Rekomendasi Saham BRMS, MAPI dan BBNI oleh Mirae Asset Sekuritas | 17 November 2022


Mirae Asset Sekuritas

17 November 2022
Tasrul

IHSG Daily, 7,014.38 (-0.30%), consolidation, daily trading range 6,961 - 7,045. Cut loss level di 6,950. Indikator MFI optimized. indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung tertekan namun mulai terbatas. Indeks ini berada di atas center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized mulai bergerak naik, indikator RSI optimized indikator W%R optimized masih bergerak turun. 

BRMS Daily, 177 (-1.67%), trading buy, TP 190, daily trading range 174 - 186, cut loss level di 170. Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized mulai terbatas. Harga saat ini di atas center line pada Bollinger Bands Optimized. 

MAPI Daily, 1,250 (-1.57%), trading buy, TP 1,355, daily trading range 1,230 - 1,290, cut loss level di 1,210. koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih terlihat namun mulai terbatas. Harga masih di bawah center line pada Bollinger Bands optimized 

BBNI Daily, 9,100 (-0.27%), trading buy, TP 9,475, daily trading range 8,925 - 9,225, cut loss level di 8,850. Indikator MFI Optimized, indikator RSI optimized akan menguji support namun indikator W%R Optimized cenderung naik. Harga masih di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. (bsn) 
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham MARI, ASSA, AMAR, ASLC dan TOBA oleh Jasa Utama Capital Sekuritas | 17 November 2022


Jasa Utama Capital Sekuritas 

17 November 2022
Cheryl Tanuwijaya

PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI)

Rekomendasi buy mencermati harga Rp 143 - Rp 145. Hammer candle, volume naik.
Target harga: Rp 160
Stoploss: Rp 138

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)

Rekomendasi buy mengamati harga Rp 940 - Rp 950. Volume naik, MACD golden cross.
Target harga: Rp 1.040
Stoploss: Rp 880

PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)

Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 332 - Rp 336. MA golden cross, stoch golden cross.
Target harga: Rp 356
Stoploss: Rp 324

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC)

Rekomendasi buy mengamati harga Rp 138 - Rp 140. Breakout resisten, volume naik.
Target harga: Rp 156
Stoploss: Rp 132

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)

Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 665 - Rp 675. MA golden cross, MACD menguat.
Target harga: Rp 720
Stoploss: Rp 650
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ABBA, ASSA, GOTO dan PRDA oleh Kiwoom Sekuritas Indonesia | 17 November 2022


Kiwoom Sekuritas Indonesia 

17 November 2022
Rizky Khaerunnisa

PT Mahaka Media Tbk (ABBA)

Entry Buy: Rp 187 – Rp 192
Target harga: Rp 198 – Rp 202
Support: Rp 185 –  Rp 187
Cutloss: Rp 184.

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)

Entry Buy: Rp 925 – Rp 970
Target harga: Rp 1.020 – Rp 1.060
Support: Rp 905 – Rp 925
Cutloss: Rp 900.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Entry Buy: Rp 212 – Rp 218
Target harga: Rp 226 – Rp 234
Support: Rp 208 – Rp 212
Cutloss  Rp 206.

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA)

Entry Buy: Rp 5.975 – Rp 6.100
Target harga: Rp 6,250 – Rp 6.400
Support: Rp 5.900 – Rp 5.975
Cutloss: Rp 5.875.
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham EMTK dan UNTR oleh HP Sekuritas | 17 November 2022


HP Sekuritas

17 November 2022

Saham EMTK


Trend: Sideways;
Indicator: MA10(biru) & MA20(merah), RSI;
Potential: EMTK baru-baru ini rebound setelah membentuk negative divergence di RSI. Meskipun breakout ke bawah MA10(biru) @ 1693, Price action masih berpotensi melanjutkan bullish trend kuat ke resistance terdekat 0.38 FB ratio @ 1780. Stoploss di Dynamic support MA20(merah) @ 1635.
Rekomendasi
Buy; Entry Level : 1695; Target : 1780; Stoploss : 1630

Saham UNVR


Trend: Sideways;
Indicator: MA10(biru) & MA20(merah);
Potential: UNVR baru-baru ini rebound dari 0 FB ratio support @ 4460 setelah membentuk bearish splitting line pattern. Price action saat ini mencapai Dynamic support MA10(biru) @ 4571 dan berpotensi melanjut uptrend. Entry level di 0.24 FB ratio resistance @ 4700. Target Price di 0.5 FB ratio resistance @ 4970. Stoploss di minor support @ 4530.
Rekomendasi
Buy On Break; Entry Level : 4700; Target : 4970; Stoploss : 4530-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk. (ISSP) Siapkan Dana Lunasi Obligasi Tahun 2021


PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk. (ISSP) menyiapkan dana untuk pelunasan Obligasi Berkelanjutan I Spindo tahap I Tahun 2021 Seri A dan Sukuk tahap I pada tanggal 15 November 2022.

Tedja Sukmana Hudianto Wakil Direktur Utama ISSP dalam keterangan tertulisnya Selasa (15/11) memaparkan bahwa ISSP menyiapkan dana sebesar Rp200 miliar dengan rincian sebesar Rp101 miliar untuk pembayaran pokok Obligasi dan Sukuk sebesar Rp99 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 9 Desember 2022.

"Pembayaran pokok Obligasi dan Sukuk ini berasal dari kas Operasional perusahaan,"tuturnya.

Tedja menambahkan atas pelunasan pokok Obligasi dan Sukuk ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha ISSP. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Kathrin Widjaja Kembali Tambah Kepemilikan Saham TAMA


Kathrin Widjaja selaku Direktur PT. Lancartama Sejati Tbk. (TAMA) telah menambah kepemilikan sahamnya pada tanggal 11 November 2022.

Dalam keterangan tertulisnya Kathrin Widjaja Rabu (16/11) menuturkan bahwa telah membeli saham TAMA sebanyak 21.516.400 lembar saham di harga Rp50 per saham senilai Rp1,07 miliar.

Sebagai informasi, Kathrin Widjaja juga pernah membeli sebanyak 116,9 juta lembar saham TAMA di harga Rp50 per saham pada tanggal 2 dan 7 November 2022..

"Tujuan dari pembelian saham ini untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.

Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Kathrin Widjaja di TAMA bertambah menjadi 146,4 juta lembar saham setara dengan 12,21% dibandingkan sebelumnya 124,9 juta lembar saham setara dengan 10,41%. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Tempo Scan Pasific Tbk (TSPC) Catat Penjualan Neto Rp9,09 Triliun Hingga September 2022.


PT Tempo Scan Pasific Tbk (TSPC) mencatat penjualan neto Rp9,09 triliun hingga periode 30 September 2022 naik dari penjualan neto Rp8,35 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp6,03 triliun dari beban pokok penjualan Rp5,37 triliun membuat laba bruto menjadi Rp3,06 triliun naik dari laba bruto Rp2,97 triliun tahun sebelumnya.

Namun laba usaha turun menjadi Rp705,67 miliar dari laba usaha Rp769,50 miliar dan laba sebelum pajak turun menjadi Rp705,22 miliar dari laba sebelum pajak Rp754,46 miliar tahun sebelumnya.

Laba neto yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp540,69 miliar dari laba neto Rp545,66 miliar tahun sebelumnya dan laba per saham menjadi Rp120 turun dari laba per saham Rp121 tahun sebelumnya.

Total liabilitas mencapai Rp3,43 triliun hingga periode 30 September 2022 naik dari total liabilitas Rp2,77 triliun hingga periode 31 Desember 2021 dan total aset mencapai Rp10,61 triliun hingga periode 30 September 2022 naik dari total aset Rp9,64 triliun hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) Siapkan Dana Pelunasan Pokok Obligasi Dan Sukuk Tahun 2017


PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) menyiapkan dana dalam rangka melunasi Pokok Obligasi berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2017 Seri C yang akan jatuh tempo pada tanggal 12 Desember 2022.

Dalam keterangan tertulisnya Andreas Kurniawan Head of Corporate Secretary Regulatory ADMF Rabu (16/11) menyampaikan bahwa perseroan telah menyediakan dana untuk pembayaran pokok obligasi sebesar Rp91 miliar dan bunga yang diperkirakan sebesar Rp1,72 miliar.

Pada saat bersamaan, ADMF juga menyiapkan dana untuk pelunasan pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Adira Finance Tahap I Tahun 2017 Seri C sebesar Rp55 miliar dan bunga yang diperkirakan sebesar Rp1,03 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 12 Desember 2022.

"Pembayaran pokok OblIgasi dan Sukuk beserta bunganya ini menggunakan kas internal dan tidak memiliki dampak signifikan bagi Perusahaan," tuturnya.

Andreas menegaskan Perusahaan telah menyediakan dana untuk kebutuhan tersebut, dimana hingga tanggal 30 Juni 2022 posisi kas dan setara kas Perusahaan sebesar Rp2 triliun dan ADMF telah menyediakan dana untuk kebutuhan ini didalam rekening Perusahaan. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Penjualan Ekspor Bangkit, Laba Bersih PT Trisula International Tbk (TRIS) Naik 320% Di Kuartal III 2022


PT Trisula International Tbk (TRIS), emiten Integrated apparel provider yang bergerak di Bidang tekstil dan garmen terus menikmati keuntungan dari peningkatan penjualan di pasar ekspor. Sampai pada kuartal ketiga 2022, laba bersih TRIS melonjak hingga 320% YoY, didukung oleh penjualan bersih yang meningkat 35% YoY.

Sesuai laporan keuangan yang diterbitkan Perseroan, sampai pada kuartal ketiga 2022 TRIS membukukan laba neto tahun berjalan Rp51,65 miliar melonjak dari Rp12,30 miliar pada periode yang sama tahun 2021. Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp27,91 miliar, melonjak dari Rp4,04 miliar pada periode yang sama tahun 2021.

Penjualan TRIS tercatat sebesar Rp1,04 trilliun, dibandingkan Rp770,85 miliar pada periode yang sama tahun 2021. Lonjakan laba bersih juga didukung oleh laba selisih kurs sebesar Rp336 juta rupiah serta penurunan beban keuangan dari Rp15,27 miliar di tahun 2021 menjadi Rp13,72 miliar di tahun 2022.

Dari penjualan Perseroan, ekspor TRIS mencapai Rp711,92 miliar atau 68% dari total penjualan. Ekspor Perseroan ke negara-negara tujuan yaitu Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Singapura, dan Jepang meningkat 45% YoY. Adapun total penjualan domestik tercatat sebesar Rp332,49 miliar, meningkat 19% YoY.

"Kinerja pada periode kali ini cukup istimewa, karena dalam situasi ekonomi dunia yang sedang suram, Perseroan berhasil meningkatkan penjualan baik untuk pasar ekspor maupun domestik. Hal ini menunjukkan bahwa eksistensi Perseroan di pasar internasional dan domestik masih sangat kuat melalui jaringan pemasaran yang ada. Permintaan pasar ekspor meningkat sejak awal tahun, salah satunya juga berkat kembali normalnya logistik dan rantai pasokan. Di pasar domestik, kenaikan laju inflasi sejauh ini belum mempengaruhi belanja masyarakat setidaknya di sektor tekstil dan garmen," kata Direktur Utama TRIS, Widjaya Djohan.

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di pasar internasional, TRIS memiliki pasar ekspor yang kuat termasuk dalam pengadaan garmen untuk merek ritel internasional dan pengadaan seragam di institusi penerbangan (airlines), perhotelan, rumah sakit dan pelayanan publik (seperti pemadam kebakaran).

Dalam rangka lebih meningkatkan kontribusi penjualan domestik terhadap pendapatan, TRIS sedang menggiatkan upaya pemasaran digital melalui berbagai marketplace seperti Yukshopping.com, platform e-commerce milik TRIS dan juga online marketplace ternam
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) Catat Penjualan Neto USD318,05 Juta Hingga September 2022


PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) mencatat penjualan neto USD318,05 juta hingga periode 30 September 2022 naik dari penjualan neto USD275,23 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan, Kamis menyebutkan, naiknya beban pokok penjualan menjadi USD254,51 juta dari USD203,98 juta membuat laba bruto turun menjadi USD64,55 juta dari laba bruto USD71,25 juta tahun sebelumnya.

Laba usaha diraih sebesar USD45,76 juta turun dari laba usaha USD54,49 juta dan laba sebelum pajak diraih sebesar USD45,37 juta turun dari laba sebelum pajak USD55,12 juta.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi USD35,39 juta dari laba USD43,46 juta tahun sebelumnya dan laba per saham menjadi USD0,923 turun dari laba per saham USD0,1134 tahun sebelumnya.

Total liabilitas sebesar USD54,94 juta hingga periode 30 September 2022 naik dari total liabilitas USD51,99 juta hingga periode 31 Desember 2021 sedangkan total aset mencapai USD324,09 juta hingga periode 30 September 2022 naik dari total aset USD292,72 juta hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Raih Laba Rp39,31 Triliun Hingga Kuartal III 2022


Ditengah kondisi perekonomian dunia yang penuh dengan tantangan, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mampu menjaga fundamental kinerja keuangan yang positif, dengan tetap fokus pada core business di segmen UMKM, kualitas asset yang terjaga dengan prudent, serta likuiditas yang memadai.

Hal tersebut ditunjukkan dari kinerja keuangan BRI hingga akhir Kuartal III Tahun 2022 secara konsolidasian yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp.39,31 triliun.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Sunarso pada Press Conference Kinerja Keuangan BRI Kuartal III Tahun 2022 di Jakarta (16/11).

"Dalam 9 bulan, BRI Group berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp.39,31 triliun atau tumbuh 106,14% year on year (yoy) dengan total aset meningkat 4,00% yoy menjadi Rp.1.684,60 triliun," paparnya.

Sunarso (Jakarta 16/11) mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut tak lepas dari strategic response BRI yang tepat. Fungsi intermediary penyaluran kredit maupun penghimpunan dana masyarakat oleh BRI mampu tumbuh positif.

"Kami dapat menjaga sustainability pertumbuhan ini dengan fokus pada aspek likuiditas terutama pertumbuhan dana murah, serta menjaga kualitas aset, terutama kredit yang kami restrukturisasi akibat pandemi Covid-19. Disamping itu, BRI juga mampu mencatat pertumbuhan Fee Based Income yang semakin baik dengan ditopang meningkatnya transaksi digital banking BRI berkat transformasi digital yang terus dilakukan secara berkelanjutan," jelasnya.

Dari aspek penyaluran kredit, hingga akhir September 2022, total kredit dan pembiayaan BRI Group tercatat sebesar Rp.1.111,48 triliun atau tumbuh 7,92% yoy. Secara khusus, portofolio kredit UMKM BRI tercatat meningkat sebesar 9,83% yoy dari Rp.852,12 triliun di akhir September 2021 menjadi Rp.935,86 triliun di akhir September 2022. Hal ini menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus meningkat, menjadi sebesar 84,20%.

Apabila dirinci lebih detail, portofolio kredit segmen mikro BRI tercatat tumbuh 14,12% yoy, segmen konsumer tumbuh 7,55% yoy, segmen kecil & menengah tumbuh 2,89% yoy, dan segmen korporasi terkontraksi 1,24% yoy, dimana hal tersebut selaras dengan upaya BRI untuk terus meningkatkan porsi kredit UMKM hingga mencapai 85%.

"Komitmen BRI untuk terus memperbesar porsi pembiayaan kepada segmen UMKM merupakan bukti nyata BRI untuk terus mendorong pemulihan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Peran aktif BRI dengan memberdayakan dan mendorong UMKM untuk terus tumbuh maka akan membuka dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, mengingat 97% lapangan pekerjaan di Indonesia berasal dari segmen UMKM," ujar Sunarso.

Keberhasilan BRI dalam menjalankan fungsi intermediasi mampu diimbangi dengan manajemen risiko yang baik. Hal tersebut tercermin dari rasio NPL BRI secara konsolidasian yang manageable di level 3,09%.

Di sisi lain, BRI menyiapkan pencadangan yang cukup sebagai langkah antisipatif. NPL Coverage BRI tercatat sebesar 278,79%, dimana angka ini meningkat dibandingkan dengan NPL Coverage di akhir Kuartal III tahun lalu yang sebesar 252,86%.

Kemampuan BRI dalam menjaga kualitas asset juga tercermin dari terus menurunnya tren Loan at Risk (LAR). Hingga akhir Kuartal III 2022 tercatat LAR BRI sebesar 19,28%, turun dibandingkan dengan LAR pada Kuartal III 2021 sebesar 25,62%.

Dalam hal penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), BRI berhasil mencatatkan kinerja positif. Hingga akhir Kuartal III 2022, DPK BRI tercatat tumbuh positif menjadi Rp.1.139,77 triliun. Dana murah (CASA) menjadi pendorong utama pertumbuhan DPK BRI, dimana secara year on year meningkat sebesar 10,22%.

Apabila dirinci, Giro tercatat tumbuh 18,99% dan Tabungan tumbuh 6,37%. Secara umum saat ini proporsi CASA BRI konsolidasian tercatat 65,43%, meningkat signifikan dibandingkan dengan CASA pada periode yang sama tahun lalu yakni sebesar 59,60%. Hal tersebut memberikan dampak positif diantaranya dari beban bunga yang tercatat menurun sebesar 9,12% secara yoy, dan biaya dana (Cost of Fund) BRI secara konsolidasian juga terus turun menjadi sebesar 1,94%.

Kemampuan BRI dalam menyalurkan kredit dan pembiayaan juga didukung dengan likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat. Hal ini terlihat dari LDR bank secara konsolidasian yang terjaga di level 88,51% dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 26,14%. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham DOID | 17 November 2022

Analisa Saham DOID


DOID membentuk pola bearish head and shoulders. Pola ini menandakan bahwa DOID dalam tekanan turun hingga DOID mencapai target penurunan di 334. Jika target penurunan 334 terlewati, target penurunan selanjutnya berada di 320.

Rekomendasi: Hindari. Sell bagi yang punya. Target penurunan di 334-320.
Sumber: doktermarket-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI, INDF, PTBA dan SMGR oleh MNC Sekuritas | 17 November 2022


MNCS Daily Scope Wave

17 November 2022

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 0,3% ke 7,014 pada perdagangan kemarin (16/11) disertai dengan tekanan jual yang membesar. Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (x) pada label hitam, dimana IHSG masih berpeluang bergerak menguat untuk menguji kembali area resistance di 7,128 hingga 7,242. Namun demikian, apabila IHSG menembus 6,955, maka IHSG masih berada pada bagian dari wave (ii) pada label merah, sehingga IHSG rawan menuju ke 6,890 hingga 6,937.
Support: 6,890, 6,955
Resistance: 7,128, 7,178

BBRI - Buy on Weakness

BBRI ditutup terkoreksi 1,3% ke 4,520 pada perdagangan kemarin (16/11) dan disertai dengan peningkatan volume penjualan, namun koreksi BBRI masih tertahan oleh MA60. Posisi BBRI diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c] dari wave X, sehingga BBRI masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 4,370-4,500
Target Price: 4,700, 4,850
Stoploss: below 4,260

INDF - Buy on Weakness

INDF ditutup flat di 6,500 pada perdagangan kemariin (16/11) disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama INDF masih mampu bergerak di atas 6,375 sebagai stoplossnya, maka posisi INDF sedang berada di awal wave (v) dari wave [i] dari wave 3, sehingga INDF berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 6,400-6,500
Target Price: 6,550, 6,800
Stoploss: below 6,375

PTBA - Spec Buy

PTBA ditutup terkoreksi ke 3,500 pada perdagangan kemarin (16/11) disertai munculnya volume penjualan. Selama PTBA masih mampu bergerak di atas 3,430 sebagai stoplossnya, maka posisi PTBA sedang berada di awal wave [iv] dari wave C, sehingga PTBA berpeluang berbalik menguat.
Spec Buy: 3,460-3,500
Target Price: 3,640, 3,780
Stoploss: below 3,430

SMGR - Buy on Weakness

SMGR ditutup terkoreksi 4,1% ke 7,625 pada perdagangan kemarin (16/11) disertai dengan peningkatan volume penjualan. Kami memperkirakan, posisi SMGR sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv], sehingga SMGR masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 7,350-7,575
Target Price: 8,150, 8,600
Stoploss: below 7,125

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham PGAS | 17 November 2022

Analisa Saham PGAS


Penurunan PGAS saat ini tertahan area S+ di 1765 yang mana berdekatan dengan area MA100. Bisa jadi ini menjadi area rebound bagi PGAS , namun jika ternyata PGAS tidak mampu bertahan di atas S+nya, ada peluang bagi PGAS kembali tertekan menuju support kuat 1680, yang mana area ini bisa menjadi bearish reversal yaitu double top . Jika tidak mampu bertahan di atas 1680, maka ada target penurunan yang lebih dalam menuju1490 dengan minor target 1605. MACD yang mengarah ke bawah menunjukan saham ini bergerak dalam momentum yang negatif.

Trading plan : Sell strength jika break 1765.

Disclaimer ON
Sumber: galerisaham-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham BTPS | 17 November 2022

Analisa Saham BTPS


Saham BTPS bergerak turun dan memasuki area demmand dikisaran support 3020-3070 (kotak oranye) yang dulunya merupakan area resistance sebelum di breakout. Apabila mampu bertahan dan kembali bergerak naik, maka BTPS akan melanjutkan tren penguatannya menuju target di level 3500, dengan minor target di 3250.

Trading Plan : Spekulasi buy dikisaran 3020-3070. Batasi resiko jika turun dan gagal bertahan di 3020.

Disclaimer ON
Sumber: step-trader-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 17 November 2022


S&P 500 closes lower after Target’s warning drags on retail stocks, Nasdaq falls 1.5%

Stocks fell on Wednesday as investors weighed a gloomy holiday quarter update from Target that pressured retail stocks.

Dow.......33554  -39.1        -0.12%
Nasdaq.11184  -174.8      -1.54%
S&P 500..3959  -32.9        -0.88%

FTSE.......7351   -18.3      -0.25%
Dax........14234  -144.5   -1.00%
CAC........6607   -34.4      -0.52%
 
Nikkei....28028   +38.1    +0.14%
HSI........18257    -86.6     -0.47%
Shanghai..3120  -14.1     -0.45%
ST Times..3266  -9.1       -0.28%
 
IDX.......7014.38  -21.12    -0.30%
LQ45....1000.96  -3.40      -0.34%

IDX Energy..1970.44   -1.74      -0.09%
IDX Bsc Mat.1292.27  -24.3     -1.85%
IDX Industrl..1219.85  -1.82     -0.15%
IDXNONCYC..735.52  +0.86    +0.12%
IDX Hlthcare.1489.05  -0.52     -0.03%
IDXCYCLIC.....877.87  -4.45     -0.50%
IDX Techno..6887.35  +87.26  +1.28%
IDX Transp...1821.71  -2.41      -0.12%
IDX Infrast......905.67  -11.76   -1.28%
IDX Finance 1482.05   -7.37     -1.28%
IDX Banking.1180.44  -11.83   -0.99%
IDX Property....691      -7.20      -1.03%

Indo10Yr....7.3216   -0.0278   -0.38%👍
ICBI........337.7017  +0.4422  +0.13%👍
US10Yr..3.6920  -0.1070  -2.82%
VIX......24.11       -0.43      -1.75%
  
USDIndx..106.3130 -0.2500  -0.23%
Como Indx..282.78  -1.58   -0.56%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN......162.86  -5.56   -3.36%‼
.
IndoCDS..105.25         -              -%
  (5-yr INOCD5) (07/11)

IDR......15599.50  +62.00     +0.40%‼
Jisdor..15610.00  +46.00     +0.30%‼

Euro........1.0391  +0.0045  +0.43%👍

TLKM........25.64   -0.19    -0.74%
(4002)
EIDO.........22.76    -0.60    -2.57%
EEM..........38.18    -0.62    -1.60%

Oil............85.68     -1.24        -1.43%
 Gold ......1777.40    +0.60       +0.03%
Timah.....23396     +1357.00 +6.16‼
(Closed 15/11)
Nickel...26739.00  -3014.50  -10.13%‼
(Closed 16/11)
Silver.........21.50     -0.02     -0.11%
Copper.....381.95    -6.25     -1.64%

Nturl Gas.....6.231   +0.0680  +1.10%

Ammonia..4346.67         -            -%
 China
(Domestic Price)(14/11)
 
Coal price....332.50  -8.45     -2.48%
(Nov/Newcastle) 
Coal price....317.00  -13.00   -3.94%‼
(Des/Newcastle)
Coal price....310.00  -13.25  +4.10%‼
(Jan/Newcastle)
Coal price....200.00   -3.50     -1.79%
(Nov/Rotterdam) 
Coal price....197.00   -7.75     -3.79%‼
(Des/ Rotterdam)
Coal price....202.00   -4.80     -2.32%
(Jan/Rotterdam)

Coal(ICI 4).....89.80         -              -%
Indonesial Coal Index (15/11)

CPO(Feb)......4024   -42   -1.03%
(Source: bursamalaysia.com)       
      
Corn.............667.00 -2.25     -0.34%
SoybeanOil...71.96  -2.71     -3.63%
Wheat.........835.50  -12.50  -1.47%
 
Wood pulp...6630.00  unch  +0.60%
(Closed 16/11)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE

Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.