Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 3 Juli 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team

*Market Review 03 Juli 2018*

Tercatat 67 saham menguat dan 360 saham melemah. IHSG -112.83 poin (-1.96%) ke level 5,633.93, dan LQ-45 -19.25 poin (-2.13%) ke level 882.83.

Sectoral Return :
- Agri -0.90%
- Mining -1.18%
- Basic-Ind -3.88%
- Misc-Ind -3.06%
- Consumer -0.98%
- Property -1.45%
- Infrastructure -2.58%
- Finance -2.00%
- Trade -1.83%

Investor asing *net sell* senilai Rp 538 Milyar.

*USD/IDR +7 poin (+0.05%) terhadap Rupiah di angka 14,397*.

*Saham yang ditutup menguat*

- *TOPS ditutup menguat Rp 100 (+2,49%) ke level Rp 4.110*. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) mulai memperdagangkan harga nominal saham baru di pasar reguler/negosiasi pada 9 Juli 2018 mendatang dalam rangka pemecahan nominal saham (stock split). Menurut keterangan yang diperoleh Selasa, perdagangan saham dengan nominal baru di pasar tunai pada 12 Juli 2018.

*Saham yang ditutup melemah*

- *PGAS melemah Rp 320 (-16,41%) ke level Rp 1.630*. PT Perusahaan Gas Negara Tbk resmi melakukan proses pengambilalihan saham Pertagas yang dimiliki, PT Pertamina (Persero). Total nilai nominal akuisisi sebesar Rp16,6 triliun atau setara 51% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam Pertagas. Proses ini dilakukan setelah kedua BUMN sektor energi tersebu menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat atau conditional sales purchasing agreement (CSPA) pada Jumat 29 Juni 2018, di Kementerian BUMN. Melalu perjanjian ini maka Pertagas akan terkonsolidasi dan menjadi anak perusahaan PGN.

- *WSBP melemah Rp 14 (-3,80%) ke level Rp 354*. Hingga per Juni 2018, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp 2,97 triliun. Sehingga total Nilai Kontrak Dikelola sampai dengan saat ini sebesar Rp 15,93 triliun. Adapun kontrak baru ini berasal dari sejumlah proyek besar antara lain proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, proyek Jalan Tol Tebing Tinggi-Indrapura, dan proyek Jalan Tol Kraksaan-Probolinggo, NCICD (National Capital Integrated Coastal Development), dan Rukan Golf Island, dan proyek lainnya. Selain itu, hingga Juni 2018, WSBP berhasil memperoleh pendapatan termin sebesar Rp 5,21 triliun.

- *ADHI melemah Rp 55 (-3,09%) ke level Rp 1.720*. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) melakukan penambahan penyertaan modal kepada anak perusahaan yakni PT Adhi Persada Gedung melalui skema penyertaan modal disetor. Menurut keterangan perseroan Selasa disebutkan, nilai transaksi penyertaan sebesar Rp500 miliar.

- *INDF melemah Rp 275 (-4,21%) ke level Rp 6.250*. IndoAgri, anak perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mengumumkan bahwa Companhia Mineira de Acucar e Alcool Parcitipacoes (CMAA) yang merupakan perusahaan patungan antara perseroan dan JF Family (50:50) telah menandatangani perjanjian dengan JFLIM Participacoes. Menurut keterangan perseroan Selasa, JFLIM mengalihkan seluruh kepemilikannya di Vale do Pontal Acucar e Alcool Ltda (UVP) anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh JFLIM kepada CMAA. JFLIM adalah perusahaan patungan JF Family dengan Rio Grande Investment yang merupakan bagian dari Grup Salim (50:50).

- *GJTL melemah Rp 25 (-3,59%) ke level Rp 670*. PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mengakuisisi 92,9% saham PT Filamendo Sakti milik PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG). Akuisisi ini bernilai Rp 4,55 miliar. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/7), Gajah Tunggal mennyebut, transaksi ini adalah transaksi afiliasi karena Gajah Tunggal memiliki 25,56% saham Polychem. Gajah Tunggal mengakuisisi Filamendo untuk menjamin pasokan, kualitas serta menurunkan biaya produksi untuk melanjutkan integrasi vertikal hulu rantai produksi. Filamendo memproduksi benang filament nilon 6 yang merupakan bahan baku utama kain ban nilon 6.

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 3 Juli 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (Juli 3, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
IHSG turun 0,9% kemarin menyusul inflasi yang soft tak terduga (3,1% YoY vs bulan sebelumnya 3,2%). Selain itu, kami menduga investor tetap berhati-hati menjelang pelaksanaan tarif dagang AS dan China pada 6 Juli. Press menyoroti bahwa Trump meminta Arab Saudi untuk tambahan produksi minyak mentah yang menjaga harga minyak pada rollercoaster ride. Secara keseluruhan, sentimen cenderung tetap soft untuk sementara waktu. Kami memperkirakan market akan test rebound mengikuti imbal positif dari market AS.


The Asiamoney Brokers Poll 2018 will run from June 4~August 10. 
We would appreciate if you could participate.
Click to participate (https://goo.gl/Lmg3Ro)
Click for the methodology (https://goo.gl/3NiDU5)


Market Indicator
JCI: 5,746.77 (-0.90%)
EIDO: 22.74 (-1.00%)
DJIA: 24,307.18 (+0.15%)
FTSE100: 7,547.85 (-1.17%)
USD/IDR: 14,390 (+0.42%)
10yr GB yield: 7.79% (-1bps)
Oil Price: 73.94 (-0.28%)
Foreign net purchase: -IDR193.7bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BBRI, BBCA, PTBA, ONKP, TLKM
TOP SELL: ASII, BMRI, TKIM, BDMN, AMRT

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBRI, BBCA, TLKM, SWAT, ASII

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Indeks manufaktur ISM naik menjadi 60,2% di bulan Juni dari 58,7%
Belanja konstruksi 0,4% lebih tinggi pada bulan Mei, Menurut Departemen Perdagangan
Final Mark AS. PM manufaktur Juni 55,4 vs pendahuluan 54,6

*MPPA + 9.3%. Matahari Putra Prima incar dana Rp 806.6 miliar dari PUT (Penawaran Umum Terbatas) V
*GJTL + 0.7%. Gajah Tunggal beli saham produksi benang filament
*MLPL + 1.0%. Multipolar (MLPL) akan right issue dengan target Rp 503,23 miliar
*BBKP +24.8%  Bukopin right issue Rp 1.5 triliun, kookmin pembeli siaga
*IKAI - 1.3%. Intikeramik stock split 1:2
*AISA -21.7%. Hingga 31 Desember 2017, Tigapilar Food rugi Rp 551.90 miliar

Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily,5,746.77(-0.90%), consolidation, trading range hari ini 5,734– 5,804. Kenaikan pada indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized  masih terlihatnamun. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized, indikator RSI optimized  dan Stochastic %D optimized masih terlihat turun, dengan demikian kenaikkan indeks ini  masih belum relatif stabil. Daily resistance terdekat di 5,804 dan support di 5,734. Cut loss level di 5,606.

*ERAA Daily, 2,500(+2.46%), trading buy ,trading range 2,440– 2,650. indikator MFI  optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik lebih lanjut. Daily support di 2,440 dan daily resistance di 2,790.Cut loss level di 2,350.

*INDY Weekly, 3,380(-1.17%),trading buy,  3,260 – 3,700. indikator MFI optimized, W%R optimized  dan Stochasti%D optimized akan menguji support trend line dengan kecenderungan menguat. Daily dan Weekly resistance di 3,520  dan 3,700. Sementara itu daily dan weekly support di 3,340 dan 3,260. Cut loss level di 3,220.

*BRPT Weekly, 1,980 (0.0%), trading buy, trading range 1,900 – 2,120 Indikator MFI  optimized dan indikator Stochastic %D optimized akan menguji support trend line . Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi mulai terbatas dengan kecenderungan menguat. Perkiraan daily dan weekly resistance di  2,040 dan 2,120. Daily support dan weekly support di 1,930 dan 1,900. Cut loss level di 1,890.

Daily write up
Jasa Marga (JSMR) Let the sunshine in by Giovanni Dustin (giovanni@miraeasset.co.id)

- JORR integration provides potential upside - Integrasi JORR direncanakan efektif akhir bulan ini; Kami memperkirakan bahwa ini dapat menaikan tarif rata-rata per km JORR sekitar 30-40%.

- Minimal impact from odd-even regulation - Pendapatan harian rata-rata di Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang, dan Jagorawi meningkat (sedikit) 0-1%, setelah implementasi regulasi ganjil-genap.

- No further impact from tariff cut (for now) - Pemerintah saat ini tidak memiliki rencana lebih lanjut untuk menerapkan pemotongan tarif pada rute lain

- Maintain Buy; Target price: IDR5,900.



PSAB siap menambang emas di Doup & Pani (Kontan)
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) berencana untuk menambang kawasan konsesi emas baru untuk tahun ini. Saat ini PSAB hanya menambang blok Bakan dan Seruyung yang terletak di Sulawesi Utara dan Kalimantan Timur. Selanjutnya, PSAB telah menyelesaikan tahap studi kelayakan untuk blok Doup dan Pani.

Mitra Pinasthika telah menyelesaikan divestasi USD436 juta (Investor Daily)
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) telah menyelesaikan bisnis pelumas divestasi 100%, yaitu PT Federal Karyatama ke Esso Petroleum Company Limited. Nilai divestasi ini mencapai USD436 juta.

Reminder Corporate Action | 3 Juli 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Reminder Corporate Action

Selasa, 3 Juli 2018
1. RUPS: WSBP
2. Cum Date Cash Dividen: ASBI Rp. 10, GGRM Rp. 2,600, LION Rp. 15, LMSH Rp. 10, MNCN Rp. 15, SRTG Rp. 74, UNIC Rp. 92
3. Cum Date Stock Split: MINA Rasio 1:5
4. Cum Date Reverse Stock: IBFN Rasio 5:1
5. IPO Offering period (Start): PT Sinergi Megah Internusa Tbk, PT NFC Indonesia Tbk, PT Pollux Properti Indonesia Tbk, dan PT Mahkota Group Tbk
6. IPO Offering Period (End):  Indonesia Kendaraaan Terminal Tbk
7. IPO Allotment: PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk

Rabu, 4 Juli 2018
1. Cum Date Cash Dividen: BBYB Rp. 1.11, BMTR Rp. 5, CAMP Rp. 3, INKP Rp. 100, LCKM Rp. 1, SMAR Rp. 30, SOCI Rp. 2, TKIM Rp. 30
2. Recording Date Cash Dividen: AMIN Rp. 8, PICO Rp. 2, RDTX Rp. 55
3. IPO Offering Period (End): PT Batavia Prosperindo Trans Tbk, PT Jaya Sukses Makmur SentosaTbk
4. IPO Allotment: PT Transcoal Pacific Tbk
5. IPO Refund Date: PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk

Analisa Saham PTBA, DFAM, ERAA dan MPPA | 3 Juli 2018


Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 03 JULI 2018 (DAILY)

1. (PTBA) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 4100 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 4170 dan 4200. Stop Loss jika turun dibawah 3900. Range Buy hari ini di 3950-4010.

2. (DFAM) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1175, Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 1205 dan 1270. Stop loss jika turun dibawah 1070. Range Buy hari ini 1080-1120.

3. (ERAA) Hari ini akan uji resisten terdekat di 2630 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 2700  dan 2780. Stop loss jika turun dibawah 2400. Range Buy hari ini di 2450 - 2500.

4. (MPPA) Hari ini akan uji resisten terdekat di 264  Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 276 dan 282. Stop loss jika turun dibawah 236. Range Buy hari ini di 250-260.

TRADING CEPAT (FAST TRADE)
1. BBKP BUY JIKA BREAK 440, Target di 458 dan 470. Stoploss jika turun dibawah 420.

2. FINN BUY JIKA BREAK 94, Target di 98 dan 104. Stoploss jika turun dibawah 86.

TETAP PERHATIKAN KONDISI MARKET JUGA YAH
Disclaimer On
STOCK PRENEUR
Semoga pada cuan hari ini

Rekomendasi Saham William Hartanto | 3 Juli 2018


WH Project Outlook 3 Juli 2018.

IHSG ditutup menurun 52,46 poin (-0.9%) menuju level 5746,77 pada perdagangan hari Senin 2 Juli 2018.

Sempat menguat pada sesi pertama, dan pada sesi 2 IHSG kembali menurun lantaran USDIDR kembali menguat menjadi sentimen negatif seolah upaya BI menyelamatkan Rupiah gagal. Namun tidak benar demikian karena USDIDR memang masih dalam trend menguat namun saat ini mulai stabil. USDIDR sendiri diprediksi masih akan menguat dengan target potensial 14700.

Lalu, bagaimana IHSG hari ini?

IHSG VIEW

IHSG berpeluang mixed kembali dengan range 5667 s/d 5800.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: BDMN, PTBA, dan ERAA.

Semoga bermanfaat, happy trading!

Analisa Saham ERAA, INDY dan BRPT | 3 Juli 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
July 3, 2018
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily,5,746.77(-0.90%), consolidation, trading range hari ini 5,734– 5,804. Kenaikan pada indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized  masih terlihatnamun. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized, indikator RSI optimized  dan Stochastic %D optimized masih terlihat turun, dengan demikian kenaikkan indeks ini  masih belum relatif stabil. Daily resistance terdekat di 5,804 dan support di 5,734. Cut loss level di 5,606.

ERAA Daily, 2,500(+2.46%), trading buy ,trading range 2,440– 2,650. indikator MFI  optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik lebih lanjut. Daily support di 2,440 dan daily resistance di 2,790.Cut loss level di 2,350.

INDY Weekly, 3,380(-1.17%),trading buy,  3,260 – 3,700. indikator MFI optimized, W%R optimized  dan Stochasti%D optimized akan menguji support trend line dengan kecenderungan menguat. Daily dan Weekly resistance di 3,520  dan 3,700. Sementara itu daily dan weekly support di 3,340 dan 3,260. Cut loss level di 3,220.

BRPT Weekly, 1,980 (0.0%), trading buy, trading range 1,900 – 2,120 Indikator MFI  optimized dan indikator Stochastic %D optimized akan menguji support trend line . Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi mulai terbatas dengan kecenderungan menguat. Perkiraan daily dan weekly resistance di  2,040 dan 2,120. Daily support dan weekly support di 1,930 dan 1,900. Cut loss level di 1,890.

Analisa Saham UNTR, GGRM dan ERAA | 3 Juli 2018


IHSG (5.675-5.815) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 5.675 kemudian  5.600 dengan resist di level 5.815 kemudian 5.880

UNTR (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 33.175 kemudian 33.825 dengan support di level 31.700, cut loss jika break 31.000.

GGRM (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 70.300 kemudian 72.050 dengan support di level 67.500, cut loss jika break 66.000.

ERAA (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.550 kemudian 2.600 dengan support di 2.450, cut loss jika break 2.400.

Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5fau

Update Harga Penting Saham | 3 Juli 2018


Stocks rose on Monday, the first trading day of the third quarter, led by strong gains in tech. But lingering concerns about the Trump administration's trade policies kept a lid on gains.

Dow.......24307   +35.8       +0.15%
Nasdaq...7568   +57.4        +0.76%
S&P 500..2727   +8.3          +0.31%

FTSE........7548    -89.1        -1.17%
Dax........12238    -67.8        -0.55%
CAC.........5277    -46.8        -0.88%

*Nikkei.....21812    -492.6    -2.21%*
HSI..........28955   closed   +0%
*Shanghai..2776    -71.9      -2.52%*
ST Times..3239    -29.8      -0.91%

Indo10Yr..8.0917       -0.0309   -0.38%
INDOBex232.8420    -0.2813   -0.12%
US10Yr........2.866     +0.017    +0.60%
VIX..............15.60      -0.49        -3.05%

USDIndx ....94.871    +0.401     +0.42%
Como Indx197.4998 -2.8854   -1.44%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL......66.84      -0.09        -0.13%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS....136.07     unch        +0%     
(5-yr INOCD5)

*IDR........      -               -              -%*
*Jisdor....14331        -73           -0.51%*
*IDR Fut..14350        +58          +0.41%*

Euro.........1.1636     -0.0048     -0.41%

TLKM.......25.50       -0.51         -1.96%
(3654)
EIDO.........22.74       -0.23         -1.00%
EEM..........43.90      -0.43         -0.99%

Oil...........73.96         -0.19          -0.26%
Gold ......1243.00     -7.40          -0.59%
Timah...19732.50    +32.50      +0.16%
Nickel...14575.00     -375.00     -2.51%

Coal price.115.00  +1.10      +0.97%
(Jul/Newcastle)
Coal price.111.80  +0.80      +0.72%
(Agt/Newcastle)
Coal price..98.75   +0.60      +0.61%
(Jui/Rotterdam)
Coal price..98.10   +0.60      +0.62%
(Agt/ Rotterdam)

CPO(Sept)  2332    +10        +0.43%
(Source: bursamalaysia.com)             
*Corn...........347.00  -12.50   -3.48%*
SoybeanOil 29.39     -0.35     -1.18%
*Wheat........480.25  -21.00   -4.19%*

Rubber.......172.50   -2.40      -1.37%
(Tokyo)JPY/kg
 
*Pulp(BHKP) 1050.00  unch  +0%*
(26Jun - 02Jul)

* : weekly


(DE/ls 03-07-18)

Watchlist Saham TemanTrader | 3 Juli 2018


IDX  DIRECTION 3 Juli 2018

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Naiknya Dollar dan BBM Membuat Index Masuk Kembali Ke Area SIDEWAYS 5660-5800

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BHIT GGRM HMSP LCGP     (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade : BBKP META, SIMA, PBRX, RODA   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut
https://temantrader.com/2018/07/3-juli-2018/

Terima kasih

TEMAN TRADER

Saham TINS | Penambangan Ramah Lingkungan PT Timah Tbk


PT Timah Tbk (TINS) menerapkan penambangan bijih timah yang ramah lingkungan, guna menjaga kelestarian lingkungan di wilayah operasional perusahaan berplat merah itu.

"Kita terus berusaha melakukan inovasi teknologi dan proses penambangan. Untuk teknologi ramah lingkungan ini, PT Timah sudah menyiapkannya sejak 2012," kata Direktur Operasi dan Produksi �PT Timah Tbk Alwin Albar di Pangkalpinang, Senin.Ia mengatakan konsep teknologi penambangan yang diterapkan yaitu sub surface mining dan PT Timah sudah melakukan eksperimen dan improve di akhir 2012. "Poses pematenan sudah dilakukan sejak 2015 dan mulai dioperasikan pada Februari 2018," ujarnya.

Alwin mengatakan saat ini teknologi sub surface mining baru dioperasikan untuk penambangan di darat dan ditargetkan 2019 teknologi diterapkan penambangan di laut. Dalam penerapannya PT Timah akan menggandeng masyarakat sebagai mitra untuk menggunakan teknologi tersebut.

"Kami baru mendistribusikan sebanyak 30 unit untuk penambangan di Bangka, dan 10 unit di Belitung. Memang masih belum banyak karena pendistribusian baru dibuka pada Mei kemarin," ujarnya. (end)

http://www.iqplus.info/news/stock_news/tins-timah-terapkan-teknologi-tambang-ramah-lingkungan,83064956.html

Saham SOCI | Dividen PT Soechi Lines Tbk


PT Soechi Lines Tbk (SOCI) segera membagikan dividen tunai dari laba tahun buku 2017. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (27/6) lalu, SOCI sepakat menggunakan laba bersihnya senilai Rp 14,11 miliar sebagai dividen tunai.

Dalam pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Senin (2/7), tanggal terakhir perdagangan saham dengan hak dividen alias cum dividen saham SOCI di pasar reguler dan negosiasi pada 4 Juli 2018. Sementara, cum dividen di pasar tunai pada 9 Juli 2018.

Pencatatan daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai atau recording date juga akan dilakukan pada 9 Juli 2018. Selanjutnya, pemegang saham akan menerima pembayaran dividen tunai pada 26 Juli 2018.

Tahun ini, SOCI menetapkan jumlah dividen sebesar Rp 2 per saham. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, akhir tahun lalu, SOCI membukukan laba bersih sebesar Rp 292,3 miliar atau naik dari laba bersih tahun sebelumnya sebesar Rp 284,9 miliar.

https://investasi.kontan.co.id/news/soechi-lines-bagikan-dividen-rp-2-per-saham-catat-jadwalnya

Saham ICBP | Prospek Kinerja PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk


Prospek kinerja PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) masih tergolong positif pada tahun ini. Akan tetapi, emiten ini perlu mewaspadai meningkatnya persaingan di industri mi instan pada tahun ini.

Persaingan dalam bisnis mi instan berpotensi meningkat berkat adanya beberapa pemain baru yang bermunculan, contohnya PT Fit Indonesia Tama yang memiliki produk Fit Mee. Selain itu, segmen yang dibidik oleh produsen mi instan kali ini kian beragam.

Stella Amelinda, analis Ciptadana Sekuritas Asia berpendapat, ketatnya persaingan membuat ICBP mau tidak mau harus terus berinovasi dengan mengeluarkan varian terbaru guna memperluas target pasar. ICBP juga diharapkan tidak menaikkan harga produk-produknya untuk memenangkan persaingan dengan para kompetitornya.

Di sisi lain, analis Indo Premier Sekuritas, Putri Tobing menilai ICBP masih cukup solid untuk bersaing dalam industri mi instan. Buktinya, pendapatan penjualan mi instan ICBP tumbuh 7,1% (yoy) pada kuartal I-2018 lalu. Sebaliknya, menurut data Nielsen, volume penjualan mi instan di Indonesia justru turun 8% (yoy) pada kuartal yang sama.

“Kinerja penjualan mi instan ICBP yang kuat pada tahun ini sangat kontras dengan penjualan yang diperoleh pada industri secara keseluruhan,” ungkap Putri dalam riset 28 Mei. Lebih lanjut, hasil ini juga menunjukkan adanya peningkatan pangsa pasar mi instan ICBP di tengah lemahnya daya beli konsumen di Indonesia.

Putri merekomendasikan beli saham ICBP dengan target harga Rp 9.560 per saham. Ia memprediksi, ICBP dapat memperoleh pendapatan sebesar Rp 38,88 triliun pada akhir tahun nanti. Di waktu yang sama, laba bersih perusahaan ditaksir mencapai Rp 4,12 triliun.

Setali tiga uang, Stella juga merekomendasikan beli saham ICBP dengan target Rp 9.600 per saham. Hari ini, saham ICBP menguat 0,28% ke level Rp 8.875 per saham.

https://investasi.kontan.co.id/news/icbp-perlu-mewaspadai-peningkatan-persaingan-bisnis-mi-instan

Saham SMDR | Jadwal Pembagian Dividen PT Samudera Indonesia Tbk


PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) segera membagikan dividen tunai dari laba tahun buku 2017 kepada para pemegang saham. Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (28/6) lalu, menyetujui penggunaan laba bersihnya senilai Rp 65,5 miliar sebagai dividen tunai.

Dalam pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Senin (2/7), tanggal terakhir perdagangan saham dengan hak dividen alias cum dividen saham SMDR di pasar reguler dan negosiasi pada 18 Juli 2018. Sementara, cum dividen di pasar tunai pada 23 Juli 2018.

Pencatatan daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai atau recording date juga akan dilakukan pada 23 Juli 2018. Selanjutnya, pemegang saham akan menerima pembayaran dividen tunai pada 31 Juli 2018.

Tahun ini, SMDR menetapkan jumlah dividen sebesar Rp 20 per saham. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, akhir tahun lalu, SMDR memperoleh laba bersih sebesar US$ 9,68 juta. Laba bersih SMDR susut 21,09% jika dibandingkan dengan tahun 2016, yakni sebesar US$ 12,27 juta.

https://investasi.kontan.co.id/news/simak-jadwal-pembagian-dividen-samudera-indonesia-berikut

IMAS | Dividen PT Indomobil Sukses Internasional Tbk


PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) segera membagikan dividen tunai dari laba tahun buku 2017 kepada para pemegang sahamnya. Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (28/6) lalu, telah menentukan laba bersihnya senilai Rp 13,82 miliar sebagai dividen tunai.

Dalam pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Senin (2/7), tanggal terakhir perdagangan saham dengan hak dividen alias cum dividen saham IMAS di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Juli 2018. Sementara, cum dividen di pasar tunai pada 10 Juli 2018.

Pencatatan daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai atau recording date juga akan dilakukan pada 10 Juli 2018. Selanjutnya, pemegang saham akan menerima pembayaran dividen tunai pada 1 Agustus 2018.

Tahun ini, IMAS menetapkan jumlah dividen sebesar Rp 5 per saham. Sebagai informasi, sepanjang tahun lalu, sejatinya IMAS mencatat rugi bersih sebesar Rp 64 miliar. Adapun, untuk pembagian dividen tahun ini, perusahaan menyatakan memakai sisa dari laba ditahan pada tahun-tahun sebelumnya.

https://investasi.kontan.co.id/news/dividen-tunai-indomobil-rp-5-per-saham-simak-jadwalnya

AISA | Hubungan Bulog dan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbkberi


Masih ingat rumor Perum Bulog berniat mengambil alih bisnis beras PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA)? Pihak Bulog sudah membantah rumor ini. Meski tak berniat mengakuisisi bisnis beras AISA, perusahaan pelat merah ini ternyata punya kerjasama bisnis dengan AISA.

Hal tersebut terungkap dalam laporan keuangan AISA periode 2017. Manajemen AISA, dalam laporan keuangan yang dirilis akhir pekan lalu ini, melaporkan, Bulog memiliki perjanjian kerjasama dengan tiga anak usaha AISA, yakni PT Sukses Abadi Karya Inti (Sakti), PT Indo Beras Unggul (IBU) dan PT Jatisari Srirejeki (JSR).

Kerjasama tersebut berupa kerjasama pengolahan gabah dan beras. "Pengolahan itu untuk produksi beras premium Bulog," tulis manajemen dalam laporan keuangan. Sebagai imbal hasil, Sakti, IBU dan JSR mendapat sisa hasil beras produksi Bulog. Perjanjian tersebut berlaku mulai 28 Februari 2018 dan akan berakhir 31 Desember 2018.

Yang menarik, AISA sejatinya sudah mengumumkan rencana divestasi bisnis beras sejak akhir tahun lalu. Namun, baik manajemen AISA dan Bulog belum menanggapi permintaan konfirmasi KONTAN terkait kerjasama tersebut.

Selain dengan Bulog, SAKTI juga menjalin kerjasama dengan PT Pertani. Kedua perusahaan ini sepakat menjalin kerjasama di bidang pengadaan, pengolahan dan penjualan beras premium dengan merek Delman.  Minimal volume produksi yang ditetapkan sebesar 30.000 ton, terhitung sejak Februari hingga Desember 2018.

Perjanjian kerjasama tersebut menetapkan, Sakti bakal menerima penghasilan Rp 536 per kilogram (kg) dari pengolahan gabah menjadi beras premium. Sementara dari pengolahan beras menjadi beras premium, Sakti bakal menerima Rp 260 per kg.

Jika ditotal, maka Sakti bakal menerima pendapatan sekitar Rp 23,88 miliar. Sakti juga masih akan memperoleh pemasukan 50% dari total penjualan beras Delman.

Rekor harga terendah

Kepala Riset Narada Aset Manajemen Kiswoyo Adi Joe menilai, meski ada pemasukan baru dari Bulog dan Pertani, tapi ekspansi tersebut belum cukup menjadi sentimen positif bagi pergerakan saham AISA. Selain karena nilainya kecil, permasalahan AISA saat ini terletak pada kepercayaan investor.

Asal tahu saja, pada perdagangan kemarin harga saham AISA ditutup di Rp 191 per saham. Ini adalah rekor harga terendah AISA sejak Oktober 2007 silam.

Perhatian investor sekarang tertuju pada kemampuan AISA melunasi utang obligasi yang sudah jatuh tempo. "Memang harus secepatnya dilunasi, kalau terus berusaha dan berusaha justru semakin membuat investor ragu," imbuh Kiswoyo, Senin (2/7).

Dia menambahkan, masih ada skenario lain bagi AISA agar bisa mendapat duit untuk melunasi utang. Caranya, dengan menjual aset grup selain AISA. Cuma memang, hal itu tak mudah dilakukan karena ada potensi grup bakal kehilangan bisnisnya.

Berdasarkan laporan keuangan AISA, bisnis beras menekan pendapatan sepanjang tahun lalu. Penjualan AISA di segmen beras turun 39% menjadi Rp 2,49 triliun. Sedang pendapatan dari segmen makanan ringan hanya naik kurang dari 2% menjadi Rp 2,61 triliun.

Alhasil, AISA mencatat penjualan bersih konsolidasi sebesar Rp 4,92 triliun. Angka terebut turun 25% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 6,54 triliun.

Selama masih banyak ketidakpastian, Kiswoyo tak menyarankan investor masuk ke saham AISA. "Jika sudah terlanjur punya, cut loss, tapi kalau belum jangan masuk," imbuh Kiswoyo.
https://investasi.kontan.co.id/news/ada-bulog-di-bisnis-beras-premium-tiga-pilar-aisa

Trading Plan Saham BMRI, ADRO, TLKM dan TINS | 3 Juli 2018


PT. KGI Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (3/7/2018) di kisaran support 5.715—5.660—5.570—5.450—5.250, dan resisten 5.840—5.900—5.950—6.060—6.100—6.150—6.220.

“Sentimen positif di IHSG mulai terdiskon,” kata Yuganur Wijanarko, periset senior PT. KGI Sekuritas Indonesia seperti dikutip dari risetnya.

Dikemukakan sentimen positif di IHSG mulai terdiskon, sehingga disarankan untuk melakukan akumulasi trading buy pada pullback koreksi minor ke support.

“Versus mengejar kenaikan jangka pendek, untuk mengurangi risiko terjadinya breakdown dan terjebak ke dalam kontinuasi momentum penurunan downtrend,” kata Yuganur.

PT. KGI Sekuritas Indonesia pada perdagangan hari ini merekomendasikan BUY saham BMRI, TLKM, ADRO, TINS, dengan uraian sebagai berikut:

Bank Mandiri (BMRI)
Profit taking target Rp6.750—Rp6.850
Entry (1) Rp6.475, Entry (2) Rp6.375, Cut loss point Rp6.275

Telekomunikasi (TLKM)
Profit taking target Rp3.870-Rp3.970
Entry (1) Rp3.620, Entry (2) Rp3.520, Cut loss point Rp3.410

Adaro Energy (ADRO)
Profit taking target Rp1.820-Rp1.920
Entry (1) Rp1.675, Entry (2) Rp1.625, Cut loss point Rp1.595

Tambang Timah (TINS)
BUY. Profit taking target Rp.815-Rp835
Entry (1) Rp785, Entry (2) Rp775, cut loss point Rp765

http://market.bisnis.com/read/20180703/189/812058/kgi-sekuritas-3-juli-rekomendasi-4-saham

Analisa Saham PTPP, SILO dan BNGA | 3 Juli 2018


Berikut ini rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (3/7) besok.

1. PT PP Tbk (PTPP)

Sebelumnya terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham PTPP. Hal ini didukung oleh indikator RSI yang sudah menunjukkan jenuh jual atau oversold.

Rekomendasi: Buy
Support: Rp 1.800
Resistance: Rp 2.200

Muhammad Nafan Aji
Binaartha Parama Sekuritas

2. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)

Saham SILO bergerak di dekat garis bawah bolinger band. Indikator stochastic berada di level 8 sedangkan MACD masih bergerak turun.

Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 4.500
Resistance: Rp 6.000

Kiswoyo Adi Joe
Narada Asset Manajemen

3. Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)

Inverted hammer candle dengan volume perdagangan menurun dan indikator RSI melemah. Saham BNGA berpotensi menguji support di level 905—930 dan stop loss jika break di level 900.

Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 905
Resistance: Rp 1020

Achmad Yaki
BCA Sekuritas

https://investasi.kontan.co.id/news/simak-rekomendasi-teknikal-ptpp-silo-dan-bnga-berikut

Analisa Saham ADHI, INDF, KRAS, PWON, RALS dan WSKT | 3 Juli 2018


Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks saham masih berpotensi menguat dalam perdagangan hari ini, Selasa (03/07).

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.718,286 hingga 5.689,802.

Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.803,738 hingga 5.860,706. Berdasarkan indikator, adapun MACD sudah berada di area negatif.

Sementara itu, indikator Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. Terlihat pola upward bar sehingga diharapkan agar pergerakan indeks saham masih berpotensi menguat.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ADHI, Daily (1775) (RoE: 4.89%; PER: 21.80x; EPS: 81.44; PBV: 1.05x; Beta: 2.18):* Saat ini, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1760 – 1790, dengan target harga secara bertahap di level 1845, 1930, 2000, 2300, 2600 dan 2900. Support: 1705.

*INDF, Daily (6525) (RoE: 9.58%; PER: 12.22x; EPS: 540.24; PBV: 1.17x; Beta: 0.88):* Saat ini bahwa pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level level 6500 – 6600, dengan target harga secara bertahap di level 6750 dan 6850. Support: 6400.

*KRAS, Daily (440) (RoE: -1.07%; PER: -31.70x; EPS: -13.88; PBV: 0.34x; Beta: 0.91):* Fase akumulasi masih terbentuk dalam rangka pembentukkan pola uptrend ke depannya. “Akumulasi Beli” pada area level 434 – 444, dengan target harga secara bertahap di level 464, 500, 545, 650 dan 755. Support: 414 & 384.

*PWON, Daily (530) (RoE: 16.25%; PER: 11.34x; EPS: 46.72; PBV: 1.84x; Beta: 2.14):* Sebelumnya terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Sementara itu, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 520 – 530, dengan target harga secara bertahap di level 550 dan 560. Support: 500.

*RALS, Daily (1410) (RoE: 1.67%; PER: 170.29x; EPS: 8.28; PBV: 2.84x; Beta: 1.53):* Adapun pergerakan harga masih bertahan di atas garis MA 60 sehingga potensi uptrend masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1380 - 1410, dengan target harga secara bertahap di level 1470, 1600 dan 1730. Support: 1370.

*WSKT, Daily (1925) (RoE: 23.73%; PER: 4.30x; EPS: 447.16; PBV: 1.15x; Beta: 2.08):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1910 - 1930, dengan target harga secara bertahap di level 2050, 2150, 2500 dan 2800. Support: 1860.

http://market.bisnis.com/read/20180703/189/811951/binaartha-sekuritas-indeks-saham-masih-berpotensi-menguat

Analisa Saham BMRI | 3 Juli 2018


Setelah sepanjang tahun berjalan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terkoreksi, investor berpeluang melihat penguatan teknikal (technical rebound) dalam jangka pendek.

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pasca-pengumuman rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin. Merespons keputusan BI tersebut, Direktur Utama Bank Mandiri mengatakan pihaknya tidak akan menaikkan suku bunga kredit hingga akhir tahun.

BI juga melonggarkan aturan loan to value (LTV) atau porsi kredit yang bisa diberikan bank untuk pembiayaan rumah. Dalam relaksasi ini, bank dimungkinkan menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) tanpa terlebih dahulu setor uang muka (DP), alias DP nol persen, asalkan memenuhi syarat.

Secara tahun berjalan (year to date/ YTD), saham BMRI masih terkoreksi 16,88%, sedangkan sektor keuangan turun 11,71%. Bagaimana pergerakan BMRI dilihat dari kaca mata analisis teknikal? Tim riset CNBC Indonesia merangkumnya untuk Anda.

Secara jangka menengah, BMRI bergerak menyamping (sideways) dengan area penghalang (resistance) pada level 7.400 dan area penopang (support) di Rp 6.600.

Bank pelat merah ini tercatat telah menembus titik penopangnya (breakout support) pada perdagangan Senin (2/7/2018), dengan ditutup pada level 6.525 atau turun 325 poin (-4.74%).

Penurunan ini membentuk pola lilin hitam panjang (black marubozu) yang menjelaskan bahwa posisi penjual (seller) sangat kuat. 

Meski demikian, volume perdagangannya lebih kecil dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya, sehingga ada potensi BMRI mengalami technical rebound sepekan ini karena indikator stochastic slow saham perseroan mendekati area jenuh jualnya (oversold).

TIM RISET CNBC INDONESIA
https://www.cnbcindonesia.com/market/20180703044500-17-21534/saham-bank-mandiri-berpeluang-alami-technical-rebound

Analisa Saham ESSA | 3 Juli 2018


ESSA Weekly : Trading Buy, Test resistance di 282 sebelum lanjut ke 300 dan 318. Support terdekat di 260 dan strong support  di 240.
Berdasarkan  hasil perhitungan Peak and Trough. Dari level tertinggi  terdekat saat ini  dari 12 minggu   terakhir terlihat rata-rata di 283 dengan net avg sell di 318. Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekita 75 minggu hari dimana rata-ratanya mendekati level  terendah data terakhir rata-rata di 241 dengan net avg buy di 301
Akumulasi volume (pembelian terbesar atau akumulasi area – demand side)  antara level 306  –  334 dengan volume transaksi terbanyak di 368.Disisi lain  distribusi distribusi volume (penjualan terbesar atau distribusi area – supply side) antara level  310-320 dengan volume transaksi terbanyak di 320
Saat ini terlihat harga masih di bawah net avg buy dan sell , akumulasi dan distribusi area serta juga di di bawah banyaknya transaksi. Dengan demikian potensi  kenaikkan masih terlihat dengan menguji level 282 terlebih dahulu sebelum naik lebih lanjut. Jika terjadi koreksi, level 260 sebagai support berikutnya.

Tasrul Tanar

Analisa Saham ITMG | 3 Juli 2018


ITMG Weekly : Trading Buy, Test resistance di 22,650 sebelum lanjut ke 26,125. Support area 20,275 – 21,700
Berdasarkan  hasil perhitungan Peak and Trough. Dari level tertinggi  terdekat saat ini  dari 13 minggu   terakhir terlihat rata-rata di 25,575. Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekita 73 minggu hari dimana rata-ratanya mendekati level  terendah data terakhir rata-rata di 21,635.
Akumulasi volume (pembelian terbesar atau akumulasi area – demand side)  antara level 22,375  –  22,450 dengan volume transaksi terbanyak di 20,275.Disisi lain  distribusi distribusi volume (penjualan terbesar atau distribusi area – supply side) antara level 22,450-23,100 dengan volume transaksi terbanyak di 22,650.
Jika kita lihat lebih lanjut harga saham relatif pelan naiknya dari saham berbasis coal yang lain pada akhir minggu lalu. Hal ini disebabkan masih relatif banyaknya akumulasi beli di level bawah (level 20,275) serta tekanan jual yang relatif banyak sekitar level 22,650.
Jadi untuk naik lebih lanjut harga saham ini harus mampu tembus level 22,650 sebagai resistance terdekat untuk mencapai resistance berikutnya. Namun secara umum jika terjadi koreksi lebih lanjut support area diatas relatif kuat. Namun secara umum risk < reward.

Tasrul Tanar

Analisa Saham PGAS | 3 Juli 2018


PGAS Weekly : Trading Buy, Test resistance di 2,130 sebelum lanjut ke 2,210. Support di 2,010.

Berdasarkan  hasil perhitungan Peak and Trough. Dari level tertinggi  terdekat saat ini  dari 14 minggu   terakhir terlihat rata-rata di 2,110 dengan net avg sell di 2,130. Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekita 38 minggu hari dimana rata-ratanya mendekati level  terendah data terakhir rata-rata di 2,060 dengan net avg buy di 2,209
Akumulasi volume (pembelian terbesar atau akumulasi area – demand side)  antara level 2,350  –  2,480 dengan volume transaksi terbanyak di 2,350.Disisi lain  distribusi distribusi volume (penjualan terbesar atau distribusi area – supply side) antara level 2,050-2,110 dengan volume transaksi terbanyak di 2,070
Saat ini terlihat net avg sell masih di bawah net avg buy, hal ini menandakan relative banyaknya cut loss pada harga saham tempo hari dan terbuka peluang untuk kembali naik dengan catatan minimal harga di level 2,070 mampu dipertahankan sehinggan confirm ke target diatas.

TAsrul Tanar

Analisa Saham UNTR | 3 Juli 2018


UNTR masih cenderung tertekan dan saat ini mencoba untuk bertahan di area support kuat level 31.000. Apabila bertahan, terbuka potensi untuk rebound ke area gap atas dikisaran 33.800-34.800 dan juga merupakan area MA 200 nya. Apabila rebound kenaikan saham ini mampu berlanjut dengan melewati gap tersebut, maka UNTR akan kembali menguat menguji area resistance 37.500-38.200. Indikator teknikal bergerak mixed, dimana Stochastic golden cross di area oversold, sedangkan MACD masih bergerak negatif dan mencoba untuk berbalik arah. Dari kondisi ini menunjukan bahwa saham UNTR masih berkonsolidasi dikisaran area supportnya.

Rekomendasi: Spekulasi Buy dengan target profit taking dikisaran 33.800-34.800. Batasi resiko apabila gagal bertahan di 31.000, karena berpeluang melemah menuju 29.200 hingga 26.500 sebagai target koreksinya.

http://step-trader.com/2018/07/03/untr-testing-support-level/

Analisa Saham INCO | 3 Juli 2018


INCO saat ini masih dalam fase konsolidasi menguji kekuatan support pasca breakout konsolidasi di 3790 – 3930. Kemampuan INCO bertahan di atas level ini membuka ruang kenaikan di tengah gonjang ganjing bursa. Target kenaikan INCO berada di kisaran 4480 untuk jangka pendek, dan 5150 untuk jangka menengah, jika saham ini mampu mempertahankan momentum konsolidasinya. MACD menurun menujukkan masih ada waktu bagi saham ini berkonsolidasi. Layak dicermati jika resisten konsolidasi minor di 4200 dapat dilampaui, saham ini berpeluang besar bergerak anomali terhadap IHSG yang masih cenderung bearish.

Rekomendasi: buy jika break 4200. Stoploss level 3930.

Disclaimer ON
http://galerisaham.com/inco-melanjutkan-rally-nya/