google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Cara Mudah Beli Saham Go To di Masa Penawaran Awal, Klik e-ipo.co.id Langsung ke konten utama

Cara Mudah Beli Saham Go To di Masa Penawaran Awal, Klik e-ipo.co.id


[Saham GOTO] Bagi Anda yang berminat untuk memiliki saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Anda sudah bisa mulai memesannya.

Lantas, bagaimana cara beli saham GoTo? 

Saat ini hingga 21 Maret, saham GoTo sedang dalam tahap masa penawaran awal dan tanggal efektif GoTo diperkirakan pada 25 Maret 2022. Kemudian, pemesanan saham perdana dapat dilakukan pada 29-31 Maret dan pada 4 April mendatang akan dilakukan pencatatan saham perdana GoTo di Bursa Efek Indonesia. 

Pada Akhir 2023 Perusahaan gabungan dari Gojek dan Tokopedia ini akan melepas 48 miliar lembar saham dan ada kemungkinan ditingkatkan hingga 52 miliar lembar saham seri A dalam IPO ini. 

Nilai emisi dari saham yang ditawarkan sebesar Rp 15,2 triliun dengan tambahan Rp 2,3 triliun dari greenshoe. Calon investor dapat memesan saham GoTo di periode masa penawaran awal ini. 

Meskipun pada periode ini harga saham GoTo masih berupa rentang harga Rp 316-346 per lembar saham. Calon investor dapat beli saham GoTo dengan jumlah lot dan harga yang diinginkan sesuai dengan rentang harga tersebut. Perlu diketahui, 1 lot sama dengan 100 lembar saham. 

Salah satu platform yang dapat digunakan calon investor untuk beli saham GoTo ialah melalui laman e-IPO. Berikut cara beli saham GoTo di laman e-IPO: 

  • Buka laman e-ipo.co.id.
  • Pilih menu Register.
  • Masukkan alamat email aktif.
  • Pilih Tipe Investor.
  • Isi data yang diminta.
  • Buka email dan klik alamat website yang dikirim di email masuk untuk melakukan autentikasi.
  • Masukkan kode OTP.
  • Setelah melakukan registrasi akun, klik Login.
  • Masukkan email dan password lalu klik Login.
  • Halaman akan menampilkan berbagai perusahaan yang sedang melakukan IPO.
  • Pilih GoTo dan klik Info Lebih Lanjut.
  • Baca informasi terkait saham GoTo dengan seksama.
  • Baca juga prospektus GoTo.
  • Klik Pesan.
  • Pilih Broker pilihan di kolom Participant.
  • Boleh memilih broker atau sekuritas di mana Anda sudah terdaftar sebagai nasabah.
  • Masukkan Harga dan Jumlah Lot yang diinginkan.
  • Pastikan jumlah harga yang dimasukkan sudah sesuai dengan rentang harga yang ditentukan perusahaan.
  • Pilih Ya atau Tidak pada tiga pertanyaan yang tersedia.
  • Klik Kirim.
  • Teliti kembali data yang diisi sudah benar, lalu klik Simpan. Isi kode OTP yang dikirim ke nomor ponsel yang sudah terdaftar.
  • Klik Simpan Pesanan. Pesanan akan tersimpan dan tunggu proses verifikasi pesanan oleh Partisipan Sistem. 

Sesuai dengan ketentuan OJK, minat yang disampaikan langsung oleh calon investor di masa book building ini harus dikonfirmasi oleh calon investor jika ingin diteruskan ke masa Offerring. 


Konfirmasi dapat dilakukan dengan cara berikut ini: 

  • Buka menu Active Order pada laman e-IPO Anda.
  • Klik "I have already read the prospectus".
  • Sediakan dana di Rekening Dana Nasabah (RDN) yang sesuai dengan jumlah harga saham yang dipesan sebelum masa penawaran umum berakhir.
  • Cek secara berkala situs e-ipo.co.id untuk melihat jumlah beli saham GoTo yang terkonfirmasi.
  • Setelah mendapatkan konfirmasi, saham IPO GoTo yang dipesan pun resmi menjadi milik calon investor sejak 1 hari sebelum tanggal pencatatan saham.

Demikian cara beli saham GoTo di masa penawaran awal yang dapat diikuti calon investor yang ingin beli saham GoTo.


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...