Tampilkan postingan dengan label Saham PTSN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham PTSN. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | HRUM, INAF, PTSN, SSMS


Daily Technical 24 Maret 2020
Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Selasa 24 Maret 2020.

IHSG ditutup menurun sebesar -205,42 poin (-4,89%) menuju level 3.989,51 pada perdagangan hari Senin 23 Maret 2020 kemarin. Sebelumnya, IHSG sempat mencoba menguji resistance MA5 yang mana jika berhasil breakout maka akan membawa IHSG mengalami technical rebound dan membentuk support di 4.000 namun gagal. Kini, IHSG seperti menetapkan diri untuk berada di bawah level 4.000, masih ada tersisa level support pada 3.918. Sentimen penggerak pasar masih dari berkembangnya jumlah penderita Corona di Indonesia.

Hari ini IHSG berpotensi melemah dalam range 3.800 s/d 4.100.

[HRUM]
Sideways Trend: Membentuk tren sideways pada rentang pergerakan 1080 s/d 1200.
Rekomendasi: Trading dalam area tersebut selama harga tidak menurun di bawah 1080.
Support: 1080.
Resistance: 1200.
[INAF]
Higher Low Pattern: Membentuk pola pergerakan yang higher low, mengartikan bahwa pergerakan saham ini mengalami uptrend.
Rekomendasi: Hold, TP 800.
Support: 500.
Resistance: 800.

[PTSN]
Candlestick Pattern: Membentuk pola hammer di atas MA5, mengindikasikan masih adanya potensi penguatan lanjutan.
Rekomendasi: Speculative buy 155 s/d 157, TP 164 s/d 169, stop loss <150.
Support: 150.
Resistance: 169.

[SSMS]
Sideways Trend: Bergerak dalam trend sideways dalam rentang pergerakan 745 s/d 840.
Rekomendasi: Trading dalam area tersebut.
Support: 745.
Resistance: 840.

Semoga bermanfaat, happy trading!
Best Regards,
Research Division
Indonesia Stock Exchange Tower 2 Suite 1705
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 • Jakarta Selatan 12190
T: +62 515 3055, F: +62 515 3061,
W: www.pans.co.id    OLT: www.post.co.id

Analisa Saham ISAT dan PTSN

Analisa Saham ISAT dan PTSN


PT Indosat Tbk (ISAT)

Pada perdagangan Kamis (25/7) ditutup pada level Rp 3.040 atau menguat Rp 310. Secara teknikal, pola terbentuk break out triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 3.100

PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN)

Pada perdagangan Kamis (25/7) ditutup pada level Rp 510 atau menguat Rp 40. Secara teknikal, candle terbentuk long white marubozu mengindikasikan bullish. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.

Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 595

Profindo Sekuritas Indonesia, Dimas W. P. Pratama

Analisa Saham BBKP, HKMU, PTSN dan TINS

Analisa Saham BBKP, HKMU, PTSN dan TINS


(Baca juga : Indikator OBV)

Daily Technical 17  Juli 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Rabu 17  Juli 2019.

IHSG ditutup menurun sebesar -16,35 poin (-0.25%) menuju 6.401,87 pada perdagangan hari Selasa 16 Juli 2019 kemarin. Pergerakan cenderung mixed karena masih menguji support 6.400 dan terjadi aksi profit taking dalam jumlah kecil, tanpa ada kepanikan. Maka dengan demikian IHSG masih dalam tren menguat. Sentimen pekan ini akan terfokus pada keputusan suku bunga BI. Beberapa media merilis adanya potensi pemangkasan suku bunga.
Hari ini IHSG berpotensi menguat dalam range 6.400 s/d 6.450.

BBKP
Membentuk pola hammer yang mengindikasikan pembalikan arah setelah
terkoreksi kemarin.
Rekomendasi: buy 306 s/d 310, TP 324 s/d 340, stop loss <300 .="" p="">
HKMU
Memantul dari support trend line yang melanjutkan penguatannya kembali.
Rekomendasi: buy 366, TP 380, stop loss 360.

PTSN
Membentuk pola doji dan posisi harga di atas support MA20.
Rekomendasi: buy 500 s/d 520, TP 550 s/d 600, stop loss <478 .="" p="">
TINS
Menghampiri resistance trend line, dimana menjadi penentu apakah
downtrend akan berakhir atau berlanjut.
Rekomendasi: sell on strength.

Semoga bermanfaat, happy trading!

Best Regards,
Panin Sekuritas

Analisa Saham APLN, DILD, DYAN dan PTSN

Analisa Saham APLN, DILD, DYAN dan PTSN


APLN
Menguji support MA5, berpotensi melanjutkan penguatan jika berhasil dipertahankan.
Rekomendasi: Buy on support 240, TP 270, stop loss <234 .="" daily="" dari="" hold="" jika="" membeli="" p="" rekomendasi="" sebelumnya.="" sudah="" technical="">
DILD
Melanjutkan penguatan setelah breakout dari resistance pada 420.
Rekomendasi: Buy 420 s/d 428, TP 450, stop loss <400 .="" p="">
DYAN
Membentuk support baru pada 137, tren secara keseluruhan masih menguat.
Rekomendasi: Buy on support 137 s/d 140, TP 150, stop loss <130 .="" p="">
PTSN
Terkoreksi masih di dalam jalur uptrend-nya dengan support tengah pada 550 dan support trend line pada 500.
Rekomendasi: Buy range 515 s/d 550, TP 650 s/d 700, stop loss <500 .="" p="">
Panin Sekuritas

Analisa Saham CPIN, PTSN JPFA dan RALS | 14 Februari 2019

Daily Technical 14 Februari 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Kamis 14 Februari 2019.

IHSG ditutup menurun sebesar 7,2 poin (-0.11%) menuju 6.419,11 pada perdagangan hari Rabu 13 Februari 2019 kemarin. IHSG masih bertahan di zona hijau pada masa sebelum penutupan pukul 16.00 namun berakhir ditutup menurun juga. Perhatikan juga bahwa beberapa sekuritas asing mulai membantah downgrade yang diberikan terhadap Indonesia namun terjadi penjualan investor asing cukup besar pada perdagangan kemarin. Jika penjualan ini tidak berlanjut maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Secara teknikal sendiri IHSG mulai terbatas penurunannya terlihat dari indicator RSI yang melandai. Support teruji secara psikologis ada pada level 6.400.

Hari ini IHSG berpotensi menurun dalam range 6.390 s/d 6.455.

CPIN membentuk pola bullish abandoned baby yang mengindikasikan akan terjadinya rebound. Saham-saham sektor terkait juga turut menguat pada perdagangan kemarin yang bisa menjadi sentimen tambahan bagi penguatan saham ini.
Rekomendasi: buy 7375 s/d 7500, TP 7700 s/d 8000, stop loss <7250 .="" p="">
JPFA menyelesaikan pullback-nya pada Fibo level 38.2% dan dengan demikian penguatan akan berlanjut kembali dengan resistance teruji pada 3000.
Rekomendasi: Buy 2900, TP 3000 s/d 3100, stop loss <2750 .="" p="">
PTSN terlihat memiliki pola dimana penurunan sampai dengan EMA26 selalu mengalami pantulan. Maka hari ini hal yang sama berpotensi terjadi.
Rekomendasi: speculative buy 1560 s/d 1580, TP 1650 s/d 1700, stop loss <1500 .="" p="">
RALS memantul kembali dari support MA5 (bagian dilingkari) yang menandakan uptrend masih akan berlanjut. Uptrend dikatakan selesai apabila harga telah menurun di bawah MA5 dan tidak kembali lagi pada penutupan.
Rekomendasi: buy 1750 s/d 1780, TP 1800 s/d 1850, stop loss <1700 .="" p="">
Semoga bermanfaat, happy trading!
Best Regards,
Panin Sekuritas


Analisa Saham PTSN | 2 Februari 2019

Analisa Saham PTSN


Saham PTSN ditutup menguat pada harga 1680 dengan kenaikan 9.44% pada perdagangan terakhir. Hal ini disertai dengan kenaikan volume yang sangat signifikan. Proses akumulasi saham ini terlihat menarik.

Volatilitas saham ini berada pada area pertengahan ke jenuh beli. Jika ditinjau dari trendnya, maka secara garis besar saham ini berada pada sideways uptrend pada range 1220 - 1795 dengan kecenderungan untuk melanjutkan kenaikannya. .

Rekomendasi : BELI
Target : 1795 - 2040
Resiko : 1485 - 1420 - 1220

Jika menembus ke atas Target Pertama maka akan berpotensi ke Target Kedua. Begitu juga sebaliknya, jika menembus ke bawah Resiko Pertama maka akan berpotensi ke Resiko berikutnya.
Disclaimer ON - Gunakan money management yang baik.


Analisa Saham CPIN, PTPP, PTSN dan TLKM | 18 Januari 2019

CPIN membentuk kembali pola measured moving up dimana selalu ada resistance yang dibentuk dan kemudian dibreakout sebelum melanjutkan penguatan. Saat ini resistance baru yang sudah dibentuk ada pada 8600.
Rekomendasi: buy 8400 s/d 8500, TP 8600 s/d 9000 (swing), stop loss <8200 .="" p="">
PTPP melemah terbatas pada support trend line yang juga berada pada MA5.
Lakukan pembelian selama harga bertahan di atas 2300.
Rekomendasi: buy 2300 s/d 2350, TP 2400 s/d 2500 (swing), stop loss <2250 .="" p="">
PTSN memantul dari support MA5 (bagian dilingkari) yang mengindikasikan bahwa uptrend jangka pendek belum berakhir.
Rekomendasi: buy 1550 s/d 1600, TP 1750 s/d 1800, stop loss <1250 .="" p="">
TLKM membentuk resistance pada 3990. Cukup kuat untuk ditembus dengan resistance psikologis 4000.
Rekomendasi: buy on breakout 4000, TP 4100 s/d 4200, stop loss <3880 .="" p="">


Analisa Saham WSKT, KPAS, PGAS, IKAI dan PTSN

WSKT : Posisi saat ini Sideways UP dengan Penguatan, Aktifitas market maker : netral dengan market interest Middle to overbought, resist di (1890) dan support di (1415), hold selama > 1743, Sangat Potensial.

KPAS : Posisi saat ini Downtrend dengan Koreksi, Aktifitas market maker : Small distribusi dengan market interest UNKOWN, resist di (785) dan support di (350), follow up bila > 495, Hindari.

PGAS : Posisi saat ini Sideways UP dengan Koreksi, Aktifitas market maker : netral dengan market interest Middle to oversold, resist di (2310) dan support di (1905), batasi resiko di < 2133, Waspada.

IKAI : Posisi saat ini Uptrend dengan Penguatan, Aktifitas market maker : Big Akum dengan market interest Middle to oversold, resist di (204) dan support di (117), hold selama > 150, Sangat Potensial

PTSN : Posisi saat ini Uptrend dengan Koreksi, Aktifitas market maker : Small distribusi dengan market interest Overbought, resist di (2240) dan support di (270), batasi resiko di < 1224, Waspada.

Hanna - Tetra X Change


Berita Saham PTSN | 27 Desember 2018

BEI SUSPENSI PERDAGANGAN SAHAM SAT NUSAPERSADA

IQPlus, (27/12) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Sat Nusapersada Nusantara Tbk (PTSN) mulai sesi pertama perdagangan Kamis 27 Desember 2018.

Menurut keterangan BEI disebutkan, suspensi dilakukan sehubungan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PTSN, dalam rangka cooling down maka BEI memutuskan untuk perlu melakukan penghentian sementara.

Penghentian sementara dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai guna memberi waktu yang memadai bagi para pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham PTSN.

Harga saham PTSN pada pada 30 Oktober 2018 masih berada di level Rp290 dan ditutup di level Rp1815 pada 26 Desember 2018 kemarin. (end)


PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) Jual Saham


PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) berencana menjual kembali saham hasil buyback. Produsen ponsel ini akan menggunakan dana tersebut untuk perluasan usaha.

Analis Semesta Indovest Aditya Perdana Putra mengatakan, aksi korporasi yang dilakukan oleh PTSN berdampak positif bagi kinerjanya.

"Tentu itu positif, ekspansi itu akan memberikan posisi yang bagus untuk perusahaan dalam jangka panjang dan menyehatkan neraca keuangan ke depannya," jelasnya, Kamis (23/8).

Aditya bilang kinerja PTSN sejauh ini cukup baik, tapi ada kenaikan utang di jangka pendek yang nilainya cukup besar dan dalam denominasi dollar AS.

"Ini yang harus diperhatikan jika kita melihat akhir-akhir ini pergerakan rupiah melemah terhadap dollar dan tentu akan mempengaruhi solvency perusahaan, posisi DER (debt to equity ratio) sudah di atas 1,65 kali," katanya.

Namun terlepas dari hal itu, Aditya mengungkapkan, kinerja perseroan memang terdongkrak karena ASUS telah berinvestasi di Indonesia melalui PTSN.

"Pendapatan yang berasal dari industri khususnya ASUS juga terbilang tinggi, begitupun dari jasa perakitan yang berasal dari Erajaya. Kinerja laba bersih di prediksi akan bisa mencapai sekitar Rp 65 milyar. sejauh ini kondisi bisnis sampai dengan akhir tahun masih cukup positif," tandasnya.

Namun, ia bilang secara likuditas agak bermasalah karena saham PTSN kurang likuid, hal ini yang harus diperhatikan oleh investor.

"Saya sarankan untuk wait and see dulu dan karena sudah priced in, maka saat ini target harga netral untuk jangka panjang hingga akhir tahun di level Rp 350 per saham," tambahnya.

Untuk diketahui, pada periode semester I 2018, PTSN membukukan kinerja yang cukup memukau.

PTSN membukukan kenaikan pendapatan sebesar 57,2% menjadi US$ 66,60 juta dari US$ 42,36 juta pada periode serupa di tahun lalu.

Beban pokok penjualan naik 56% menjadi US$ 59,18 juta dari US$ 37,99 juta pada periode yang sama di tahun lalu.

Meskipun demikian, dalam periode enam bulan pertama tahun ini PTSN sukses membukukan peningkatan laba bersih yang cukup tinggi sebesar 544% menjadi US$ 2,38 juta dari US$ 369,771 pada periode yang sama di tahun lalu.

Total aset PTSN juga naik 107,2% menjadi US$ 139,23 juta pada periode Juni 2018 dari US$ 67,20 juta pada akhir tahun lalu.

Berdasarkan data dari RTI, saat ini Price Earning Ratio (PER) PTSN sebesar 9,49 kali dan hingga akhir perdagangan hari ini, harga saham PTSN stagnant di level Rp 370 per saham.

http://investasi.kontan.co.id/news/harga-sudah-priced-in-analis-sarankan-wait-and-see-saham-sat-nusapersada-ptsn