Rekomendasi Saham AKRA, INCO dan MDKA oleh Mirae Asset Sekuritas | 8 Juli 2022


Mirae Asset Sekuritas Daily

8 Juli 2022

IHSG Daily, 6.652,587 (+0,09%), potensi menguat terbatas, rentang perdagangan 6.560–6.681. IHSG berpotensi menguat terbatas, mengingat masih bergerak di atas batas support pada Juli. 

Berdasarkan indikator, Stochastics %K-%D dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif, namun terjadi penguatan volume. Support berada pada level 6.560 hingga 6.439. Sementara resistensi berada pada level 6.681 hingga 6.755.

AKRA Daily, Rp960 (+1,05%), akumulasi beli, rentang perdagangan Rp895–1.015. Pergerakan harga saham membentuk pola three white soldiers candlestick dan berpotensi terjadi breakout dari batas pola down channel. Di sisi lain, indikator Stochastic %K-%D dan RSI menunjukkan sinyal positif. Akumulasi beli dengan target harga secara bertahap pada level Rp1.015 dan Rp1.055. Support terdekat berada pada Rp895. 

INCO Daily, Rp5.050 (-3,34%), buy on weakness, rentang perdagangan Rp4.840–5.450. Meskipun dalam keadaan fase markdown, namun terjadi kondisi jenuh jual ditinjau dari indikator RSI. Sementara itu, volume cenderung menurun. Buy on weakness dengan target harga secara bertahap pada level Rp5.450 dan Rp6.650. Support terdekat berada pada Rp4.840. 

MDKA Daily, Rp3.820 (+0,26%), akumulasi beli, rentang perdagangan Rp3.730–4.020. Pergerakan harga saham membentuk pola bullish pin bar dan berpotensi rebound dari batas bawah pada pola down channel. Di sisi lain, indikator RSI menunjukkan sinyal positif dan meninggalkan area jenuh jual. Akumulasi beli dengan target harga secara bertahap pada level Rp4.020, Rp4.350 dan Rp4.960. Support terdekat berada pada Rp3.730.

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham PTPP, MAPI, MYOR dan ITMG oleh Indopremier Sekuritas | 8 Juli 2022


IHSG (6.600 – 6.700) : Indeks diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.700 kemudian 6.750 dengan support di level 6.600 kemudian 6.550.
PTPP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 915 kemudian 930 dengan support di level 885 cut loss jika break 870.
MAPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 945 kemudian 965 dengan support di level 905 cut loss jika break 885.
MYOR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.040 kemudian 2.080 dengan support di level 1.960 cut loss jika break 1.920.
ITMG (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 31.575 dengan resist di level 32.500 kemudian 33.150.
R-LQ45X (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.018 dengan resist di level 1.036 kemudian 1.052.
XIID (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 527 dengan resist di level 536 kemudian 544.
XPDV (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 530 dengan resist di level 538 kemudian 544.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cdzzc
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham MAPI, BRPT, TBIG dan INCO oleh Samuel Sekuritas | 8 Juli 2022

Samuel Sekuritas Daily

8 Juli 2022
William Mamudi


IHSG (6.652) berkonsolidasi di bawah flip level 6.730. Antisipasi akan uji support 6.500 dan potensial rebound.

Rekomendasi Saham : 


MAPI rebound dari uptrend line dengan bullish engulfing. Target resistance bisa ke Rp 985. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 950 dan cut loss Rp 900. MAPI pada Kamis (7/7) ditutup di level Rp 925 per saham.

BRPT breakout double bottom dengan bullish marubozu dan spiking volume. Target resistance bisa ke Rp 860. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 855 dan cut loss Rp 745. BRPT pada Kamis (7/7) ditutup di level Rp 800 per saham.

TBIG berhasil breakout resistance Rp 2.950 dengan hammer. Target resistance bisa ke Rp 3.060. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 3.040 dan cut loss Rp 2.940. TBIG pada Kamis (7/7) ditutup di level Rp 2.990 per saham.

INCO lanjut tertekan dengan three black crows. Target support bisa ke Rp 4.625. Rekomendasi sell dengan target harga Rp 4.910 dan cover Rp 5.200. INCO pada Kamis (7/7) ditutup di level Rp 5.050 per saham.

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Wijaya Karya Bangunan Gedung Raih Pendapatan Rp470,36 Miliar Hingga Maret 2022


PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) meraih pendapatan Rp470,36 miliar hingga periode 31 Maret 2022 turun dari pendapatan Rp779,03 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto turun menjadi Rp30,10 miliar dari laba bruto Rp65,95 miliar.

Laba sebelum pajak turun menjadi Rp29,97 miliar dari laba sebelum pajak Rp53,32 miliar.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp29,51 miliar dari laba Rp53,12 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah aset mencapai Rp5,46 triliun hingga periode 31 Maret 2022 turun dari jumlah aset Rp5,97 triliun hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Oversubsribed 4,4 Kali, Green Bond BRI Laris Manis Diminati Investor


PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus membuktikan kelasnya sebagai emiten yang mendapatkan kepercayaan penuh dari investor dalam dan luar negeri. Hal ini dibutikan melalui Green Bond BRI Tahap I Tahun 2022 yang mendapatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 4,4 kali.

Seperti diketahui, perseroan telah berkomitmen untuk memperkuat penerapan prinsip ESG atau Environmental (lingkungan), Social (sosial), dan Governance (tata kelola perusahaan), salah satunya lewat penawaran umum berkelanjutan obligasi berwawasan lingkungan atau green bond.

Melalui prospektus perseroan yang diterbitkan Rabu (22/6), perseroan menargetkan dana yang dihimpun dari Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan mencapai Rp15 triliun dan dilakukan bertahap selama 3 tahun sampai 2024. Adapun saat ini perseroan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022 dengan pokok obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp5 triliun.

Terkait hal ini, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan apresiasinya terhadap kepercayaan investor. Menurutnya, keberhasilan tersebut menggambarkan minat masyarakat yang tinggi terhadap investasi berkelanjutan lingkungan yang lebih baik di masa depan.

"Sampai dengan hari penutupan penawaran, green bond BRI tercatat oversubscribed sampai 4,4 kali. Ini menunjukan antusiasme para investor untuk membeli instrumen-instrumen yang didasarkan pada aspirasi kita untuk merealisasikan green economy," ujar Sunarso.

Oleh karena itu, lanjut dia, ke depan BRI akan terus memperkuat implementasi prinsip ESG dari sisi pendanaan atau liabilitas. "Adapun green bond BRI tersebut dibagi 3 seri dengan tenor dan kupon yang beragam yaitu, Seri A tenor 1 tahun dengan range kupon penawaran 3,70% - 4,50%. Seri B tenor 3 tahun dengan range kupon penawaran 5,75% - 6,50%. Serta Seri C tenor 5 tahun dengan range kupon penawaran 6,45% - 7,25%,"

Untuk kupon final dari green bond BRI tersebut yaitu Seri A tenor 1 tahun dengan kupon 3,70%, seri B tenor 3 tahun dengan kupon 5,75%, serta Seri C tenor 5 tahun berkupon 6,45%. Sementara itu, dengan kelebihan permintaan hingga 4,4 kali tersebut, BRI mencatat jumlah permintaan dari investor domestik mencapai Rp21,84 triliun, sedangkan investor luar negeri Rp1,12 triliun.

Adapun dana yang diperoleh dari penerbitan green bond BRI tersebut, sekitar 70% akan digunakan untuk pembiayaan baru, sedang berjalan, atau telah selesai, yang ditujukan kepada kegiatan usaha dan atau kegiatan lain yang termasuk dalam Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL).

BRI Investment Propositions


Keberhasilan ini juga tak terlepas dari lima investment propotions yang ditawarkan. Pertama, sound business strategy, focus on flagship segments di mana BRI telah menegaskan konsistensinya untuk fokus dan melayani pelaku usaha UMKM khususnya mikro yang menjadi core kompetensi dari BRI.

Kedua, adalah hybrid bank business model, di mana BRI membangun model bisnis yang customer centric dengan memadukan keunggulan dari segi physical presence dengan digital capabilities. Hal ini efektif mengakomodasi karakteristik segmen mikro yang merupakan mayoritas nasabah BRI.

Ketiga, adalah solid foundation for low cost fund di mana BRI menyasar sampai ke dana murah (CASA) mikro. Perseroan sendiri memiliki customer base yang besar, mencapai 31 juta nasabah debitur, serta lebih dari 130 juta nasabah simpanan.

Keempat, robust capital management to support sustainable growth melalui pengelolaan permodalan untuk menopang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Perseroan pun berupaya memitigasi risiko di masa depan sehingga dapat memberikan return yang optimal dan berkelanjutan.

Terakhir adalah value beyond profit commitment to ESG kepada seluruh stakeholders. "Tidak hanya economic value tetapi juga social value, melalui penerapan dan penguatan prinsip-prinsip ESG pada seluruh aspek bisnis. Bagi BRI, penerapan ESG bukanlah sebuah tujuan akhir namun ini adalah sebuah journey. Dari tahun ke tahun BRI terus melakukan penguatan penerapan ESG melalui berbagai inisiatif," ujar Sunarso.

Sebagai informasi jadwal terkait green bond BRI:
1. Perkiraan Penawaran Awal: 23 Juni-1 Juli 2022
2. Perkiraan Tanggal Efektif: 12 Juli 2022
3. Perkiraan Masa Penawaran Umum: 14-15 Juli 2022
4. Perkiraan Tanggal Penjatahan: 18 Juli 2022
5. Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 20 Juli 2022
6. Perkiraan Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (Tanggal Emisi): 20 Juli 2022
7. Perkiraan Tanggal Pencatatan Efek di PT Bursa Efek Indonesia: 21 Juli 2022

(end)
Sumber: iqplus
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Sumber Tani Agung (STAA) Masih Simpan Dana IPO Sebesar Rp524,8 Miliar


PT Sumber Tani Agung Resources Tbk. (STAA) telah menyampaikan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham per tanggal 30 Juni 2022.

Mosfy Ang Direktur Utama STAA dalam keterangan tertulisnya Rabu (6/7) menyampaikan bahwa STAA memperoleh hasil penawaran umum perdana saham efektif tanggal 10 Maret 2022 sebesar Rp542,02 miliar dengan biaya sebesar Rp15,3 miliar. Dengan demikian STAA memperoleh hasil bersih IPO sebesar Rp526,6 miliar.

Lebih lanjut Mosfy menjelaskan, STAA merealisasi penggunakan dana sebesar Rp1,48 miliar untuk pembangunan refinery dan pembangunan fasilitas dermaga sebesar Rp304 juta dan tangki timbun sebesar Rp25,5 juta. Dengan demikian total realisasi penggunaan Dana IPO STAA sebesar Rp1,81 miliar.

STAA masih menyimpan dana IPO sebesar Rp524,8 miliar dengan rincian di Bank Negara Indonesia sebesar Rp100 miliar dengan bunga 2,5% sebagai deposito dan di Bank UOB Indonesia sebesar Rp215 miliar sebagai deposito dan Giro IDR dengan bunga 2,8% dan 2,65%.

Selanjutnya STAA menyimpan sisa dana IPO sebesar Rp109,8 miliar sebagai deposito dan giro di Bank Mandiri dengan bunga 2,5% dan 2,25 % dan sebesar Rp100 miliar di Bank DBS dengan bunga 2,75%.

Sebagai informasi, STAA menggelar IPO pada tanggal 10 Maret 2022 dan menjadi perusahaan ke-11 yang melantai di BEI pada tahun 2022 ini. Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini melepas sebanyak 903,372,600 saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham atau sebanyak 8,29% dari modal ditempatkan atau disetor penuh.

Dalam IPO tersebut harga penawaran sebesar Rp 600 per saham dan STAA menunjuk PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia dan PT CIMB Niaga Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi saham. (end)
Sumber: iqplus
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Wijaya Karya Beton Catatkan Pendapatan Usaha Rp773,19 Miliar Hingga Maret 2022


PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mencatatkan pendapatan usaha Rp773,19 miliar hingga periode 31 Maret 2022 naik dari pendapatan usaha Rp641,78 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok pendapatan tercatat Rp696,40 miliar naik dari Rp640,65 miliar membuat laba kotor naik menjadi Rp76,79 miliar dari laba kotor Rp1,12 miliar.

Beban usaha tercatat Rp25,97 miliar naik tipis dari beban usaha Rp25,92 miliar membuat laba usaha menjadi Rp50,82 miliar dari rugi usaha Rp24,79 miliar.

Namun beban lain-lain tercatat Rp27,65 miliar dari pendapatan lain-lain Rp48,31 miliar tahun sebelumnya membuat laba sebelum pajak diraih Rp23,17 miliar turun tipis dari laba sebelum pajak Rp23,51 miliar tahun sebelumnya.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp18,02 miliar turun dari laba Rp23,19 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp8,39 triliun hingga periode 31 Maret 2022 turun dari total aset Rp8,93 triliun hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Perluas Usaha, SLJ Global (SULI) Dirikan Anak Usaha Baru


PT. SLJ Global Tbk. (SULI) emiten Industri kayu lapis terpadu mendirikan anak usaha baru bernama PT. Orimba Alam Kreasi (OAK) pada tanggal 5 Juli 2022.

Dalam keterangan tertulisnya Amir Sunarko Presiden Direktur SULI Kamis (8/7) menuturkan bahwa PT. Orimba Alam Kreasi ini nantinya bergerak di bidang industri perkayuan terpadu dengan komposisi kepemilikan saham SULI sebesar 99,92% dan dibentuk berdasarkan akta pendirian No.02 tanggal 2 Juli 2022.

Amir memaparkan pendiran anak usaha ini juga melalui keputusan Menteri Hukum dan HAM RI nomor AHU-0044653.AH.0101 Tahun 2022 tanggal 5 Juli 2022 dan sampai saat ini belum ada dampak apapun terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha SULI.

"Pembentukan anak usaha ini bertujuan untuk perluasan bidang usaha di dalam industri perkayuan terpadu sebagaimana yang telah dijalankan Perseroan selama ini,"pungkasnya. (end)
Sumber: iqplus
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Indah Kiat Pulp and Paper Tawarkan Obligasi Senilai Rp2 Triliun


PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) menawarkan obligasi berkelanjutan III tahap I tahun 2022 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp2 triliun.

Menurut prospektus perseroan Jumat, obligasi tahap I ini terdiri dari tiga seri yakni seri A dengan jangka waktu 370 hari, seri B dengan jangka waktu 3 tahun serta seri C dengan jangka waktu 5 tahun.

Selain itu perseroan juga menawarkan Sukuk Mudharabah berkelanjutanII tahap I tahun 2022 dengan total dana sebanyak-banyaknya Rp1 triliun yang juga terdiri dari tiga seri dengan jangka waktu 370 hari, 3 tahun dan 5 tahun.

Pefindo memberikan peringkat idA+ untuk obligasi dan idA+(sy) untuk sukuk.

Penjamin pelaksana emisi Aldiracita Sekuritas, BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, Indopremier Sekuritas, sucor securitas dan Trimegah sekuritas dengan wali amanat Bank KB Bukopin.

Masa penawaran awal pada 8-19 Juli 2022 dan perkiraan masa penawaran umum 2 Agustus 2022 serta perkiraan pencatatan di BEI pada 8 Agustus 2022.

Adapun rencana penggunaan dana hasil penerbitan obligasi 80% untuk pembayaran utang perseroan dan sisanya untuk modal kerja dan hasil penerbitan sukuk 60% untuk kegiasan usaha perseroan dan sisanya untuk modal kerja. (end)
Sumber: iqplus 
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Budi Said, 'Crazy Rich' Surabaya, yang Beli Emas Antam 7 Ton


Putusan Mahkamah Agung (MA) atas dengan memenangkan pengusaha Surabaya, Budi Said melawan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) di tingkat kasasi membuat heboh jagat investasi emas. Pasalnya jumlah emas yang dibeli Budi dari Antam cukup besar, sebanyak 7 ton atau nyaris senilai Rp 6,5 triliun. 
Berdasarkan harga emas Antam di website logam mulia, harga emas Antam seberat satu kilogram senilai Rp 917.786.400. Jika membeli sebanyak 7 ton, artinya Budi membayar sebanyak Rp 6,42 triliun. 

Budi Said


Lalu pertanyaannya, siapa sebenarnya Budi Said bisa memiliki uang sebanyak itu?

Sebelum menjelasakan profil Budi, berikut ini adalah putusan MA atas kasus sengket Budi Said melawan Antam, dimana kasus bermula saat Budi Said membeli emas 7 ton emas dari Antam pada 2018. Namun dalam perjalanannya, Budi Said baru menerima 5.935 kg. Merasa dirugikan, konglomerat yang memiliki perusahaan properti di Surabaya itu menggugat sejumlah pihak.

Pihak yang digugat tersebut adalah sebagai berikut:

  • PT Aneka Tambang Tbk., (atau disingkat PT ANTAM TBK) sebagai Tergugat I
  • Endang Kumoro sebagai Tergugat II
  • Misdianto sebagai Tergugat III
  • Ahmad Purwanto sebagai Tergugat IV
  • Eksi Anggraeni sebagai tergugat V

Dalam 2 putusan pengadilan sebelum, Budi Said sempat menang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Namun Budi Said kalah di tingkat banding.

Budi Said akhirnya mengajukan kasasi ke MA. Dalam putusan Kasasi MA, Budi menang.

"Menyatakan Tergugat I bertanggung jawab terhadap segala tindakan dan seluruh akibat hukumnya yang dilakukan oleh Tergugat II, Tergugat III dan Tergugat IV. Menghukum Tergugat I bersama-sama Tergugat II, III, IV, secara tanggung renteng untuk menyerahkan emas seberat 1.136 kg emas batangan Antam kepada Penggugat atau apabila tidak diserahkan maka diganti dengan uang setara dengan harga emas pada saat pelaksanaan putusan ini," kata juru bicara MA, hakim agung Andi Samsan Nganro seperti dikutip dari detikcom, Rabu (6/7/2022).

Emas sebesar 1.136 kg sama dengan 1.136.000 gram. Bila 1 gram Antam hari ini Rp 898 ribu, maka uang yang harus dikembalikan Antam sebesar Rp 1,123 triliun.

Selain itu, Eksi Anggraini juga harus memberikan ganti rugi materiil ke Budi Said.

"Menghukum Tergugat V membayar kerugian materiil kepada Penggugat sebesar Rp 92.092.000.000,00 (sembilan puluh dua miliar sembilan puluh dua juta rupiah)," kata Andi Samsan Nganro yang juga Wakil Ketua MA bidang Yudisial itu.

Properti


Budi Said adalah pengusaha yang bermukim di Surabaya. Ia diketahui menjabat sebagai Direktur Utama PT Tridjaya Kartika Grup.
PT Tridjaya Kartika Grup merupakan perusahaan yang bergerak di bidang properti. Beberapa properti mewah seperti perumahan, apartemen hingga plaza berada di bawah PT Tridjaya Kartika Grup yang dipimpin oleh Budi Said.

Salah satu properti yang cukup terkenal adalah Plaza Marina, pusat perbelanjaan yang populer dengan konter handphone lengkap yang ada di Kota Surabaya.

Dikutip dari situs resmi perusahaan, kantor perusahaan terletak di Puncak Menara Marina Lantai 2, Margorejo Indah, Kota Surabaya. Perusahan tersebut juga mengembangkan beberapa perumahan mewah, seperti Kertajaya Indah Regency di Sukolilo, Taman Indah Regency di Geluran Sidoarjo, dan Florencia Regency di Gebang Sidoarjo.

Selain itu, Budi Said juga memiliki properti berupa plaza di Daerah Woncolo, Surabaya. Plaza tersebut adalah Plaza Marina yang terletak di Jalan Margorejo Indah Utara, Sidosermo, Wonocolo, Kota Surabaya. Plaza ini dikenal sebagai pusat perbelanjaan gawai dan telepon pintar di daerah Surabaya.

Beberapa gurita bisnis di bidang properti inilah yang menjadikan Budi Said dijuluki oleh warganet sebagai crazy rich Surabaya.

Aneka Tambang 


Manajemen Antam menyampaikan, pihaknya menunggu putusan lengkap putusan Mahkamah Agung terkait gugatan yang disampaikan pengusaha asal Surabaya, Budi Said. Dalam kasus ini, Antam kalah di tingkat kasasi dalam kasus gugatan perdata.
Perusahaan juga sedang menyiapkan langkah-langkah hukum terkait dengan permasalahan ini secara menyeluruh sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

"Hal ini sejalan dengan komitmen Perusahaan untuk selalu senantiasa menciptakan praktik bisnis sesuai dengan Good Corporate Governance dalam setiap lini bisnis Perusahaan, termasuk dalam kegiatan jual beli Logam Mulia," tegas Syarief Faisal Alkadrie, Sekretaris Perusahaan ANTM kepada CNBC Indonesia, belum lama ini.

Syarief juga menegaskan jika perusahaan tetap berada pada posisi yang kuat dalam perkara ini dan telah melaksanakan hak dan kewajiban atas seluruh transaksi dengan itikad baik.

"Antam telah menyerahkan semua barang sesuai dengan kuantitas yang dibayar oleh penggugat kepada pihak yang diberi kuasa dengan mengacu pada harga resmi," ungkap Syarief.
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham TPIA, MIKA, BMRI dan MEDC oleh Jasa Utama Capital Sekuritas | 8 Juli 2022

Jasa Utama Capital Sekuritas Daily

8 Juli 2022
Cheryl Tanuwijaya


IHSG hari ini berpotensi menguat terbatas dengan rentang 6.620 - 6.700. Sentimen rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia diperkirakan masih akan tinggi, meski melemah dibandingkan periode bulan lalu.

Rekomendasi saham yang bisa dicermati:

1. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)


Rekomendasi buy mencermati harga Rp 8.600 - Rp 8.650.
Target harga: Rp 8.975
Stop loss: Rp 8.475

2. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)


Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 2.600 - Rp 2.620.
Target harga: Rp 2.880
Stop loss: Rp 2.580

3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)


Rekomendasi beli pada harga Rp 7.400 - Rp 7.425.
Target harga: Rp 7.700
Stop loss: Rp 7.375

4. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)


Rekomendasi speculative buy mencermati harga Rp 550 -  Rp 560.
Target harga: Rp 600
Stop loss: Rp 530.

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham ASII | 8 Juli 2022


ASII mencapai target penurunan pola bearish double tops. Selama belum ada pembalikan arah, ASII berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 5450. 
Rekomendasi: Tetap hindari sampai muncul sinyal pembalikan arah dari downtrend menjadi uptrend.
sumber: doktermarket
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ADMR, GOTO, LPPF dan WIRG oleh MNC Sekuritas | 8 Juli 2022

MNCS Daily Scope Wave 8 Juli 2022


Menutup perdagangan kemarin (7/7), IHSG ditutup menguat 0,1% ke level 6,652. Selama IHSG belum mampu break 6,767, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [iii] pada label hitam sehingga IHSG rawan terkoreksi untuk menguji support terdekat di 6,559 terlebih dahulu. Namun demikian, pada label merah, IHSG masih berpeluang menguat ke area 6,813-6,873 untuk membentuk wave (b) dengan catatan IHSG mampu break 6,767.
Support: 6,559, 6,500
Resistance: 6,767, 6,800

ADMR - Spec Buy

Kemarin (7/7), ADMR ditutup terkoreksi 0,9% ke level 1,700 dan pergerakan ADMR masih tertahan oleh MA20. Kami memperkirakan, saat ini posisi ADMR sedang berada di awal wave B dari wave (B), sehingga pergerakan ADMR masih berpeluang menguat dengan catatan mampu bergerak di atas 1,530 sebagai supportnya.
Spec Buy: 1,625-1,700
Target Price: 1,910, 2,130
Stoploss: below 1,530

GOTO - Buy on Weakness

GOTO ditutup menguat 4,3% ke level 338 pada perdagangan kemarin (7/7). Kami perkirakan, posisi GOTO saat ini sedang berada di akhir wave (iv) dari wave [c] dari wave A pada label hitam. Hal tersebut berarti, penguatan GOTO diperkirakan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali, sehingga koreksi GOTO dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 300-320
Target Price: 360, 370
Stoploss: below 290

LPPF - Buy on Weakness

LPPF ditutup menguat 2% ke level 4,590 pada perdagangan kemarin (7/7). Selama LPPF tidak terkoreksi ke bawah 4,370 sebagai supportnya, maka saat ini posisi LPPF sedang berada di awal wave C dari wave (B). Hal tersebut berarti, pergerakan LPPF berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 4,530-4,630
Target Price: 5,050, 5,350
Stoploss: below 4,370

WIRG - Spec Buy

Pada perdagangan kemarin (7/7), WIRG ditutup menguat 5,7% ke level 555. Selama WIRG masih mampu berada di atas 505 sebagai supportnya, maka posisi WIRG saat ini sedang berada di awal wave (B) sehingga WIRG berpeluang untuk melanjutkan penguatannya;
Spec Buy: 525-555
Target Price: 660, 765
Stoploss: below 505

Disclaimer On
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham TPIA | 8 Juli 2022


Turunnya harga minyak ke bawah level US$100/barrel menjadi katalis positif bagi saham TPIA. Secara teknikal koreksi TPIA tertahan di support garis psikologis MA 200 hari di level 8517 (garis warna ungu) dan saat ini mencoba untuk rebound dengan bergerak naik. Indikator teknikal MACD masih bergerak menurun mengindikasikan pergerakan saham ini masih bergerak dalam momentum negatif.

Trading Plan : Spekulasi Buy dengan target terdekat dikisaran 9000-9100. Apabila lanjut, target kenaikan berikutnya dikisaran 9350-9500. Batasi resiko jika turun dan close di bawah 8525, karena berpeluang turun menuju 8225.

Disclaimer ON
Sumber: step-trader
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Bandarmologi Saham UNVR, ICBP, MAPI, AKRA dan ISAT | 8 Juli 2022

Technical & Bandarmology Prespectives

Friday (08/07/2022)
By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IDX Composite 6,605 - 6,707

SUMMARY: STRONG SELL‼️️‼️️

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): SELL‼️️
STOCH (9,6,3): SELL‼️️
MACD(12,26): SELL‼️️
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): SELL‼️️
CCI (14): *SELL‼️️
HIGHS/LOW (14): *SELL
UO: SELL‼️️
ROC: SELL‼️️
WILLIAMS R: OVERSOLD
BULLBEAR (13): SELL‼️️

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


SELL: TINS‼️️‼️️

STOCKS PICK:


UNVR 4,750 - 5,250

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 5,000
TARGET PRICE: 5,250
STOP-LOSS: 4,750

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


ICBP 9,000 - 9,950

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY , BUY 9,475
TARGET PRICE: 9,950
STOP-LOSS: 9,000

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


MAPI 880 - 975

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 925
TARGET PRICE: 975
STOP-LOSS: 880

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


AKRA 910 - 1,010

TECHNICAL INDICATORS: *NEUTRAL , BUY 960
TARGET PRICE: 1,010
STOP-LOSS: 910

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


ISAT 6,125 - 6,775

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 6,450
TARGET PRICE: 6,775
STOP-LOSS: 6,125

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION (Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Update Harga Komoditas dan Indeks | 8 Juli 2022


S&P 500 gains for fourth day to match year’s longest win streak, Dow jumps 300 points

U.S. stocks rose on Thursday as Wall Street built on its modest winning streak ahead of a key jobs report.

Dow.......31385  +346.9  +1.12%
Nasdaq.11621  +259.5  +2.28%
S&P 500..3903  +57.5     +1.50%

FTSE.......7189  +81.3      +1.14%   
Dax........12843 +248.7    +1.97%
CAC........6007   +94.3      +1.60%
 
Nikkei....26491  +382.9   +1.47%
HSI........21644   +56.9      +0.26%
Shanghai..3364 +9.1        +0.27%
ST Times..3129 +25.7      +0.83%

IDX.......6652.59 +6.18     +0.09%
LQ45.....946.58   -0.57      -0.06%

IDX Energy...1631.61   -2.51     -0.15%
IDX Bsc Mat.1170.42  +8.16    +0.70%
IDX Industrl..1155.42   -2.18     -0.19%
IDXNONCYC..707.14    -0.67     -0.09%
IDX Hlthcare.1511.14   -1.48     -0.10%
IDXCYCLIC.....869.08   +5.52     +0.64%
IDX Techno....7556.91 +142.63 +1.92%
IDX Transp...1863.39   +32.72   +1.79%
IDX Infrast......959.35   +3.90     +0.41%
IDX Finance 1390.08    +9.64     +0.70%
IDX Property.......670    +7.30     +1.11%

Indo10Yr....7.3720     -0.0100    -0.14%
ICBI..........331.0947  +0.3341   +0.10%
US10Yr.....3.0080     +0.0950  +3.26%
VIX............26.08        -0.65         -2.43%
  
USDIndx 107.1300  +0.0340  +0.03%‼
Como Indx..285.08 +8.95 +3.24%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN.....151.58 +3.45  +2.33%

IndoCDS...150.30    +3.78       +2.58%‼
  (5-yr INOCD5)  .

IDR......15001.50  +2.50      +0.02%‼
Jisdor..15015.00  -29.00     -0.19%‼

Euro.........1.0162  -0.0023   -0.23%

TLKM........26.88  +0.19     +0.71%
(4036)
EIDO.........21.70   +0.10     +0.46%
EEM..........40.09   +0.79     +2.01%

Oil............102.55  +4.34   +4.42%‼
Gold .......1739.30  +1.80  +0.10%
Timah. .24712.00  -1288   -4.95%‼
( Closed 06/7)
Nickel...21499.00  -198.00 -0.91%
(Closed 07/7)
Silver.......19.15      -0.03         -0.16%
Copper....354.25   +1.06        +3.08%

Nturl Gas.....5.541 +0.6470  +11.68%‼

Ammonia ..4473.33  -116.67 -2.54%‼
China
(Domestic Price)(06/7)
 
Coal price...410.00  +10.30  +2.58%
(Jul/Newcastle) 
Coal price...412.00   +15.60 +3.92%‼
(Agt/Newcastle)
Coal price...385.00   +0.25   +0.06%
(Jul/Rotterdam) 
Coal price...369.30   +5.70   +1.54%
(Agt/ Rotterdam)

CPO(Sept).....4135   +79   +1.95%
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn............596.25  +11.25  +1.92%
SoybeanOil...59.59  +2.95    +5.21%‼
Wheat.........836.50  +32.00  +3.98%‼

Wood pulp...6600.00  unch  +0.%
(Closed 04/7)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE

Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online.