google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Monjess Investama Kurangi Kepemilikan Saham MKNT Langsung ke konten utama

Monjess Investama Kurangi Kepemilikan Saham MKNT


PT Monjess Investama sebagai pemegang saham pengendali PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 4 Oktober 2023.

Stevanus Daniel Yaputra Direktur PT Monjess Investama dalam keterangan tertulisnya Senin (9/10) menyampaikan bahwa telah menjual sebanyak 50 juta lembar saham MKNT di harga Rp2 per saham senilai Rp100 juta.

Sebagai informasi, PT Monjess Investama juga pernah menjual sebanyak 50 juta lembar saham MKNT di harga Rp2 per saham pada tanggal 3 Oktober 2023.

"Tujuan dari transaksi adalah untuk Penambahan Modal Perseroan dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.

Pasca penjualan, maka kepemilikan saham PT Monjess Investama di MKNT berkurang menjadi 2,11 miliar lembar saham setara dengan 38,39% % dibandingkan sebelumnya sebanyak 2,16 miliar lembar saham setara dengan 39,30%. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

Ini Penyebab Laba Harum Energy (HRUM) Melesat 256% pada Kuartal Pertama 2022

[Saham HRUM] PT Harum Energy Tbk (HRUM) mencatatkan kinerja apik sepanjang tiga bulan pertama 2022. Emiten tambang batubara ini berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih dan pendapatan. Kenaikan kinerja keuangan HRUM tidak terlepas dari kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP). Dalam laporan kinerja kuartalan, Selasa (10/5), HRUM mencatatkan ASP sebesar US$ 168,4 per ton atau 31,6% lebih tinggi dari ASP yang dicapai pada kuartal keempat 2021 sebesar US$ 128,0 per ton. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ASP Harum Energy mengalami lonjakan hingga 158,8%, dimana ASP yang dicapai pada kuartal pertama 2021 hanya sebesar US$ 65,1 per ton. Akibatnya, pendapatan HRUM turut terdongkrak. HRUM mencatatkan pendapatan sebesar US$ 152,2 juta pada kuartal pertama 2022. Angka ini 16,5% lebih tinggi dari pendapatan yang tercatat pada kuartal keempat 2021, yakni US$ 130,6 juta. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, pendapatan HRUM melesat sebesa...

Berita Saham HITS | Humpuss (HITS) Tambah 1 Unit Kapal Seharga Rp108 Miliar

Bisnis.co, JAKARTA — Emiten pelayaran PT Humpuss Internmoda Transportasi Tbk. baru membeli satu unit kapal gas sincerity melalui entitas cucu usaha. Berdasarkan keterbukaan informasi, emiten berkode saham HITS tersebut telah melakukan pembelian aset berupa 1 unit kapal yang dilakukan oleh entitastas usahanya, yaitu PT Hutama Trans Kontinental (HTK2). Direktur Utama Humpuss Intermoda Transportasi Budi Haryono menyampaikan bahwa perseroan juga melepas kapal yang memiliki tonase lebih kecil. “Jadi kami melepas 2 unit kapal, kapal yang kapasitas tonasenya lebih kecil. Kita mau naik ke [tonase] yang lebih besar,” tuturnya di Jakarta, Kamis (31/1/2019). Adapun kapal tersebut dibeli dari Soleil Trust Inc. pada 28 Januari 2019 seharga US$7,7 juta atau mencapai Rp108,08 miliar (dengan kurs tengan Bank Indonesia sebesar Rp14.038 per dolar). Budi mengungkapkan, dana yang digunakan untuk membeli kapal tersebut diambil dari belanja modal yang sebelumnya dianggarkan sebesar US$62 juta. “R...