Saham IPCC | IPCC JALIN KERJASAMA DENGAN HYUNDAI GROUP




IQPlus, (14/02) - Dengan semangat Customer Centric dan Action dalam nilai perusahaan CINTA (Customer Centric, Integrity, Nationalism, Teamwork, dan Action) PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) berupaya untuk meningkatkan kinerjanya terutama upaya dalam membangun hubungan jangka panjang yang baik dengan para pelanggannya. 

Belum lama ini, IPCC kedatangan tamu khusus dari pabrikan kendaraan asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company untuk melihat berbagai fasilitas yang dimiliki oleh IPCC dan kemungkinan adanya penjajakan kerjasama dalam pengiriman kendaraan yang diproduksi oleh Hyundai untuk ekspor. Tentunya hal ini merupakan hal yang positif bagi IPCC dalam menambah pangsa pasar dari para automaker. 

IPCC pun menyambut dengan serius untuk mempersiapkan Car Terminal sebagai tempat yang dapat melayani produk CBU dari Hyundai. Pada hari Selasa, 11 Februari 2020 bertempat di kantor IPCC telah dilakukan pembahasan oleh Direktur Operasi dan Teknik IPCC, Bunyamin Sukur, bersama Senior Manager Hyundai Glovis Mr Sookwang Kim dan Mr Lee Seungok untuk fokus membahas kesiapan IPCC dalam melayani secara penuh rencana ekspor kendaraan Hyundai melalui Car Terminal IPCC. 

Adapun hasil pertemuan dimaksud disepakati dengan tindak lanjut kontrak kerjasama dalam waktu dekat untuk persiapan kegiatan ekspor kendaraan Hyundai dari Indonesia ke Asia dan Eropa melalui Car Terminal IPCC yang perkiraan akan dimulai pada tahun 2021. Meski belum sampai pada tahapan jumlah unit yang akan dilakukan ekspor, baik perdana maupun target selanjutnya, namun dari pihak Hyundai sangat mengapresiasi kesiapan prosedur dan fasilitas yang dimiliki oleh IPCC. 

Bunyamin menjelaskan bahwa, nantinya adanya tambahan ekspor dari kendaraan Hyundai ke wilayah Asia merupakan kepercayaan yang diberikan oleh pabrikan kendaraan kepada kami. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan, yaitu menjadi pengelola terminal kendaraan kelas dunia yang unggul dalam operasional dan pelayanan. 

.Selain itu, juga memberikan dampak positif bagi IPCC,. kata dia, Jumat.

Menyinggung pabrikan asal Korea Selatan ini, sekedar informasi,  HYUNDAI menapakkan rodanya di Indonesia lewat agen tunggal pemegang mereknya, PT Citra Mobil Nasional (CMN). Mobil Hyundai pertama yang pertama kali diluncurkan adalah Elantra pada tahun 1995 yang merupakan mobil Korea pertama yang dipasarkan di Indonesia hasil rakitan pabrik Hyundai di Bekasi Barat. 

Sejak awal Hyundai Indonesia sudah mempunyai pabrik assembling dengan kapasitas produksi per tahun 10.000 unit untuk masa kerja satu shift.

Satu tahun berikutnya pada tahun 1996 Hyundai Indonesia merakit Accent dan meluncurkannya pada pertengahan tahun menjelang Gaikindo Expo. Untuk melebarkan sayapnya Hyundai Indonesia kemudian mendirikan perusahaan yang diberi nama PT Hyundai Mobil Indonesia, sedangkan untuk perakitannya dipercayakan kepada PT Hyundai Indonesia Motor menggantikan nama PT Citra Mobil Nasional. (end/fu)

Saham BIRD | PUSAKA CITRA KURANGI KEPEMILIKAN SAHAM DI BLUE BIRD




IQPlus, (14/02) -  PT Pusaka Citra Djokosoetono pemegang saham terbesar PT Blue Bird Tbk (BIRD) mengurangi kepemilikan sahamnya di perusahaan transportasi tersebut.

Menurut keterangan yang diperoleh Jumat disebutkan, Pusaka melepas sebanyak 108.207.016 lembar saham BIRD pada 13 Februari 2020 dengan harga Rp3.800 per lembar atau total transaksi mencapai Rp411.186.660.800.

Tujuan dari transaksi untuk bisnis. Dengan demikian maka kepemilikan saham PT Pusaka Citra Djokosoetono berkurang dari sebelumnya 896.803.795 saham (35,842%) menjadi 788.596.779 saham (31,517%). (end)

Saham AMRT | FITCH MENEGASKAN PERINGKAT ALFAMART DI AA-




IQPlus, (14/02) -  Fitch Ratings Indonesia telah menegaskan Peringkat Nasional Jangka Panjang PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) di .AA-(idn). dengan Outlook Stabil. Fitch juga telah mengafirmasi semua peringkat obligasi rupiah Alfamart di .AA-(idn)..

Afirmasi ini berdasarkan ekspektasi Fitch bahwa perusahaan akan mempertahankan profil keuangannya dalam jangka menengah, meskipun kembali melakukan ekspansi toko. Perusahaan memperlambat dan merasionalisasikan ekspansi tokonya di 2018 di tengah tingkat konsumsi yang melemah, yang berdampak pada membaiknya margin EBITDA. Tetapi, kami memprediksi margin EBITDA akan kembali tertekan dalam tingkat moderat dalam dua hingga tiga tahun mendatang yang disebabkan oleh kenaikan jumlah pembukaan toko-toko baru, terutama di pinggiran kota dan pedesaan yang memiliki tingkat konsumsi lebih rendah dari jaringan toko yang telah ada saat ini. Alfamart perlu memperlihatkan kemampuannya untuk menyeimbangkan perbaikan margin EBITDA yang berkelanjutan di saat perusahaan mengeksekusi rencana ekspansinya dan mempertahankan pangsa pasarnya, sebelum kami mempertimbangkan untuk menaikkan peringkat.

FAKTOR-FAKTOR PENGGERAK PERINGKAT
Metrik Kredit Stabil: Kami memperkirakan FFO adjusted net leverage Alfamart (yang telah disesuaikan dengan sewa dibayar di muka) untuk tetap berada di bawah 2,0x di 2020. Margin EBITDA akan berada di kisaran 5,5%-6,0% dalam jangka menengah karena strategi ekspansinya yang lebih berhati-hati dibandingkan pesaingnya akan berlanjut. Kami memprediksi strategi .cluster toko. Alfamart yang telah dimulai di 2018 akan menopang profitabilitas dalam beberapa tahun mendatang di mana konsep ini bertujuan untuk menyesuaikan persediaan toko dengan pola permintaan yang lebih spesifik dengan lokasinya. Cluster toko telah menopang kenaikan pendapatan harian rata-rata campuran per toko menjadi IDR12 juta di 2018 dari sekitar IDR11 juta di 2015-2017.

Ekspansi Toko Dimulai Kembali: Kami memprediksi Alfamart akan menambahkan sekitar 700 toko (bersih) per tahun dari 2020 hingga 2023 dengan pertumbuhan penjualan sebesar 6%-8% dan same-store sales growth (SSSG) dipertahankan di 2%-3% pada periode ini. Penambahan toko bersih Alfamart turun menjadi 240 toko di 2018 dari 1.290 toko di 2017 karena perusahaan fokus untuk menutup toko-toko yang tidak menghasilkan keuntungan dan memperkenalkan cluster toko.

Sebagai akibatnya, pangsa pasar perusahaan tertinggal dari pesaing utamanya, PT Indomarco Prismatama (Indomaret), namun margin EBITDA membaik menjadi 6,1% di 2018 dari 5,6% di 2017 dan SSSG membaik menjadi 3,3% dari -1,2%. Alfamart mempercepat penambahan tokonya di 2019 untuk merebut kembali pangsa pasar dan diperkirakan akan memiliki penambahan toko bersih sebesar 746 toko.

Pergeseran Konsumen ke Minimarket: Alfamart akan terus mendapatkan manfaat dari pergeseran preferensi konsumen ke toko serba-ada yang lebih kecil atau minimarket dari supermarket dan hypermarket. Hal ini didukung oleh lebih dekat dan lebih mudahnya berbelanja di minimarket. Penjualan kebutuhan pokok domestik minimarket tumbuh sebesar 12,9% pada periode 9M19 sedangkan penjualan supermarket dan hypermarket turun sebesar 5,8% pada periode yang sama, menurut survei Nielsen Retail. (end)

Saham MEGA | BANK MEGA RAIH LABA Rp2,00 TRILIUN HINGGA DESEMBER 2019



IQPlus, (14/02) - PT Bank Mega Tbk (MEGA) meraih laba tahun berjalan sebesar Rp2,00 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari laba tahun berjalan Rp1,60 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, pendapatan bunga neto naik menjadi Rp3,58 triliun dari Rp3,51 triliun dan pendapatan operasional neto naik jadi Rp2,55 triliun dari Rp1,95 triliun.

Sedangkan laba sebelum beban pajak diraih Rp2,51 triliun naik dari Rp2,00 triliun tahun sebelumnya. Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2019 mencapai Rp100,80 triliun naik dari total aset Rp83,76 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Saham IKAI | IKAI UMUMKAN KEMITRAAN BARU DENGAN ESSENZA



IQPlus, (14/02) - PT Internusa Keramik Alamasri (INKA) yang merupakan anak perusahaan dari PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI), salah satu produsen keramik terkemuka di Indonesia telah menandatangani perjanjian kemitraan untuk mendistribusikan produk Essenza. 

Perusahaan telah menjalin kerja sama dengan salah satu distributor bahan bangunan terbesar di Indonesia untuk mendorong pertumbuhan bisnis keramiknya. Distributor ini merupakan pemain utama dalam bisnis distribusi dengan rekam jejak yang kuat lebih dari tiga dekade.

Dengan total 32 gerai ritel yang tersebar di seluruh Indonesia yang berada di bawah naungan mitra baru ini, perusahaan ingin memperkuat jaringan distribusinya, untuk meningkatkan penetrasi pasar dan memperkuat kehadiran produk-produk Essenza, khususnya di wilayah Jawa Bali. Saat ini INKA berencana untuk mendistribusikan produk-produknya melalui empat gerai ritel mitra baru mereka yang dimulai pada bulan Maret 2020 dan secara bertahap diharapkan dapat meningkat menjadi 15 gerai pada akhir tahun 2020. 

Selain itu, sinergi baru ini akan memperluas jangkauan pasar seiring dengan meningkatnya kesadaran merek Essenza di masrayakat. Secara keseluruhan, ini dapat memberikan INKA akses pelanggan yang lebih solid sehingga dapat membantu merek Essenza berkembang di seluruh Indonesia.

Yohas Raffli, Presiden Direktur IKAI menyatakan bahwa ia mengapresiasi kemitraan baru ini dan berharap dengan kolaborasi strategis ini akan meningkatkan volume penjualan produk Essenza, di mana hal ini akan tercermin ke dalam pendapatan yang lebih tinggi.

"Melalui kemitraan ini, kami melangkah ke arah baru untuk memastikan bahwa kami dapat senantiasa berkembang. Ini adalah salah satu strategi jangka panjang kami untuk memperkuat posisi IKAI di industri keramik. Secara keseluruhan, kami tetap positif terhadap prospek industri keramik yang didorong oleh pertumbuhan permintaan domestik yang terus menguat. Kami berharap kami dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan produksi keramik kami, yang kami ingin tingkatkan melalui kemitraan ini." ungkap Yohas.(end)

Saham MINA | BEI BUKA KEMBALI PERDAGANGAN SAHAM SANURHASTA MITRA



IQPlus, (14/02) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I 14 Februari 2020.

Seperti diketahui BEI menghentikan sementara perdagangan saham perseroan sejak tanggal 16 Januari 2020 karena terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan.

Harga saham perseroan pada 3 Januari 2020 masih berada di level Rp492 dan ditutup di level Rp218 per lembar pada 15 Januari 2020. (end)

Saham DADA | DIAMOND PUTRA PROPERTINDO CATATKAN SAHAM DI BEI HARI INI



IQPlus, (14/02) - PT Diamond Citra Propertindo Tbk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode perdagangan DADA.

Menurut keterangan BEI disebutkan bahwa saham yang ditawarkan sebanyak 2.147.000.000 lembar dengan harga nominal Rp20 dan harga penawaran Rp102 per lembar dan total dana yang bisa diraih sebesar Rp218.994.000.000.

Dana tersebut akan digunakan 91,05% untuk pembelian lahan dan sisanya untuk modal kerja. Perseroan juga menerbitkan sebanyak 1.610.250.000 Waran Seri I dengan perbandingan 1:1 dan harga pelaksanaan Rp127.

Perusahaan ini hingga periode 31 Juli 2020 meraih pendapatan Rp56,68 miliar dengan laba kotor Rp11,75 miliar dan laba bersih Rp1,79 miliar. (end)

Saham JSMR | JASA MARGA SEGERA MULAI PEMBANGUNAN JALAN TOL PROBOLINGGO-BANYUWANGI




IQPlus, (14/02) - PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. yang mengelola Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi. Pada bulan ini, PT JPB menargetkan penetapan lokasi (penlok) Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 3 di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur akan rampung.

Menurut Direktur Utama PT JPB D. Hari Pratama, Surat Keputusan (SK) penetapan lokasi untuk wilayah Probolinggo dan Situbondo sudah diterbitkan. Untuk Banyuwangi, ia berharap dalam satu bulan ini sudah keluar sehingga pembebasan lahannya bisa dimulai pada bulan Maret 2020.

Sebelumnya, PT JPB telah mendukung pelaksanaan konsultasi publik yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lahan Probowangi 3 dan Pemkab Banyuwangi kepada sekitar 800 warga yang lahannya terdampak pembebasan lahan pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi. Hasilnya, seluruh warga terdampak menyetujui dan sudah menandatangani berita acara persetujuan pembebasan lahannya. Berita acara inilah yang menjadi dasar penerbitan SK penlok oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Selanjutnya, setelah SK penlok diterbitkan, akan dibentuk Sekretariat dan Satgas Pelaksana Pengadaan Tanah oleh Kantor BPN setempat yang akan melaksanakan proses pembebasan lahan. 

"Pembangun tol tahap demi tahap akan kami lakukan sesuai dengan ketersediaan lahan yang telah bebas dan diserahterimakan ke PT JPB. Sekarang, kami memantau dan mendukung proses pembebasan tanah yang dilakukan oleh para PPK Lahan dan kantor-kantor BPN setempat," ungkap Hari.

Setelah pembebasan lahan selesai, lanjut Hari, konstruksi akan segera kita mulai. Sehingga harapannya, pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi keseluruhan bisa selesai sesuai target pada 2025 mendatang.

Jalan Tol Probowangi sepanjang 171,516 km terbagi menjadi tiga seksi. Ketiga seksi itu adalah Seksi 1 Probolinggo-Besuki (29,6 km), Seksi 2 Besuki-Bajulmati (110,875 km), dan Seksi 3 Bajulmati-Ketapang (31,041 km). Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi akan menjadi titik akhir jaringan Jalan Tol Trans Jawa. Konsesi untuk pembangunan jalan tol ini adalah 35 tahun dengan dana investasi mencapai Rp23,3 triliun. (end/as)

Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas | BMRI, MAPI, SMGR


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (14 Februari, 2020)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Hariyanto Wijaya, CFA, CPA (Aust), CMT (hariyanto.wijaya@miraeasset.co.id)

IHSG ditutup lebih rendah kemarin dan mencapai level terendah sejak Mei 2019 di belakang kurangnya katalis positif dan dikabarkan kegagalan pembayaran beberapa manajemen aset dan perusahaan asuransi membebani JCI. Penghitung bank besar (BBRI, BMRI, dan BBNI) dapat ditutup di wilayah positif kemarin. Kami berharap IHSG akan diperdagangkan mixed untuk lebih rendah hari ini.

Indeks AS tergelincir dari rekor tertinggi pada Kamis karena investor menilai lonjakan kasus coronavirus yang dilaporkan. WHO mencatat bahwa peningkatan tajam dalam kasus yang dikonfirmasi di provinsi Hubei China terutama dikaitkan dengan metode diagnosis yang direvisi.

Market Indicator
JCI: 5,871.95 (-0.70%)
EIDO: 24.11 (-1.87%)
DJIA: 29,423.31 (-0.43%)
FTSE100: 7,452.03 (-1.09%)
USD/IDR: 13,694 (0.15%)
10yr GB yield: 6.58% (+1bps)
Oil Price: 51.42 (0.49%)
Foreign net purchase: IDR48.6bn  

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141) 
TOP BUY: BMRI, PGAS, BBNI, ASII, BBRI
TOP SELL: SMGR, BTPS, ADRO, BBCA, ICBP

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102) 
BBCA, BMRI, DNET, BBRI, BIRD


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers 
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Actual   Forecast  Previous
Core CPI (YoY) (Jan) US 2.3% 2.2% 2.3% 
Core CPI (MoM) (Jan) US 0.2% 0.2% 0.1%
Initial Jobless Claims US 205K 210K 203K 

*PGAS +0.6%. . PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN (PGAS) menyalurkan pasokan gas ke Refinery Unit (RU) Balongan.
*MPMX +1.6%.  MPMX ini membidik pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar 5%-10% tahun ini. Optimisme ini bukannya tanpa alasan. Managemen mengatakan bahwa tahun ini bisnis rental, penjualan otomotif beserta suku cadangnya memiliki prospek yang baik, dipicu oleh pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan
*CSAP +3.9%. PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) pada 2020 akan memacu ekspansi gerainya. Hal ini merupakan bagian dari rencana besar perusahaan mengoperasikan 50 gerai Mitra 10 pada tahun 2021 mendatang.
*INCO -3.0%. KInerja operasional PT Vale Indonesia Tbk (INCO) tidak memuaskan pada tahun lalu. Meski begitu, produsen tambang mineral ini percaya kinerja operasionalnya akan stabil pada tahun ini. Dikutip dari keterangan resmi perusahaan, pada tahun 2019 INCO memproduksi nikel dalam matte sebesar 71.025 ton. Jumlah tersebut turun 5,05% (yoy) dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebanyak 74.806 ton. Managemen mengatakan, penurunan produksi nikel dalam matte INCO terjadi karena adanya kegiatan pemeliharaan terencana terkait proyek kanal Larona (Larona Canal Project).
*PANR -1.4%. PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) menegaskan butuh dukungan pemerintah untuk membangkitkan gairah industri pariwisata di tengah masifnya sentimen negatif virus corona (2019-nCoV). Pasalnya, sampai dengan saat ini status Indonesia masih sebagai negara bebas Corona


Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 5,871.95 (-0.70%), consolidation, trading range 5,850– 5,899. indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized cenderung turun. Sementara itu pada periode weekly indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih konsolidasi di oversold area. Daily support di 5,850 dan daily resistance di 5,899. Cut loss level di 5,814.

*BMRI Daily , 7,850 (+0.64%),sell on strength, trading range 7,775 – 7,950. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized mulai naik terbatas. Daily support  di 7,775 sementara itu daily resistance di 7,950.  Cut loss level  7,700.

*MAPI Weekly, 895 (-5.79%), buy on weakness, trading range 870 – 950. indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Weekly support  di 870 sementara itu Weekly resistance  di  950. Cut loss level  di 860.

*SMGR Weekly, 11,175 (-9.51%), buy on weakness, trading range 10,750 – 11,900. Indikator MFI optimized ,indikator RSI optimized serta indikator W%R optimized sudah berada di oversold area. Perkiraan weekly support di  10,750  dan weekly resistance di 11,900.Cut loss level di 10,800.


Daily write up
Trend focus-Assessing the economic impact of Coronavirus by Handiman Soetoyo (handiman.soetoyo@miraeasset.co.id)

-Wabah Coronavirus telah menghentikan sementara ekonomi global karena besarnya China dalam ekonomi global.

-Dua bulan sejak dimulainya wabah Coronavirus, virus ini telah melampaui SARS dan MERS dalam hal jumlah korban.

-Masker wajah dan pembersih tangan adalah dua produk paling favorit yang dicari orang dengan adanya wabah Coronavirus.

-Selama wabah SARS pada tahun 2003, PDB China hanya menyumbang sekitar 4% terhadap PDB dunia, sedangkan pada 2018, ia mencapai kontribusi 16% terhadap PDB dunia.

-Karena permintaan yang melambat dari China, ekspor Indonesia akan dipengaruhi oleh wabah Coronavirus, mengingat bahwa Cina adalah tujuan ekspor terbesar untuk Indonesia, senilai USD27.1milyar pada 2018.

(See Full Report: https://bit.ly/2OSMGxT )

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | BUVA, HRUM, KINO, MLIA


Daily Technical 14 Februari 2020

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Jumat 14 Februari 2020.

IHSG ditutup menurun sebesar -41,12 poin (-0.69%) menuju level 5.871,95 pada perdagangan hari Kamis 13 Februari 2020 kemarin. Masih menurun juga nyaris tanpa sentimen baru selain kepanikan investor lokal akan kondisi perdagangan yang kian menyepi. Namun kami masih menemukan hal menarik dari net buy asing pada saham-saham perbankan, walaupun masih belum merekomendasikan saham-saham tersebut karena belum masuk bottom price. Secara teknikal IHSG kembali masuk area oversold, diperkirakan paling lambat pekan depan akan terjadi technical rebound.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 5.820 s/d 5.900.

[BUVA]
Trend Following: Menguat di atas support MA5 dan MA20, koreksi kemarin terbatas di atas support tersebut dan volume kecil.
Rekomendasi: Buy 80 s/d 85, TP 90 s/d 94, stop loss <78 .="" p="">
Support: 78.
Resistance: 90.

[HRUM]
Candlestick Pattern: Membentuk pola hammer yang mengindikasikan pembalikan arah untuk jangka pendek.
Rekomendasi: Speculative buy  1100 s/d 1150, TP 1200 s/d 1250, stop loss <1080 .="" p="">
Support: 1080.
Resistance: 1200.

[KINO]
Testing Resistance: Menguji resistance pada 3100, jika mampu breakout maka penguatan berlanjut.
Rekomendasi: Buy on breakout 3100, TP 3250 s/d 3300, stop loss <2870 .="" p="">
Support: 2870.
Resistance: 3250.

[MLIA]
Resistance Breakout: Mengakhiri sideways dengan breakout resistance pada 484, kini menguji resistance baru pada 500.
Rekomendasi: Buy and hold >484, TP 525 s/d 600.
Support: 484.
Resistance: 500.

Semoga bermanfaat, happy trading!
Best Regards,
Panin Sekuritas

Rekomendasi Saham IPOT | ICBP, ACES, RALS


IHSG (5.820-5.920) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 5.820 kemudian 5.770 dengan resist di level 5.920 dan 5.970.
ICBP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 10.950 kemudian 11.150 dengan support di level 10.650, cut loss jika break 10.500.
ACES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.635 kemudian 1.665 dengan support di level 1.580, cut loss jika break 1.550.
RALS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.035 kemudian 1.060 dengan support di level 980, cut loss jika break 950.
XISI (Sell) : Target pelemahan harga pada level 300 kemudian 295 dengan resist di level 310 dan 316.
XIIF (Sell) : Target pelemahan harga pada level 585 kemudian 582 dengan resist di level 591 dan 594.
XPFT (Sell) : Target pelemahan harga pada level 525 kemudian 522 dengan resist di level 531 dan 534.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9luk

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | INCO, AKRA, CPIN, BBCA


MNC Daily Scope Wave
14 Februari 2020

Pada perdagangan kemarin (13/2), IHSG ditutup terkoreksi 0,7% ke level 5,872, menembus support 5,877. Dengan demikian, IHSG membentuk skenario alternatif seperti apa yang telah kami perkirakan, dimana saat ini IHSG berada di wave [v] dari wave C. Adapun target koreksi wave [v] kami perkirakan berada pada area 5,720-5,800. Setelah wave [v] terkonfirmasi terbentuk, maka IHSG berpeluang bergerak menguat kembali ke atas level 6,000.
Support: 5,840, 5,750
Resistance: 5,950, 6,000

INCO - Buy on Weakness (3,180)
Selama INCO tidak terkoreksi di bawah 3,000, maka saat ini INCO sedang berada di wave [ii] dari wave C, dengan target koreksi berada di area 3,090-3,140. Setelah wave [ii] selesai terbentuk, maka INCO berpotensi menguat dalam jangka pendek.
Buy on Weakness: 3,090-3,140
Target Price: 3,350, 3,470
Stoploss: below 3,000

AKRA - Buy on Weakness (3,050)
Saat ini, AKRA sedang berada di akhir wave [c] dari wave Y dari wave (Y). Dimana koreksi AKRA kami perkirakan cenderung sudah terbatas, dengan target koreksi berada pada area 2,930-3,000. Setelah wave [c] terbentuk, maka AKRA berpeluang menguat dalam jangka pendek.
Buy on Weakness: 2,930-3,000
Target Price: 3,350, 3,600
Stoploss: below 2,700

BBCA - Sell on Strength (33,950)
Kami perkirakan saat ini posisi BBCA sudah berada di akhir wave B dari wave (4), dimana penguatan BBCA sudah cenderung terbatas. Selanjutnya, pergerakan BBCA rentan terkoreksi untuk membentuk wave C dari wave (4) dengan area 31,600 dan 30,500.
Sell on Strength: 34,100-34,575

CPIN - Sell on Strength (6,150)
Posisi CPIN saat ini diperkirakan sedang berada di wave [c] dari wave Y dari wave (B), dimana CPIN rentan untuk terkoreksi kembali dengan target koreksi kami perkirakan berada di area 5,750 dan 5,550. 
Sell on Strength: 6,200-6,360

Disclaimer On

Bandarmologi Saham ERAA, BBRI, BMRI, MYOR, MIKA


Friday (14/02/2020) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)

IDX Composite 5,820 - 5,910
SUMMARY: STRONG SELL

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): SELL
STOCH (9,6): SELL
MACD(12,26): SELL
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): SELL
CCI (14): SELL
HIGHS/LOW (14): SELL
VO: SELL
ROC: SELL
WILLIAMS R: OVERSOLD
BULLBEAR (13): SELL

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


STOCKS PICK:

ERAA 1,770 - 1,855
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


BBRI 4,550 - 4,620
TECHNICAL INDICATORS: BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


BMRI 7,750 - 8,025
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


MYOR 1,995 - 2,050
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


MIKA 2,560 - 2,650
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
(Dr Cand. ES, CSA®., CIB®-MNCSek/Disc On) For more info www.mncsekuritas.id

Analisa Saham BBNI | 14 Februari 2020


Saham BBNI pada tanggal 13 Februari 2020 ditutup menguat pada harga 7400, naik 1,71%. Hal ini disertai dengan peningkatan volume, yaitu 182% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan mendatar disertai penguatan.

Rekomendasi :
Beli
Berpeluang ke 7525 - 7775 - 7875
Jika turun di bawah 7225 maka berpeluang ke 7075

Disclaimer ON

Analisa Saham ISAT | 14 Februari 2020


Saham ISAT pada tanggal 13 Februari 2020 ditutup melemah pada harga 1980, turun -8,75%. Hal ini disertai dengan peningkatan volume, yaitu 376% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area oversold. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan strong bearish.

Rekomendasi :
Jual
Jika turun di bawah 1955 maka berpeluang lanjutkan strong bearish.
Perhatikan jika mantul pada support 1955.

www.sahamonline.id
Disclaimer ON

Analisa Saham TELE | 14 Februari 2020


Saham TELE pada tanggal 13 Februari 2020 ditutup menguat pada harga 197, naik 3,14%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 165% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area oversold. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan mendatar disertai sedikit penguatan.

Rekomendasi :
Spec. Buy
Jika naik di atas 204 maka berpeluang ke 220
Jika turun di bawah 185 maka lupakan

Disclaimer ON