google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Saham META

Rekomendasi Saham BRPT, META dan UNVR oleh Indo Premier Sekuritas | 18 Oktober 2023

Indo Premier Sekuritas 18 Oktober 2023 IHSG diprediksi bergerak menguat dengan support 6.900 dan resistance 6.980 Saham BRPT (Buy) PT Barito Pacific Tbk Current Price : 1150  Entry : 1150  Target Price : 1.215 (+5,7%)  Stop Loss : < 1.115 (-3,0%)  Risk to Reward Ratio = 1 : 1,9  Saham META - (Buy on Pullback) PT Nusantara Infrastructure Tbk  Current Price : 226  Entry : 212 - 216  Target Price : 236 (+11,3%)  Stop Loss : < 200 (-5,7%)  Risk to Reward Ratio = 1 : 2,0 Saham UNVR - (Buy on Breakout) PT Unilever Indonesia Tbk Current Price : 3.830  Entry : 3.870  Target Price : 4.030 (+4,1%)  Stop Loss : < 3.790 (-2,1%)  Risk to Reward Ratio = 1 : 2,0- Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham KAYU dan Saham META oleh HP Sekuritas | 5 Oktober 2023

HP Sekuritas 5 Oktober 2023 Saham KAYU Trend: Uptrend Indicator(s): BB25(biru), OBV, MA25(oranye) & MA100(merah) Potential: Saat ini sudah breakout dari continuation pennant pattern resistance @ 370. MACD line crossing ke bawah signal line di atas zero line. Entry level di resistance area @ 374-380. Target Price di dynamic resistance area BB25(biru) @ 412-416 dan resistance area dari pola trend @ 428-432. Stoploss di support area @ 352-350. Rekomendasi Buy, Entry Level: 374-380; Target: 412-416 / 428-432; Stoploss: 352-350; Saham META Trend: Uptrend Indicator(s): BB25(biru), MACD, MA25(oranye) & MA100(merah) Potential: Saat ini terkoreksi dan membentuk upper shadow panjang. MACD line crossing ke atas signal line di atas zero line. Entry level di dynamic support area upper BB25(biru) @ 256-254. Target Price di resistance area @ 270-272 dan @ 284-288. Stoploss di support area @ 244-240. Rekomendasi Buy On Weakness, Entry Level: 256-254; Target: 270-272 / 284-288; Stoploss: 244-2...

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) Raih Pendapatan Rp411,16 Miliar Hingga Maret 2023

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) meraih pendapatan Rp411,16 miliar hingga periode 31 Maret 2023 meningkat dari pendapatan Rp193,54 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp255,95 miliar dari Rp73,62 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp155,21 miliar dari laba bruto Rp119,92 miliar. Sedangkan laba usaha diraih sebesar Rp100,19 miliar meningkat dari laba usaha Rp68,29 miliar tahun sebelumnya. Namun rugi sebelum pajak diderita sebesar Rp21,66 miliar usai meraih laba sebelum pajak Rp38,89 miliar terutama karena kenaikan beban keuangan menjadi Rp118,26 miliar dari Rp43,29 miliar. Selain itu adanya kerugian bersih entitas asosiasi sebesar Rp18,45 miliar usai mencatat keuntungan bersih entitas asosiasi Rp12,04 miliar tahun sebelumnya. Rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diderita Rp30,32 miliar usai meraih laba periode berjalan Rp19,27 miliar tahun sebelumnya. Jumlah...

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) Catat Pendapatan Sebesar Rp1,4 Triliun Hingga Desember 2022

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) mencatat pendapatan sebesar Rp1,40 triliun hingga periode 31 Desember 2022 naik tajam dari pendapatan Rp844,79 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp821,08 miliar dari Rp438,51 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp581,29 miliar dari laba bruto Rp406,28 miliar. Sedangkan laba usaha naik menjadi Rp278,19 miliar dari laba usaha Rp150,78 miliar dan laba sebelum pajak naik menjadi Rp178,20 miliar dari laba sebelum pajak Rp62,95 miliar. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp72,44 miliar naik tajam dari laba Rp5,99 mliar tahun sebelumnya. Jumlah liabilitas perseroan naik tajam menjadi Rp7,67 triliun hingga periode 31 Desember 2022 dari jumlah liabilitas Rp3,23 triliun hingga periode 31 Desember 2021. Sedangkan jumlah aset mencapai Rp11,15 triliun hingga periode 31 Desember 2022 naik dari jumlah aset Rp6,59 triliun hingga perio...

Raup Rp55 Miliar, Anak Usaha META Jual Seluruh Sahamnya di Tirta Bangun Nusantara

PT Potum Mundi Infranusantara (POTUM), anak usaha PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Tirta Bangun Nusantara (TBN) kepada PT Bahtera Hijau Mandiri (BHM), sebanyak 26.957.547 saham. TBN melakukan kegiatan usaha di bidang pengolahan air dan air limbah. Dahlia Evawani Corporate Secretary PT Nusantara Infrastructure menjelaskan, dari penjualan saham ini POTUM mengantongi Rp55 miliar sesuai nilai transaksi yang telah disepakati. "Pelaksanaan transaksi ini berpotensi mengurangi aset dan ekuitas perseroan," tulis Dahlia dalam keterangannya, Selasa (27/12). Namun Perseroan yakin bahwa pelaksanaan Rencana Transaksi tidak akan memberikan dampak negatif karena saat ini Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang memadai untuk menjalankan kegiatan operasional Perseroan. "Transaksi yang dilakukan bukan merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan bukan merupakan transaksi afiliasi,...

Nusantara Infrastructure (META) Caplok 40 Persen Jalanlayang MBZ Milik Jasa Marga

Anak Usaha PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) di sektor jalan tol, PT Margautama Nusantara (MUN) secara resmi telah membeli 40% kepemilikan saham PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). Proses pembelian 40% kepemilikan saham PT JJC tersebut sepenuhnya telah selesai, yang ditandai dengan diselenggarakannya Seremoni Pembelian 40% Saham PT JJC pada 21 Desember 2022 di Glass House, The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta yang dihadiri oleh jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) seperti Bina Marga, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan lainnya, Direktur Utama PT Nusantara Infrastructure Tbk Ramdani Basri serta Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur. Direktur Utama Nusantara Infrastructure, Ramdani Basri mengatakan, “Seluruh proses transaksi pembelian Jalan Layang MBZ sepenuhnya telah selesai dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang berla...

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) Catat Pendapatan Rp614,65 Miliar Hingga September 2022

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) mencatat pendapatan Rp614,65 miliar hingga periode 30 September 2022 turun dari pendapatan Rp633,15 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Menurut laporan keuangan perseroan Rabu, beban pokok penjualan turun menjadi Rp223,51 miliar dari Rp353,28 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp391,13 miliar dari laba bruto Rp279,87 miliar. Sedangkan laba usaha diraih Rp198,49 miliar meningkat dari laba usaha Rp117,39 miliar dan laba sebelum pajak mencapai Rp134,42 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp55,65 miliar tahun sebelumnya. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp65,56 miliar naik dari laba Rp12,55 miliar tahun sebelumnya dan laba per saham menjadi Rp3,71 naik dari laba per saham Rp0,71 tahun sebelumnya. Jumlah liabilitas perseroan mencapai Rp3,28 triliun hingga periode 30 September 2022 naik dari jumlah liabilitas Rp3,22 triliun hingga periode 31 Desember 2021 sedangkan jumlah aset mencapai Rp6,74 tril...

[META] PT Nusantara Infrastructure Tbk Dukung Program Transaksi Tol Nirsentuh

Emiten PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) menyatakan pihaknya mendukung penuh program pemerintah dalam proyek transaksi tol nirsentuh. Sebagaimana diketahui, Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) resmi menjalankan sistem transaksi tol non tunai nirsentuh berbasis Multilane Free Flow (MLFF) berteknologi GNSS (Global Navigation Satelite System) dari Roatex, Ltd, Hungaria. Implementasi teknologi MLFF pada 40 ruas tol tersebut ditargetkan akan rampung pada pertengahan 2022. Sebagai emiten operator jalan tol, META sendiri menyatakan mendukung penerapan teknologi tersebut dan menunggu penjelasan lebih lanjut mengenai model bisnis yang ada. "Kami mendukung penuh program pemerintah dalam hal penerapan MLFF yang diinisiasi oleh Roatex ini," ujar Deden Rochmawaty, GM Corporate Affairs saat dihubungi oleh Kontan, Senin (22/3). Mengenai kemungkinan kerjasama dengan Roatex dan BPJT, META masih belum memberikan pernyataan lebih lanjut. Pihaknya masih menunggu penjelasan le...

Rekomendasi Saham GJTL, META, POLL dan TINS oleh Panin Sekuritas | 17 Maret 2021

Panin Sekuritas Daily 17 Maret 2021 by William Hartanto PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) Resistance Breakout: Mengalami penguatan menembus resistance pada Rp 890 (pola bullish flag), melanjutkan tren menguat.  Speculative buy and hold Rp 890, dengan target harga Rp 1.000-Rp 12.00, stop loss PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) Rising Volume: Mengalami peningkatan volume transaksi, pergerakan sideways potensi menguat.  Buy  Rp 157–Rp 158, target harga di Rp 180, stop loss support: Rp 148; Rp 143 dan resistance: Rp 160; Rp 180. PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) Chart Pattern: Mengkonfirmasi pola descending triangle dan melanjutkan penguatan, resistance yang dituju pada Rp 5.900.  Sell on strength. Support di Rp 5.575; Rp 4.900, sementara resistance: Rp 5.900; Rp 6.825. PT Timah Tbk (TINS) Testing Support: Menguji support pada Rp 1.575. Jika ditembus akan menjadi pola double top yang mana merupakan pola bearish.  Wait and see. Support berada di Rp 1.575 dan resi...

[META] PT Nusantara Infrastructure Tbk Siapkan Rp 128 miliar untuk SPM Jalan Tol

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) menyiapkan dana lebih dari Rp 128 miliar untuk pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol. GM Corporate Affairs Nusantara Infrastructure Deden Rochmawaty menyebutkan, setiap tahun, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan mengalokasikan anggaran bagi pemenuhan SPM. Tentunya, sesuai dengan kondisi masing-masing ruas/panjang jalannya berdasarkan depresiasi konstruksi jalan yang terjadi akibat jumlah dan beban lalu lintas, cuaca, serta kemungkinan lainnya. "Untuk Jalan Tol Seksi Empat (Makassar) anggarannya Rp 110 miliar lebih dan untuk MMN (Makassar) lebih dari Rp 18 miliar," ujarnya kepada kontan.co.id, Jumat (15/1). SPM merupakan ukuran standar pelayanan yg harus dipenuhi oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sesuai Peraturan Menteri PUPR. Deden berujar, pemenuhan SPM sendiri dilakukan penilaian setiap bulan dan per September (per enam buulan) yang dievaluasi secara menyeluruh. "100% SPM telah terpenuhi dari seluruh parameteryang dipe...

Analisa Saham META | 11 Januari 2021

Analisa Saham META Saham META pada tanggal 8 Januari 2021 ditutup melemah pada harga 220, turun -0,9%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 67% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Hold Beli jika di atas 238 Jika naik di atas 254 maka berpeluang ke 300 Jika turun di bawah 208 maka berpeluang ke 192 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, Silahkan follow Channel Youtube : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Silahkan follow Channel Telegram : https://t.me/SahamOnlineID

PT Nusantara Infrastructure Tbk Apresiasi Pembentukan Sovereign Wealth Fund

PT Nusantara Infrastructure Tbk. mengapresiasi pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) sebagai implementasi UU Cipta Kerja bakal memberikan katalis positif di industri pengelolaan jalan tol. Presiden Direktur Nusantara Infrastructure M. Ramdani Basri menyebut SWF sebagai lembaga investasi bakal dapat membantu kebutuhan permodalan jumbo perusahaan infrastruktur jalan tol. “Dengan dibuatnya lembaga [SWF] itu sangat membantu. Kami bisa dapat bunga yang lebih murah, tenor lebih panjang, sehingga bisa lebih panjang napasnya,” kata Ramdani kepada Bisnis, Selasa (24/11/2020). Dalam kesempatan terpisah, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengklaim Undang Undang Cipta Kerja akan meningkatkan investasi pemerintah melalui pembentukan lembaga pengelola investasi atau sovereign wealth fund. “Pemerintah melalui pembentukan SWF untuk percepatan pembangunan berbagai proyek strategis seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, layanan kesehatan, dan juga sektor potensi seperti pariwisata serta te...

Saham META | Nusantara Infrastructure bentuk konsorsium bangun jalan tol

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) membentuk konsorsium bernama Jakarta Metro Expressway (JMEX). Konsorsium ini dibentuk dengan menggandeng tiga perusahaan lain, yakni PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Acset Indonusa Tbk (ACST), dan PT Triputra Utama Selaras. Melansir keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (5/2), konsorsium ini telah memperoleh izin prakarsa pada tanggal 21 Januari 2020 untuk mengusulkan pembangunan jalan tol Ulujami-Jati Asih sepanjang 22 km. Adapun nilai investasi dari pembangunan jalan tol ini diperkirakan mencapai Rp 21,5 triliun. Pembangunan jalan tol ini merupakan jalan tol strategis yang akan menghubungkan wilayah Jati Asih-Taman Mini Indonesia Indah (TMII)–Pondok Indah–Ulujami dan diusulkan untuk masuk ke dalam jaringan Jakarta Outring Road (JORR) III. “Pembangunan ini juga bertujuan mengurangi beban lalu lintas di sepanjang JORR serta memaksimalkan kapasitas lalu lintas di sepanjang koridor JORR jika diintegrasikan den...

Saham META | PT Nusantara Infrastructure Tbk. Bidik 3 Ruas Tol

PT Nusantara Infrastructure Tbk. berencana mengajukan prakarsa 2-3 ruas tol untuk menambah portfolio bisnis perseroan di lini infrastruktur jalan tol. Direktur Utama Nusantara Infrastructure Muhammad Ramdani Basri mengungkapkan pihaknya masih memiliki rencana mengajukan prakarsa ruas tol setelah Cikunir-Ulujami. Saat ini, perseroan tengah menyiapkan studi untuk sejumlah ruas. “Masih ada 2-3 ruas lagi yang akan diprakarsa, tidak berhenti disitu, kemudian kami akan mengembangkan lagi,” ujarnya kepada Bisnis, di Nusa Dua, Bali, baru-baru ini. Ramdani menjelaskan perseroan akan mengempit kepemilikan 85% di ruas tol Cikunir-Ulujami. Sisanya, akan dibagi dengan anggota konsorsium lainnya yakni PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dan PT Acset Indonusa Tbk. Seperti diketahui, ruas tol Cikunir-Ulujami memiliki panjang 28,86 kilometer (km). Nilai investasi untuk pembangunan proyek tersebut mencapai Rp22,5 triliun. Pekan lalu, emiten berkode saham META itu telah meneken nota kesepahaman den...

Prospek Saham META | 17 Juli 2018

Pemegang saham mayoritas PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), PT Metro Pacific Tollways Indonesia akan menggelar tender offer wajib setelah memiliki 53,26% saham operator jalan tol ini. Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengungkapkan, ketertarikan Metro Pacific untuk jadi penguasa PT Nusantara Infrastructur Tbk (META), lantaran kondisi fundamental META yang terbilang bagus. Namun, dari sisi prospek saham, investor justru perlu menahan hold atau wait and see sebelum masuk ke saham META. Valuasi saham META dianggap sudah terbilang tinggi, dengan price to earning ratio (PER) 18 kali. "Seharusnya (saham META) bisa dibilang prospek bagus, tapi harga sahamnya sudah mengalami penguatan dan trennya cenderung naik. Jadi trennya sudah mulai menguat," jelas Nafan kepada Kontan.co.id, Senin (16/7). Menurut Nafan, sekarang bukan waktu yang tepat jika investor ingin masuk ke saham META. Setidaknya, investor masih perlu menunggu hingga harga saham terkoreksi...

Analisa Saham UNTR, CPIN dan META | 21 Juni 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight (June 21, 2018) (agung.nugroho@miraeasset.co.id ) IHSG Daily, 5,884.04(-1.83%), limited upside & prone to correction, trading range hari ini 5,934 – 5,987, kenaikan pada indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized mulai terbatas. Pada Figure 3 pada periode weekly ,indikator MFI optimized, indikator RSI optimized  dan Stochastic %D optimized masih cenderung bergerak naik. Daily resistance terdekat di 5,934 dan support di 5,834. Cut loss level di 5,781. UNTR Weekly,  33,500 (-3.74%),buy on weakness ,trading range 33,350 –34,050. indikator MFI optimized, indikator W%R  optimized cenderung naik dan indikator Stochastic%D akan menguji support trend line. Daily support di 33,150 dan daily resistance di 34,050.Cut loss level di 32,850. CPIN Weekly, 3,800 (+9.83%),trading buy,  3,750 – 3,900. indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan stochastic %D optimized cenderung masih cenderung naik. Da...

Berita Saham META | 5 April 2018

Berita Saham META Anak usaha PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) yakni PT Margautama Nusantara (MUN) yang bergerak dalam bidang pembangunan jalan tol yang merupakan induk dari PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) berencana membangun jalan tol. Menurut keterangan Dahlia Evawani, Sekretaris Perusahaan Perseroan, BMN berencana membangun jalan tol Ujung Pandang Seksi III Makassar Sulawesi Selatan. Untuk melaksanakan proyek tersebut BMN mengadakan kontrak untuk desain dan konstruksi jalan tol dengan PT Wijaya Karya Beton Tbk. Pada 2 April lalu, BMN dan Wika Beton telah menandatangani dokumen kontrak Desain dan KOnstruksi Jalan Tol Ujung Pandang Seksi III dengan nilai kontrak Rp1.623.814.821.677. Dengan kontrak ini diharapkan akan mendorong percepatan penyelesaian proyek yang sedang dikembangkan oleh BMN. (end) IQPLUS

Berita Saham META | 26 Februari 2018

Berita Saham META PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) meraih laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp38,70 miliar atau Rp2,54 per saham turun 59,63 persen hingga periode 31 Desember 2017 dibandingkan laba yang diraih pada periode sama tahun sebelumnya yang Rp95,88 miliar atau Rp6,29 per saham. Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan turun menjadi Rp792,01 miliar dari Rp986,83 miliar dan beban turun menjadi Rp274,77 miliar dari Rp501,51 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp517,23 miliar dari laba bruto Rp485,31 miliar. Laba usaha turun menjadi Rp320,65 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp323,87 miliar salah satunya karena beban usaha lainnya bersih diderita Rp24,36 miliar dari pendapatan lainnya Rp337,36 juta pada tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak turun menjadi Rp159,07 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp201,82 miliar. Total aset hingga 31 Desember 2017 mencapai Rp5,32 triliun nai...

Berita Saham META | 23 Februari 2018

Berita Saham META PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) berencana melakukan Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) kepada pemegang sahamnya melalui mekanisme penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Menurut keterangan tertulis yang diterbitkan oleh Perseroan, Jumat, rencananya META akan menawarkan sebanyak 4.950.072.626 saham biasa seri B dengan nilai nominal Rp70 per saham. Saham yang ditawarkan ini jumlahnya sama dengan 24,52% dari modal ditempatkan dan disetor setelah PUT II. PUT II ini rencananya akan memakai skema rasio 3:1, dimana setiap pemegang 3 saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 11 April 2018 berhak atas 1 HMETD yang dapat digunakan untuk membeli 1 saham baru. Cum dan Ex HMETD di pasar reguler dan pasar negosiasi akan dilaksanakan pada tanggal 6 dan 9 April 2018. Sedangkan perdagangan HMETD akan dilaksanakan pada tanggal 13-19 April 2018. Adapun untuk penggunaan dana hasil penerbitan dan penawaran PUT II ini rencananya sebes...

Berita Saham META | 21 November 2017

Kontroversi tentang siapa pengendali PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) masih berlanjut. Bursa Efek Indonesia (BEI) enggan membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham META lantaran belum ada kejelasan terkait siapa pemegang saham pengendali META. Pihak BEI menuturkan, saat ini META belum memberi jawaban terkait siapa pengendali emiten ini. "Kalau dijawab pengendalinya yang punya 1,5%, saya akan pertanyakan. Bagi kami, pengendalinya yang memiliki 48,27% dan harus tender offer," ungkap Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, Senin (20/11). Kontroversi ini berpangkal dari transaksi tutup sendiri (crossing) saham META senilai Rp 1,8 triliun pada September lalu. Ada pengalihan 43% atau 6,6 miliar saham META melalui PT Hijau Makmur Sejahtera dan Eagle Infrastructure Fund Limited (EI) ke PT Matahari Kapital Indonesia, perusahaan yang terafiliasi dengan META. Belakangan terungkap identitas pembeli sisa 42,25% saham META dalam crossing pada 8 September lalu. Si pembel...

Saham Online di Facebook