google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BRMS, FILM, BBRI dan WIKA oleh SAMUEL SEKURITAS | 16 Maret 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BRMS, FILM, BBRI dan WIKA oleh SAMUEL SEKURITAS | 16 Maret 2022



INVESTASI KONTAN
16 MARET 2022




Samuel Sekuritas memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terkonsolidasi di bawah level psikologis 7.000 pada perdagangan hari ini. Pada perdagangan Selasa (15/3), IHSG ditutup turun 0,49% ke level 6.918,19.

"IHSG cenderung tertahan pasca pinning top. Ini memberi indikasi konsolidasi di bawah angka psikologis 7.000," kata Analis Teknikal Samuel Sekuritas William Mamudi dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Rabu (16/3).

Untuk hari ini, William pun memberikan rekomendasi untuk saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT MD Pictures Tbk (FILM), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan rekomendasi trading buy. Sementara itu, untuk PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)  mendapatkan rekomendasi trading sell.

Yuk simak ulasan dari rekomendasi saham untuk hari ini:

BRMS rebound dengan bullish engulfing. Target uji resisten Rp 198 dan lanjut breakout. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 197 dan cut loss Rp 182. BRMS pada Selasa (15/3) ditutup di level Rp 189 per saham.

FILM breakout resistance Rp 1.090 dengan bullish marubozu. Antisipasi lanjut reli dan peluang ke level Rp 1.200. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 1.245 dan cut loss Rp 1.060.  FILM pada Selasa (15/3) ditutup di level Rp 1.125 per saham.

BBRI uji neckline double bottom di Rp.4.640. Antisipasi breakout dan lanjut reli. Rekomendasi buy dengan target harga Rp 4.710 dan cut loss Rp 4.540. BBRI pada Selasa (15/3) ditutup di level Rp 4.610 per saham.

WIKA breakdown uptrend line dengan bearish marubozu. Waspada lanjut koreksi dengan target suport mayor Rp 925. Rekomendasi jual dengan target harga Rp 950 dan cover Rp 1.050. WIKA pada Selasa (15/3) ditutup di level Rp 1.000 per saham.


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...