PT Bank BRIsyariah Tbk Resmi Jadi Bank Umum Kegiatan Usaha III


PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIsyariah) resmi naik kelas menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha III pada 23 November 2020. BRISyariah memperoleh penegasan peningkatan kelas tersebut setelah mencatatkan modal ini pada 30 September 2020 sebesar Rp5,057 triliun.

Direktur Utama PT Bank BRISyariah Tbk, Ngatari, menyatakan PT Bank BRISyariah Tbk resmi menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha III setelah ada penegasan Otoritas Jasa Keuangan Nomor S-192/PB.34/2020 tentang Peningkatan Modal Inti BRISyariah.

Ngatari menambahkan, peningkatan kelas BRIsyariah Insya Allah akan berkontribusi positif terhadap perkonomian syariah nasional. Apalagi Indonesia baru saja mendapatkan peningkatan peringkat dalam Global Islamic Economy Indicator. Indonesia menurut State of Global Islamic Economy Report 2020/2021 berhasil menduduki peringkat keempat, naik kelas dari peringkat kelima tahun 2019 dan dari peringkat 10 tahun sebelumnya.

"Dengan peningkatan status menjadi bank BUKU III peluang bagi BRIsyariah makin terbuka luas, baik di sisi penghimpunan dana pihak ketiga, penyaluran dana, pembiayaan perdagangan, kegiatan treasury, dan pembukaan representative office di luar negeri. Insya Allah kesempatan ini akan berdampak positif terhadap ekonomi syariah nasional,"ungkap Ngatari melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa 24 November 2020.

Sepanjang tahun 2020 BRIsyariah menunjukkan pertumbuhan kinerja yang positif. Di triwulan III 2020 BRIsyariah mencatat pertumbuhan laba sebesar 238% year on year menjadi Rp190,5 milyar, dibandingkan triwulan III 2019.

Ke depan, BRIsyariah juga tetap optimis untuk melampaui target telah ditetapkan hingga akhir tahun 2020. Hal itu tercermin pada bulan Oktober ini BRIsyariah terus tumbuh positif.

"Kami telah melampaui target laba sebesar 182% dari target yang telah ditetapkan. Sehingga kami optimistis pencapaian laba di akhir tahun 2020 akan lebih tinggi lagi," tambah Ngatari.

Di sisi pembiayaan, BRIsyariah juga telah membukukan pertumbuhan pembiayaan sebesar 57% (yoy) atau telah mencapai target 111% dari target Oktober 2020. Sedangkan untuk DPK, BRIsyariah telah membukukan pertumbuhan DPK sebesar 78% (yoy) atau telah mencapai target 134% dari target bulan Oktober 2020.(end)


Sumber: IQPLUS

Bank Mandiri Lakukan Sinergi dengan Shopee Terbitkan E-Money


Bank Mandiri bersinergi dengan platform belanja daring Shopee, menerbitkan kartu e-money co-branding Shopee dan Garena Games. Kolaborasi ini akan melengkapi layanan Mandiri e-money pada platform Shopee yang telah ada sebelumnya, yaitu layanan penjualan kartu E-Money di outlet Mandiri e-store serta pengisian saldo via online dilengkapi dengan update saldo langsung untuk telepon genggam berfitur NFC.

Targetnya, kartu e-money co branding dengan desain khusus Shopee dan Garena Games ini akan dirilis sebanyak empat tema pada tahun ini dan dilanjutkan dengan tiga tema pada 2021. Kartu ini, bisa didapatkan melalui Mandiri e-store di Shopee dan permainan Shopee Tanam yang ada di aplikasi Shopee.

Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan, sebagai perusahaan e-commerce, Shopee berkomitmen untuk mendengarkan masukan dari pengguna dalam berinovasi, termasuk bekerjasama dengan mitra-mitra ternama untuk memperluas produk sesuai dengan kebutuhan.

"Kami senang menjadi mitra Bank Mandiri, terutama dalam memberikan kemudahan akses bagi pengguna secara langsung dan mudah ke produk-produk Mandiri, khususnya dengan produk eksklusif Mandiri kartu e-money co-branding khusus Shopee dan Garena Games ini. Kami berharap Shopee dan Mandiri dapat terus menghadirkan inisiatif baru untuk memberikan kenyamanan dan keuntungan lebih pada konsumen kami," kata Handhika.

Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto mengemukakan, peluncuran kartu e-money dengan desain khusus Shopee ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pengguna Mandiri e-money, sekaligus menarik minat para pengguna platform Shopee untuk memiliki dan menggunakan kartu Mandiri e-money.

"Dengan peluncuran ini, maka Bank Mandiri telah menerbitkan secara total 22 juta kartu e-money. Hal ini juga menjadikan Bank Mandiri sebagai salah satu bank paling progresif dalam pengembangan uang elektronik dan digital banking untuk mendukung gerakan nasional non tunai," kata Aquarius.

Selain tampilan edisi khusus, dia melanjutkan, pengembangan bisnis uang elektronik juga dilakukan dengan memperluas jaringan merchant penerima Mandiri e-money, menyediakan sarana isi ulang, membangun cashless society, meningkatkan produksi kartu, memudahkan akses pembelian kartu untuk customer serta melakukan edukasi kepada masyarakat.

"Kini frekuensi transaksi mandiri e-money telah menembus 650 juta transaksi dengan nilai yang mencapai Rp10 triliun pada Januari-September 2020 lalu," ujarnya.

Pengguna platform Shopee, lanjut Aquarius, juga mendapat potongan harga untuk pembelian kartu serta cashback untuk isi saldo E-Money melalui platform Shopee hingga sebesar 5.000 koin Shopee.(end)


Sumber: IQPLUS

PT Medco Power Indonesia Dukung Kementrian ESDM Bangun SDM Unggul di Sektor Energi


Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berkontribusi dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di sektor energi. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan dan Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Kementerian ESDM menjalin kerja sama dengan PT Medco Energi Indonesia dalam memperkuat fungsi sebagai lembaga sertifikasi kompetensi.

"Ini sejalan dengan komitmen Pemerintah dalam membangun kompetensi SDM sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Sekaligus mendorong pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM Prahoro Nurtjahyo pada Selasa (24/11).

Lebih lanjut, Prahoro berharap kerja sama seperti ini dapat membantu percepatan pembangunan kompetensi sumber daya manusia di bidang ketenagalistrikan dan EBTKE yang mumpuni. "Kami siap menjadi bagian dan partner terpercaya dalam pengembangan SDM bidang KEBTKE," tegas Prahoro.

Kepala PPSDM KEBTKE Laode Sulaeman menguraikan, penandatangan kerja sama ini merupakan bagian dari sinergi antar kedua belah pihak. "Inisiasi (kerja sama) ini sudah dimulai sejak awal tahun 2020, namun beberapa kali mengalami penundaan. Alhamdulillah pada hari ini telah terlaksana," kata Laode.

Medco Energi, sambung Laode, secara kontinyu mengirimkan para pegawai mereka untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi di PPSDM KEBTKE. "Tahun ini mereka kembali mengirimkan 69 orang untuk melakukan sertifikasi yang telah terbagi menjadi 5 angkatan," jelasnya.

Direktur Utama PT Medco Power Indonesia Eka Satria menyambut baik atas kerja sama yang dilakukan. Eka mengungkapkan "Terima kasih atas jalinan/layanan yang telah diberikan PPSDM KEBTKE kepada MPI selama ini. Walaupun belum ada payung kerjasamanya, membuat seluruh jajaran PT. MPI agar dapat menggali potensi kerja sama sebagai tindak lanjut penandatanganan PKS ini," ungkap Satria. (end)

Sumber: IQPLUS

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk Alokasikan Capex Rp300 miliar pada 2021


Emiten perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure sebanyak Rp300 miliar pada2021. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan dengan alokasi tahun ini sebanyak Rp530 miliar.

Chief Financial Officer Sawit Sumbermas Sarana Hartono Jap mengatakan Sekitar 85 persen dari anggaran belanja modal akan digunakan untuk program non-planting. Selain itu, belanja modal juga dipakai untuk biaya perawatan pabrik, perawatan perkebunan dan pemupukan.

“Sisa belanja modal akan digunakan untuk program planting karena merupakan program jangka panjang yang tidak berhenti,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (24/11/2020).

Hartono menambahkan,  dana untuk program penanaman kembali sangat kecil karena rata-rata usia pohon SSMS masih muda yaitu 11 tahun pada tahun 2020/ Oleh karena itu, perseroan bisa menekan belanja modal dalam jumlah cukup signifikan.

Di sisi lain, SSMS telah memproduksi crude palm oil (CPO) sebesar 319.533 ton sampai dengan kuartal III/2020. Jumlah itu menurun 0,3 persen dibandingkan dengan realisasi kuartal III/2019.

“[Penurunan terjadi] Karena pembelian buah dari pihak ketiga mengalami penurunan dan iklim musim kemarau yang panjang,” sebutnya.

Hartono menyatakan produksi cukup terganggu karena adanya fenomena La Nina. Namun, kondisi tersebut bisa diantisipasi dengan mempersiapkan infrastruktur yang ada di perkebunan dan pemupukan.

Adapun produksi Palm Kernel, SSMS menghasilkan 61,610 ton dan produksi Palm Kernel Oil (PKO) sebanyak 16,541 ton. Masing-masing naik 0,9 persen dan 18 persen dari periode yang sama tahun 2019.

Total produksi Tandan Buah Segar sepanjang 2020 hingga kuartal ketiga mengalami kenaikan sekitar 3 persen, dari 1,11 juta 2019 menjadi 1,15 juta ton.


Sumber: BISNIS

PT Nusantara Infrastructure Tbk Apresiasi Pembentukan Sovereign Wealth Fund


PT Nusantara Infrastructure Tbk. mengapresiasi pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) sebagai implementasi UU Cipta Kerja bakal memberikan katalis positif di industri pengelolaan jalan tol.

Presiden Direktur Nusantara Infrastructure M. Ramdani Basri menyebut SWF sebagai lembaga investasi bakal dapat membantu kebutuhan permodalan jumbo perusahaan infrastruktur jalan tol.

“Dengan dibuatnya lembaga [SWF] itu sangat membantu. Kami bisa dapat bunga yang lebih murah, tenor lebih panjang, sehingga bisa lebih panjang napasnya,” kata Ramdani kepada Bisnis, Selasa (24/11/2020).

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengklaim Undang Undang Cipta Kerja akan meningkatkan investasi pemerintah melalui pembentukan lembaga pengelola investasi atau sovereign wealth fund.

“Pemerintah melalui pembentukan SWF untuk percepatan pembangunan berbagai proyek strategis seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, layanan kesehatan, dan juga sektor potensi seperti pariwisata serta teknologi,” jelasnya dalam seminar secara virtual, Selasa (24/11/2020).

Sebagai catatan, pembentukan sovereign wealth fund (SWF) termuat dalam Undang Undang Cipta Kerja. Badan hukum itu dibentuk untuk menjalankan fungsi penanaman modal pemerintah pusat.

Pemerintah menjelaskan bahwa modal awal SWF nantinya terdiri atas kombinasi aset negara atau BUMN. Suntikan ekuitas dalam bentuk dana tunai nilainya bisa mencapai Rp30 triliun yang bersumber dari barang milik negara (BMN), saham pada BUMN atau perusahaan, dan piutang negara.

Lewat peraturan pemerintah (PP), akan diatur mengenai SWF termasuk penyertaan modal yang bisa mencapai Rp75 triliun. Dengan ekuitas itu, pemerintah mengklaim bisa menarik dana investasi hingga mencapai tiga kali lipat atau Rp225 triliun.

Sumber: BISNIS

PT Adaro Energy Tbk Lakukan Studi Penghiliran Batu Bara ke Methanol


Emiten pertambangan batu bara, PT Adaro Energy Tbk., tengah melakukan studi untuk mengembangkan bisnis penghiliran batu bara ke methanol.

Head of Corporate Communication Division Adaro Energy Febriati Nadira mengatakan bahwa perseroan telah melakukan berbagai studi dari sisi teknologi dan menyimpulkan bahwa produksi methanol berbasis gasifikasi cocok untuk dikembangkan.

“Saat ini, kami tengah mempertimbangkan berbagai aspek antara lain kepastian pasar dari segi volume dan harga,” ujar Febriati kepada Bisnis, Selasa (24/11/2020).

Adapun, rencana itu sejalan dengan karpet merah untuk menggenjot bisnis hilirisasi dalam negeri dari pemerintah melalui Omnibus Law Undang- Undang Cipta Kerja yang belum lama ini disahkan.

Dalam beleid tersebut, terdapat aturan pengenaan royalti sebesar 0 persen bagi pelaku usaha yang melakukan peningkatan nilai tambah batu bara.

“Adaro menyambut baik rencana pemerintah untuk melakukan hilirisasi batu bara,” papar Febriati.

Sebelumnya, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Adaro Energy Garibaldi Thohir mengatakan bahwa ke depan pihaknya akan lebih proaktif untuk melakukan inisiatif terkait ekspansi di penghiliran batu bara.

“Teknologinya sudah proven, apakah coal to methanol, coal to DME, atau coal to gas, nanti kami pilah lagi, mana yang sesuai dengan bisnis model kami, dan yang bisa sinergi dengan Adaro, nanti kami akan lakukan,” ujar Garibaldi saat media gathering HUT ke 28 Adaro Energy secara virtual, Selasa (20/10/2020).

Pria yang kerap disapa Boy Thohir ini juga mengaku telah melakukan studi dan penjajakan dengan beberapa perusahaan, termasuk pihak asing,  yang memiliki teknologi di bidang penghiliran batu bara tersebut.

Emiten berkode saham ADRO itu mengklaim memiliki beberapa keunggulan dan kesiapan untuk membuat kongsi di bisnis hilirisasi seperti cadangan yang mencukupi, infrastruktur, hingga tenaga kerja yang sudah memadai.

Di lain pihak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif menuturkan bahwa pada saat ini setidaknya terdapat empat proyek pengembangan gasifikasi batu bara, yaitu oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Arutmin Indonesia, PT Adaro Indonesia entitas ADRO, dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA). Adapun, PT KPC dan PT Arutmin adalah dua entitas anak usaha PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).

Arifin menjelaskan bahwa PT Adaro Indonesia tengah mengembangkan proyek coal to methanol di Kotabaru, Kalimantan Selatan. Proyek itu ditargetkan rampung pada 2027 dengan produksi 660.000 ton methanol per tahun dan akan menyerap 1,3 juta ton batu bara per tahun.

"Status saat ini finalisasi kajian," ujar Arifin dalam rapat kerja dengan Komisi VII, Senin (23/11/2020).


Sumber: BISNIS

PT United Tractors Tbk Alami Kenaikan Penjualan Alat Berat Komatsu Per Oktober 2020


PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatatkan volume penjualan alat berat Komatsu per Oktober 2020 sebanyak 154 unit. Mengutip laporan bulanan di laman resminya, Selasa (24/11), penjualan ini naik tipis 3,89% dari realisasi penjualan per September 2020 yakni 148 unit.

Penjualan pada bulan Oktober didominasi oleh sektor konstruksi, yakni sebanyak 47% dari total penjualan atau sekitar 72 unit. Disusul  penjualan ke sektor tambang sebanyak 24% atau 37 unit, penjualan ke sektor kehutanan sebanyak 18% atau 28 unit, dan penjualan ke sektor agro (kebun) sebesar 11% atau 17 unit.

Jika diakumulasikan, total penjualan alat berat Komatsu hingga akhir Oktober 2020 berada di angka 1.345 unit. Realisasi ini memang masih terkontraksi 50,8% dari penjualan di periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai 2.734 unit. Adapun pangsa pasar atau market share Komatsu mencapai  30% secara nasional per Oktober 2020.

Namun demikian, penjualan alat berat UNTR mengalami tren kenaikan, setidaknya dalam lima bulan terakhir. Pada Juni 2020, UNTR menjual 76 alat berat atau naik 26%, dimana pada bulan Mei 2020 penjualan alat berat Komatsu hanya mencapai 60 unit yang merupakan  penjualan terendah sepanjang tahun 2020.

Tren kenaikan kemudian berlanjut di periode Juli (85 unit), Agustus (105 unit), dan September (148 unit). Adapun rekor penjualan alat berat tertinggi tahun ini masih dicatatkan oleh penjualan pada periode Januari 2020 yang mencapai 251 unit.


Sumber: KONTAN

Jadwal Pembagian Dividen Saham SMSM dari PT Selamat Sempurna Tbk


Emiten yang bergerak di sektor otomotif dan komponen PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) akan membagikan dividen interim. Rencana tersebut telah diputuskan dan disetujui oleh direksi dan dewan komisaris SMSM, Senin (23/11). 

"Membagi dan membayar dividen interim ketiga untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, sebesar Rp 20 setiap saham," ungkap manajemen SMSM dalam keterbukaan informasi, Selasa (24/11). Adapun jumlah dividen yang akan dibagikan mencapai Rp 115,17 miliar. 

Dividen interim itu akan dibayarkan ke pemegang saham pada 22 Desember 2020. Berikut jadwalnya: 


Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 1 Desember 2020

Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 2 Desember 2020

Cum dividen di pasar tunai: 3 Desember 2020

Ex dividen di pasar tunai: 4 Desember 2020

Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen (recording date): 3 Desember 2020

Pembayaran dividen interim: 22 Desember 2020. 


Asal tahu saja, pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (24/11), saham SMSM berada di harga Rp 1.380. Dengan demikian, perkiraan dividend yield yang dihasilkan SMSM sebesar 1,45%. 

Sekadar informasi, per akhir September 2020 SMSM mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga Rp 352,7 miliar. Adapun laba yang didistribusikan ke kepentingan non-pengendali mencapai Rp 36,98 miliar.

Sementara itu, saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya mencapai Rp 28,99 miliar. Di sisi lain, saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp 1,99 triliun. 

SMSM juga mencatatkan ekuitas yang diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp 2,22 triliun. Sementara yang diatribusikan ke kepentingan non-pengendali mencapai Rp 373,33 miliar. Manajemen SMSM mengungkapkan, data-data keuangan inilah yang mendasari pembagian dividen interim SMSM kali ini.


Sumber: KONTAN

PT Surya Media Citra Tbk Dapatkan Pinjaman IDR 1,5 T dari PT Bank HSBC Indonesia


PT Surya Media Citra Tbk (SCMA) dan anak usahanya, PT Surya Citra Televisi serta PT Indosiar Visual Mandiri telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman Rp 1,5 triliun dari Bank PT Bank HSBC Indonesia. 

Fasilitas pinjaman tersebut memiliki tenor selama 36 bulan terhitung sejak tanggal perjanjian. SCMA bakal menggunakan fasilitas tersebut untuk modal kerja perusahaan.

Pada akhir September 2020, Surya Citra Media memiliki total liabilitas Rp 1,32 triliun. Dari total liabilitas tersebut, utang berbunga SCMA hanya pinjaman bank yang jatuh tempo dalam waktu setahun sebesar Rp 11,23 miliar.

Sedangkan total ekuitas SCMA mencapai Rp 5,57 triliun. Saldo laba Surya Citra yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp 4,70 triliun.

Dari sisi kinerja, SCMA membukukan pendapatan iklan Rp 4,11 triliun, menyusut 16,29% dari periode yang sama tahun lalu. Tapi, pendapatan lain-lain SCMA justru naik 31,69% menjadi Rp 277,36 miliar.

Alhasil, total pendapatan kotor SCMA mencapai Rp 4,39 triliun, turun 14,26% secara tahunan. Laba bersih Surya Citra Media melorot 9,31% menjadi Rp 913,61 miliar hingga akhir September.

Pada sembilan bulan pertama tahun ini, SCMA memberikan potongan penjualan sebesar Rp 806,64 miliar atau 18,37% dari total pendapatan kotor periode Januari-September tahun ini.

Sumber: KONTAN

Rekomendasi Saham MDKA, INKP dan HOKI oleh Mirae Asset Sekuritas | 25 November 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

November 25, 2020

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,701.03(+0.85%), test resistance at 5,733, trading range 5,679 – 5,733. Indikator MFI optimized sudah berada di overbought area namun indikator RSI optimized masih bergerak naik. Pada periode  weekly terlihat Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik lebih lanjut namun mulai terbatas.Daily support di 5,679 dan daily resistance di 5,733 Cut loss level di 5,587.

MDKA Daily, 1,830 (-2.92%),trading buy, trading range 1,810 – 1,870. Indikator MFI optimized cenderung bergerak naik dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline. Daily support di 1,810 dan daily resistance di  1,870. Cut loss level di 1,800.

INKP Daily, 9,125 (+2.53%), trading buy, trading range 9,075 – 9,250. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung menguat. Daily support  di 9,075 dan daily resistance di 9,250. Cut loss level di 8,800.

HOKI Daily, 880 (+1.15%), trading buy, trading range 860 – 890. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Perkiraan daily support di 860 dan daily resistance terdekat di 890. Cut loss level di 840.

Rekomendasi Saham BBCA, BJTM dan TKIM oleh IPOT Indopremier | 25 November 2020


IHSG (5.650 – 5.750) :  indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melanjutkan penguatannya. Target kenaikan indeks pada level 5.750 kemudian 5.800 dengan support di level 5.650 dan 5.600.

BBCA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 32.550 dengan resist di level 33.000 kemudian 33.250.

BJTM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 645 kemudian 660 dengan support di level 615 cut loss jika break 600.

TKIM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.100 kemudian 7.225 dengan support di level 6.850 cut loss jika break 6.725.

XBNI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.006 kemudian 1.013 dengan support di level 992 cut loss jika break 985.

XIPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 169 kemudian 171 dengan support di level 165 cut loss jika break 163.

XPDV (Buy) : Target kenaikan harga pada level 446 kemudian 449 dengan support di level 440 cut loss jika break 437.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9svm

Analisa Saham MIKA | 25 November 2020


Analisa Saham MIKA

Saham MIKA pada tanggal 24 November 2020 ditutup menguat tipis pada harga 2500, naik 0,40%. Hal ini disertai dengan peningkatan volume, yaitu 116% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bullish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Rekomendasi Saham:

Trading Buy

Beli/Tambah Posisi jika di atas 2550

Jika naik di atas 2740 maka berpeluang ke 2840

Jika turun di bawah 2410 maka berpeluang ke 2280

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Analisa Saham INKP | 25 November 2020


Analisa Saham INKP

Saham INKP pada tanggal 24 November 2020 ditutup menguat pada harga 9125, naik 2,52%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 176% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area oversold dengan kecenderungan bullish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Rekomendasi Saham:

Beli Spekulasi

Jika naik di atas 9550 maka berpeluang ke 9775

Jika turun di bawah 9025 maka berpeluang ke 8850

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Analisa Saham KAEF | 25 November 2020


Analisa Saham KAEF

Saham KAEF pada tanggal 24 November 2020 ditutup menguat pada harga 3300, naik 0,91%. Hal ini disertai dengan peningkatan volume, yaitu 162% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Rekomendasi Saham:

Beli Jika di atas 3380

Jika naik di atas 3630 maka berpeluang ke 3790

Jika turun di bawah 3220 maka berpeluang ke 3200

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Bandarmologi Saham ADHI, MBAP, JSMR, GGRM dan BRIS | 25 November 2020


New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives 

(Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNC Sekuritas) 

Wednesday (25/11/2020) 


IDX Composite 5,654 - 5,743

SUMMARY: STRONG BUY


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): OVERBOUGHT

STOCH (9,6): OVERBOUGHT

MACD(12,26): BUY

ATR (14): NEUTRAL

ADX (14): STRONG TREND BUY

CCI (14): OVERBOUGHT

HIGHS/LOW (14): BUY

VO: BUY

ROC: BUY

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): OVERBOUGHT


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


ADHI 1,005 - 1,170

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,045

TARGET PRICE: 1,170

STOP-LOSS: 1,005



BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION



MBAP 2,340 - 2,500

TECHNICAL INDICATORS: BUY 2,390

TARGET PRICE: 2,500

STOP-LOSS: 2,340



BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION



JSMR 4,450 - 4,640

TECHNICAL INDICATORS: BUY 4,480

TARGET PRICE: 4,640

STOP-LOSS: 4,450



BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



GGRM 44,000 - 45,550

TECHNICAL INDICATORS: BUY 44,550

TARGET PRICE: 45,550

STOP-LOSS: 44,000


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION



BRIS 1,330- 1,380

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,335

TARGET PRICE: 1,380

STOP-LOSS: 1,330



BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): 

DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



(Dr Cand. ES, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNCSek/Disc On)

Rekomendasi Saham UNTR, BBRI, BRPT dan PTBA oleh MNC Sekuritas | 25 November 2020


MNC Daily Scope Wave

25 November 2020


Pada perdagangan kemarin (24/11), IHSG ditutup menguat 0,8% ke level 5,701 dan meninggalkan gap di bawah pada level 5,652-5,667. Kami tetap memperkirakan posisi IHSG sudah berada di akhir wave v dari wave (v) dari [iii], meskipun IHSG masih menguat, target penguatan IHSG kami perkirakan berada pada area 5,655-5,720 (fibo retrace 61,8). Tetap waspadai akan adanya koreksi IHSG untuk membentuk wave [iv] ke rentang area 5,400-5,500.

Support: 5,520, 5,430

Resistance: 5,715, 5,840


UNTR - Buy on Weakness (22,425)

Kemarin (24/11), UNTR ditutup menguat 1,5% ke level 22,425. Kami perkirakan saat ini pergerakan UNTR sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3, sehingga pergerakan UNTR masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 21,550-22,350

Target Price: 23,500, 25,000

Stoploss: below 21,550


BBRI - Spec Buy (4,200)

Pada perdagangan kemarin (24/11), BBRI ditutup menguat 2,9% ke level 4,200 dan menembus resistancenya di 4,190. Kami perkirakan posisi BBRI saat ini sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C), sehingga BBRI masih dapat berpeluang menguat menuju resistance trendlinenya.

Spec Buy: 4,130-4,180

Target Price: 4,300, 4,400

Stoploss: below 3,920


BRPT - Buy on Weakness (1,085)

BRPT ditutup menguat 3,8% ke level 1,085 pada perdagangan kemarin (24/11). Saat ini posisi BRPT sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti, pergerakan BRPT masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,020-1,060

Target Price: 1,150, 1,300

Stoploss: below 990


PTBA - Sell on Strength (2,280)

Pada perdagangan kemarin (24/11), PTBA ditutup terkoreksi ke level 2,280. Pada tanggal 18/11 lalu, kami pernah rekomendasikan BoW PTBA dan telah mengenai target kami. Saat ini posisi PTBA diperkirakan sedang berada di akhir wave [iii] dari wave 3 dari wave (C), hal tersebut berarti PTBA rentan terkoreksi untuk membentuk wave [iv] terlebih dahulu. Adapun level koreksi PTBA berada pada rentang 2,220-2,270, level tersebut juga dapat digunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 2,280-2,350


Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 25 November 2020


Dow surges more than 400 points, closes above 30,000 for the first time ever

The Dow Jones Industrial Average rallied on Tuesday, breaking above 30,000 for the first time amid positive vaccine news, hope for a strong economic recovery in 2021 and easing of political uncertainty as the Trump administration approved the start of the presidential transition.


Dow.......30046  +454.97  +1.54%

Nasdaq..12037   +156.2    +1.31%

S&P 500..3635    +57.8       +1.62%

 

FTSE...... .6432    +98.3       +1.55%

Dax........13292    +165.5     +1.26%

CAC........5558      +66.3       +1.21%


Nikkei....26166   +638.2    +2.50%

HSI.........26588   +102.0    +0.39%

Shanghai .3403   -11.7        -0.34%

ST Times..2892   +42.9      +1.50%


IDX....5701.03   +48.27     +0.85%

LQ45...907.88   +6.22        +0.69%


JAKMIND....1022.04    +2.78     +0.27%

JAKCONS....1879.34   +12.17   +0.65%

JAKTRADE....675.82    +9.09     +1.36%

JAKBIND........875.36   +12.30   +1.43%

JAKAGRI......1243.63   +1.31      +0.11%

JAKFIN.....  ..1295.03   +9.29      +0.72%

JAKPROP......364.38     +5.70      +1.59%

JAKINFR.......970.91     +11.63    +1.21%

JAKMANU....1309.04   +11.08    +0.85%    

JAKMINE......1600.37    -4.67       -0.29%

 

Indo10Yr...6.5248  -0.0258   -0.40%👍

ICBI......307.7978  +0.4488  +0.15%👍

US10Yr......0.8820  +0.0250   +2.92%

VIX............21.64   -1.02        -4.50%👍

  

USDIndx .....92.1680 -0.3670   -0.40%

Como Indx....159.79 +2.47       +1.57%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN.......129.46  +1.51       +1.18%



IndoCDS.....74.065   -3.275    -4.235%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14155.00 +6              +0.04%

Jisdor....14196   +32            +0.23%



Euro.........1.1890  +0.0049  +0.41%


TLKM...23.37   +0.26    +1.13%

(3318)

EIDO.....22.46  +0.50    +2.28%

EEM.......49.85  +0.66    +1.34%


Oil........44.75         +1.85        +4.31%

Gold ....1810.70     -29.50      -1.60%

Timah...18687.50   +50.00     +0.27%

Nickel....16250.00  +187.50   +1.17%

 

Coal price.....63.50   +0.10    +0.16%

(Nov/Newcastle) 

Coal price...69.00   +1.95    +2.91%

(Des/Newcastle)

Coal price.....53.15   +0.05    +0.09%

(Nov/Rotterdam) 

Coal price...58.00   +2.80    +5.07%

(Des/ Rotterdam)

 

CPO(Jan)..3313     -78       -2.30%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............432.50  -0.75      -0.17%

SoybeanOil...37.97  -0.37      -0.96%

Wheat........ 617.25  +12.75  +2.11%


Wood pulp. 3550     unch      +0%


( DE/ Phintraco(AT)  25-11-20)