Langsung ke konten utama

Akumulasi pada Saham

Kita bisa melihat banyak indikator akumulasi saham di alat trading yang anda punya. Dengan itu kita bisa mengetahui pola dan tanda akumulasi saham. Pengertian akumulasi saham adalah sebuah proses yang dilakukan smart money untuk mengumpulkan / membeli saham untuk "dinaikkan" setelah proses akumulasi selesai. Ada banyak cara mengetahui akumulasi saham. Pada kesempatan ini, kita akan membahas area akumulasi saham secara umum.

Apa itu Area Akumulasi Saham

pola akumulasi saham
pola akumulasi saham

Area akumulasi ditandai oleh sebagian besar pergerakan harga saham sideways dan dilihat oleh banyak investor sebagai indikasi peluang pembelian potensial.

Area akumulasi saham itu penting bagi investor untuk dikenali ketika membuat keputusan membeli dan menjual. Investor berpengalaman mencari pola yang mengindikasikan bahwa saham berada pada titik tinggi, titik rendah atau di antara keduanya. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah ada momentum dalam harga saham dan ke arah mana saham tersebut akan bergerak. Saham di area akumulasi mungkin akan breakout. Ketika harga saham tidak jatuh di bawah tingkat harga tertentu, dan bergerak dalam kisaran sideways untuk jangka waktu yang lama, ini bisa menjadi indikasi bagi investor bahwa saham sedang diakumulasi oleh investor dan akibatnya akan segera bergerak naik.

Area akumulasi hanyalah satu dari banyak bentuk charting. Charting juga digunakan untuk mengidentifikasi apa yang dikenal sebagai zona distribusi, yang dapat mengindikasikan bahwa suatu saham mendekati aksi jual. Investor mencari divergensi antara fluktuasi harga saham dan volume perdagangan sebagai kunci untuk analisis dalam aktifitas charting mereka.

Ketersediaan luas alat charting online melalui banyak perusahaan investasi memungkinkan semakin banyak investor mengakses teknik charting yang hanya terbatas pada broker profesional. Akses ke alat ini memungkinkan investor untuk melihat ke belakang selama bertahun-tahun untuk melihat saat-saat ketika saham naik. Investor ingin memahami apa yang terjadi secara konsisten di masa lalu segera sebelum harga saham naik. Trader saham mencari untuk mengidentifikasi kisaran pergerakan harga dan volume. Rentang grafik sideways yang berkepanjangan tanpa diikuti naik turun besar-besaran menunjukkan bahwa stok berada di area akumulasi dan mungkin akan naik harga.

Mampu mengenali apakah suatu saham berada di zona akumulasi atau zona distribusi sangat penting untuk keberhasilan investasi. Tujuannya adalah untuk membeli di area akumulasi dan menjual di area distribusi.

Memahami pergerakan grafik seperti yang terlihat di area akumulasi dapat bekerja dengan sangat baik selama masa yang relatif aman dan stabil secara fundamental, tetapi investor yang bijaksana tahu untuk memperhatikan peristiwa ekonomi yang lebih besar yang dapat dengan cepat mengkonfigurasi ulang grafik.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX
Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri.

Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut:
Tanaman Pangan BISI International Tbk

Perkebunan Astra Agro Lestari TbkBW Plantation TbkGozco Plantations TbkJaya Agra Wattie TbkMulti Agro Gemilang Plantation TbkProvident Agro TbkPP London Sumatra TbkSalim Ivomas Pratama TbkSampoerna Agro TbkSMART TbkTunas Baru Lampung TbkBakrie Sumatra Plantations Tbk

Peternakan Cipendawa Tbk…

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik GarisBar Chart/Grafik BatangCandlestick Chart/Grafik Lilin Grafik Line Chart hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara Bar Chart dan Candlestick Chart hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya pribadi selalu menggunakan candlestick chart di platform trading yang sa…

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity.

Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut:

Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail.

Pertimbangan untuk AlexDepositoInvestasi Toko/Warung RetailRisikoMinim, relatif nggak ada bagi AlexBisa bangkrut atau perkembangan bisnis tidak sesuai harap…