

Indo10Yr..6.4446   +0.0182   +0.28%

ICBI.....327.5997     -0.2537    -0.08%

US10Yr...1.5710     +0.0470   +3.08%

VIX.............19.54   -1.46        -6.95%

  

USDIndx .....94.2100   -0.0560    -0.06%

Como Indx.....234.34  +2.11       +0.91%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........163.86   +2.68       +1.66%


IndoCDS..84.9922  -4.0715   -4.57%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR......14216.50   -36            -0.25%

Jisdor..14238.00   -7              -0.05%


Euro.........1.1555  unch          +0%


TLKM........26.30   +0.04        +0.15%

(3745)

EIDO..........23.19   +0.18        +0.78%

EEM..........50.63    +0.97        +1.95%


Oil...........78.81      +1.77      +2.30%‼

Gold ...1755.40       -8.50       -0.48%

Timah ..35257.50   +102.50 +0.29%

Nickel...18377.50   +272.50 +1.51%

Silver........22.60       -0.06       -0.26%

Copper.....425.20    +6.90      +1.65%

 

Coal price...231.00   -10.10   -4.13%

(0ct/Newcastle) 

(Coal price...224.90   -11.10   -4.70%

(Nov/Newcastle)

Coal price....232.50  -4.45    -1.87%

(Okt/Rotterdam) 

Coal price....212.65   -9.35     -4.21%

(Nov/ Rotterdam)


CPO(Des)...4845      -26          -0.53%

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........533.75   +1.50      +0.28%

SoybeanOil..61.99  +1.65      +2.73%

Wheat.......741.00    -5.00       -0.67%


Wood pulp...4600.00  unch    +0%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas