Alternatif Investasi Anti Stres untuk Kaum Rebahan


Investasi saham saat ini makin digandrungi anak muda. Salah satu alasannya karena menjanjikan keuntungan besar. Namun di balik itu, investasi saham membutuhkan nyali besar.

Sebab, menanamkan modal di saham harus berani menghadapi risikonya yang tinggi. Harga saham bergerak naik dan turun sangat cepat. Bahkan perubahannya dalam tempo hitungan menit bak roller coaster.

Tiba-tiba naik bikin hati senang, tetapi selang beberapa saat kemudian, harganya bisa terjun bebas. Jadi miskin mendadak. Kalau tidak kuat menanggung bebannya, bisa dilanda depresi dan amit-amit gantung diri.

Investasi saham dikenal high risk, high return. Makanya, harus siap mental. Jika kamu termasuk tipe konservatif, lebih baik lirik investasi selain saham.


Berikut pilihan investasi paling aman di tengah pandemi:

Surat Utang Negara (SUN)

Apapun jenis surat utang pemerintah yang dijual ketengan, seperti Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), maupun Sukuk Tabungan (ST), sudah pasti aman dan cuan.

Aman karena investasi pokok dan bunga atau imbal hasil dijamin negara. Tidak ada risiko gagal bayar. Dijamin tak bikin kamu stres karena urusan volatilitas atau pergerakan harga, seperti di saham.

Investasi di surat utang pemerintah atau surat utang negara (SUN) juga menguntungkan. Biasanya kupon atau bunga yang ditawarkan lebih tinggi dibanding bunga deposito.

Selain itu, tingkat kupon umumnya mengambang. Ketika suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) naik, kupon surat utang pemerintah pun bakal terkerek naik. Namun bila bunga acuan turun, tingkat kupon tetap.

Jadi, kamu tidak akan rugi. Di akhir masa tenor, investasi pasti balik modal. Dibayarkan pokok investasi ditambah total imbal hasil bersihnya.

Investasi surat utang pemerintah cukup terjangkau. Modalnya mulai dari Rp 1 juta. Lebih murah dibanding harga skincare dan biaya jajan kamu bukan?

Milenial bisa berburu ORI, SBR, maupun ST ketika masa penawaran dibuka pemerintah secara online. Melalui e-SBN mitra penjual yang ditunjuk, seperti bank, fintech, dan sekuritas. Investasi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Emas

Investasi emas favoritnya emak-emak, termasuk sebagian orang tajir untuk mengamankan kekayaan mereka. Itu karena emas adalah investasi safe haven.

Harga emas memang fluktuatif. Tetapi tak perlu khawatir, nilai emas masih relatif stabil. Kalaupun naik atau turun, tidak akan drastis seperti saham ataupun bitcoin.

Maka dari itu, jika ingin untung besar, investasi emas dalam jangka panjang. Sebagai contoh, harga emas pada tahun 2011 berkisar Rp 500.000 per gram. Saat ini, harga emas sudah menyentuh Rp 900.000 per gram.

Itu berarti, kenaikannya sekitar 80 persen dalam waktu 10 tahun. Kalau kamu punya emas 10 gram di tahun 2011 senilai Rp 5 juta, dijual tahun ini dengan harga di atas, maka total sekitar Rp 9 juta. Untung sekitar Rp 4 juta.

Bandingkan bila kamu investasi emas jangka pendek. Beli emas 10 gram di September 2011, saat harganya Rp 557.000 per gram. Kemudian dijual pada bulan yang sama di tahun 2012 seharga Rp 575.000 per gram. Kamu hanya untung Rp 180.000 saja.

Investasi emas kini semudah dalam genggaman. Pilihannya ada investasi emas online di marketplace maupun aplikasi atau platform khusus.

Modal investasi emas online receh, dimulai dari 100 perak saja. Meski transaksi beli dan jual dilakukan secara daring, namun fisik emasnya tetap ada. Kamu bisa memilikinya, jadi jangan takut.

Untuk itu, sebaiknya investasi emas online di aplikasi yang sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar terhindar dari penipuan.


sumber : cermati


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Kisah trader sukses - John Neff


Para trader yang telah sukses dalam karirnya sebagian besar mendedikasikan pengetahuan dan waktunya guna mengembangkan dunia trading dan investasi seperti mendirikan perusahaan investasi, menjadi konsultan, komentator di berbagai media investasi dan bisnis, mengembangkan software trading, menulis buku, dan lain sebagainya. Kita bisa mengambil manfaat positif dari kisah perjalanan karir dan pandangan mereka tentang dunia trading dan investasi.

John Neff - profesionalnya profesional

John Neff adalah salah seorang trader saham terkemuka di Amerika Serikat. Dalam mengelola dana ia berpartner dengan National City Bank of Cleveland dan Wellington Management Company, dua perusahaan investasi besar terkemuka di AS dimana Neff pernah bergabung sebelumnya. Para fund manager, trader dan analis menyebutnya sebagai ‘profesionalnya profesional’ karena kecakapannya mengelola dana. Mereka mengakui ketrampilan Neff dalam trading saham dan percaya bahwa dana yang diinvestasikan cepat atau lambat pasti akan berkembang.

Neff dikenal mahir dalam menerapkan strategi diversifikasi dalam portofolio tradingnya. Ia trading pada semua jenis saham di bursa, baik yang berukuran besar, menengah maupun kecil, asalkan price to earning ratio (P/E)-nya rendah. Dua strategi yang sering diterapkan Neff dalam mengejar saham yang menurutnya prospektif adalah dengan membeli pada saat harga saham tersebut jatuh akibat berita yang kurang menguntungkan, dan membeli saham industri yang populer lewat ‘jalan tikus’ (maksudnya tidak secara langsung). “Saya tidak pernah membeli saham yang menurut pandangan saya saham tersebut belum layak untuk dijual.” katanya.

Lahir di Wauseon, Ohio, AS pada tahun 1931, John Neff tidak pernah membayangkan menjadi trader saham. Ia memperoleh gelar Bachelor of Arts dengan predikat summa cum laude dari University of Toledo pada tahun 1955. Neff baru mulai tertarik dalam trading ketika ia bekerja sebagai securities analyst di National City Bank of Cleveland. Ia kemudian memperdalam pengetahuan dibidang ini hingga memperoleh gelar MBA dari Case Western Reserve University pada tahun 1958.

Neff bergabung dengan Wellington Management Co. sebagai manager portofolio pada tahun 1964 hingga ia pensiun tahun 1995 dengan posisi terakhir sebagai Senior Vice President. Ia tetap trading dan mengelola dana para client-nya dengan berafiliasi dengan 2 perusahaan besar dimana ia pernah bergabung. Selain itu Neff juga menulis buku dan beberapa artikel di Wall Street Journal dan Value Line. Salah satu bukunya yang terkenal adalah ‘John Neff On Investing’ yang diterbitkan tahun 2001.

John Neff tak ingin ketinggalan dalam mengikuti perkembangan ekonomi global, dan selalu mengedukasi diri guna menambah wawasan investasinya. Dalam sebuah wawancara oleh Ryan Furman dari Motley Fool, Neff mengatakan bahwa ia selalu membaca ulang Wall Street Journal dan Value Line minimal 2 kali. “Jika Anda ingin serius trading, Anda harus serius mengikuti apa yang sedang terjadi di pasar” kata Neff yang juga menjabat sebagai Chairman of the Investment Board University of Pennsylvania itu.


sumber : kaskus

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

PENJUALAN PHAPROS MENINGKAT, PRODUK SEGMEN ETIKAL BRANDED BERI KONTRIBUSI BESAR.

PT Phapros Tbk berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp767,17 miliar di sembilan bulan pertama 2021. Angka ini meningkat sekitar 9,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dalam laporan keuangan disebutkan meski beban pokok penjualan meningkat di periode tersebut menjadi Rp386,41 miliar dari Rp329,41 miliar, namun laba bruto emiten farmasi bersandikan PEHA ini tetap tumbuh menjadi Rp380,76 miliar dari Rp370,86 miliar.

Namun demikian, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami penurunan di triwulan III-2021, menjadi sebesar Rp10,88 miliar dari periode serupa tahun sebelumnya Rp50,01 miliar. Alhasil, laba per saham PEHA pada periode tersebut juga ikut turun menjadi senilai Rp13 dari Rp60.

Direktur Utama Phapros, Hadi Kardoko menuturkan, pertumbuhan penjualan tersebut ditopang dari kinerja segmen Etikal Branded. Bahkan, produk di segmen Etikal Branded pada periode itu mengalami pertumbuhan penjualan yang signifikan hingga sebesar 66% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lebih lanjut Hadi mengatakan, pertumbuhan segmen obat etikal yang signifikan ini sangat dipicu oleh mulai banyaknya masyarakat yang berobat di rumah sakit pada kasus non Covid-19.

"Industri farmasi dikategorikan sebagai moderate raised industry pada masa pandemic Covid-19 yang ditandai dengan meningkatnya permintaan akan vitamin dan obat yang terkait Covid-19, namun mengalami penurunan permintaan di segmen obat non-covid. Dengan meningkatnya performa segmen obat etikal branded yang utamanya digunakan melalui peresepan dokter di Klinik/RS, maka menandakan saat ini masyarakat sudah mulai berani menjalani pengobatan non-covid di rumah sakit yang mungkin sempat tertunda selama pandemi,"ujarnya. (end/as)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Target Produksi Batubara Bumi Resources (BUMI) Tahun Depan 85 Juta-90 Juta Ton



Produksi batubara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan digenjot tahun depan. Pada 2022, BUMI menargetkan produksi batubara mencapai 85 juta ton hingga 90 juta ton. 

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan, kapabilitas produksi batubara BUMI mencapai 90 juta ton. Namun, kapasitas produksi ini juga tergantung pada kondisi cuaca dan kondisi sektor. 

"Kendati demikian, rencana produksi kami di tahun depan di kisaran 85 juta ton hingga 90 juta ton di sepanjang 2022," jelasnya kepada Kontan.co.id, Senin (27/12). 

Jika dibandingkan dengan target produksi tahun ini yang sekitar 80 juta ton dan 82 juta ton batu bara, target produksi BUMI di tahun depan meningkat. 

Melansir hasil paparan publik BUMI yang disampaikan dalam keterbukaan informasi (17/12), manajemen BUMI memproyeksikan di tahun depan PT Kaltim Prima Coal (KPC) akan memproduksi sekitar 61 juta ton batubara dan PT Arutmin Indonesia akan memproduksi 29 juta ton batubara.

Karena harga batubara saat ini masih bertahan di atas US$ 100 juta, BUMI memproyeksikan akan mendapatkan  keuntungan yang besar di tahun depan. 

"Perseroan melalui unit usaha KPC dan Arutmin akan memanfaatkan kesempatan harga batu bara yang tinggi ini untuk menmabah penjualan dan menaikkan stripping ratio. Perseroan juga telah menggunakan kontrkator yang andal sehingga dapat mencapai target yang sudah ditetapkan," jelas manajemen BUMI dalam laporan hasil paparan publik tersebut. 

Meski sudah mencanangkan target produksi tahun depan, saat ini manajemen BUMI masih menunggu kepastian perpanjangan kontrak KPC yang akan berakhir pada 31 Desember 2021. Dileep mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan yang tegas dan final dari pihak yang berwenang. 

Sebelumnya dalam acara Minerba Virtual Fest 2021, Direktur Penerimaan Mineral dan BatuBara Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM Muhammad Wafid mengatakan  terkait dengan proses perizinan atau perpanjangan PKP2B khususnya KPC memang saat ini terus dilakukan evaluasi baik kewilayahan maupun hal-hal lain yang terkait dengan perubahan PKP2B menjadi IUPK. 

"Evaluasi terus kami lakukan semuanya dari finansial, kewilayahan, kewajiban hilirisasi, dan lain-lain," jelasnya dalam acara virtual, Selasa (21/12). 

Wafid mengatakan, semuanya masih dalam proses dan diharapkan tidak akan melebihi dari waktu yang sudah ditentukan. 

Sebagai informasi, di tahun lalu tepatnya pada November 2020, Arutmin Indonesia sudah mendapatkan perpanjangan kontrak IUPK. 


sumber : kontan


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

PARAGA ARTAMIDA TAMBAH KEPEMILIKAN SAHAM BSDE.



PT. Paraga Artamida sebagai Pemegang saham pengendali dari PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) telah melakukan pembelian sahamnya pada tanggal 13 Desember 2021.

Menurut keterangan tertulis Hermawan Wijaya Direktur PT Paraga Artamida Senin menyampaikan bahwa telah membeli sebanyak 2.651.200 lembar saham di harga Rp1..040 per saham. Dengan transaksi itu PT Paraga Artamida mengeluarkan dana sebesar Rp2,75 miliar.

Sebagai informasi, PT. Paraga Artamida juga pernah membeli saham BSDE sebanyak 9.019.600 lembar saham di harga Rp913,60 per saham pada tanggal 27 Agustus 2021 dan sebanyak 8.758.700 lembar saham di harga Rp991,73 per saham pada tanggal 29 September hingga 1 Oktober 2021.

Tak berhenti disitu, Paraga Artamida kembeli membeli sebanyak 42.825.600 lembar saham di harga Rp1.090,01 per saham pada tanggal 13 Oktober 2021 dan sebanyak 12.255.400 lembar saham di harga Rp1..024,11 per saham pada tanggal 1 hingga 6 Desember 2021.

"Adapun tujuan transaksi tersebut adalah untuk Investasi dengan kepemilikan langsung," tuturnya.

Pasca pembelian, maka kepemilikan saham PT Paraga Artamida di BSDE bertambah menjadi 6.795.958.664 lembar saham setara dengan 32,1% dibandingkan sebelumnya sebanyak 6.793.307.464 lembar saham setara dengan 32,09%. (end/ar)

sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Induk Usaha NET TV IPO Saham, Ini Harga dan Jadwal Penjualan


Induk usaha NET TV, PT Net Visi Media mulai menjual saham perdana. Harga saham induk usaha NET TV ini tak sampai seceng.

PT Net Visi Media adalah perusahaan yang bergerak di industri media. Salah satu brand yang terkenal adalah NET TV.

Induk usaha NET TV yang berbasis di Jakarta Selatan itu tengah memasuki masa penawaran awal atau bookbuilding pada 27 Desember 2021-3 Januari 2022. 

Dalam IPO saham, induk usaha NET TV menawarkan sebanyak-banyaknya 765,31 juta saham baru yang merupakan saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Jumlah tersebut setara 4,37% dari modal ditempaykan dan disetor penuh Net Visi Media setelah penawaran umum. 

Setiap saham Net Visi Media akan dilepas di kisaran harga Rp 190 hingga Rp 196 pada initial public offering (IPO). Dus, Net Visi Media berpotensi memperoleh dana segar sebanyak-banyaknya Rp 14,99 miliar. 

Bersmaan dengan itu, Net Visi Media akan menerbitkan saham baru sebanyak 5,93 miliar saham biasa atas nama. Penerbitan saham baru itu dalam rangka pelaksanaan konversi atas seluruh tagihan yang dimiliki oleh PT Indika Inti Holdiko berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham. Asal tahu saja, para pemegang saham Net Visi Media telah menyetujui untuk mengkonversi total pinjaman menjadi 1,8 miliar saham. 

Penerbitan saham baru juga dalam rangka konversi atas mandatory convertible bond yang telah diterbitkan Net Visi Media kepada PT Semangat Bambu Runcing dan PT First Global Utama masing-masing sebesar 2,07 miliar saham. 

"Total persentase saham hasil pelaksanaan konversi adalah sebesar 25,31% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum dan pelaksanaan konversi," ungkap Net Visi Media dalam prospektus awal, Senin (27/12).

Di sisi lain, Net Visi Media juga menyetujui Program Opsi Kepemilikan Saham kepada Manajemen dan Karyawan atawa Management and Employee Stock Option Plan (MESOP) sebanyak-banyaknya sebesar 2,91%. Jumlah itu setara sebanyak-banyaknya 703.595.300 saham biasa atas nama dari modal disetor dan ditempatkan penuh setelah penawaran umum, pelaksanaan konversi, dan MESOP.

Adapun dalam melaksanakan penawaran umum atau penjualan saham perdana Induk usaha NET TV ini, PT NH Korindo Sekuritas Indonesia berperan sebagai penjamin pelaksana emisi efek atawa underwriter IPO. 

Sekadar informasi, apabila berjalan sesuai rencana, tanggal efektif diperkirakan akan dikantongi pada 14 Januari 2022. Kemudian, masa penawaran akan digelar pada 18-21 Januari 2022. Setelahnya disusul dengan penjatahan pada 21 Januari 2021 dan distribusi pada 24 Januari 2022. Adapun pencatatan saham perdana di bursa atau listing akan berlangsung pada 25 Januari 2022.


Itulah informasi mengenai penerbitan saham IPO dari induk usaha NET TV. Anda berminat?

sumber : kontan


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

BNI XPORA DUKUNG UMKM JATIM EKSPOR PORANG KE PASAR ASIA HINGGA EROPA.



PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI), lewat program BNI Xpora terus mendukung UMKM, salah satunya yang berasal dari Jawa Timur, melalui berbagai produk pembiayaan untuk mengekspor tanaman porang ke pasar Asia hingga Eropa.

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal mengatakan terdapat tiga value preposition yang diangkat melalui BNI Xpora dalam dukungan membawa pelaku usaha Indonesia masuk ke perdagangan global, yaitu Go Productive, Go Digital, dan Go Global.

"Melalui value preposition itu, fitur-fitur yang lengkap, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, maka BNI Xpora menjadi orchestrator yang mempertemukan penjual dengan pembeli, sehingga UMKM bisa memenangkan pasar global. BNI menjamin validitas pembeli dengan mengoptimalkan kantor cabang luar negeri untuk memfasilitasi ekspor," kata Iqbal dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Pemilik PT Rajawali Penta Nusantara William Perdana Putra yang berasal dari Jatim mengaku sukses mengekspor berbagai produknya berkat BNI Xpora, salah satunya porang yang berhasil dijual ke pasar Asia, antara lain ke Thailand, Vietnam, China, hingga ke pasar Eropa.

"Program BNI Xpora sangat membantu biaya saya karena untuk memperkenalkan porang ke para petani lalu diekspor dan bantuan dana didistribusikan kepada para petani. BNI membantu dari hulu ke hilir, terima kasih kepada BNI Xpora untuk eksportir porang di Indonesia," ujar William.

Tak hanya William, pengusaha asal Jatim, Krisna Purnomo dari CV. DeBough Indonesia juga sukses menjadi salah satu eksportir furnitur ke Eropa yang dibantu BNI Xpora.

Ia menilai produk mebel menjadi sangat bernilai karena memiliki unsur kelangkaan, begitu pula dengan kayu jati dari Indonesia yang juga dikenal memiliki kualitas amat tinggi.

"Nilai sejarah buat Eropa ini sangat penting, jadi bagaimana kita mengetahui psikologinya orang Eropa seperti apa. Kalau bisnis sudah berjalan, tantangan tidak lagi dalam hal mencari pembeli, namun bagaimana mengakomodir permintaan pembeli dan BNI selalu membantu pendanaan, sehingga kami bisa ekspansi," kata Krisna.(end/ant)

sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

LPS-KEMENTERIAN ATR PERKUAT SINERGI UNTUK EFEKTIVITAS PENANGANAN BANK.


Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) memperkuat sinergi untuk efektivitas penanganan bank melalui penandatanganan perjanjian kerja sama di Jakarta, Senin.

"Dalam penanganan bank, baik bank yang diselamatkan, maupun yang dilikuidasi, LPS selalu terkait dengan pertanahan yang dimiliki bank atau yang menjadi agunan atas kewajiban debitur bank yang sedang dalam penanganan LPS," ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Oleh karena itu, ia memandang penting untuk berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN demi mendukung pelaksanaan tugas yang efektif di masing-masing instansi.

Sebelumnya, pada tahun 2017 telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara LPS dan Kementerian ATR/BPN Nomor 21/SKB/V/2017 dan Nomor MOU-4/DK/2017 tanggal 12 Mei 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Tugas, Fungsi, dan Wewenang LPS dan Kementerian ATR/BPN.

Menurut Purbaya, nota Kesepahaman tersebut ditindaklanjuti dengan penyusunan perjanjian kerja sama antara LPS dan Kementerian ATR/BPN, agar pelaksanaan kerja sama antara LPS dan Kementerian ATR/BPN lebih jelas dan efektif.

Pada kesempatan tersebut, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil pun menyambut baik adanya kerja sama yang telah terjalin, sehingga pihaknya akan membantu dan bersama-sama dengan LPS untuk mencari modus yang terbaik dan paling efisien dalam menindaklanjuti perjanjian kerja sama ini.

"Kami meminta LPS untuk mengantisipasi dalam pengawasan terhadap bank, sehingga kami bisa bekerja langsung dan BPN akan lebih proaktif dalam melaksanakan tugas berdasarkan data elektronik. Tetapi kami sama-sama berharap dan berdoa semoga tidak ada masalah tersebut," kata Sofyan.(end)

sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

PEMERINTAH DORONG KEMITRAAN YANG SALING MENGUNTUNGKAN.


Pemerintah terus mendorong program hilirisasi industri dengan mengurangi ekspor bahan mentah atau raw material, guna meningkatkan nilai tambah di sektor industri dan daya saing perekonomian nasional. Melalui program hilirisasi, pemanfaatan alih teknologi menjadi penting dalam memanfaatkan hasil sumber daya alam serta menjaga lingkungan.

"Berkali-kali saya sampaikan stop ekspor nikel. Tahun depan stop bahan mentah bauksit, tahun depan kita akan stop ekspor minerba lainnya. Kita berhenti ekspor bahan mentah yang tidak membawa nilai tambah besar bagi negara," ungkap Presiden RI Joko Widodo dalam acara Peninjauan Pabrik Ferronickel dan Stainless Steel serta Peresmian PT Gunbuster Nickel Industry di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (27/12).

Presiden Joko Widodo mendukung jika ada investor yang ingin membangun industri hilirisasi bauksit dalam setahun ke depan ini. Presiden juga mengimbau kepada Pemerintah Daerah agar selalu menjaga iklim investasi di daerahnya masing-masing, sehingga kondusif bagi investor yang ingin mengembangkan industri bernilai tambah. Dari industri tersebut akan mendapatkan pajak, membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya, dan memperoleh devisa yang tidak sedikit.

"Berikan keamanan bagi investor untuk menjalankan aktivitas usahanya, sehingga bisa meningkatkan nilai investasinya di masa mendatang. Manfaat untuk masyarakat sekitar yaitu akan membuka lapangan pekerjaan dan peluang UMKM baru, yang pada akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di provinsi maupun kabupaten tempat industri berada," ujar Presiden Joko Widodo.

Indonesia memiliki cadangan nikel nomor 1 di dunia yang mencapai 21 juta ton atau 24% dari total cadangan dunia. Produksi nikel Indonesia di 2020 mencapai 781 ribu ton atau 31,8% dari produksi nikel dunia. Ke depannya, produksi nikel tersebut diperkirakan akan terus meningkat, baik untuk produksi nickel pig iron maupun pemrosesan highpressure-acid-leach dari bijih berkadar rendah.

Peningkatan nilai tambah dari bijih nikel menjadi produk ferronickel adalah 14 kali, dan jika menjadi billet stainless steel akan mencapai 19 kali. Saat ini, smelter nikel yang beroperasi telah mencapai investasi sebesar US$15,7 miliar, dengan kapasitas ferronickel yang dihasilkan mencapai 969 ribu ton/tahun.

Ekspor produk ferronickel juga meningkat sangat pesat dari tahun ke tahun, di mana pada 2020 mencapai US$4,7 miliar, dan pada periode Januari hingga Oktober 2021 tercatat mencapai US$5,6 miliar. Berdasarkan data World Top Export, saat ini ekspor produk berbasis nikel (stainless steel slab, stainless billet dan stainless steel coil) Indonesia menempati peringkat 1 dunia dengan total ekspor senilai US$1,63 miliar di 2020 dan berada di peringkat 4 dalam produksi dunia.

"Kemitraan yang saling menguntungkan antara industri dengan masyarakat akan membawa kemajuan bersama dan berdampak langsung pada pertumbuhan industri, penyerapan tenaga kerja, peningkatan kesejahteran masyarakat melalui kewirausahaan, sekaligus meningkatkan infrastruktur sosial masyarakat," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam laporannya kepada Presiden Joko Widodo.

PT Gunbuster Nickel Industry yang diresmikan pada hari ini merupakan industri smelter yang terletak di Kabupaten Morowali Utara dan diharapkan akan menghasilkan ferronickel dengan kapasitas produksi 1,8 juta ton/tahun. Dengan ditambahnya investasi pada PT Gunbuster Nickel Industry, program hilirisasi mineral berbasis sumber daya alam akan semakin cepat tercapai.

Hal ini melengkapi lini produksi yang sebelumnya dilakukan di smelter PT Obsidian Stainless Steel Konawe, Sulawesi Tenggara. Perusahaan tersebut merupakan smelter penghasil ferronickel dengan kapasitas produksi 2,2 juta ton/tahun dan billet stainless steel dengan kapasitas produksi 3 juta ton/tahun. Sementara, PT Virtue Dragon Nickel Industry merupakan smelter penghasil ferronickel dengan kapasitas produksi 1 juta ton/tahun.

Ketiga perusahaan smelter tersebut akan menjadi bagian rencana Pemerintah untuk mendorong hilirisasi industri dalam peningkatan nilai tambah bahan baku mineral di dalam negeri. PT Obsidian Stainless Steel, PT Virtue Dragon Nickel Industry, dan PT Gunbuster Nickel Industry, secara total telah berinvestasi sebesar US$8 miliar, dengan penyerapan tenaga kerja lebih kurang 27 ribu orang.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Menteri Perindustrian, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Sekretaris Kabinet, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Gubernur Sulawesi Tenggara, Gubernur Sulawesi Tengah, Bupati Konawe, Bupati Morowali Utara, Board of Commisioner PT Gunbuster Nickel Industry, Direktur Utama PT Gunbuster Nickel Industry, dan Direktur Utama PT Virtue Dragon Nickel Industry. (end)

sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

MENKEU SEBUT PENERIMAAN PAJAK 2021 LAMPAUI TARGET.


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan pajak sampai 26 Desember 2021 telah mencapai Rp1.231,87 triliun atau 100,19 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021.

"Sampai dengan tanggal 26 Desember 2021, jumlah neto penerimaan pajak sebesar Rp1.231,87 triliun. Jumlah tersebut sama dengan 100,19 persen dari target yang diamanatkan dalam APBN Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp1.229,6 triliun," kata Menkeu dalam keterangan resmi yang diterima, Senin.

Menkeu pun mengucapkan selamat dan terima kasih atas pencapaian Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di tahun 2021 ini.

"Hari ini adalah hari yang bersejarah, di tengah pandemi COVID-19, di saat pemulihan ekonomi masih berlangsung, Anda mampu mencapai target 100 persen bahkan sebelum tutup tahun. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kerja anda semua yang luar biasa," kata Menkeu.

Menurutnya, capaian penerimaan pajak tahun 2021 ini merupakan bekal untuk melaksanakan tugas-tugas Kemenkeu selanjutnya di masa mendatang.

Lebih lanjut, DJP mencatat penerimaan pajak 138 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di seluruh Indonesia berhasil melampaui target masing-masing KPP.

Selain itu, penerimaan pajak di tujuh Kantor Wilayah (Kanwil) juga mencapai lebih dari 100 persen dari target yang ditetapkan untuk masing-masing Kanwil.

Kanwil tersebut yakni Kanwil DJP Jakarta Selatan I, Kanwil DJP Wajib Pajak Besar, Kanwil DJP Jakarta Khusus, serta Kanwil DJP Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara. Di samping itu, juga terdapat Kanwil DJP Kalimantan Barat, Kanwil DJP Kalimantan Selatan dan Tengah, dan Kanwil DJP Jakarta Utara.

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengatakan keberhasilan ini tidak lepas dari partisipasi Wajib Pajak dan kerja keras lebih dari 46 ribu pegawai DJP hingga akhirnya penerimaan pajak berhasil melampaui target setelah 12 tahun.

Namun, Suryo melanjutkan euforia terkait keberhasilan ini hendaknya tidak berlebihan. Ke depan, tantangan akan semakin berat karena defisit APBN melebihi 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) hanya diperbolehkan sampai tahun 2022.

Pada saat yang sama, ketidakpastian dari pandemi COVID-19 masih terus membayangi. Penerimaan negara pun dituntut semakin besar agar defisit APBN di 2023 kembali di bawah 3 persen dari PDB.(end/ant)


sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham ISAT, SMGR, PGAS, ADHI, ANTM dan TINS oleh VALBURY SEKURITAS | 28 Desember 2021



VALBURY SEKURITAS INDONESIA
28 DESEMBER 2021


Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (28/12), disokong dominasi katalis positif baik internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Menteri Keuangan Sri Mulyani menerbitkan aturan untuk Tax Amnesty Jilid II yang berlangsung dari tanggal 1 Januari 2022 - 31 Juni 2022 (+) 2) BI akan tetap menempuh kebijakan suku bunga rendah di tahun 2022 (+), 3) Bank Dunia memperkirakan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2021 akan tumbuh kisaran 3,7% dan menjadi 5,2% pada 2022  (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan depresiasi terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak mengua (+), 3) Indeks Wall Street pada Senin (27/12) berkahir di zona hijau (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona merah (-), Sentimen global ; 1) Varian covid-19 Omicron masih menjadi pucuk kekhawatiran global, varian Omicron sudah tersebar di 115 negara (-), 2) Japan, Jobless Rate, Nov, naik menjadi 2.80% dari 2.70% (-) dan, 3) Japan, Industrial Production YoY, Nov P, naik menjadi  5.40% dari -4.10% (+)..


Perspektif tenikal

Support Level :    6563/6550/6537

Resistance Level :   6588/6601/6614

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


ISAT: Trading Buy

• Close 5900, TP 6075

• Boleh buy di level 5625-5900

• Resistance di 6075 & support di 5625

• Waspadai jika tembus di 5625

• Batasi resiko di 5475


SMGR: Trading Buy

• Close 7400, TP 7500

• Boleh buy di level  7300-7400

• Resistance di 7500 & support di 7300

• Waspadai jika tembus di 7300

• Batasi resiko di 7225


PGAS : Trading Buy

• Close 1405, TP 1435

• Boleh buy di level  1380-1405

• Resistance di 1435 & support di 1380

• Waspadai jika tembus di 1380

• Batasi resiko di 1355


ADHI:  Trading Buy

• Close 960, TP 980

• Boleh buy di level  925-960

• Resistance di 980 & support di 925

• Waspadai jika tembus di 925

• Batasi resiko di 905


ANTM:  Trading Buy

• Close 2300, TP 2340

• Boleh buy di level  2280-2300

• Resistance di 2340 & support di 2280

• Waspadai jika tembus di 2280

• Batasi resiko di 2250


TINS:  Trading Buy

• Close 1480, TP 1515

• Boleh buy di level  1465-1480

• Resistance di 1515 & support di 1465

• Waspadai jika tembus di 1465

• Batasi resiko di 1440


Ket.  TP : Target Price


(Disclaimer ON)


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham JPFA, JSMR, KLBF dan ARTO oleh MNC SEKURITAS | 28 Desember 2021



MNCS Daily Scope Wave 
28 December 2021


IHSG ditutup menguat 0,2% di level 6,575, penguatan IHSG pun masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,529 sebagai support terdekatnya, maka kami perkirakan IHSG berpeluang menguat kembali untuk menguji area cluster MA di 6,592-6,600 terlebih dahulu untuk membentuk wave (ii).

Support: 6,529, 6,480

Resistance: 6,688, 6,750

JPFA - Buy on Weakness (1,705)

Kemarin (27/12), JPFA ditutup menguat cukup signifikan sebesar 6,6% ke level 1,705, penguatan JPFA pun diiringi dengan tekanan beli yang besar dan tertahan oleh MA60. Saat ini, posisi JPFA sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B), sehingga JPFA masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,645-1,695

Target Price: 1,800, 1,900

Stoploss: below 1,630

JSMR - Spec Buy (3,860)

Pada perdagangan kemarin (27/12), JSMR ditutup terkoreksi 0,5% ke level 3,860. Saat ini, posisi JSMR kami perkirakan sedang berada di akhir wave [b] dari wave B, sehingga koreksi JSMR akan relatif terbatas dan berpeluang berbalik menguat.

Spec Buy: 3,820-3,860

Target Price: 4,070, 4,280

Stoploss: below 3,800

KLBF - Buy on Weakness (1,610)

KLBF ditutup menguat 2,2% ke level 1,610 pada perdagangan kemarin (27/12), penguatan KLBF pun mampu menembus MA20-nya. Kami perkirakan, selama tidak terkoreksi kembali ke bawah 1,545 sebagai level supportnya, maka KLBF saat ini sedang membentuk wave 5 dari wave (A).

Buy on Weakness: 1,590-1,610

Target Price: 1,650, 1,700

Stoploss: below 1,545

ARTO - Sell on Strength (16,825)

ARTO ditutup terkoreksi 2,5% ke level 16,825 pada perdagangan kemarin (27/12). Kami memperkirakan, selama ARTO belum mampu break dari level resistance di 17,875, maka posisi ARTO saat ini sedang berada di awal wave (C) dari wave [B] pada pola trianglenya. Hal ini berarti ARTO rawan koreksi ke rentang area 13,000-15,000, level tersebut dapat digunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 17,000-17,500

Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham AALI dan BRPT oleh HP FINANCIALS | 28 Desember 2021



HP FINANCIALS
28 DESEMBER 2021



Saham AALI

Antisipasi rebound AALI dengan Speculative Buy pada Doji di silangan Support Trendlines jk.pendek & jk.menengah sekitar 9600-9300, manakala RSI mulai menunjukkan kecenderungan positive divergence. Average Up dilakukan ketika AALI mampu menembus MA10 & MA20 / ke atas 9800. Target areas : 10000 - 10200 / 10400-10600.

Rekomendasi

Speculative Buy, Entry Level: 9600-9300; Target: 10000-10200 / 10400-10600; Stoploss: 9200.

Saham BRPT

Dengan RSI positive divergence yang dimiliki BRPT saat ini, maka MA10 & 20 diharapkan segera mampu ditembus ke atas level 890-900; dengan demikian membuka jalan menuju penguatan lebih lanjut ke arah 920 atau 950 untuk jarak dekat. Angka bulat 1000 merupakan Target untuk jk.waktu yang lebih panjang.

Rekomendasi

Speculative Buy , Entry Level: 875-855; Target: 920-950 / 1000; Stoploss: 845.


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham MTEL, PTPP, EXCL dan TBIG oleh INDOPREMIER | 28 Desember 2021



INDOPREMIER
28 DESEMBER 2021



IHSG

IHSG (6.535 – 6.615) : Indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.615 kemudian 6.655 dengan support di level 6.535 kemudian 6.495.


Saham MTEL

MTEL (Buy) : Target kenaikan harga pada level 805 kemudian 815 dengan support di level 785 cut loss jika break 775.


Saham PTPP

PTPP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.060 kemudian 1.085 dengan support di level 1.010 cut loss jika break 985.


Saham EXCL

EXCL (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.060 dengan resist di level 3.120 kemudian 3.150.


Saham TBIG

TBIG (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.980 dengan resist di level 3.040 kemudian 3.080.



Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham ANTM, BBCA dan EXCL oleh MIRAE ASSET | 28 Desember 2021



MIRAE ASSET SEKURITAS
28 DESEMBER 2021



IHSG Daily, 6,575.444 (+0.19%), potensi menguat, maximum trading range 6,533 – 6,610. Pergerakan indeks berpotensi menguat dan berupaya menguji batas pada garis MA20&60 dengan membentuk beberapa pola upward bar dari batas bawah pada up channel. Di sisi lain, indikator volume mulai menunjukkan penguatan. Support berada pada level 6,562 hingga 6,533. Sementara resistance berada pada level 6,587 hingga 6,610.

ANTM Daily, 2,300 (+0.87%) akumulasi beli, trading range 2,220 – 2,350. Pergerakan harga saham berhasil diperdagangkan di atas batas baik dari pola segitiga asimetris maupun support psikologis. Di sisi lain, indikator Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif. Akumulasi beli dengan target harga secara bertahap pada level 2,350, 2,490 dan 2,660. Support berada pada 2,220.

BBCA Daily, 7,350 (+0.68%) akumulasi beli, trading range 7,250 – 7,525. Pergerakan harga saham bertahan di atas batas bawah dari pola segitiga simetris serta berpotensi membentuk fase bullish consolidation dengan menembus batas MA20&60. Di sisi lain, pola upward bar terbentuk. Akumulasi beli dengan target harga secara bertahap pada level 7,525, 7,750 dan 8,100. Support terdekat berada pada 7,250.

EXCL Daily, 3,090 (+0.32%) akumulasi beli, trading range 3,000 – 3,160. Pergerakan harga saham berhasil rebound dari batas bawah pada up channel dengan membentuk pola bullish pin bar serta didukung peningkatan volume. Akumulasi beli dengan target harga secara bertahap pada level 3,160, 3,240 dan 3,390. Support terdekat berada pada 3,000.


Disclaimer


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham DMMX | 28 Desember 2021


DMMX menguji resisten pola bullish cup and handle di 2930. Jika DMMX berhasil menembus resisten ini, DMMX akan membuka peluang kenaikan menuju target 3200-3300. Indikator teknikal MACD yang bergerak mendatar berpeluang ikut naik jika harga saham DMMX bergerak naik. 

Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 2930. Target 3200-3300.


sumber : doktermarket


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 28 Desember 2021


PTBA berkonsolidasi di area 2650 – 2730 yang juga berdekatan di area MA50-nya. Kedepannya jika saham ini mampu bertahan diatas area MA50-nya, maka terbuka peluang kenaikan kembali bagi PTBA menuju resisten major 2800. Jika mampu melampaui dan berkonsolidasi diatasnya, maka bukan tidak mungkin terbuka peluang kenaikan yang lebih tinggi menuju 2990 dengan minor target 2870. Namun kenaikan ini bisa saja gagal jika PTBA tidak mampu bertahan diatas 2650 – 2680.

Trading plan : Speculative buy di range area 2680 – 2740. Stoploss level 2650.


Disclaimer ON

sumber : galerisaham


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham JPFA | 28 Desember 2021


Setelah bertahan di area support 1550, akhirnya saham JPFA berhasil mengalami rebound yang kuat serta mampu melewati target terdekat di 1650 sesuai ekspektasi kami. Target selanjutnya di 1715 juga hampir tercapai. Apabila nantinya kenaikan saham ini mampu terus berlanjut dan dapat melewati 1715, maka JPFA akan melanjutkan reboundnya menuju target berikutnya dikisaran downtrend resistline sebelum kembali mengalami koreksi (pullback). Indikator teknikal MACD yang bergerak naik disertai volume transaksi yang meningkat tajam, mengindikasikan momentum saham ini mulai bergerak positif.

Trading Plan : Hold. Terus ikuti update JPFA di grup WA premium. Pantau area target-target selanjutnya serta batasan resiko area trailing stoplossnya.


Disclaimer ON


sumber : steptrader


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online