google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Wintermar (WINS) rencanakan ekspansi di tahun depan, berikut rencananya Langsung ke konten utama

Wintermar (WINS) rencanakan ekspansi di tahun depan, berikut rencananya


PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) menilai dampak penyebaran varian omicron belum terlalu besar terhadap bisnisnya.

"Sementara masih belum ada dampak besar. kalau ada border closure mungkin bisa ganggu crew change," ujar Investor Relation WINS, Pek Swan Layanto kepada Kontan.co.id, Selasa (7/12).

Oleh karenanya, perusahaan optimis pada kuartal IV ini masih dapat mencatatkan pertumbuhan. Dia berujar, sampai dengan kuartal III kemarin utilisasi meningkat menjadi 66% dibandingkan 63% periode yang sama tahun lalu.

"Sehingga target kami untuk utilisasi kuartal IV harusnya bisa tercapai, tetapi 2022 akan lebih baik lagi karena ada kontrak baru yang mulai tahun depan," katanya.

Sekedar informasi, sampai dengan kuartal III 2021 perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran dengan fokus pada kapal penunjang kegiatan angkutan lepas pantai bagi industri minyak dan gas bumi ini telah menggenggam kontrak sebesar US$ 64 juta.

Berangkat dari hal itu, perusahaan berencana melakukan ekspansi di tahun depan. Pek Swan menuturkan, langkah ekspansi tersebut sudah mulai dijalani sejak tahun ini dengan menjual kapal tua. Hal itu lantaran perusahaan berkeinginan membeli kapal tipe lain dengan charter rate lebih tinggi untuk meningkatkan yield dari armada.

Selain itu, WINS juga akan melakukan kerjasama dengan perusahaan lain untuk mencari kontrak di energi terbarukan. Kemudian, investasi di digitalisasi supaya meningkatkan standar efisiensi dan prosedur streamline.

Karenanya, tahun depan perusahaan berencana menganggarkan belanja modal hingga US$ 8 juta setelah tahun ini perusahaan tidak menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) akibat situasi Covid-19 yang masih tidak tentu. "Tahun depan ada rencana capex US$ 5 juta sampai US$ 8 juta," imbuhnya.

sumber : kontan


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...