Tampilkan postingan dengan label Saham BOGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham BOGA. Tampilkan semua postingan

PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) Incar Pendapatan Rp478 Miliar Pada Tahun 2023


PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA)
optimis perseroan dapat mencatat pertumbuhan kinerja pada tahun 2023. Manajemen optimis untuk menargetkan pendapatan atau top line mencapai Rp475 miliar dan bottom line sebesar Rp17 Miliar.

"Dengan strategi yang dijalankan melalui penjualan secara online salah satu nya dengan memberikan informasi produk Perseroan kepada calon konsumen," kata Direktur Utama BOGA, Arif Andi Wihatmanto, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Selasa (20/6/2023).

Sementara terkait rencana Perseroan untuk lini bisnis komersial dalam menghadapi era mobil listrik yang semakin hari semakin diminati masyarakat selain ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan bahan bakar?,

"Perseroan sedang menunggu informasi dan kabar mengenai kemungkinan principal dan ATPM untuk mendatangkan kendaraan listrik Honda, agar dapat menambah lini produk kendaraan di masing-masing dealer, sehingga customer mempunyai alternatif pilihan kendaraan dan juga mendukung program untuk ramah lingkungan," ucapnya.

Akan tetapi menurut Arif, Perseroan juga masih melihat potensi dari kendaraan listrik terhadap penjualan secara menyeluruh, kemudian ketersediaan suku cadang yang mendukung kendaraan listrik. "Sehingga nantinya bila Prinsipal dan ATPM mendatangkan kendaraan listrik Honda baik secara Completely Built Up atau Completely Knock Down Perseroan dapat mempersiapkan dengan baik," pungkasnya. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) Kantongi Laba Rp16,25 Miliar per September, Naik Signifikan


PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) membukukan laba bersih Rp16,25 miliar hingga kuartal III 2022. Laba bersih BOGA naik signifikan sebesar 74,85% dari sebelumnya yang sebesar Rp9,29 miliar.

Merujuk data laporan keuangan emiten penjualan mobil ini yang dimuat pada laman BEI, Rabu (2/11/2022) disebutkan, pendapatan bersih perseroan juga naik sebesar 18,74% menjadi Rp492,64 miliar, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp414,86 miliar.

Penjualan kendaraan bermotor tercatat sebesar Rp438,42 miliar, naik dari sebelumnya Rp357,39 miliar. Kemudian, pendapatan dari segmen jasa pemeliharaan dan suku cadang tercatat sebesar Rp27,89 miliar. Selanjutnya, pendapatan sewa operasi tercatat sebesar Rp21,97 miliar, serta pendapatan insentif tercatat sebesar Rp4,36 miliar.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan BOGA juga naik menjadi Rp445,41 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp367,38 miliar. Beban penjualan perseroan tercatat sebesar Rp819,38 juta, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp22,75 miliar.

Total nilai aset perseroan hingga kuartal III 2022 naik 5,91% menjadi Rp861,90 miliar, dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp813,75 miliar. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp380,40 miliar dan ekuitas sebesar Rp481,49 miliar.

Hingga akhir tahun 2022, BOGA menargetkan pendapatan dapat mencapai Rp629 miliar, dan laba bersih ditargetkan sebesar Rp31 miliar. Sepanjang tahun ini, perseroan tengah berfokus pada lini bisnis sewa kendaraan.

Sebagaimana diketahui, Bintang Oto Global merupakan perusahaan otomotif terintegrasi yang memiliki lini usaha dealership, auto rental, auto service dan used car retailer. Saat ini, dealer eksisting yang dimiliki perseroan tersebar di lima kota yakni, Malang, Madiun, Probolinggo, Klaten, dan Bali.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Bintang Oto Global Raih Pendapatan Neto Rp294,29 Miliar Hingga Juni 2022


PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA)
meraih pendapatan neto Rp294,29 miliar hingga periode 30 Juni 2022 naik dari pendapatan neto Rp288,88 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp260,77 miliar dari Rp254,75 miliar membuat laba bruto turun menjadi Rp33,52 miliar dari laba bruto Rp34,13 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan diraih Rp14,83 miliar meningkat dari laba sebelum pajak penghasilan Rp12,24 miliar.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp11,04 miliar naik dari laba Rp9,15 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah liabilitas mencapai Rp 357,03 miliar hingga periode 30 Juni 2022 naik dari jumlah liabilitas Rp348,92 miliar hingga periode 31 Desember 2021.

Jumlah aset mencapai Rp832,99 miliar hingga periode 30 Juni 2022 naik dari jumlah aset Rp813,75 miliar hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BRMS, TOWR dan BOGA | 19 Mei 2022



INVESTASI KONTAN
19 MEI 2022


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,69% ke level 6.690,63 pada penutupan perdagangan Rabu (18/5). Simak rekomendasi teknikal tiga saham pilihan untuk perdagangan Kamis (19/5).


1. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

BRMS ditutup menguat terbatas membentuk candle doji tepat berada pada support minor lower channel di level 218. BRMS bergerak pada fase uptrend terlihat dari pergerakan sahamnya yang masih berada di atas MA50 dan MA200. BRMS saat ini baru berbalik dari fase oversold atau jenuh jual yang mana nampak terlihat adanya aksi akumulasi.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 206

Resistance: Rp 236

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas


2. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Saat ini secara teknikal saham TOWR memperlihatkan inside bar yang mengindikasikan potensi technical rebound. Sementara MACD histogram negatif mengecil dengan stochastic yang bergerak uptrend.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 975

Resistance: Rp 1.015

Dimas Wahyu Putra, NH Korindo Sekuritas


3. PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA)

Saham BOGA diperkirakan sedang mengalami rebound pendek dan masih berpotensi untuk kembali melemah dan menguji area support di 1.290. Indikator MACD menyempit namun belum menunjukkan adanya sinyal goldencross.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: 1.290

Resistance: 1.400

Ivan Rosanova, Binaartha Sekuritas


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham BBTN, ADHI dan BOGA | 5 Oktober 2021

PT  Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)


Posisi BBTN saat ini diperkirakan sedang berada pada fase uptrend atau sedang berada pada wave [iii] dari wave 3 dari wave (3). Hal ini didukung oleh pergerakan MACD yang masih berada di area positif dan berpotensi melanjutkan penguatannya. Meskipun dari sisi indikator stochastic sudah berada pada area overbought dan menunjukkan tanda koreksi.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 1.460

Resistance: Rp 1.620

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas

PT Adhi Karya Tbk (ADHI)


ADHI ditutup menguat bergerak pada trend bullish continuation dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif signifikan. Kendati indikator stochastic sudah berada di areal overbought, nampak ADHI baru saja menembus upper band pada indikator bollinger band dengan band yang mulai melebar alias indikasi saat ini volatilitas kembali meningkat. Apabila ADHI konsisten pada upper band, ada potensi penguatan lanjutan.Namun, jika tidak mampu bertahan di atas upper band, ada potensi ADHI bergerak melemah.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 1.050

Resistance: Rp 1.150

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas

PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA)


Pergerakan BOGA secara teknikal memperlihatkan munculnya pola inverted hammer. Sementara indikator RSI & stochastic terlihat overbought dan ditutup di atas upper bollinger band. Adapun volume perdagangan BOGA masih meningkat.

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 1.385

Resistance: Rp 1.470

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Analisa Saham AKRA, BBCA dan BOGA | 1 Oktober 2021

PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA)


Menguji Three white soldiers pattern dengan RSI menguat dan ditutup di atas MA20 meski volume perdagangan menurun. Rawan profit taking jika gagal break Rp 1.450-Rp 1.465.
Rekomendasi: Trading buy
Support: Rp 1.345
Resistance: Rp 1.525
Achmad Yaki, BCA Sekuritas

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)


BBCA secara teknikal membentuk pola bullish breakway dengan volume transaksi yang cukup ramai. Indikator stochastic juga nampak berpotensi terjadi goldencross. Serta indikator MACD yang juga sudah bergerak pada zona positif.
Rekomendasi: Hold
Support: Rp 33.850
Resistance: Rp 35.800 per sahan
Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)


Indikator Relative Strength Index (RSI) yang telah memasuki area Overbought kemungkinan memperkirakan potensi pullback demi uji Support upper channel di 4240. Jika AKRA masih mampu bertahan di atas angka ini maka bullish trend niscaya akan utuh sampai target 4600.
Rekomendasi: Buy atau average up ; atau buy on weakness ketika pullback ke support
Support: Rp 4.200 – Rp 4.250
Resistance: Rp 4.600
Liza Camelia, Henan Putihrai Sekuritas

Analisa Saham BOGA, HMSP dan IMAS | 15 Juli 2021

PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA)


Pergerakan BOGA secara teknikal muncul hammer candle dengan stochastik yang oversold. Meskipun berpotongan dead cross dan volume perdagangan yang terlihat menurun.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 1.280

Resistance: Rp 1.370

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)


Pergerakan HMSP secara teknikal memperlihatkan MACD yang bullish divergence. Hal ini mengindikasikan penguatan. Indikator stochastic yang berada pada area oversold juga membuka peluang untuk terjadinya rebound. 

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 1.090

Resistance: Rp 1.310

William Hartanto, Panin Sekuritas

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS)


Pergerakan IMAS menunjukkan trend bearish jangka panjang dengan resistance trend berada di level 960. Indikator stochastic terkonsolidasi pada area dekat oversold. Indikator MACD bergerak mendatar pada kondisi undervalue. Pergerakan harga saham menguji support lower bollinger bands dan retracement fibonacci di kisaran Rp 850. 

Rekomendasi : Buy on weakness

Support: Rp 850

Resistance: Rp 895

Lanjar Nafi, Reliance Sekuritas


Analisa Saham BOGA, TINS dan WOOD | 7 Mei 2021

PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA)


Pergerakan BOGA bergerak sideways dalam jangka menengah dan menguji resistance MA200 di kisaran level 1370. Indikator stochastic terkonsolidasi pada area middle oscillator sementara MACD bergerak undervalue.

Rekomendasi: Trading buy 

Support: Rp 1.320 

Resistance: Rp 1.375

Lanjar Nafi, Reliance Sekuritas

PT Timah Tbk (TINS)


Pergerakan TINS memperlihatkan munculnya pola inverted hammer candle dengan indikator stochastic yang terpantau overbought. Harga saham TINS ditutup di atas upper bollinger band  dan dengan volume perdagangan menurun.

Rekomendasi: Sell On strength

Support: Rp 1.840

Resistance: Rp 1.935

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD)


Pergerakan harga saham WOOD membentuk pola bearish continuation ke level 765.  Dengan volume transaksi yg relatif sepi jika dibandingkan dengan rata-rata 5 hari perdagangan. Indikator stochastic juga nampak hampir memasuki areal oversold.

Rekomendasi : Buy on weakness

Support : 745

Resistance : 800

Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas


Analisa Saham BOGA, EMTK dan WEGE | 25 Maret 2021

PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA)


Pergerakan BOGA sedang break out support Rp 1.375. Potensi uji support rata-rata 20 dan 50 hari di kisaran Rp 1.350-Rp 1.360. Indikator stochastic dan RSI bearish mendekati area oversold dengan MACD yang crossover negatif

Rekomendasi : Buy on weakness

Support: Rp 1.345

Resistance: Rp 1.375

Lanjar Nafi, Reliance Sekuritas

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)


Pergerakan EMTK memperlihatkan munculnya dark cloud pattern candle dengan RSI melemah. Sementara dari volume perdagangan terlihat menurun dan ditutup di atas Upper Bollinger Band (UBB)

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 2.320

Resistance: Rp 2.550

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE)


Pergerakan WEGE konsolidasi dengan Indikator stochastic nampak berada pada area oversold serta rata-rata volume transaksi berada di bawah rata-rata 5 hari terakhir. Saat ini nampak berada pada areal lower band. 

WEGE juga nampak sedang menguji MA200, Apabila WEGE masih mampu bertahan di atas level tersebut, masih ada potensi bagi WEGE untuk mengalami teknikal rebound jangka menengah, namun apabila gagal, ada potensi WEGE kembali terkoreksi hingga menguji support 200.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 212

Resistance: Rp 224

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas

PENDAPATAN NETO BINTANG OTO GLOBAL SEBESAR Rp790,81 MILIAR | SAHAM BOGA



IQPlus, (17/04) - PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) meraih pendapatan neto Rp790,81 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik pendaatan neto Rp692,19 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan beban pokok pendapatan naik jadi Rp742,43 miliar dari beban pokok pendapatan tahun sebelumnya Rp645,67 miliar membuat laba bruto naik menjadi Rp48,38 miliar dari laba bruto Rp46,53 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan menjadi Rp17,65 miliar turun dari laba sebelum pajak penghasilan sebelumnya Rp18,98 miliar. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan diraih Rp9,81 miliar turun dari laba Rp11,66 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp579,94 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik dari jumlah aset Rp571,90 miliar hingga periode 31 Desember 2018.(end)

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas 1 Oktober 2019 | BOGA, JPFA, MTDL dan SIDO



Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Selasa 1 Oktober 2019.

IHSG ditutup menurun sebesar -27,78 poin (-0.44%) menuju 6.169,10 pada perdagangan hari Senin 30 September 2019 kemarin. IHSG berpotensi menutup gap pada 6.146, pergerakan maish wajar karena memang beberapa saham blue chips menekan dan sentimen dalam negeri yang tidak kondusif.
Diperkirakan IHSG akan rebound kembali setelah menutup gap.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.146 s/d 6.200.

BOGA
Trend Continuation: Melanjutkan penguatan dengan bertahan di atas support MA5 dan MA20.
Rekomendasi: Buy and hold >845, TP 900.

JPFA
Reaching Target: Menuju target rekomendasi sebelumnya pada 1660.
Rekomendasi: Sell on strength.

MTDL
Resistance Breakout: Breakout resistance bulanan pada 1375, mengkonfirmasi uptrend bulanan dan penguatan lanjutan.
Rekomendasi: Buy 1400 s/d 1440, TP 1500 s/d 1600, stop loss <1375 .="" p="">
SIDO
Trend Following: Melanjutkan penguatan dengan bertahan pada support MA5 dan MA20.
Rekomendasi: Buy and hold >1200, TP 1250 s/d 1300.

Semoga bermanfaat, happy trading!
Best Regards,
Panin Sekuritas